Jum'at, 18 Oktober 2019

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera Bagi Kita Sekalian,

Om Swastiastu,

Namo Buddhaya,

Salam Kebajikan,

 

Yang Saya Hormati:

 

  • Kepala Misi International Organization for Migration (IOM), Mr. Louis Hoffman;
  • Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia;
  • Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia, dan para Staf Ahli Jaksa Agung Republik Indonesia;
  • Para Pejabat Eselon II dan III di Lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Badan Diklat Kejaksaan RI;
  • Para Undangan, serta Hadirin yang Berbahagia.

 

Mengawali acara ini marilah kita mensyukuri segala nikmat dan karunia Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, atas perlindungan, bimbingan dan kekuatan kepada kita, yang telah mendorong semangat untuk tetap konsisten membangun Korps Adhyaksa yang semakin baik, yang antara lain salah satunya melalui Peluncuran Program Mentoring Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Berbasis E-Learning.

Acara ini menurut hemat saya haruslah dipandang merupakan momentum yang memiliki makna begitu penting dan strategis sebagai bagian dari niatan baik, tekad, dan kesungguhan kita bersama untuk mengukuhkan komitmen dan keinginan untuk menghadirkan Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum yang dapat diandalkan bagi hadirnya penegakan hukum yang berkualitas, terutama berkontribusi secara postif di tengah pekerjaan penting untuk mencegah dan memberantas persoalan tindak pidana perdagangan orang (human trafficking).

Untuk itu, kita patut memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada International Organization for Migration (IOM), atas dukungan, bantuan, dan peran sertanya dalam mengembangkan platform digital aplikasi e-learning sebagai sarana untuk memaksimalkan jalannya program mentoring penanganan kasus TPPO. Saya berharap kerjasama yang kolaboratif dan sinergis ini dapat terus terjalin dan ditingkatkan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, guna mewujudkan keberhasilan penegakan hukum atas kejahatan perdagangan orang yang sedang dan terus kita perjuangkan tiada henti dan tanpa kenal lelah. 

 Apresiasi dan penghargaan yang sama sudah tentu juga kita sampaikan kepada segenap jajaran Badan Diklat Kejaksaan RI yang telah menginisiasi berlangsungnya mentoring dengan platform aplikasi digital ini untuk pertama kalinya di Badiklat Kejaksaan, sekaligus juga teriring ucapan terima kasih atas kerja kerasnya yang telah mempersiapkan penyelenggaraan acara ini dengan baik sehingga dapat berjalan lancar seperti yang kita saksikan bersama sekarang ini.

 

Hadirin dan Segenap warga Adhyaksa yang saya hormati,

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, tindak pidana perdagangan orang merupakan perbudakan modern yang sangat memprihatinkan kita bersama. Fenomena problematika kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, dan tak tersedianya lapangan kerja, acapkali dalam realitasnya menjadi faktor utama yang ditenggarai mendorong korban untuk mencari penghidupan yang layak dengan berpindah dari suatu wilayah ke wilayah lain, bahkan hingga ke luar negeri, hal mana pada akhirnya tidak jarang di antara mereka justru terjebak dalam berbagai kegiatan perdagangan manusia, seperti perbudakan, pekerja anak, maupun eksploitasi seksual.

Di tengah keprihatinan tersebut, fakta juga menunjukkan bahwa kejahatan perdagangan orang kerap dijumpai bersinggungan dengan berbagai tindak pidana lainnya seperti pencucian uang dan korupsi, dengan subjek pelaku tindak pidana yang tidak lagi semata dilakukan oleh individu, melainkan oleh sindikat kejahatan serta korporasi yang terorganisir dan lintas negara (transnational organized crime). Di samping itu pula, dengan berkembangnya teknologi informasi akhir-akhir ini telah mendorong adanya transformasi aneka ragam, corak dan modus operandi sedemikian rupa yang tidak kalah rumit, pelik, kompleks, dan semakin memberikan kesempatan bagi para pelaku dalam melakukan perbuatan jahatnya menjadi sangat kian terbuka.

Persoalan sedemikian tentunya menjadi tantangan baru yang membutuhkan penanganan ekstra cermat dan memerlukan pemahaman serta keahlian tersendiri pula. Sehingga dengan demikian, tidak ada pilihan lain bagi kita selaku aparat penegak hukum, selain harus selalu meng-upgrade kompetensi diri agar mampu meresponnya dengan cara dan pendekatan yang holistik, efisien, efektif, dan profesional.

 

Hadirin yang berbahagia,

Mendasari pada kebutuhan untuk menjawab tuntutan dan dinamika tantangan permasalahan yang kemungkinan harus dihadapi dalam penanganan TPPO, maka pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan ajar mengajar, yang ditandai dengan hadirnya Program Mentoring Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Berbasis Platform Digital Aplikasi E-Learning ini, kita yakini merupakan langkah progresif dan positif yang diharapkan mampu menghadirkan proses belajar mengajar dengan lebih efisien dan efektif.

Platform pembelajaran yang dihadirkan semakin memudahkan transfer knowledge terkait dengan isu aktual seputar penegakan hukum TPPO kapanpun dan dimanapun berada tanpa dibatasi jarak dan waktu. Saya berharap para pengguna dalam hal ini Jaksa dan atau penegak hukum lainnya dapat berpartisipasi secara aktif dan interaktif guna menggali sebanyak mungkin informasi dan pengalaman best practises antar sesama penegak hukum maupun dengan pihak terkait lainnya, atas berbagai kendala aktual yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan penegakan hukum TPPO, yang dengan demikian akan muncul problem solving yang tepat, terukur, dan aplikatif guna meningkatkan kualitas penanganan perkara.

 

Saudara-saudara sekalian yang saya hormati dan segenap warga Adhyaksa yang saya banggakan,

Mengakhiri sambutan ini, melalui ikhtiar ini, saya berharap Badiklat mampu membentuk profil, pribadi, kwalitas dan jati diri aparat penegak hukum sebagai pilar penyangga yang kokoh dan kuat, yang dapat dipercaya untuk menjamin dan memastikan bahwa penegakan hukum terhadap TPPO akan berjalan secara optimal dan dapat menekan angka tindak pidana perdagangan orang secara signifikan.

Demikian beberapa hal yang ingin saya sampaikan, akhirnya dengan mengucapkan “Bismillaahirrohmanirrohim”, saya resmikan penggunaan Program Mentoring Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Berbasis Platform Digital Aplikasi E-Learning. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa memberikan kekuatan, hidayah dan kemuliaan-Nya kepada kita sekalian sebagai bekal memenuhi panggilan tugas dan kewajiban kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Aamiin.

 

Sekian dan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera bagi kita sekalian.

Om shanti shanti shanti om.

Namo Buddhaya.

Salam Kebajikan.

 

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

 

 

Dr. (H.C) H.M PRASETYO

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id