Kamis, 22 November 2018
Kejaksaan Republik Indonesia

TATA USAHA

25-04-2012

Survey Dengan Menggunakan Jajak Pendapat (Polling)

Kegiatan workshop dengan topik “Survey Dengan Menggunakan Jajak Pendapat (Polling)”, yang dilaksanakan oleh Pusat Litbang Kejaksaan Agung RI pada Rabu tanggal 25 April 2012 di Bima Room Hotel Bidakara, sebagai berikut :

1.Kegiatan workshop dibuka dan ditutup oleh Kepala Pusat Litbang Kejaksaan Agung RI

2.Bertindak selaku pembicara pada workshop tersebut :

a.Ignatius Kristanto

( Manager Litbang Kompas)

b.Toto Suryaningtyas

(Peneliti Litbang Kompas)

c.Yohan Wahyu Irianto

(Peneliti Litbang Kompas)

3.Bertindak selaku moderator pada workshop tersebut :

a.Hendi Suhendi, SH.

b.Siti Utari, SH., MH.

4.Peserta workshop sebanyak 50 (lima puluh orang) orang yang terdiri dari: Pejabat Struktural, Fungsional Peneliti dan Jaksa Fungsional dari Kejaksaan Agung RI. 

5.Hasil workshop sebagai berikut:

a.Ada dua jenis kegiatan dalam menyelenggarakan penelitian. Pertama, kegiatan yang bersifat teknis metodologis penelitian. Kedua, kegiatan yang bersifat teknis administrative penelitian. Kedua jenis kegiatan tersebut memiliki tahapan yang spesifik dan berbeda satu sama lainnya. Oleh karena itu, keduanya memberikan konsekuensi yang berbeda pula dalam seluruh proses pengimplementasiannya. Dalam praktek kedua jenis kegiatan tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Keduanya saling mendukung dan saling mengukuhkan menjadi satu kesatuan pelaksanaan.

b.Kegiatan teknis metodologis penelitian yang meliputi keseluruhan tahapan penelitian yang berkaitan dengan perumusan persoalan (masalah) yang akan diteliti, disain penelitian, proses implementasi, proses analisis data dan interprestasi temuan penelitian. Kegiatan teknis administratif penelitian, meliputi keseluruhan proses kelengkapan administratif yang menunjang terlaksananya penelitian yang meliputi susunan jadwal penyelenggaraan penelitian, susunan organisasi penelitian, anggaran dan pendanaan penelitian, serta kelengkapan penelitian.

c.Dalam Penelitian untuk menghimpun opini masyarakat sulit melepaskan diri dari ketidakakuratan (error). Meskipun seorang peneliti telah merancang sedemikian rupa proses pengumpulan opini masyarakat. Pada kenyataannya, di berbagai aspek kesalahan mudah timbul. Dalam persoalan demikian, yang perlu ditekankan bagaimana semaksimal mungkin potensi error dapat ditekan sehingga hasil pengumpulan opini masyarakat dapat merepresentasikan pendapat keseluruhan anggota masyarakat.

d.Dalam penelitian sosial, pengumpulan pendapat masyarakat (polling) setidaknya dikenal dua macam error. Error pertama yang disebut Sampling Error, yaitu risiko ketidakakuratan yang berhubungan dengan proses pengambilan sampel dari suatu populasi. Error kedua disebut sebagai Non Sampling Error yaitu ketidakakuratan yang terjadi pada di luar proses pengambilan sampel dari suatu populasi, yang meliputi ketidakakuratan dalam menentukan sampling frame penelitian, ketidakakuratan dalam menghimpun respon dari sampel yang direncanakan, dan ketidakakuratan dalam proses pengumpulan maupun menganalisa data.

e.Sumber pembiayaan penelitian merupakan hal yang sangat penting. Permasalahan penelitian yang sangat menarik, konsep pelaksanaan yang tersusun baik, tidak akan berarti banyak apabila tidak didukung oleh jaminan sumber pembiayaan penelitian. Dalam Menyelenggarakan penelitian dipastikan akan memerlukan sejumlah dana. Malah dalam beberapa hal besar kecilnya cakupan yang diinginkan -baik luas wilayah maupun besarnya jumlah sampel dan metode yang digunakan dalam penelitian berkaitan langsung dengan besar kecilnya anggaran yang dikeluarkan. Dengan perkataan lain, semakin sempit cakupan wilayah yang ingin dikaji, semakin sedikit sampel yang digunakan berkonsekuensi semakin kecil pengorbanan anggaran yang dikeluarkan

f.Rekomendasi:

- Untuk penelitian persepsi masyarakat yang memerlukan data yang cepat, akurat dan biaya murah harus menggunakan fasilitas telpon, sebagai perbandingan Badan Litbang Kompas, Lembaga Survey Indonesia (LSI) dan lembaga penelitian lainnya dalam melakukan survey by phone, biasanya dengan menggunakan dua puluh lima line telpon.

- Perlu diprogram Pusat Litbang Kejaksaan Agung bekerjasama dengan lembaga-lembaga penelitian yang mempunyai kompentensi baik di masyarakat seperti Badan Litbang kompas dan Lembaga Survey Indonesia (LSI) lainnya.

- Untuk meningkatkan SDM Peneliti Pusat Litbang Kejaksaan Agung agar diikut sertakan dalam pendidikan/pelatihan peneliti baik yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) maupun lembaga-lembaga survey swasta.

- Perlu ada kesinambungan kerjasama Pusat Litbang kejaksaan Agung dengan lembaga-lembaga penelitian seperti Badan Litbang Kombas dan lembaga survey terkait.


kembali
 BERITA
16-11-2018
WAKIL JAKSA AGUNG RI: PERUBAHAN SUATU LEMBAGA PEMERINTAHAN BERKAITAN ERAT DENGAN MEMBANGUN PERSEPSI KEPERCAYAAN PUBLIK
15-11-2018
Kejari Garut Musnahkan Barang Bukti Perkara Pidum
15-11-2018
Kejaksaan Agung RI menangkan Sidang Sengketa Informasi Publik dengan Ricky Gunawan (LBH Masyarakat)
berita lainnya
 SIARAN PERS
09-05-2017
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Kegiatan Swakelola pada Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Pusat Tahun Anggaran 2013, 2014, dan 2015
09-05-2017
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Laut Kaimana atau Pembangunan Dermaga Kaimana Tahun Anggaran 2010-2012
08-05-2017
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Laut Kaimana atau Pembangunan Dermaga Kaimana Tahun Anggaran 2010-2012
arsip siaran pers

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id