Minggu, 17 November 2019

11-10-2019
Jaksa Agung Pimpin Pengambilan Sumpah Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kajati dan Pejabat Eselon II

Jaksa Agung RI, Dr. (H.C) H.M Prasetyo memimpin acara pengambilan sumpah, pelantikan, dan serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon di Lingkungan Kejaksaan Agung RI bertempat di Sasana Baharuddin Lopa, Gedung Kejagung RI, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Jaksa Agung RI dalam amanatnya mengatakan bahwa setiap kali mengucapkan sumpah dan janji bagi semua pejabat sebelum mengemban amanah, melaksanakan tugas, kewajiban dan tanggung jawab dalam sebuah jabatan perlu disadari bahwa semua itu harus dimaknai sebagai sumpah, ikrar serta janji bukan hanya kepada diri sendiri, melainkan juga kepada orang lain, masyarakat, bangsa terlebih kepada Tuhan yang maha pemberi dan pengatur, kepada siapa kelak semuanya akan dimintakan pertanggung jawaban.

Dikatakannya, penempatan  personil pada semua lini, tingkatan dan jabatan adalah merupakan cerminan dari capaian kinerja yang telah ditunjukkan sebelumnya, disamping kriteria terkait wawasan, pengalaman dan kemampuan yang juga menjadi dasar penilaian sehingga keputusan bagi seseorang untuk memangku  sebuah jabatan tertentu memang benar telah memenuhi kriteria persyaratan umum  yang ditentukan.

Jaksa Agung menyampaikan pergantian dan penempatan seseorang pada sebuah jabatan adalah merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dengan upaya mewujudkan visi dan misi besar Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum agar tetap eksis profesional dan dapat diandalkan.

“Oleh karenanya, upaya penataan, pemeliharaan, dan penguatan melalui pembaharuan, pergantian, dan penyegaran organisasi agar Lembaga ini kuat bahkan menjadi semakin  baik, maju, siap dan sempurna harus selalu menjadi perhatian,”terangnya.

Dijelaskannya, dengan adanya kebijakan yang sepenuhnya mengacu pada obyektifitas pemantauan dan penilaian serta mempertimbangkan prinsip tentang, “the right man in the right place”, diharapkan akan mampu merespon dinamika perkembangan berbagai persoalan dan masalah yang harus dihadapi yang semakin beragam dan kompleks dimasa sekarang dan disaat mendatang.

Di tahun 2019 dan seterusnya, kebijakan pembangunan yang selama ini lebih menitik beratkan pada bidang pembangunan fisik mulai dialihkan pada bidang pembangunan manusia yang dipandang sebagai unsur penting guna melanjutkan semua upaya yang telah dilakukan, diantaranya juga dalam rangka merawat dan memanfaatkan dengan baik segala apa yang telah dihasilkan,  memastikan agar masyarakat dapat menerima manfaat pembangunan secara sustainable berkelanjutan.

“Sejalan dengan itu, maka sudah sepatutnya pula jajaran Kejaksaan menyelaraskan posisi dan perannya, menempatkan hukum dan penegakkan hukum sebagai instrumen pemerintah dan juga masyarakat untuk berkontribusi mendukung terwujudnya setiap program kebijakan yang sudah direncanakan dan ditetapkan menjadi tujuan  dari proses pembangunan yang sedang berlangsung, sebagaimana yang saya sampaikan yang saat ini tidak hanya membangun bangunan fisik saja, tetapi secara menyeluruh juga upaya membangun peradaban manusianya untuk memungkinkan manusia Indonesia mampu tampil sejajar menghadapi persaingan global diantara bangsa bangsa lain didunia. Manusia Indonesia yang tumbuh sehat, cerdas, terampil, produktif, panjang usia, bahagia dan sejahtera,”harapnya.

Jaksa Agung mengakui, jabatan dan tugas yang dipercayakan kepada kita dalam kapasitas, posisi apapun dan dimanapun hendaknya disadari adalah merupakan amanah yang wajib diemban, dilaksanakan dan dijaga dengan arif penuh tanggung jawab. Bukan semata-mata dilandasi pamrih atau agenda kepentingan lain baik untuk diri sendiri, kelompok maupun kepentingan golongan sebagaimana yang telah saudara-saudara ucapkan dalam lafal sumpah tadi. Tidak pula melakukan hal dan kebiasaan tidak terpuji yang hanya akan merendahkan harga diri dan kehormatan profesi, menganggap kekuasaan dan kewenangan sebagai komoditas yang dapat digadaikan dan diperjualbelikan.

“Untuk itu, disini saya juga tetap ingin mengajak dan mengingatkan saudara-saudara sekalian, sebagaimana yang saya sampaikan dalam setiap kesempatan, bahwa: ”Dimanapun Keberadaan kita, dalam kapasitas dan posisi apapun hendaknya selalu ingat dan tidak melupakan jati diri kita sebagai bagian dari Insan Adyaksa yang memegang teguh komitmen dan janji luhur, bahwa sesuatu yang baik dan yang benar itulah yang harus diperbuat dan dikerjakan,”terangnya. (pd)


Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id