Minggu, 3 Juli 2022

22-07-2020
Perintah Harian Jaksa Agung 22 Juli 2020

Dalam Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhykasa ke 60 Tahun 2020, Jaksa Agung Burhanuddin memberikan Perintah Harian Jaksa Agung RI kepada jajaran Korps Adhyaksa, Sasana Baharuddin Loppa Gedung Kejaksaan Agung RI, Rabu (22/07/2020).

“Saya menyampaikan Perintah Harian untuk diperhatikan dengan baik dan cermat, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas kepada seluruh jajaran Keluarga Besar Adhyaksa dimanapun berada,” tegasnya.

Perintah Harian Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin sebagai berikut :

1. TANAMKAN JIWA TRI KRAMA ADHYAKSA SEBAGAI PEDOMAN DALAM SETIAP PELAKSANAAN TUGAS, FUNGSI, DAN KEWENANGAN.
2. RAPATKAN BARISAN UNTUK TERUS BERGERAK DAN BERKARYA DALAM IKATAN JIWA KORPS ADHYAKSA YANG SOLID DAN MILITAN.
3. WUJUDKAN PENEGAKAN HUKUM BERKEADILAN YANG MAMPU MEMBERIKAN KEPASTIAN HUKUM DAN KEMANFAATAN BAGI MASYARAKAT, BANGSA, DAN NEGARA.
4. TINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK YANG TRANSPARAN, EFEKTIF, SERTA EFISIEN GUNA MEMULIHKAN DAN MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK.
5. SEGERA BERADAPTASI DENGAN KEBIASAAN BARU MELALUI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEHARI-HARI.
6. SUKSESKAN DAN PASTIKAN SETIAP KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL BERJALAN SESUAI KETENTUAN YANG BERLAKU.
7. WUJUDKAN NETRALITAS, INDEPENDENSI, DAN PERAN AKTIF DALAM PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2020 YANG BERKUALITAS.
8. JAGA CITRA DAN KEWIBAWAAN APARATUR KEJAKSAAN MELALUI PENGUATAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALITAS.

Dikatakan Jaksa Agung, berkenaan dengan hal tersebut, kita yakin dan optimis, melalui peningkatan kualitas diri secara sungguh-sungguh, pekerjaan penting kita bersama dalam upaya memberikan pelayanan publik, terutama dalam menghadirkan keadilan restoratif, guna memulihkan kepercayaan masyarakat (public trust) dapat kita raih dan wujudkan. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya juga ingin menyampaikan terimakasih kepada segenap jajaran Adhyaksa di seluruh nusantara atas pengabdian, pengorbanan, dan kerja keras dalam menorehkan prestasi dan memberi citra positif, sehingga berhasil mengoptimalkan capaian kinerja dan mengharumkan nama baik lembaga yang kita cintai ini.

Jaksa Agung membeberkan beberapa hasil kinerja positif yang diraih, antara lain:
1. Dalam upaya percepatan pelaksanaan refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa, dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (Program PEN), pada saat ini 245 (dua ratus empat puluh lima) satuan kerja Kejati atau Kejari telah melaksanakan pengamanan dan pendampingan terhadap 475 (empat ratus tujuh puluh lima) Satuan Kerja Pemerintah Daerah.

2. Kejaksaan RI juga melakukan terobosan yakni dengan mengoptimalisasikan sumber daya teknologi informasi untuk mengatasi kendala teknis dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan RI yang ditimbulkan Covid-19, yaitu dengan menggelar persidangan perkara pidana secara online di seluruh Indonesia.

3. Kejaksaan RI juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang percepatan kemudahan berusaha untuk mendorong peningkatan investasi, yaitu dengan pembentukan Satuan Tugas Pengamanan Investasi Kejaksaan RI.

4. Demikian halnya dengan Bidang Tindak Pidana Khusus dan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang dengan kerja kerasnya telah berhasil menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara secara signifikan.

“Dari hasil kerja keras seluruh aparat Kejaksaan tersebut di atas, syukur Alhamdulilah, tingkat kepercayaaan masyarakat semakin meningkat,” terang Jaksa Agung. (pd/foto:pd Istimewa)


Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id

 

Untuk teknis webiste

PUSAT DATA STATISTIK KRIMINAL DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Telpon/Fax : +62 21 27097095
Email : webmaster@kejaksaan go.id

Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan RI. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data paper based, maka yang menjadi acuan adalah data paper based.