Rabu, 11 Desember 2019

25-06-2019
Kejati Jabar Tetapkan Pejabat BRI Tambun Sebagai Tersangka

Jaksa penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat tetapkan Asisten Manager Operasional dan Layanan (AMOL) Kantor Cabang BRI Tambun, Kabupaten Bekasi, ET sebagai tersangka.

Kepala Pusat Peneragan Hukum  (Kapuspenkum)  Kejaksaan RI, Mukri mengungkapkan, ET diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang dalam kurun waktu antara Agustus 2018 sampai dengan Januari 2019 yang mengakibatkan kerugian negara kurang  lebih         Rp 12 miliar. 

Dia mengatakan, ET ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor : PRINT–340/O.2/Fd.1/06/2019 tanggal 24 Juni 2019. "ET telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat selama 20 hari ke depan," ujar Mukri di Kejaksaan Agung, Selasa (25/6).

Mukri menjelaskan, ET diduga telah menyalahgunakan Kas Induk di Kantor Cabang BRI Tambun sebesar Rp 1.477.974.200; Penyalahgunaan Rekening Rupa-rupa Aktiva Valas sebesar Rp 8.836.500.000; Penyalahgunaan tiga rekening deposito nasabah sebesar Rp 3.500.000.000; Ditemukan saldo menggantung pada rekening Persekot Intern Perantara Money Changer Rupiah sebesar Rp 54.225.000. "Sehingga total keseluruhan Kerugian BRI sebesar Rp.13.868.699.200," ujarnya. 

"Tersangka ET disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo. Pasal 8 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.(Yus)


Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id