Rabu, 21 Oktober 2020

AMANAT

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PADA ACARA PELANTIKAN, PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN SERAH TERIMA JABATAN PEJABAT

ESELON I KEJAKSAAN AGUNG

 

Jakarta, 28 Februari 2020

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

 

Yang saya hormati:

  • Wakil Jaksa Agung RI;
  • Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Diklat Kejaksaan, dan Para Staf Ahli Jaksa Agung RI;
  • Para Pejabat Eselon II dan Eselon III di Lingkungan Kejaksaan RI;
  • Ibu Ketua Umum, Segenap Ibu-Ibu Pengurus, dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat dan Daerah;
  • Para Undangan dan Hadirin yang berbahagia.

 

Mengawali kegiatan kita pada pagi hari ini, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas segala rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkesempatan hadir dalam prosesi pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima Jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, dan Staf Ahli Jaksa Agung.

Prosesi ini tidak sekadar sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan dan eksistensi organisasi, melainkan momen bagi kita bersama untuk mengingat dan menyadari kembali akan kewajiban dan tanggung jawab besar untuk senantiasa meningkatkan kinerja positif dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat dengan lebih baik lagi.

Berkenaan dengan hal tersebut, saya ucapkan selamat kepada saudara Ali Mukartono, S.H., M.M. selaku Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Dr. Sunarta, S.H., M.H. selaku Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, dan Mangihut Sinaga, S.H selaku Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pembinaan yang baru saja dilantik. Saya yakin penempatan saudara-saudara pada jabatan-jabatan tersebut mampu mendukung, menguatkan, dan melengkapi dalam upaya membangun Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang dapat memberikan pelayanan hukum secara profesional, bersih, transparan, akuntabel, dan berwibawa.

 

Para pejabat baru yang saya banggakan,

Untuk mewujudkan Kejaksaan sebagaimana yang diharapkan bersama, maka saya sampaikan beberapa penekanan tugas yang harus dilaksanakan, sebagai berikut:

  • Kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus:
  1. Rumuskan kebijakan, sekaligus arahkan, kendalikan dan awasi penanganan perkara tindak pidana korupsi yang tidak hanya semata-mata fokus kepada pendekatan represif, namun juga mampu menyeimbangkan antara pendekatan represif dan pendekatan preventif, terlebih proaktif untuk menciptakan sistem anti korupsi bagi perbaikan tata kelola pemerintahan, di segenap wilayah satuan kerja pusat dan daerah, sehingga perbuatan korupsi tidak terulang di kemudian hari.
  2. Lakukan penanganan perkara terkait dugaan penyalahgunaan pengelolaan dana desa secara hati-hati, cermat, proporsional, matang, dan terukur, sekaligus hindari upaya mencari-cari kesalahan dengan tetap memperhatikan adanya mens rea (sikap batin jahat) dalam perbuatan tersebut, serta sedapat mungkin mengutamakan langkah pencegahan sebelum melakukan langkah penindakan, sehingga dampak tidak tersalurkannya dana desa dapat diminimalisir.
  3. Lakukan penanganan perkara tindak pidana korupsi di tengah berlangsungnya perhelatan Pilkada tahun 2020 dengan senantiasa mempedomani Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 9 tahun 2019 tentang Optimalisasi Peran Kejaksaan RI dalam Mendukung dan Menyukseskan Penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020, agar penanganan tindak pidana korupsi tidak dipolitisir dan dimanfaatkan sebagai isu untuk menggagalkan pencalonan pihak tertentu dalam Pilkada.
  • Kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum:
  1. Segera rumuskan kebijakan terkait diskresi penuntutan (Prosecutorial Discretion), yang berisi ketentuan mengenai pengesampingan perkara pidana karena alasan-alasan tertentu dengan tolok ukur antara lain: jumlah kerugian yang kecil, usia terdakwa di atas 70 (tujuh puluh) tahun, dan sebagainya, agar penuntutan seyogianya benar-benar memperhatikan hati nurani dan rasa keadilan masyarakat, tidak hanya berdasarkan atas penilaian yuridis formil atau keadilan formal semata, melainkan juga senantiasa berpijak kepada keadilan substansial. Dengan demikian, saya berharap kejadian penuntutan perkara pencurian getah sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Simalungun tidak terulang kembali.
  2. Rumuskan kebijakan penyusunan surat dakwaan yang profesional, efektif, dan efisien, sebagai representasi mahkota Jaksa saat pembuktian, terutama dasar pijak bagi terciptanya kebenaran dan keadilan, agar kekeliruan penyusunan surat dakwaan yang kerap menimbulkan polemik, terlebih bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat dapat dihindari.
  3. Optimalisasikan kapasitas dan kompetensi seluruh jajaran untuk melakukan penanganan tindak pidana pilkada secara profesional, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta bebas dari anasir dan muatan yang didasari pada kepentingan pribadi maupun golongan tertentu, sehingga terjamin kredibilitas keseluruhan proses Pilkada Tahun 2020.

 

 

  • Kepada Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pembinaan

Lakukan tugas memberikan telaahan, pengkajian, dan pemikiran mengenai permasalahan aktual di bidang Pembinaan, baik diminta maupun tidak, dan menyampaikannya kepada Jaksa Agung. Saya berharap dengan pengalaman dan wawasan luas yang Saudara miliki akan sangat bermakna membantu Pimpinan dalam membuat keputusan dan merumuskan kebijakan yang tepat, komprehensif, dan holistik guna menanggapi setiap permasalahan yang ada.

 

Para Pejabat Baru dan segenap jajaran Kejaksaan yang saya banggakan,

Selain beberapa arahan khusus bagi para pejabat baru sebagaimana yang telah disampaikan, pada kesempatan yang berbahagia ini pula, tidak henti-hentinya saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kejaksaan untuk senantiasa melakukan hal sebagai berikut:

  1. Lakukan penegakan hukum yang mampu memacu perkembangan investasi dan pembangunan infrastruktur, guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan pemerataan;
  2. Tingkatkan mutu pengendalian dan pengawasan atas program kerja yang sedang dilaksanakan, khususnya pelaksanaan hasil keputusan Rapat Kerja Nasional tahun 2019, guna pencapaian optimalisasi kinerja aparat kejaksaan;
  3. Arahkan setiap Jaksa untuk giat mempublikasikan setiap keberhasilan pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan yang dimiliki, ataupun program kerja yang sedang dan akan dilakukan, baik itu dalam penanganan perkara, maupun kegiatan positif lainnya, melalui pemanfaatan sarana atau media sosial yang dimiliki, sebagai bentuk akuntabilitas dalam rangka membangun kepercayaan publik. Berkenaan dengan hal ini, saya juga menghimbau agar setiap publikasi disampaikan secara valid, aktual, tidak menjatuhkan kredibilitas institusi, dan tidak menyerang atau mengkritisi kebijakan pimpinan;
  4. Perkuat pengawasan guna menjaga perilaku dan tindakan para Jaksa atau pegawai Tata Usaha agar tidak melakukan perbuatan tercela, guna memulihkan kepercayaan publik;
  5. Upayakan terus terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di seluruh satuan kerja Kejaksaan, secara konsisten dan berkesinambungan, guna membangun institusi Kejaksaan yang bermartabat dan tepercaya.

 

Bapak dan ibu saudara-saudara sekalian yang saya hormati,

Menutup amanat ini, sekali lagi saya berharap pejabat yang baru dilantik mampu mengemban amanah, tugas dan jabatan yang dipercayakan sehingga memberi manfaat bagi terciptanya Kejaksaan RI yang bermartabat. Teriring apresiasi dan ucapan terima kasih saya sampaikan kepada pejabat Jaksa Agung Muda yang telah berakhir masa tugasnya, Dr. Moh Adi Toegarisman, S.H., M.H., MBL. Saudara telah berusaha keras melakukan dan membaktikan semua yang terbaik yang saudara miliki. Waktu, tenaga, pikiran dan seluruh kemampuan bagi terselenggaranya penegakan hukum yang baik.

Ucapan terimakasih dan penghargaan juga saya sampaikan kepada Ibu Adi Toegarisman, yang selama ini dengan penuh keikhlasan, ketulusan, dan kesabaran telah turut menjaga dan mendampingi suami selama menjalankan tugasnya, baik secara pribadi maupun melalui wadah Ikatan Adhyaksa Dharmakarini pusat maupun daerah yang telah banyak melakukan kegiatan bermanfaat yang juga sangat mendukung eksistensi Korps Adhyaksa kita.

Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para pejabat baru. Selamat bertugas, selamat berkarya dan selamat melaksanakan pengabdian bagi masyarakat, bangsa dan negara. Semoga Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan tugas.

 

Sekian dan terima kasih.

 

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

 

 

 

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

 

 

BURHANUDDIN

 PIDATO JAKSA AGUNG
21-10-2020
AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA ACARA PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN STAF AHLI JAKSA AGUNG RI BIDANG TINDAK PIDANA UMUM
12-10-2020
SAMBUTAN DAN PENGARAHAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA ACARA PEMBUKAAN RAPAT KERJA TEKNIS BIDANG PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA TAHUN 2020
pidato lainnya
 BERITA
21-10-2020
Terpidana Sunarko Mantan Direktur PT. Bima Prima Taruna Berhasil Ditangkap Tim Tabur Di Pekanbaru Riau
21-10-2020
Kejari Jember Musnahkan 4,8 Juta Pil Obat-Obatan Dalam Kasus Penyalahgunaan Narkoba
21-10-2020
Jaksa Agung Tinjau dan mengecek Kesiapan Gedung Baru Menara Kartika Adhyaksa
berita lainnya
 SIARAN PERS
14-10-2020
the CENTRAL JAVA ATTORNEY OFFICE'S Tabur Team and the Kebumen District ATTORNEY OFFICE'S Tabur Team and the Karawang District ATTORNEY OFFICE'S Tabur Team in collaboration with the Attorney General Office's Tabur Team have secured and arrested suspec
09-10-2020
ARRESTMENT OF THE 91th FUGITIVE. CENTRAL JAVA ATTORNEY OFFICE'S TABUR TEAM SUCCESSFULLY ARRESTED FUGITIVE, YANI PUSPITASARI BINTI MUCHTAR BADJURI, IN KARAWANG, WEST JAVA.
09-10-2020
SUSPECT HM'S SON-IN-LAW IS EXAMINED AS A WITNESS IN CRIMINAL ACTION OF GRATIFICATION CORRUPTION TO THE DIRECTORS OF PT. BANK TABUNGAN NEGARA
arsip siaran pers

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id