Jum'at, 23 Oktober 2020

07-02-2020
Perkembangan Penyidikan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Keuangan Dan Dana Investasi Pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero)

Hari ini Jum’at, 07 Februari 2020 Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan 14 (empat belas) orang saksi terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero).

Saksi yang diminta keterangannya antara lain :----------------------------------------

  1. Mahesh Gagandas Lalmalani ;
  2. Bachtiar Effendi ;
  3. Lingga Herlina (Komisaris PT. Angkasa Bumi Mas) ;
  4. Felix Christian (Direktur Utama PT. Angkasa Bumi Mas) ;
  5. Yongky Teja ;
  6. Kurniadi Pramita Abad
  7. Decy Sofjan
  8. Roni Subagio
  9. Katherine Widjaja
  10. Janni
  11. Favithar Harjani
  12. Wilianto Poaler

13  Irfan Melayu dan Andi Asmoro Putro (keduanya mantan Konsultan Hukum PT. Asuransi Jiwasrya sehingga hanya diperiksa Irfan Melayu saja)

 

Perlu dijelaskan bahwa dari 14 (empat belas) orang saksi yang diperiksa, sebagian besar adalah pemeriksaan lanjutan dan khusus saksi nomor 1 s/d 12 adalah saksi-saksi yang keberatan dengan pemblokiran rekening dan menuntut untuk dibuka blokir rekeningnya. Sehingga para saksi dapat dikelompokan menjadi empat kelompok saksi yaitu ;--------------------------------

  1. 12 orang saksi yang keberatan rekeningnya diblokir dan meminta dibuka blokirnya ;
  2. 1 orang saksi Konsultan Hukum PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang memberikan pendapat hukum atas Investasi Reksadana berbentuk kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas Tahun 2008-2014, dengan biaya pendapat hukum tersebut sebesar Rp. 3,9 Milyar dan diduga terdapat kekurangan bukti-bukti serta referensi yang mendasari pendapat hukum, metode kerja dan prosesnya ;

Sampai saat ini masih ada beberapa pemeriksaan saksi yang masih berlangsung sejak kedatangan siang ;

Paska ditetapkan sebagai Tersangka baru dalam hal ini adalah Joko Hartono Tirto (JHT) pemeriksaan perkara ini semakin diintensifkan dengan memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait dalam perkara ini baik sebagai saksi maupun ahli, guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya.


kembali

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id