BERITA

Test Tahap II Seleksi Calon Peserta Diklat PPPJ Sentra Kejati Sulut

Setelah lulus tes tahap I (Akademik) pada hari Senin (01/04), dua puluh lima orang peserta seleksi Calon Peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Tahun 2013 Sentra Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) yang berasal dari tiga Kejati yaitu Kejati Sulut, Kejati Gorontalo dan Kejati Maluku Utara sejak Selasa kemarin (02/04) mulai mengikuti Tes Tahap II.

 

Selasa (02/04) bertempat di Poliklinik Kejati Sulut Jl. 17 Agustus No.70 Manado, para peserta mengikuti Tes Kesehatan dengan Penguji dr. Dewi Sumiyati dari Kejaksaan Agung dan dilanjutkan pada hari Jumat (05/4) di RSUP Prof. DR. R.D. Kandou Manado.

 

Sedangkan hari Rabu (03/04) sejak pukul 08.00 sampai dengan 15.00 Wita bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara para peserta mengikuti Tes Psikotes. Kegiatan di buka oleh Asisten Pembinaan Kejati Sulut Edward Sianturi SH, sedangkan Penguji Psikotes adalah Ibu Indri dari PT. Trivan Rosila Utama dengan pengawas test Bapak Denny Rusmanto dari Kejaksaan Agung RI.

 

Pada hari ketiga (hari ini) dilangsungkan tes wawancara dengan pejabat eselon II Kejaksaan R.I. Untuk Sentra Kejati Sulut, yang mewawancarai para peserta adalah Bapak Hindiyana, SH Kepala Pusat Diklat Teknis Fungsional Badan Diklat Kejagung R.I dan Bapak Djoko Widodo, SH Kapus Daskrimti Kejaksaan Agung R.I. (ysh)

 

(Sumber: Tim Redaksi Website Kejaksaan RI/Kejati Sulut)


kembali
 BERITA
09-10-2014
Kejati DKI Jakarta Kembali Periksa Direktur PT. Hyfemerrindo
03-10-2014
BERKAS PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI WAKIL BUPATI PELALAWAN MARWAN IBRAHIM DILIMPAHKAN KE PENGADILAN TIPIKOR
01-10-2014
SEKRETARIS JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PENGAWASAN MEMIMPIN KEGIATAN INSPEKSI PEMANTAUAN DI WILAYAH KEJAKSAAN TINGGI RIAU
data lainnya
 KEGIATAN
01-10-2014
PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DI KEJAKSAAN TINGGI RIAU BERLANGSUNG DENGAN HIKMAT
23-09-2014
Pelatihan Jaksa Di Kejati DKI Jakarta
23-09-2014
Pisah Sambut Kajati Jambi
data lainnya
ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.