Sabtu, 26 Mei 2018

31-01-2018
Sepanjang Tahun 2017, Kejari Nias Selatan Musnahkan Barang Bukti Sebanyak 26 Perkara

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan, Selasa (30/02/2017) melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht) sepanjang tahun 2017. Pemusnahan barang bukti sebanyak 26 perkara tersebut dilaksanakan di halaman Kejaksaan Negeri Nias Selatan Jl. Diponegoro No. 97 Teluk Dalam, Nias Selatan.

Pemusnahan ini disaksikan Forkopimda Nias Selatan antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Ketua DPRD Nias Selatan, Kasat Reskrim Polres Nias Selatan mewakili Kapolres, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Nias Selatan mewakili unsur Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan perwakilan dari Lanal Nias serta disaksikan pula seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Nias Selatan dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutan pembukaan acara tersebut Riyono, SH, Mhum selaku Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap awal tahun terhadap barang bukti perkara-perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum pada tahun sebelumnya (tahun 2017).

“Pemusnahan tersebut juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik (masyarakat) khususnya Nias Selatan bahwa terhadap barang bukti akan dilaksanakan sesuai putusan pengadilan sesegera mungkin untuk menghindari penyalahgunaan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,”tegas Kajari.

Kajari menambahkan pada tahun 2018 ini selain memusnahkan barang bukti Kejaksaan Negeri Nias Selatan juga akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara mengembalikan barang bukti kepada yang berhak diantar secara gratis sampai alamat pemiliknya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Nias Selatan, Bintang Simatupang mengatakan barang bukti yang dimusnahkan berasal dari perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap pada tahun 2017 sebanyak 26 perkara meliputi perkara pengancaman, penganiayaan, pembunuhan, Narkotika, Perlindungan Anak, perjudian dan UU Darurat. Secara prosentasi yang terbesar tindak pidana Narkotika disusul perjudian. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari parang 6 buah, kapak 2 buah, buku tafsir mimpi 3 buah, buku rekap togel 3 buah, kartu joker 108 lembar, 2 buah bong penghisap ganja, 45 mancis Tokai, 3 unit HP, 9 potong pakaian , 1,08 gram Narkotika Gol I jenis sabu-sabudan 6,1 gram Narkotika Gol I.

“Untuk layanan pengantaran barang bukti berupa 5 unit sepeda motor 1 buah travo, 1 sepedaontel yang rata-rata barang bukti perkara kecelakaan lalu lintas dengan cara diantar langsung ke alamat pemiliknya meskipun jauh tetap kami antar,” tambahnya.

Pemusnahan barangbukti dilaksanakan dengan cara dibakar sedangkan terhadap barang bukti berupa parang, kampak dan sejenisnya dengan cara digerinda. (pd)


Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id