home > pidato jaksa agung

AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN PEJABAT ESELON II DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN AGUNG RI DAN KAJATI JAWA BARAT, KAJATI KALIMANTAN TIMUR, KAJATI NUSA TENGGARA BARAT SERTA KAJATI BANTEN.

TANGGAL, 5 PEBRUARI 2008


Yang terhormat, Saudara Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Pejabat Eselon II Di lingkungan Kejaksaan Agung ;
Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Hadirin yang berbahagia,

ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
Salam sejahtera bagi kita sekalian,

Mengawali amanat saya ini, perkenankanlah saya mengajak saudara-saudara untuk bersama-sama sejenak mensyukuri nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan Rahmat dan Karunianya, kita dapat berkumpul bersama di sini, dalam rangka menghadiri acara pelantikan dan serah terima jabatan, bagi para pejabat struktural Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung dan Kepala Kejaksaan Tinggi, yaitu :

- Saudara Suhartoyo, sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdat adan Tata Usaha Negara;
- Saudara Amrizal Syahrin, sebagi Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan;
- Saudara A.M. Sabri Babba AS, sebagai Direktur Upaya Hukum, Eksekusi dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
- Saudara D. Andhi Nirwanto, sebagai Inspektur Kepegawaian dan Tugas Umum;
- Saudara Adjat Sudrajat, sebagai Inspektur Tindak Pidana Umum;
- Saudara Boediman Rahardjo, sebagai Kepala Biro Hukum;
- Saudara Kamal Sofyan, sebagai Kepla Kejaksaan Tinggi Jawa Barat;
- Saudara Iskanto, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur;
- Saudara Mohammad Amari, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat;
- Saudara Larigau Samad, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten;

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
Dalam berbagai kesempatan, telah beberapa kali saya utarakan bahwa alih tugas jabatan (atau Tour Of Duty) dan alih wilayah penugasan (atau Tour Of Area) merupakan suatu kegiatan yang biasa dilakukan dalam suatu organisasi birokrasi nasional seperti Kejaksaan.

Kegiatan seperti ini dilakukan secara kontinyu, dengan pertimbangan perencanaan terarah, cermat dan hati-hati dalam memilih pegawai yang memenuhi persyaratan, dalamm rangka pengembangan sumber daya manusia aparatur kejaksaan yang handal, untuk membangun manajemen kepegawaian yang efektif serta pencapaian kinerja yang optimal.

Pimpinan menunjuk saudara-saudara, melalui suatu pertimbangan-pertimbangan berdasarkan Track Record serta penilaian se-obyektif mungkin, dan bukan karena adanya unsur Like ataupun Dislike.

Oleh karena itu, saya berharap saudara-saudara dapat memberikan sumbangsih terbaik dalam pelaksanaan tugas nanti, memiliki dedikasi dan semangat kerja yang tinggi, penuh rasa tanggung jawab, professional serta berintegras, karena jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara merupakan wujud apresiasi pimpinan terhadap hasil kerja dan prestasi yang saudara-saudara miliki.

HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
Saat ini tugas yang diemban oleh Kejaksaan cukup berat, masyarakat selalu menuntut kinerja kejaksaan secara optimal. Apalagi, perlu diingat bahwasanya tahun 2009 akan ada pemilihan umum (pemilu). Sebagaimana biasanya, maka tahun sebelum pemilu adalah tahun meningkatnya dinamika masyarakat, aspirasi masyarakat maupun tuntutan masyarakat. Termasuk dalam hal ini adalah dinamika, aspirasi dan tuntutan penegakan hukum. hal tersebut lazim terjadi dimana-mana, di negara-negara demokrasi, yang penting adalah bagaimana birokrasi nasional dalam hal ini khususnya kejaksaan dapat menjawab peningkatan dinamika tersebut secara profesional dan proporsional.

Sehubungan dengan itu, saya minta perhatian saudara-saudara terutama terhadap penanganan perkara-perkara yang berkaitan dengan pengembalian kekayaan negara serta menyangkut rasa keadilan yang menyentuh masyarakat. Maka, saya harapkan saudara-saudara dapat menghindari perbuatan tercela dan sikap diskriminatif yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat banyak.

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,

Di samping hal-hal umum dalam pelaksanaan  tugas nantinya, saya juga ingin menekankan hal¬ yang bersifat khusus terhadap masing-masing bidang, agar kinerja saudara-saudara dapat lebih terarah dan optimal, yaitu :
Kepada Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara serta Sekrei-aris Jaksa Agung Muda Pembinaan, saya minta untuk segera dilaksanakan tugas dan fungsinya dalam memberikan dukungan administrasi di lingkungan kerjanya masing-masing sehingga menghasilkan dinamika yang meningkatkan etos kerja dan kinerja yang lebih sistematis.
Kepada Direktur Upaya Hukum, Eksekusi dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum untuk segera melakukan pengendalian secara cermat, tepat dan profesional, terhadap penanganan perkara tindak pidana umum, baik berupa petunjuk formil maupun materiil, serta penerapan upaya hukum, grasi serta pelaksanaan eksekusi dan eksaminasi, dengan memperhatikan aturan serta prosedur hukum yang berlaku.
Kapada para Inspektur pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, untuk segera melakukan mekanisme kontrol yang dapat meningkatkan fungsi pengawasan yang berorientasi kepada peningkatan kinerja dan integritas, sehingga tercipta suatu sistem dan prosedur yang konsisten dengan kebijakan pimpinan.
Pelaksanaan fungsi kontrol tersebut bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi harus dipandang sebagai instrumen pencegah (preventif) dan penindakan (represif). Penerapan instrumen - instrumen tersebut haruslah dilakukan secara adil, tegas dan jelas, dengan tujuan agar penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan semakin berkurang.
Kepada Kepala Biro Hukum, untuk segera menyusun rencana dan program yang berkaitan
dengan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan, kerjasama hukum luar negeri serta dokumentasi hukum.
Terkait dengan penyusunan peraturan perundang-undangan, saya minta agar saudara dapat meningkatkan peranan Kejaksaan dalam penyusunan berbagai peraturan perundang-undangan, terutama yang berkaitan dengan tugas pokok, fungsi dan wewenang kejaksaan, serta meningkatkan kerjasama hukum dengan Negara-negara lain mengenai ekstradisi, pengembalian aset, dan pelacakan pelaku tindak pidana serta aset Negara yang disembunyikan di luar negeri. Kepada para kepala Kejaksaan Tinggi, saya ingin menyampaikan beberapa hal, sebagai berikut:

1. Segera lakukan adaptasi dengan daerah tugas masing-masing, dan laksanakan kebijakan strategis pimpinan dengan suatu pola operasional yang taat azas;
2. Sebagaimana diketahui, bahwa pelaksanaan pemerintahan di daerah dilaksanakan dengan sistem desentralisasi dan otonomi daerah. dalam hal-hal tertentu dilaksanakan pula dengan sistem dekonsentrasi yaitu tugas pemerintahan pusat yang dilaksanakan di daerah. Sinergi antara pelaksanaan dekonsentrasi dengan pelaksanaan desentralisasi atau otonomi daerah acapkali menimbulkan masalah hukum. Masalah¬-masa,ah hukum tersebut, bisa berupa pemborosan dana Negara yang berindikasi kepada tindak pidana korupsi. Hal seperti inilah yang perlu diantisipasi, khususnya pada tahun menjelang pemilu.
3. Yang perlu juga menjadi perhatian, adalah pentingnya dukungan public untuk melaksanakan penegakan hukum, supaya factor-faktor eksternal tidak mengganggu kita dalam pelaksanaan tugas. Untuk itu maka public perlu tahu, apa yang telah dilakukan Kejaksaan dari waktu ke waktu. Saudara-daudara para Kajati perlu lebih teratur melakukan komunikasi dengan media massa dan para Opinion Leader (atau tokoh yang menjadi referensi masyarakat di daerah tugas saudara-saudara).
4. Salah satu kebijakan pimpinan yang perlu tetap saudara-saudara perhatikan, adalah kebijakan penanganan perkara tindak pidana korupsi. Diharapkan kebijakan tolok ukur 5 : 3 : 1, dapat menjadi pengungkit (Levarage) yang kuat dalam menningkatkan penegakan hukum secara umum, yang berdampak positif pada citra dan wibawa penegak hukum, termasuk kejaksaan.

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
Sebelum mengakhiri amanat ini, kepada para pejabat lama atas nama korps dan pribadi, saya sampaikan terima kasih atas pengabdian kerja saudara-saudara, begitu juga, kepada ibu-ibu para pejabat lama, saya sampaikan pula terima kasih atas kesabaran dan kesetiaan mendampingi suami selama bertugas.

Kepda para pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat bekerja, hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Sumpah serta janji jabatan yang saudara lafalkan tadi harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Jadilah tauladan yang dapat ditiru tidak hanya di lingkungan kantor, tetapi juga di dalam masyarakat.

Masyarakat menunggu kontribusi kejaksaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan. Bila saja kita konsisten dengan kebijakan yang telah ditetapkan, yaitu menempatkan hukum dan rasa keadilan sebagai basis peningkatan kualitas fungsional dan kualitas kerja, tentunya ke depan kondisi yang ada sekarang dapat semakin menunjukkan bahwa hukum adalah pedoman yang harus dijadikan pegangan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kepada ibu-ibu para pejabat yang baru dilantik, saya juga mengucapkan selamat disertai harapan agar dapat mendampingi dan menunjang tugas-tugas suami.
Selamat bertugas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan melindungi kita semua.
Sekian dan Terima kasih

WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.

                                                                                                                                       JAKSA AGUNG RI

                                                                                                                                   HENDARMAN SUPANDJI

 PIDATO JAKSA AGUNG
03-04-2014
AMANAT JAKSA AGUNG RI PADA PEMBUKAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEMBENTUKAN JAKSA (PPPJ) ANGKATAN VXXI GELOMBANG II TAHUN 2014
02-04-2014
Sambutan Jaksa Agung Republik Indonesia Pada Launching Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kejaksaan RI Dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kejaksaan Agung
pidato lainnya
ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.