Rabu, 21 Agustus 2019
Kejaksaan Republik Indonesia

KEGIATAN

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Membuka Rakerda Tahun 2014

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Setia Untung Arimuladi, S.H. M.Hum. (Senin 27-10-2014) secara resmi membuka rapat kerja daerah se-Riau di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau. Rakerda tersebut diikuti oleh pejabat esselon III dan IV pada Kejati Riau, para kepala Kejaksaan Negeri se-Riau, Kabag TU, Koordinator, para jaksa fungsional dan Kacab Jari Selat Panjang.

 

Agenda Rakerda tersebut adalah untuk melakukan efaluasi terhadap pelaksanaan program kerja tahun 2014 dan evaluasi hasil rekomendasi rapat kerja tahun 2013 serta menetapkan rencana strategis dalam rangka merumuskan arah kebijakan Kejaaksan RI tahun 2015. Selain itu para peserta Raker juga mendengarkan penyampaian hasil rapat kerja Kejaksaan RI tahun 2014 yang telah dilaksanakan pada tanggal 06 s/d 10 Oktober 2014 lalu, bertempat di badan diklat Kejaksaan RI, Ragunan Jakarta Selatan. Rapat kerja daerah tahun 2014 mengambil tema yang selaras dan sejalan dengan tema rakernas Kejaksaan RI 2014 “Melalui Rapat Kerja Daerah Kejaksaan Tinggi Riau Tahun 2014 kita Aktualisasikan Jati Diri Kejaksaan Sebagai Institusi Penegak Hukum Yang Moderen, Dapat Dipercaya, Disegani dan Bermartabat”.

 

Rapat kerja daerah kali ini juga diperkaya dengan berbagai ceramah yang diberikan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Riau dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau selain penyampaian capaian kinerja oleh masing-masing kepala Kejaksaan Negeri.

 

Kajati Riau dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran peserta rakerda menunjukkan keseriusan dan ketulusan dalam mengoptimalkan komitmen bersama dan menyamakan persepsi upaya peningkatan kualitas kinerja dan kualitas pelayanan hukum yang berkepastian hukum serta bermartabat kepada masyarakat. Rapat kerja dilaksanakan untuk menjadi momentum yang strategis dalam menghadapi hambatan, tantangan dalam mencapai rencana kerja yang telah ditetapkan. Untuk itu, Kajati Riau mengharapkan rapat kerja tersebut benar-benar merupakan hasil dari upaya pemetaan dan pengindentifikasian permasalahan, baik yang sedang maupun yang akan kita hadapi. Rapat kerja tahun 2014 yang lalu telah menghasilkan rumusan yang dapat dijadikan acuan dalam menyusun rencana strategis 5 tahun kedepan. Oleh karenanya diharapkan menghasilkan rumusan program kerja yang konkrit, terukur dan aplikatif, yang benar-benar disusun dalam perspektif kebersamaan dan semangat membangun Kejaksaan secara bersama-sama.

 

Lebih lanjut Kajati Riau mengatakan Kejaksaan sebagai bagian dari lembaga penegak hukum berkomitmen untuk melaksanakan amanat yang diberikan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya. Kepercayaan yang semakin meningkat hendaknya diimbangi dengan optimalisasi kerja, bukan justru dengan memperlihatkan sikap arogansi kewenangan dan perbuatan tidak terpuji yang justru kontraproduktif dengan langkah perbaikan yang sedang kita bangun. Oleh karenannya transparansi adalah suatu hal yang mutlak dilakukan sehingga pencari keadilan akan mengetahui sejauh mana penanganan perkara serta apa yang menjadi hak dan kewajiban. Tidak adanya transparansi, akan menimbulkan kecurigaan dan membawa konsekuensi terjadinya penyalahgunaan kekuasaan. Akhirnya Kajati Riau mengajak warga adhiyaksa untuk membangun budaya kerja dan mekanismenya, sehingga masyarakat percaya pada penegakan hukum yang telah dilakukan, gunakan sarana informasi yang kita miliki karena teknologi bukanlah hal yang tabu, tapi teknologi mendukung kita untuk maju dan marilah saling berinteraksi dan saling memberi konstribusi pemikiran, demi kemajuan institusi Kejaksaan yang dicintai.

 

Rapat kerja daerah Kejaksaan se-Riau tersebut ditutup sekira pukul 16.30 WIB. Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dalam sambutan penutupnya menyampaikan, pentingnya akurasi data sebagai informasi keberhasilan bagi masyarakat. Apa yang sudah kita laksanakan dalam penegakan hukum ini, secara kuantitas menunjukkan angka keberhasilan yang cukup, namun masyarakat masih menilai kita belum optimal seperti kata-kata mario teguh penegakan hukum tidak “Poluler”, menurut saya karena kita sendiri kurang mempublikasikan keberhasilan yang telah kita raih dengan gaya bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat. Sudah saatnya kita harus mampu tampil beda dan berani menjadi terdepan dalam penegakan hukum di tanah air.Kepala Kejaksaan Negeri sebagai top leader di daerahnya masing-masing, setelah kembali ke daerah harus bekerja keras dan penuh integritas, dalam waktu yang singkat menempatkan prioritas utama untuk mensukseskan pelaksanaan instruksi maupun rekomendasi hasil rapat kerja. Untuk kesempurnaan perwujudan hasil kegiatan ini hendaknya saudara-saudara sekalian segera melakukan sosialisasi hasil Raker ini kepada setiap unit dan satuan kerja dibawah untuk melaksanakan secara konsisten demi optimalisasi kinerja dengan mengedepankan peran pengawasan melekat untuk mewujudkan aparatur kejaksaan yang profesional, proporsional dan berhati nurani, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat secara utuh kepada Kejaksaan.

 

Sebagai kata penutup Kajati Riau mengajak warga Kejaksaan Tinggi Riau dan jajaran untuk menjadikan rapat kerja daerah Kejaksaan Tinggi Riau tahun 2014 ini, sebagai tonggak perubahan secara nyata dan menyeluruh khususnya terhadap pola pikir dan tindakan aparatur Kejaksaan. jangan kita mengharapkan atau menunggu segala sesuatunya akan berubah dengan sendirinya, hendaknya kita mulai untuk membuat perubahan yang dimulai dari diri sendiri. mari kita berpacu untuk kebaikan dan  lakukan yang terbaik untuk Kejaksaan. saya percaya bahwa ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama. saya pikir, bersama-sama kita bisa mewujudkan kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum modern, berintegritas, dipercaya, bermartabat sebagaimana yang kita cita-citakan bersama. Penegakan hukum tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, apalagi dilakukan oleh seorang diri, mari kita saling bekerjasama untuk mewujudkan penegakan hukum yang berhati nurani. Teruskanlah amanah rapat kerja ini kepada seluruh jajaran kejaksaan di wilayah kerja saudara, jadikanlah ini sebagai panduan dan terlebih lagi untuk dilaksanakan dengan sepenuh hati, sehingga keberadaan kejaksaan semakin dirasakan, disegani dan dicintai oleh masyarakat. Dengan dilandasi oleh spirit visi dan misi yang terukur. Semoga kejaksaan tinggi riau dapat mewujudkan diri menjadi agent of change, yang didasarkan pada reformasi birokrasi kejaksaan.


kembali

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id