Minggu, 11 April 2021

02-03-2021
Kepala Badan Diklat Kejaksaan Agung RI membuka Diklat TAK Virtual secara serentak bagi 3835 orang CPNS Kejaksaan Tahun 2021

Kepala Badan Diklat (Kabandiklat) Kejaksaan RI, Tony Spontana secara resmi membuka Diklat Teknis Administrasi Kejaksaan Bagi CPNS Kejaksaan Tahun 2021 secara virtual, bertempat di Badan Diklat Kejaksaan RI, RM. Harsono, Ragunan Jakarta Selatan, Selasa (02/03/2020).

Kabandiklat mengatakan penyelenggaraan Diklat TAK memiliki makna yang penting dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia kejaksaan. Penting, karena merupakan diklat pertama yang harus diikuti oleh CPNS sebelum mengikuti diklat berikutnya yaitu pendidikan dan pelatihan dasar (DIKLAT SAR) Sebagai Syarat Untuk Diangkat Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dikatakannya, Diklat TAK juga bermakna strategis, karena merupakan langkah awal dalam rangkaian proses membentuk kader-kader  ASN Kejaksaan yang berkarakter, disiplin, profesional, dan berintegritas, serta menyiapkan calon-calon pemimpin di masa mendatang yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan pelayanan masyarakat.

Dijelaskannya, di masa pandemi covid-19 yang berlangsung sejak tahun 2020 hingga saat ini, penyelenggaraan semua jenis diklat oleh badan diklat kejaksaan ri dilakukan sedemikian rupa dengan menempatkan aspek kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas utama, seraya memastikan bahwa kegiatan pembelajaran tetap dilakukan sesuai standar diklat yang ditetapkan. Dengan tagar the new way of learning, Badiklat menerapkan metode alternatif pembelajaran secara virtual maupun blended/hybrid learning, yaitu kombinasi gabungan antara metode belajar klasikal dan virtual melalui perangkat teknologi informasi. metode pembelajaran ini telah dipergunakan pada penyelenggaraan Diklat Pembentukan Jaksa Angkatan LXXVII TAHUN 2020 YANG LALU. Metode pembelajaran baru ini akan dilakukan kembali pada penyelenggaraan diklat tak tahun 2021 ini.

“Pelaksanaan pembelajaran dengan metode blended learning membutuhkan komitmen, dukungan, dan kerja sama antara Badiklat dengan mitra satuan kerja, baik satker di kejagung, maupun di Kejati dan Kejari. Oleh karena itu saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini untuk menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Para Kajati, serta Para Kajari, beserta masing-masing jajarannya, atas dukungan dan kerja samanya, sehingga penyelenggaraan diklat ini dapat terlaksana,”terangnya.

Diketahui, Diklat TAK bagi CPNS Tahun 2021 ini akan berlangsung secara bergelombang hingga bulan agustus 2021, diawali dengan CPNS Golongan III gelombang I yang diikuti sebanyak 356 orang CPNS, secara serentak pada badan diklat dan di 8 (delapan) Kejaksaan Tinggi  yaitu Kejaksaan Tinggi Aceh, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Kemudian, Penyelenggaraan Diklat TAK Tahun 2021 akan dilaksanakan sebanyak 10 gelombang yang diikuti oleh 3.835 orang CPNS KEJAKSAAN R.I. di Seluruh Indonesia, dengan rincian 1490 orang CPNS golongan III dan 2345 orang CPNS golongan II.(pd)

 

 

 


Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id