home > siaran pers

03-06-2013
Perkembangan penanganan penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Benih oleh PT. Sang Hyang Seri (Persero) Tahun 2008 s/d Tahun 2012

Perkembangan Penyidikan atas Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan Benih oleh PT. Sang Hyang Seri (Persero) Tahun 2008 s/d Tahun 2012 untuk hari Senin, 03 Juni 2013 adalah sebagai berikut :

1.         Tim penyidik telah mengagendakan pemeriksaan terhadap 3 (tiga)  orang Saksi yaitu:

 Drs. Kitot Prihartono, Mantan Kepala Divisi Keuangan PT. Sang Hyang Seri

 Drs. H. Mamat Rachmat, SH., MBA, Mantan Direktur Keuangan PT. Sang Hyang Seri.

-        Ir. Yohanes Maryadi Padyaatmaja, Mantan Direktur Produksi PT. Sang Hyang Seri

2.       Pada pukul 10.00 Wib, ketiga saksi hadir memenuhi panggilan tim penyidik dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang pada pokoknya berkaitan dengan keuangan PT. Sang Hyang Seri dalam hal klaim subsidi pada pemerintah serta mengenai keuntungan kepada Dirkesi dan komisaris PT. Sang Hyang Seri (Saksi Kitot Prihartono dan Saksi H. Mamat Rachmat) dan yang berkaitan dengan pengadaan dan produksi benih bersubsidi pada Kantor-Kantor Regional dan pembagian jasa produksi (Saksi Yohanes Maryadi Padyaatmaja).

    KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM


SETIA UNTUNG ARIMULADI, S.H., M.Hum.
JAKSA UTAMA MUDA
 
 


kembali
 BERITA
19-12-2014
Kejaksaan RI Terima Kunjungan Delegasi Kejaksaan Fu Jian, Tiongkok
19-12-2014
Jaksa Meminta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa
19-12-2014
Kejari Banda Aceh Tahan Mantan Bendahara Walikota Banda Aceh
berita lainnya
 SIARAN PERS
18-12-2014
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Portabel Data Terminal (PDT) di Kantor PT. Pos Indonesia (Persero) Tahun 2012-2013
18-12-2014
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Korupsi Atas Nama Tersangka UP
18-12-2014
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Kapal Angkutan Penyeberangan Kepulauan Seribu pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta TA 2012 dan 2013
arsip siaran pers
ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.