Selasa, 29 September 2020

26-08-2013
Kejari Wonosari Menahan Pj Kades Baleharjo

Kejaksaan Negeri Wonosari Kabupaten Gunung Kidul, menahan tersangka dugaan tindak korupsi pembebasan lahan tempat pembuangam akhir sampah Baleharjo, Bejo Raharjo.

 Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Wonosari Sigit Kristanto di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan tersangka ditahan sejak Rabu (20/9). "Tersangka kami titipkan di Rumah Tanahan Klas IIB Wonosari. Kami sudah melakukan pemeriksaan saksi," kata Sigit.

Kasus dugaan korupsi  ini berawal saat tersangka menjadi Kaur Keuangan Desa Baleharjo. Tersangka diduga telah mengkorupsi dana pembebasan tanah hingga mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 70 juta.

"Tersangka tersangkut perkara korupsi pembebasan tanah untuk perluasan lahan TPAS Baleharjo pada 2009 lalu. Saat itu, Bejo Raharjo menjabat sebagai Pj kades sekaligus anggota panitia pengadaan tanah," katanya.

Pihaknya masih terus melakukan penyidikan dan pengembangan kasus ini sehingga kasus belum dapat dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogyakarta. "Setelah kami buat surat dakwaan, segera akan kami limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," katanya.

Bejo Raharjo yang telah resmi menjadi tersangka sejak Januari 2011 itu waktu itu menduduki Pj kades dan anggota panitia pengadaan tanah. (sm)


Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id