Kamis, 14 November 2019

06-08-2019
JPU Kejari Jakarta Pusat Tuntut Para Terdakwa Dalam Perkara Korupsi Anjak Piutang Antara PT. KII dan PT. PANN (Persero)

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (JPU Kejari Jakarta Pusat) yang beranggotakan Jaksa Satgassus P3TPK Kejaksaan Agung telah membacakan surat tuntutan (requisitoir) terhadap para terdakwa, yakni:

  1. Terdakwa Eka Wahyu Kasih [mantan Direktur Utama PT. Kasih Industri Indonesia] dengan pidana penjara selama 12 (dua belas) tahun dan denda sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) subsidiair 6 (enam) bulan kurungan dan membayar uang pengganti Rp. 55.058.412.928,- subsidiair 6 (enam) bulan;
  2. Terdakwa FX. Koeswojo [mantan Kepala Divisi Usaha PT. PANN (Persero)/ mantan Kepala Divisi Pengembangan Bisnis PT. PANN (Persero)] dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun dan denda Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) subsidiair 4 (empat) bulan kurungan;
  3. Terdakwa Gompis Lumban Tobing [mantan Kepala Divisi Keuangan PT. PANN (Persero)] dengan pidana penjara selama 8 (delapan) tahun dan denda 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) subsidiair 4 (empat) bulan kurungan;
  4. Terdakwa Bimo Wicaksono [mantan Direktur Administrasi dan Keuangan PT. PANN (Persero)/ mantan Direktur Operasi PT. PANN (Persero)] dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan denda Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) subsidiair 4 (empat) bulan kurungan;

di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada hari Senin, 5 Agustus 2019.

JPU Kejari Jakarta Pusat menyatakan para Terdakwa terbukti secara sah menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi jual beli anjag piutang antara PT. Kasih Industri Indonesia (PT. KII) dan PT. PANN (Persero) pada bulan Juni 2007 sampai dengan Februari 2012 yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Setelah JPU Kejari Jakarta Pusat selesai membacakan surat tuntutan (requisitoir), selanjutnya Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memberikan waktu kepada para Terdakwa untuk mengajukan nota pembelaan (pledoi) dalam agenda sidang berikutnya, hari Jum’at 9 Agustus 2019.


kembali

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id