Jum'at, 24 Mei 2019
Kejaksaan Republik Indonesia

KEGIATAN

PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DI KEJAKSAAN TINGGI RIAU BERLANGSUNG DENGAN HIKMAT

Peringatan hari kesaktian Pancasila, Rabu (01-10-2014) di Kejaksaan Tinggi Riau berjalan dengan Hikmat. Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Riau tersebut diikuti oleh warga Adhyaksa dari Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Negeri Pekan Baru. Bertindak selaku inspektur upacara Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Setia Untung Arimuladi,SH.M.Hum.

 
Kepala Kejaksaan Tinggi Riau membacakan sambutan mentri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia mengatakan, Pancasila telah mempersatukan kita sebagai bangsa dan negara secara utuh, pancasila memperkuat sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi, budaya, politik masyarakat kita. Nilai-nilai Pancasila telah membuat masyarakat kita semakin matang dalam kehidupan politik sebagaimana telah kita tampilkan dalam pemilu beberapa waktu lalu. Hal ini juga sekaligus menepis seolah-olah Pancasila kurang memperoleh perhatian bersama sejak revormasi sejak 1988.
 

Oleh sebab itulah tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2014 ini, “Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi” sangatlah tepat.

 

Kenyataan sosial politik seperti ini sudah seharusnya meneguhkan sikap kita bahwa Pancasila adalah sumber nilai jati diri bangsa sekaligus pondasi negara kita. Sebagai falsafah negara, Pancasila menjadi acuan kita dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

 

Salah satu fenomena dalam era globalisasi adalah terjadinya lintas batas nilai-nilai antar bangsa bahkan antar komunitas atau kelompok masyarakat yang lebih kecil. Diantara nilai-nilai atau faham yang melintas batas itu adalah radikalisme. Faham ini karakternya adalah selalu merasa yang paling benar sendiri, dan mengabaikan hak-hak dasar orang lain. Sudah tentu radikalisme dan faham sejenis lainnya sangatlah bertentangan dengan Pancasila yang sangat menhormati dan menghargai Kebhinekaan. Oleh karena itu, kita harus bersukur dan terus memperkuat Pancasila yang telah menunjukkan dan memungkinkan kita hidup berdampingan secara damai, harmonis dan penuh toleransi dengan siapa saja yang berbeda latar belakang agama, suku, ras, adat isti adat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekaligus, harus mengikis benih dan tumbuhnya nilai faham radikalisme dan sejenisnya.

 

Kita semua tentu ingin membangun bangsa yang berperadaban unggul, yang salah satu cirinya adalah bangsa yang mampu menunjukkan karakter dan jati dirinya, tampa harus kehilangan kesempatan dan kemampuan berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain, sekaligus mampu mengaktualisasikan makna yang dikandungnya sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, Pancasila menjadi sistem nilai yang hidup.

 

Untuk itu, kita harus terus menerus menumbuh kembangkan nilai-nilai pancasila kepada semua generasi, utamanya para generasi penerus bangsa Indonesia yang kita cintai ini. Dalam konteks ini, pendidikan merupakan sistem yang bisa melakukannya secara efektif, karena melalui sistem pendidikan, penggalian, penanaman, pengembangan dan pengamalan nilai pancasila dapat dilakukan secara sistemik, sistematik dan secara masif.

 

Alhamdulillah mulai tahun 2013, seiring dengan implementasi kurikulum 2013 kita telah melakukan penguatan mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan mata pelajaran lainnya, baik substansinya maupun metedologi pembelajarannya, agar dapat dihasilkan warga negara yang semakin cinta dan bangga terhadap bangsa dan negaranya, sekaligus menjadi warga negara yang efektif dan bertanggung jawab.

 

Mengakhiri pembacaan sambutan tersebut Kelapa Kejaksaan Tinggi Riau mengatakan, peringatan hari kesaksia Pancasila yang kita peringati setiap tahun haruslah kita jadikan sebagai upaya melestarikan, mengamalkan, mengembangkan, dan mempromosikan Pancasila sebagai sumber nilai yang telah teruju dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2014, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa membimbing dan meridhoi usaha kita semua dan semoga apa yang kita lakukan termasuk bagian dari amal kebajikan.


kembali

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id