Kamis, 22 November 2018

02-05-2017
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Dana Pensiun PT. Pertamina (Persero) Tahun Anggaran 2014-2015

Kasus Posisi :

Pengelolaan dana Pensiun PT. Pertamina (Persero) Tahun Anggaran 2014-2015 telah melakukan penempatan investasi berupa saham ELSA, saham KREN, saham SUGI, dan saham MYRX dengan jumlah total Rp. 1,351 Triliyun yang diduga tanpa melalui prosedur yang berlaku.

Bahwa sebelumnya Penyidik telah menetapkan tersangka inisial :

“MHKL” jabatan Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina periode tahun 2013 s.d. 2015 berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-02/F.2/Fd.1/01/2017 tanggal 9 Januari 2017.

Kegiatan Penyidikan :

  1. Tim Penyidik telah mengagendakan dan melakukan pemanggilan secara patut terhadap Saksi Houston Jusuf pekerjaan Direktur PT. Danatama Makmur.
  2. Sekitar pukul 10.00 Wib telah hadir Saksi memenuhi panggilan Penyidik dan dilakukan pemeriksaan pada pokoknya menerangkan mengenai pembelian saham ELSA melalui broker PT. Danatama Makmur.
  3. Bahwa tersangka “MHKL” ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung RI.
  4. Tim Penyidik melakukan pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana Pensiun PT. Pertamina (Persero) Tahun Anggaran 2014-2015 telah memeriksa Saksi sebanyak 35 (tiga puluh lima) orang.

KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

Drs. M. RUM, SH.,MH


kembali

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id