A M A N A T

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PADA ACARA PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN

PARA KAJATI DAN PEJABAT ESELON II

DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN AGUNG R.I.

Jum’at, 31 Agustus 2012

 
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Yang saya hormati;

- Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Diklat Kejaksaan Dan Para Staf Ahli Jaksa Agung;

Pejabat Eselon II Dan III Di Lingkungan Kejaksaan Agung;

Bapak-bapak, ibu-ibu, para undangan serta hadirin yang berbahagia,

Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat  Tuhan Yang Maha Esa, Allah subhanahu watta’ala, karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya, kita semua dapat  berkumpul bersama dalam rangka pelantikan dan serah terima jabatan para Kepala Kejaksaan Tinggi dan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung RI.

Tidak lupa juga saya ucapkan selamat Idul Fitri 1433 Hijriyah dan tidak ada kata terlambat untuk mengucapkan minal aidin walfaidin mohon maaf lahir dan batin. Semoga hati kita selalu dilingkupi rasa saling memaafkan dan terjaga kesuciannya, dan saya harapkan kesucian hati kita selalu akan terpatri dalam mengemban tugas nantinya.

Seperti yang kita ketahui pelantikan 10 (sepuluh) kepala kejaksaan tinggi dan 8 (delapan) pejabat eselon II dilingkungan Kejaksaan Agung RI serta serah terima jabatan pada pagi hari ini merupakan produk rapat pimpinan  ketiga di tahun 2012 yang tentu saja pejabat-pejabat yang terpilih adalah mereka yang dianggap memiliki kecakapan dan dapat dipercaya dalam menjalankan tugasnya nanti mewakili kejaksaan diberbagai wilayah penugasan.

Hadirin yang berbahagia,

Pelantikan ini merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dari penyelenggaraan program mutasi dan promosi bagi mereka yang dianggap mampu menduduki jabatan tertentu. Pelaksanaan mutasi dan promosi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi guna meningkatkan dan memperluas kemampuan pegawai baik pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku yang dimiliki,  sehingga pegawai tersebut dapat melaksanakan tugasnya secara efektif, efesien dan profesional, selain itu mutasi juga merupakan bagian dari pola pembinaan karier, sebagai upaya penyegaran (reorganisasi) bagi para pegawai.

Hadirin yang saya hormati,

Reorganisasi atau mutasi dan promosi hendaklah kita pahami sebagai sebuah dinamika organisasi yaitu suatu proses yang harus diselenggarakan secara terus menerus, karena adanya serangkaian perubahan dalam lingkungan organisasi itu sendiri, baik yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal maupun internal. 

Pelaksanaan re-organisasi ini merupakan upaya kita untuk terus meningkatkan efektifitas organisasi dalam setiap situasi atau perubahan lingkungan yang terjadi, yang diharapkan akan bermuara pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dengan makna yang demikian, maka mutasi yang menyertai pelaksaan re-organisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pegawai yang bersangkutan, dan terutama sekali bagi perkembangan lembaga kejaksaan yang kita banggakan.

Hadirin yang saya hormati,

Perkembangan dinamika masyarakat saat ini menuntut semua instansi pemerintah khususnya aparatur penegak hukum untuk melakukan perubahan. Terhadap tuntutan perubahan tersebut, kejaksaan telah meresponnya dengan melakukan program reformasi birokrasi Kejaksaan RI. Reformasi birokrasi yang telah dan sedang kita laksanakan secara menyeluruh ini merupakan salah satu sarana dalam melaksanakan optimalisasi kinerja dan integritas aparatur kejaksaan.

Reformasi birokrasi diperlukan untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan tuntutan baru. Dalam hal ini manajemen perubahan sangat dibutuhkan agar perubahan yang dicanangkan tidak berubah menjadi keterpurukan dan berujung pada kegagalan. Kita harus melibatkan banyak pihak untuk melihat dan bergerak dalam  siklus kehidupan.

Hasil evaluasi reformasi birokrasi di sejumlah kementerian dan lembaga negara sejak tahun 2009 yang dipaparkan oleh Wakil Menteri PAN dan RB pada tanggal 18 Mei 2012 lalu menemukan adanya sejumlah catatan merah, diantaranya yang paling menonjol adalah sektor pelayanan publik yang masih belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Lemahnya aspek pelayanan publik salah satunya disebabkan karena rendahnya kualitas SDM aparatur negara. Rendahnya kualitas SDM ini berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Oleh sebab itu saya meminta agar kejaksaan senantiasa meningkatkan pelayanan publik, utamanya dalam hal penegakan hukum sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dengan menyeimbangkan wujud kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat serta mengedepankan hati nurani dalam setiap pelaksanaannya. Dengan demikian pada akhirnya dapat mengembalikan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap institusi kejaksaan.

Hadirin yang saya hormati,

Pada acara pelantikan para Kepala Kejaksaan Tinggi dan pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung hari ini, saya mengucapkan selamat khususnya kepada saudara-saudara yang ada di depan saya saat ini yaitu  saudara Soemarno, SH. Yang dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat; saudara Andi Abdul Karim, S.H.,M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara; saudara Arminsyah, S.H., M.Si., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur; saudara Ajimbar, S.H.,M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, saudara Domu P. Sihite, S.H.,M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, saudara Uung Abdul Syakur, S.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, saudara Muh. Ali Muthohar, S.H., M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, saudara Suyadi, S.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta, saudara Ahmad Djainuri, S.H., M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, dan saudara Anton Y.P. Hutabarat, S.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, saya minta untuk segera pelajari dan kenali wilayah kerja saudara. Pahami budaya yang tumbuh dalam masyarakat, cara berpikir dan cara bertindak hendaknya dapat diiringi dengan kearifan lokal. Penegakan hukum harus terus berjalan namun keamanan dan ketertiban masyarakat harus tetap menjadi perhatian. Penegakan hukum pada wilayah ini bergantung sepenuhnya dipundak  saudara sekalian.

Selanjutnya kepada saudara Yuswa Kusumah Affandi Basri, S.H., M.H., M.M., Faedhoni Yusuf, S.H., M.H., Bambang Setyo Wahyudi, S.H., M.M., Palty Simanjuntak, S.H., Pohan Lasphy, S.H., Sriyono, S.H., DR. Drs. Syaifudin Kasim, S.H.,M.Si., Memed Sumenda, S.H., M.H., hendaknya saudara mampu melaksanakan tugas dan fungsi staf di bidang pengawasan, intelijen, pembinaan dan badan diklat. Jadikanlah peran saudara sebagai unsur pembantu pimpinan secara optimal dan laksanakanlah tugas dan fungsi tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab.

Saya berharap saudara-saudara yang baru dilantik mampu melaksanakan tugas dengan baik sebagai bagian dari masa depan institusi ini. Hendaknya saudara memiliki wawasan luas dan watak kepemimpinan yang lengkap dan terintegrasi, seperti loyalitas, integritas serta kemampuan manajerial, sehingga organisasi dapat berjalan secara efektif, terencana dan terukur.

Sudah selayaknya semua pejabat dipersyaratkan untuk dapat memiliki sikap ilmiah, maupun kepedulian yang begitu mendalam sehingga tercipta aneka kreatifitas dalam menjamin tercapainya sasaran kerja secara berdaya guna dan berhasil guna. Sebagai pimpinan hendaklah selalu mengusahakan untuk tidak terjebak dan tenggelam dalam hal-hal yang bersifat rutinitas belaka.

Disamping itu, saya merasa perlu untuk mengingatkan tentang pentingnya peranan setiap pimpinan dalam mengarahkan pelaksanaan tugas bawahannya. Setiap pejabat pimpinan harus secara terus menerus meningkatkan mutu pengawasan dan pengendalian program yang dilaksanakan. Dalam kesempatan ini saya sampaikan perlu untuk terus dikembangkan semua kondisi yang memungkinkan terciptanya pelaksanaan pengawasan, pembinaan, baik berkenaan dengan penataan prosedur dan sistim kerja maupun yang menyangkut pembinaan motivasi dan prestasi kerja.

Saudara yang berbahagia,

Akhirnya kepada saudara-saudara yang baru dilantik, sekali lagi saya ucapkan selamat bekerja, teriring apresiasi atas kinerja yang telah dicapai selama ini. Saya yakin penempatan saudara pada posisi yang  baru  akan semakin  memberikan  nilai tambah bagi peningkatan dan kemajuan institusi. Dengan  pengalaman  yang saudara miliki, saya berharap kiranya saudara senantiasa dapat memberikan masukan yang positif dan konstruktif dalam menunjang keberhasilan penegakan hukum, yang sedang dan akan kita laksanakan.

Laksanakanlah tugas dengan sungguh-sungguh, sehingga penegakan hukum yang dilakukan oleh kejaksaan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, bangsa dan negara, dengan cara pertama tingkatkan keimanan yang tercermin dalam sikap dan perilaku yang memiliki integritas kepribadian berlandaskan nilai-nilai keagamaan serta doktrin Tri Krama Adhyaksa, kedua tingkatkan pengetahuan, dengan senantiasa meningkatkan keterampilan dan profesionalisme secara terus menerus guna mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kejaksaan, dan ketiga tingkatkan pengabdian, dengan melaksanakan tugas secara ikhlas dan sungguh-sungguh sehingga keberadaan kejaksaan dapat dirasakan bermanfaat oleh masyarakat.

Pada kesempatan ini, ucapan selamat juga saya sampaikan pula kepada ibu-ibu dari para pejabat yang baru dilantik disertai harapan agar dapat mendampingi dan menunjang kelancaran tugas suami, karena kedamaian dan keserasian kehidupan dimulai dari keluarga, sebagai faktor penting yang berpengaruh kepada kondisi psikologis dan mental suami dalam pelaksanaan tugas.

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada saudara yang telah selesai menunaikan tugas jabatannya masing-masing dengan baik serta penuh pengabdian selama ini. Dan saya tetap berharap kiranya agar saudara terus meningkatkan kinerja pada jabatan atau posisi pekerjaan yang baru.

Akhirnya saya ucapkan selamat bekerja, selamat bertugas, semoga allah swt senantiasa memberikan kekuatan lahir dan bathin kepada kita dalam melaksanakan setiap amanat yang telah dipercayakan kepada kita amin.

Sekian dan terima kasih.

Wasalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 
Jakarta, 31 Agustus 2012

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA,

 

 BASRIEF ARIEF

 

 PIDATO JAKSA AGUNG
11-06-2014
SAMBUTAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA PENYERAHAN LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN R.I. ATAS LAPORAN KEUANGAN KEJAKSAAN R.I. TAHUN 2013
05-06-2014
AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH DAN PELANTIKAN JABATAN JAKSA AGUNG MUDA INTELIJEN DAN STAF AHLI JAKSA AGUNG BIDANG PEMBINAAN
pidato lainnya
 BERITA
22-12-2014
Kejati Babel Sidik Korupsi PLTU Airanyir
22-12-2014
Jaksa Agung Pimpin Upacara Hari Ibu Ke-86 Tahun 2014
19-12-2014
Jaksa Meminta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa
berita lainnya
 SIARAN PERS
18-12-2014
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Portabel Data Terminal (PDT) di Kantor PT. Pos Indonesia (Persero) Tahun 2012-2013
18-12-2014
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Korupsi Atas Nama Tersangka UP
18-12-2014
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Kapal Angkutan Penyeberangan Kepulauan Seribu pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta TA 2012 dan 2013
arsip siaran pers
ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.