Sabtu, 28 November 2020

AMANAT

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PADA ACARA PELANTIKAN, PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN SERAH TERIMA JABATAN PEJABAT

ESELON I KEJAKSAAN AGUNG

 

Jakarta, 12 Agustus 2020

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Shaloom,

Salam sejahtera bagi kita sekalian,

Om Swastiastu,

Namo Budhaya,

Salam Kebajikan.

 

 

Yang saya hormati:

  • Ketua Komisi Kejaksaan RI;
  • Wakil Jaksa Agung RI;
  • Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Diklat Kejaksaan, dan Para Staf Ahli Jaksa Agung RI;
  • Para Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan RI;
  • Ibu Ketua Umum, Segenap Ibu-Ibu Pengurus, dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat dan Daerah; serta
  • Hadirin yang berbahagia.

 

 

Mengawali kegiatan kita pada pagi hari ini, pertama-tama dan yang terutama, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas segala rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkesempatan hadir dalam prosesi pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima Jabatan Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Jaksa Agung Muda Pengawasan, dan Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Mutasi, rotasi, dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan adalah hal yang biasa dilakukan secara berkelanjutan, sebagai suatu kebutuhan organisasi untuk lebih meningkatkan optimalisasi kinerja.

Pada kesempatan ini, saya ingin tegaskan bahwa prosesi yang kita lakukan saat ini sama sekali tidak memiliki kaitannya dengan peristiwa yang belum lama ini mencuat ke publik.

Kinerja para Jaksa Agung Muda seyogyanya akan senantiasa dievaluasi, sebagai bentuk penyegaran organisasi. Kita yakini upaya ini akan semakin memperkuat dan memperkokoh posisi, peran, dan fungsi Kejaksaan, guna mengoptimalkan raihan target dan hasil, sehingga lebih dipercaya dan lebih mendapat tempat di hati masyarakat.

 

 

 

Berkenaan dengan hal tersebut, saya ucapkan selamat kepada saudara:

  • Sunarta, S.H., M.H. selaku Jaksa Agung Muda Intelijen;
  • Fadil Zumhana, S.H., M.H., selaku Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
  • Amir Yanto, S.H., M.M., M.H., sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan; dan
  • Jan Samuel Maringka, S.H., M.H., sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Saya yakin penempatan saudara-saudara pada jabatan-jabatan tersebut mampu mendukung, menguatkan, dan melengkapi dalam upaya membangun Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang dapat diandalkan dalam memberikan pelayanan hukum secara profesional, bersih, transparan, akuntabel, dan berwibawa.

 

Para pejabat baru yang saya banggakan,

Untuk mewujudkan Kejaksaan sebagaimana yang diharapkan bersama, maka saya sampaikan beberapa arahan umum pada pelaksanaan tugas, sebagai berikut:

  1. Tetap ingatkan segenap jajarannya untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tanamkan pola hidup sehat di lingkungan kerja.
  2. Dukung dan sukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, melalui upaya-upaya:
  3. mendeteksi dini persoalan yang mungkin timbul dan berpotensi menggagalkan penyelenggaraan Pilkada.
  4. mengoptimalisasikan kapasitas dan kompetensi seluruh jajaran untuk melakukan penanganan Tindak Pidana Pemilihan secara profesional, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta bebas dari muatan kepentingan tertentu.
  5. menjaga netralitas jajarannya dalam penyelenggaraan Pilkada, termasuk tidak mengeluarkan maupun menanggapi pernyataan-pernyataan di jejaring dan media sosial yang dapat dimaknai sebagai bentuk dukungan terhadap calon pasangan Kepala Daerah tertentu.
  6. Menjaga segenap jajarannya untuk:
  • tidak terlibat dalam kegiatan kampanye mendukung calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah;
  • tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan atau dinas dalam kegiatan kampanye;
  • tidak membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon; dan
  • tidak mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon.
  1. mendorong warga Adhyaksa yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak menjadi golput.
  2. Jaga keharmonisan dan kekompakan aparatur dibawahnya, guna menumbuhkan suasana kerja yang menyenangkan. Sehingga tercipta soliditas segenap jajarannya untuk senantiasa mendukung setiap pelaksanaan program kerja
  3. Jalin koordinasi dan kerja sama yang sinergis dengan seluruh institusi penegak hukum dan pemangku kepentingan (stake holder), guna menghadapi beragam tantangan dalam pelaksanaan penegakan hukum.

 

Para Pejabat Baru yang saya hormati,

Selain beberapa arahan umum sebagaimana yang telah disampaikan, pada kesempatan yang berbahagia ini pula, bagi para pejabat baru, secara khusus saya sampaikan pokok penekanan yang harus dijadikan acuan dalam pelaksanaan tugas, sebagai berikut:

  • Kepada Jaksa Agung Muda Intelijen:

Sebagai pengendali fungsi intelijen, jajaran Bidang Intelijen memainkan peran penting dalam menyukseskan program seluruh bidang, maupun tugas pokok, fungsi, dan wewenang Kejaksaan, khususnya mendukung (supporting) keberhasilan operasi yustisi penegakan hukum.

Untuk itu, JAM INTEL harus mampu melakukan berbagai langkah strategis guna menjadikan jajaran Intelijen Kejaksaan benar-benar sebagai Indera Adhyaksa yang tajam, akurat, dan tepercaya. Kumpulkan dan dalami data maupun informasi yang ditemukan, untuk kemudian diolah, dianalisa, serta dijadikan dasar pembuatan keputusan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi ancaman, gangguan, hambatan, sekaligus tantangan yang dapat mengganggu, bahkan menggagalkan pelaksanaan tugas.

 

  • Kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum:

Sebagai penyangga utama dalam penegakan hukum, jajaran Bidang Tindak Pidana Umum memerlukan kearifan, kecerdasan, dan komitmen aparaturnya dalam mengawal, menjaga, dan menentukan tercapai atau tidaknya tujuan penegakan hukum.

Untuk itu, JAM PIDUM memiliki tugas penting untuk merumuskan kebijakan yang memperkuat peran sentral penuntut umum sebagai pemegang dominus litis (pengendali perkara) dan poros dalam sistem peradilan pidana. Terlebih dalam meletakkan keseimbangan dalam menghadirkan keadilan substantif dan keadilan prosedural.

Terlebih dengan diberlakukannya Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, maka JAM PIDUM harus senantiasa mengingatkan para Jaksa untuk profesional, proporsional, sungguh-sungguh, serta menghindari penyimpangan dalam penerapannya. Jadikan ini sebagai kesempatan untuk membuktikan kepada publik, bahwa Kejaksaan dekat dengan rasa keadilan yang hidup di dalam masyarakat.

Peraturan Kejaksaan No. 15 Tahun 2020 adalah sebuah terobosan yang dilakukan Kejaksaan. Oleh karena itu, saya perintahkan JAM PIDUM untuk serius mengawal ketentuan tersebut. Sosialisasikan, terapkan dengan benar dan tepat, serta lakukan evaluasi atas pelaksanaannya.

Selain itu, saya minta JAM PIDUM agar mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi jajarannya, agar dapat melaksanakan tugas prapenuntutan, penuntutan dan upaya hukum, eksekusi serta eksaminasi dengan baik, cepat, tepat, cermat, dan tidak menunda-nunda waktu.

 

  • Kepada Jaksa Agung Muda Pengawasan:

Sebagai pelaksana sistem pengawasan internal Kejaksaan, JAM WAS memiliki tugas penting dan utama untuk memberikan penguatan kelembagaan, guna berkontribusi dalam upaya membangun dan memulihkan kepercayaan publik (public trust).

Untuk itu, diperlukan upaya saudara untuk mengidentifikasi kondisi aktual, menginventarisir setiap kendala dan hambatan yang sedang dihadapi, dan mampu memformulasikan solusi dan strategi yang dapat diaplikasikan dalam upaya mewujudkan optimalisasi kinerja Bidang Pengawasan.

Jadikan jajaran Bidang Pengawasan sebagai panutan dan teladan yang mampu memotivasi seluruh bidang untuk senantiasa menjaga citra dan kewibawaan korps.

Tingkatkan dan perkuat pengawasan melekat (waskat) yang efektif, guna meminimalisir adanya penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, dan segala bentuk perbuatan tercela lainnya. Dengan seraya mengingatkan bahwa pimpinan turut bertanggung jawab atas perbuatan atau perilaku menyimpang yang dilakukan jajarannya secara berjenjang 2 (dua) tingkat ke bawah.

 

  • Kepada Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Lakukan tugas memberikan telaahan, kajian, dan pemikiran mengenai permasalahan aktual di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, baik diminta maupun tidak, dan menyampaikannya kepada Jaksa Agung. Terlebih dalam berupaya mengoptimalkan kegiatan pendampingan untuk memastikan keberhasilan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Saya berharap dengan pengalaman dan wawasan luas yang Saudara miliki akan sangat bermakna membantu Pimpinan dalam membuat keputusan dan merumuskan kebijakan yang tepat, komprehensif, dan holistik guna menyelesaikan setiap permasalahan yang ada.

 

Bapak dan Ibu, Saudara-saudara sekalian yang saya hormati,

Menutup amanat ini, sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para pejabat baru. Selamat bertugas dan selamat berkarya. Saya berharap pejabat baru senantiasa berkomitmen penuh untuk optimal dalam melakukan dan mengemban amanah yang dipercayakan.

Kepada pejabat lama yang selama ini telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh pengabdian, saya juga mengucapkan terima kasih. Saya berharap kedepannya, saudara akan tetap bersemangat bekerja dan berkarya, untuk selalu memberikan kontribusi positif dalam melaksanakan tugas-tugas yang ada.

Ucapan terimakasih dan penghargaan juga saya sampaikan kepada isteri yang dengan penuh ketulusan, kesabaran, dan keikhlasan mendampingi suami selama menjalankan tugasnya.

Akhirnya, Semoga Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa mencurahkan semua yang terbaik kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

 

Sekian dan terima kasih.

 

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.                

Shaloom,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Om santi santi santi om,

Namo buddhaya,

Salam Kebajikan.

 

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

 

BURHANUDDIN

 PIDATO JAKSA AGUNG
13-11-2020
AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA ACARA PELANTIKAN ANGGOTA SATUAN TUGAS KHUSUS PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (SATGASSUS P3TPK)
26-10-2020
SAMBUTAN DAN PENGARAHAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA PEMBUKAAN RAPAT KERJA TEKNIS (RAKERNIS) BIDANG TINDAK PIDANA KHUSUS KEJAKSAAN RI TAHUN 2020
pidato lainnya
 BERITA
27-11-2020
Kejari Babel Menahan 2 (Dua) Tersangka Tipikor Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
26-11-2020
Perkembangan Penyidikan Perkara Dugaan Tipikor Dalam Pengelolaan Keuangan Dan Dana Investasi Pada PT. Asuransi Jiwasraya
26-11-2020
Tim Penyidik periksa 7 Orang Dalam Dugaan Tipikor Penyalahgunaan Bantuan Dana Pemerintah Kepada Koni Pusat Tahun Anggaran 2017
berita lainnya
 SIARAN PERS
26-10-2020
Konferensi Pers Capaian Kinerja 1 (Satu) Tahun Jaksa Agung RI.
24-10-2020
PUBLIC SATISFACTION SURVEY, ATTORNEY GENERAL'S SUCCESSFUL PERFORMANCE
24-10-2020
SURVEY KEPUASAN PUBLIK, KINERJA JAKSA AGUNG MEMUASKAN
arsip siaran pers

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id