Sabtu, 28 November 2020


JAKSA AGUNG
REPUBLIK INDONESIA

SAMBUTAN
JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA PENANDATANGANAN PERATURAN BERSAMA ANTARA KETUA BAWASLU, KAPOLRI, DAN JAKSA AGUNG RI TENTANG SENTRA GAKKUMDU

Jakarta, 20 Juli 2020
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera Bagi Kita Sekalian,
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Budhhaya,
Salam Kebajikan.

Yang Saya Hormati:
- Ketua Badan Pengawas Pemilu RI;
- Kepala Kepolisian RI;
- Segenap jajaran Unsur Sentra Penegak Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu);
- Bapak, Ibu, Hadirin sekalian yang berbahagia.

Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat, karunia, dan kesehatan yang dianugerahkan kepada kita semua, meskipun di tengah pandemi Covid-19, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, kita masih diberi kesempatan untuk dapat berkumpul di tempat ini guna mengikuti kegiatan Penandatanganan Peraturan Bersama Antara Ketua Bawaslu, Kapolri, dan Jaksa Agung RI Tentang Sentra Penegakan Hukum Terpadu pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
Saya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan penandatangan peraturan bersama ini. Kegiatan ini teramat penting dan strategis sebagai landasan komitmen yang kuat dalam upaya menyukseskan jalannya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di 9 (sembilan) provinsi, 224 (dua ratus dua puluh empat) kabupaten, dan 37 (tiga puluh tujuh) kota.
Untuk itu pada kesempatan ini, secara pribadi maupun atas nama institusi, saya memberikan apresiasi kepada Ketua Bawaslu, Kapolri, berserta segenap jajarannya masing-masing, serta pihak lainnya yang telah turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini.

Hadirin sekalian yang saya hormati,
Proses Pilkada yang akan dihelat pada tahun ini, sepatutnya tidak sekadar kita maknai sebagai ajang untuk mencari dan memilih pemimpin daerah semata. Namun yang lebih penting adalah memastikan proses mencari dan memilih tersebut dilakukan secara tertib, adil, jujur, serta diselenggarakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Melalui proses tersebut, kita yakin dan optimis akan lahir pemimpin-pemimpin yang berkualitas, berintegritas, dan mampu mewujudkan harapan masyarakat.
Mendasarkan pada kebutuhan tersebut, maka kita perlu meneguhkan komitmen tentang pentingnya menjalin kemitraan melalui hubungan kerjasama yang sinergis dan strategis. Untuk itu, pembentukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu) merupakan wujud konkrit dari komponen terkait untuk saling mendukung dan memperkuat peran, tugas, dan fungsi masing-masing, guna mewujudkan penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu, dalam upaya memastikan keberhasilan penyelenggaraan Pilkada serentak Tahun 2020.

Bapak, Ibu, Hadirin sekalian,
Pengalaman menunjukkan perhelatan Pilkada kerap memunculkan beragam persoalan dan tantangan. Beberapa permasalahan yang mungkin timbul dari dinamika pelaksanaan Pilkada, antara lain:
• kampanye hitam (black campaign) dengan memanfaatkan sentimen suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) melalui penyebaran berita bohong (hoax).
• Mobilisasi ASN oleh para petahana guna mendapatkan mayoritas suara pemilih dari ASN bawahannya.
• masifnya praktik politik uang (money politics) untuk menjaring suara pemilih sebesar-besarnya.
Permasalahan tersebut kerap mengganggu pelaksanaan Pilkada dan pada gilirannya bermuara menjadi Tindak Pidana Pemilihan.
Selain itu, tantangan yang patut kita cermati bersama adalah terkait waktu penanganan perkara Tindak Pidana Pemilihan yang terbilang sangat singkat. Limitasi waktu tersebut menimbulkan potensi banyaknya perkara yang tidak selesai. Terlebih pelaksanaan Pilkada kemungkinan besar digelar di tengah Pandemi Covid-19 masih berlangsung. Kesulitan untuk bertatap muka secara langsung berpotensi menjadi kendala teknis penanganan perkara pada saat proses klarifikasi, verifikasi, dan bahkan pengumpulan bukti.
Mendasari pada potensi problematika dan tantangan tersebut, maka membangun keseragaman pola dalam penanganan, terlebih kesamaan pemahaman akan penerapan pasal-pasal Tindak Pidana Pemilihan, menjadi suatu kebutuhan yang urgen, guna mengantisipasi dan menindaklanjuti berbagai temuan dan laporan dugaan Tindak Pidana Pemilihan.
Untuk itu, optimalisasi penegakan hukum terhadap perkara Tindak Pidana Pemilihan melalui pembentukan Sentra Gakkumdu yang mendudukkan 3 (tiga) institusi, yaitu Bawaslu selaku Pengawas Pemilu, Kepolisian selaku Penyelidik dan Penyidik, serta Kejaksaan selaku Penuntut Umum, dalam satu wadah koordinasi dan kerjasama, sangat diperlukan dalam upaya pembentukan dan pembangunan kesamaan serta keseragaman pemahaman dan pola penanganan dimaksud.
Efisiensi dan efektivitas penanganannya menjadi semakin optimal karena ketiga unsur Sentra Gakkumdu diletakkan dalam mekanisme satu atap secara terpadu. Melalui mekanisme ini diharapkan terjalin sinergi untuk mewujudkan pemahaman yang sama, sinkron, dan harmonis pada saat dilakukannya pembahasan atas temuan dan laporan dugaan Tindak Pidana Pemilihan, dari sejak awal diterima hingga ke tahap selanjutnya. Dengan demikian, pelaksanaan tugas Sentra Gakkumdu tidak terkesan berjalan sendiri-sendiri, sehingga pola penanganan Tindak Pidana Pemilihan dapat dilakukan secara mudah, cepat, dan tepat.

Bapak, Ibu, dan Para Hadirin yang berbahagia,
Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berharap Peraturan Bersama yang telah kita sepakati dapat diimplementasikan dengan penuh kesungguhan, agar memenuhi tujuan dan harapan bersama.
Saya berharap pula keberadaan Sentra Gakkumdu dapat memberikan manfaat positif dan nyata untuk menghadirkan Pilkada yang demokratis, tepercaya, dan berkualitas. Untuk itu, pada kesempatan ini, saya ingin mengingatkan kepada kita semua agar senantiasa menjaga netralitas, independensi, dan objektifitas dalam menghadirkan upaya penegakan hukum yang imparsial, tidak memihak, dan bebas dari kepentingan tertentu.
Akhirnya, marilah bersama-sama kita sukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020.
Demikian beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Kiranya Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan perlindungan-Nya kepada kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sekian dan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Om shanti shanti shanti om.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Shalom.
Namo Buddhaya.
Salam Kebajikan.

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

BURHANUDDIN

 PIDATO JAKSA AGUNG
13-11-2020
AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA ACARA PELANTIKAN ANGGOTA SATUAN TUGAS KHUSUS PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (SATGASSUS P3TPK)
26-10-2020
SAMBUTAN DAN PENGARAHAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA PEMBUKAAN RAPAT KERJA TEKNIS (RAKERNIS) BIDANG TINDAK PIDANA KHUSUS KEJAKSAAN RI TAHUN 2020
pidato lainnya
 BERITA
27-11-2020
Kejari Babel Menahan 2 (Dua) Tersangka Tipikor Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
26-11-2020
Perkembangan Penyidikan Perkara Dugaan Tipikor Dalam Pengelolaan Keuangan Dan Dana Investasi Pada PT. Asuransi Jiwasraya
26-11-2020
Tim Penyidik periksa 7 Orang Dalam Dugaan Tipikor Penyalahgunaan Bantuan Dana Pemerintah Kepada Koni Pusat Tahun Anggaran 2017
berita lainnya
 SIARAN PERS
26-10-2020
Konferensi Pers Capaian Kinerja 1 (Satu) Tahun Jaksa Agung RI.
24-10-2020
PUBLIC SATISFACTION SURVEY, ATTORNEY GENERAL'S SUCCESSFUL PERFORMANCE
24-10-2020
SURVEY KEPUASAN PUBLIK, KINERJA JAKSA AGUNG MEMUASKAN
arsip siaran pers

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id