Senin, 23 September 2019

AMANAT

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PADA UPACARA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-74 TAHUN 2019

 Jakarta, 17 Agustus 2019

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera Bagi Kita Sekalian,

Om Swastiastu,

Namo Buddhaya,

Salam Kebajikan.

 

Para peserta upacara yang saya hormati,

Segenap insan Adhyaksa di seluruh penjuru tanah air dan dimana pun berada yang saya cintai dan banggakan,

 

Dalam suasana menikmati kebebasan dan kemerdekaan yang penuh khidmat ini, selayaknya kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang hanya berkat rahmat dan perkenan-Nya, kita masih tetap diberi kesempatan dapat berdiri tegak guna bersama-sama memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang saat ini memasuki usia yang Ke-74.

Dalam suasana yang demikian membanggakan ini,  patut diingat dan disadari bahwa hari kemerdekaan yang senantiasa kita peringati setiap tahun seperti sekarang ini bukanlah sekadar merupakan sebuah ritual yang bersifat seremonial belaka, namun ia adalah merupakan sebuah momen reflektif, kontemplatif, dan penegasan kembali tentang ihktiar kemerdekaan yang diproklamirkan 74 tahun lalu sebagai sebuah kesadaran kolektif politik bangsa untuk menjadikan manusia Indonesia sepenuhnya bebas dari belenggu penjajahan dan penindasan yang sekian abad lamanya merendahkan derajat kemanusiaan, di samping merupakan juga kehendak bersama untuk dapat menentukan masa depan sendiri tanpa adanya tekanan, rasa takut, dan ketergantungan dari kekuatan pihak lain.

Oleh sebab itulah maka pembacaan teks proklamasi yang selalu diulang peringatkan pada setiap upacara seperti ini harus pula dibarengi dengan perenungan, penghayatan sekaligus pemaknaan akan nilai yang terkandung secara luas didalamnya, tentang betapa hari kemerdekaan telah membawa kita pada momentum penting sebagai pembuka jalan bagi semakin bangkitnya semangat juang membangun bangsa dan negara ke arah yang lebih baik. Kemerdekaan, sebagaimana pernah diungkapkan Bung Karno adalah merupakan sebuah “jembatan emas”. “Di seberang jembatan emas inilah, baru kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia merdeka yang gagah, kuat, sehat, kekal, dan abadi”. Dan disanalah kelak, masyarakat Indonesia yang telah meraih kemerdekaan akan memiliki kesempatan untuk menata kehidupannya secara mandiri dan bermartabat untuk mencapai kemajuan, kebahagiaan, dan kemakmuran, yang menjadi cita-cita bersama.

Peserta Upacara yang berbahagia,

Harus dipahami bahwa dengan diproklamasikannya kemerdekaan, orang tidaklah harus beranggapan perjuangan bangsa ini berarti telah selesai. Dalam perjalanannya, kenyataan menunjukkan bahwa mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sebenarnyalah tidak lebih ringan daripada merebutnya. Berbagai peristiwa yang merupakan ujian demi ujian terus dihadapi oleh Bangsa Indonesia dalam ikhtiar mewujudkan cita-cita besar menjadi negara maju yang mampu mengantarkan harkat dan martabat rakyatnya kepada kemakmuran yang adil dan merata.

Terlebih tantangan dan parameter untuk menjadi negara maju dewasa ini telah mengalami pergeseran. Dimana kemajuan sebuah bangsa tidak lagi semata diukur dari persediaan sumber daya alam yang dimilikinya, namun yang terpenting adalah seberapa banyak inovasi yang mampu dihasilkan untuk dapat menggerakkan pertumbuhan segenap sektor kehidupan suatu negara.

Disamping adanya persoalan lain yang muncul seiring dengan dinamika perkembangan dan perubahan zaman yang berlangsung dengan cepat dan kompleks. Diantaranya era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang akhir-akhir ini turut memunculkan persaingan global begitu ketat dan disruptif, yang apabila tidak direspon secara tepat maka dipastikan akan memengaruhi keberlangsungan hidup bangsa.

Para Peserta Upacara yang berbahagia,

Mendasari pada tantangan dan persoalan sedemikian, maka peringatan Kemerdekaan Tahun 2019 yang mengambil tema SDM Unggul, Indonesia Maju, sudah sepantasnya dijadikan visi kedepan bagi bangsa ini untuk meningkatkan konsistensi usaha menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai investasi jangka panjang dalam melapangkan jalan menuju Indonesia maju yang mampu menggerakkan kreatifitasnya untuk mewujudkan negara yang adil dan makmur.

Mengingat perlunya disadari bahwa kunci keberhasilan dan kemajuan suatu bangsa yang hanya akan dapat digerakkan oleh manusia-manusia yang unggul, yang memiliki karakter, integritas, pengetahuan, kapasitas, kompetensi, dan kapabilitas serta mampu mengaktualisasikan dirinya dalam berinovasi dan berkreatifitas. Agar dengan demikian, segala potensi dan kekayaan yang dimiliki bangsa ini akan memberikan manfaat yang maksimal karena diolah dan dikelola secara efektif dan efisien oleh sumber daya manusia yang memiliki keunggulan dan mumpuni.

Dan dengan kehadiran SDM seperti itu, kita dapat lebih optimis dan lebih meneguhkan tekad, kesungguhan, dan komitmen dalam menghadapi setiap tantangan dan persoalan yang ada, terutama dalam upaya meningkatkan kapasitas daya saing bangsa didalam mengejar ketertinggalan, memposisikan diri menjadi pemain aktif, selaras arah perkembangan dunia. Sehingga dapat berkontribusi positif turut memelihara, memperbaharui, dan memperkuat kembali semangat perjuangan para founding fathers saat mengapai cita-cita kemerdekaan, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Warga Adhyaksa yang saya banggakan,

Sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun SDM yang unggul, sudah barang tentu Kejaksaan RI selaku abdi negara dan abdi masyarakat, dalam kapasitas sebagai aparat penegak hukum, diharapkan pula berkontribusi positif dalam upaya selalu meng-upgrade diri dengan meningkatkan kapabilitas dan kompetensi, memperluas wawasan, menguasai setiap masalah dan pemahaman atas pengetahuan secara sungguh-sungguh, agar mampu memecahkan problematika dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan yang ada, terlebih dalam menerjemahkan beragam ekspektasi dan tuntutan masyarakat atas tegaknya supremasi hukum.

Bahwa di tengah dinamika dan perkembangan yang serba maju, cepat bergerak, berubah dan kompetitif ini, agar hukum dan penegakan hukum dapat mengimbangi dan tetap eksis maka persiapan dan kesiapan aparat penegak hukum sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, tidak ada pilihan lain bagi kita selain melakukan perubahan fundamental seraya terus berbenah, tidak larut dan tidak terperangkap pada pola business as usual, melainkan terus menyelaraskan diri melalui ide maupun gagasan kreatif, positif, dan inovatif untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar berdaya guna dan mendatangkan kemanfaatan besar bagi masyarakat. Kita yakin dan optimis bahwa dengan ikhtiar sedemikian akan hadir institusi penegak hukum Kejaksaan yang dapat diandalkan dalam mewujudkan Indonesia maju.

Saudara-saudara sekalian, para hadirin peserta upacara yang Saya Hormati,

Pada kesempatan ini, tidak lupa kita sampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendiri bangsa, para pendahulu, pelopor, dan martir syuhada atas segala jerih payah pengorbanan jiwa raga dan harta yang diberikan untuk mengantarkan kita kepada pintu gerbang kemerdekaan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Doa tidak lupa kita panjatkan, agar segala amal ibadah mereka mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Akhirnya, marilah bersama kita mensyukuri kemerdekaan negara kita yang ke-74 ini, disertai doa, harap dan pinta, semoga Republik Indonesia semakin kokoh berdiri tegak, mampu berjalan sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Semoga pula Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan kekuatan, rahmat, perlindungan, bimbingan dan ridha-Nya kepada segenap pemimpin bangsa, khususnya kepada seluruh jajaran Adhyaksa dalam memenuhi panggilan tugas dan pengabdian bagi terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang maju, berdaulat, adil, makmur, kuat, dan jaya.

 

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA,

SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA !

 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Sejahtera Bagi Kita Sekalian.

Om Santi Santi Santi Om.

Namo Budhaya.

Salam Kebajikan.

 

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

HM. PRASETYO

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id