IDDate TimeIP AddressUserMenuSQLActionValuePublishStatus
21802009-03-16 21:56:24114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='75', dateunitcontent='2008-12-23', title='Bidang Pengawasan', description='
    rn
  • Jumlah Laporan Pengaduan (Lapdu) yang sedang ditangani sebanyak 4 kasus 
  • rn
  • Jumlah Lapdu yang sedang menunggu penjatuhan hukuman displin sebanyak 7 kasus
  • rn
  • Jumlah Lapdu yang telah ditindaklanjuti dengan penjatuhan hukuman disiplin sebanyak 4 orang
  • rn
', publish='1' where id='697'
updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
21792009-03-16 21:53:53114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='75', dateunitcontent='2008-12-24', title='Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara', description='

Kejaksaan Tinggi Papua tahun 2008 melakukan kegiatan sebagai berikut :

rn
    rn
  • Perkara Perlindungan dan pemulihan hak (PPH) sebanyak 7 PPH
  • rn
  • Piagam Kerja Sama (PKS) dan Surat Kuasa Khusus (SKK) sebanyak 14 SKK dan piagam kerjasama
  • rn
  • Jumlah yang dipulihkan dari PPH sebesar Rp.80.464.613,-
  • rn
', publish='1' where id='696'
updateTitle: Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara1Success
21782009-03-16 21:49:33114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='75', dateunitcontent='2008-12-26', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='
    rn
  • Jumlah perkara tindak pidana khusus sebanyak 51 perkara,
  • rn
  • Tahap pemberkasan 1 perkara,
  • rn
  • Tahap penyidikan 30 perkara.
  • rn
  • Tahap penuntutan pelimpahan ke Pengadilan Negeri 14 perkara
  • rn
  • Telah diajukan Kasasi 3 perkara
  • rn
', publish='1' where id='694'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
21772009-03-16 21:47:14114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='75', dateunitcontent='2008-12-29', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='
    rn
  • Dalam tahun 2008 Kejaksaan Tinggi Papua menerima SPDP sebanyak 1.285  SPDP.
  • rn
  • Penerimaan berkas perkara sebanyak 1.154 perkara dan pada tahap penuntutan perkara yang dilimpahkan ke Pengadilan  sebanyak 986 perkara.
  • rn
  • Eksekusi/Pelaksanaan putusan yang diputus sebanyak 791 perkara, dan eksekusi telah dilaksanakan sebanyak 755 perkara.
  • rn
  • Jumlah Upaya Hukum Banding sebanyak 38 perkara, Upaya Hukum Kasasi 37 perkara, Pengajuan Grasi sebanyak 1 perkara.
  • rn
  • Hasil Dinas Kejati Papua sebesar Rp. 89.789.000,- 31.3.6.
  • rn
rn

Perkara-perkara yang masuk dalam kategori Perkara Penting yang saat ini ditangani Kejaksaan Tinggi Papua adalah:

rn
    rn
  • Perkara Kehutanan (Illegal Loging) sebanyak 14 perkara
  • rn
  • Perkara Pertambangan (illegal Mining) sebanyak 1 perkara
  • rn
  • Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebanyak 7 perkara
  • rn
  • Perkara perlindungan anak sebanyak 24 perkara
  • rn
  • Keimigrasian sebanyak 2 perkara
  • rn
  • Penerbangan sebanyak 1 perkara
  • rn
  • Narkotika sebanyak 11 perkara
  • rn
  • Psikotropika sebanyak 5 perkara
  • rn
  • Traficking sebanyak 5 perkara, dan
  • rn
  • Makar sebanyak 3 perkara.
  • rn
rn


', publish='1' where id='693'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
21762009-03-16 21:42:40114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='75', dateunitcontent='2008-12-30', title='Bidang Intelijen', description='
    rn
  • Kejaksaan Tinggi Papua telah melakukan koordinasi dengan aparat terkait sehubungan dengan aksi-aksi menyuarakan Papua Merdeka serta bersifat menghasut masyarakat untuk memisahkan diri dari NKRI.
  • rn
  • Di dalam pengawasan media massa dan barang cetakan, ditemukan buku berjudul ”Suara Gereja bagi Umat Tertindas, karangan Socrates Sofyan Yoman, Penerbit Resa Enterprise, cetakan I. 2008, 215x165 mm, 192 halaman, Jl. Pelanggan VIII No. 38 Jakarta Timur, Telp. 021-8512906-08129686873 berisi mendiskreditkan Pemerintah R.I, TNI dan Polri yang akan memicu keresahan masyarakat sehingga perlu dilarang peredaran dan penggandaannya.
  • rn
', publish='1' where id='691'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
21752009-03-16 21:41:03114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='75', dateunitcontent='2008-12-31', title='Bidang Pembinaan', description='

Untuk mendukung program pembinaan dan peningkatan disiplin pegawai sebagai salah satu indikator penilaian prestasi kerja, absensi pegawai dilaksanakan secara elektrik.

', publish='1' where id='689'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
21742009-03-16 21:40:12114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='73', dateunitcontent='2008-12-04', title='Bidang Intelijen', description='Kejaksaan Tinggi Maluku dalam tahun 2008 melakukan Penyelidikan sebanyak 30 perkara, diselesaikan dan ditingkatkan ke tingkat penyidikan 14 perkara, antara lain perkara:
rn
    rn
  • Dugaan penyimpangan dana website T.A 2006 pada Dinas Infokom Promal atas nama tersangka Drs. M.L. ULIHAYANAN
  • rn
  • Dugaan penyalahgunaan dana UKM dan KSP Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon atas nama tersangka HASAN BASRI HURASAN
  • rn
  • Dugaan penyimpangan dana DAK Pembangunan 3 RKB gedung SMP LKMD Lisabata Timur T.A 2006 pada Dikor. Kab. Malteng atas nama tersangka OKTAVIANUS birassa
  • rn
  • Dugaan penyimpangan dana KAT TA 2006 di Kabupaten Dobo pada Dinas Sosial Promal atas nama tersangka FERY TENALAMPIR dan beberapa perkara lainnya.
  • rn
  • Kegiatan Penyuluhan/Penerangan Hukum padatahun 2008 dilaksanakan sebanyak 6 (enam) kali dengan membuat buku dan brosur penyuluhan hukum serta mengunjungi  daerah-daerah terkait penyuluhan.
  • rn
', publish='1' where id='692'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
21732009-03-16 21:37:29114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='73', dateunitcontent='2008-12-04', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='

Jumlah SPDP yang diterima sebanyak 750 perkara dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri sebanyak 622 perkara dan memperoleh putusan Hakim 484 perkara.

rn

Terdapat 153 perkara penting yang menarik perhatian masyarakat antara lain perkara:
      - Kehutanan 12 perkara
      - Narkotika 30 perkara
      - Psikotropika 34 perkara
      - Makar (RMS) 5 perkara
      - Terorisme 12 perkara
      - Migas 2 perkara
      - Perlindungan Anak 31 perkara
      - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 4 perkara
      - Kesehatan 8 perkara
      - Traficking 8 perkara
      - Uang Palsu 3 perkara
      - Dan perkara yang menarik perhatian masyarakat: 11 perkara.

rn

 

', publish='1' where id='695'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
21722009-03-16 21:33:55114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='73', dateunitcontent='2008-12-10', title=' Bidang Pengawasan', description='

Jumlah Laporan Pengaduan (Lapdu) yang diterima tahun 2008 sebanyak 1 kasus, dan yang ditindaklanjuti dengan klarifikasi sebanyak 6 kasus dan yang telah dibuatkan LHP sebanyak 2 kasus.

rn

Laporan Pengaduan yang masuk pada Januari hingga November 2008 sebanyak 5 kasus. Laporan Pengaduan yang telah diselesaikan tahun 2008 sebanyak 4 kasus. Sementara sisa pengaduan tahun 2008 sebanyak 9 kasus.

rn', publish='1' where id='701'
updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
21712009-03-16 21:31:06114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='73', dateunitcontent='2008-12-26', title='Bidang Pembinaan', description='

Berdasarkan Perja standar minimum Profesi Jaksa yang tertuang dalam perja nomor 066/A/JA/07/2007 tanggal 12 yang saling melengkapi antara kode etik perilaku jaksa dan standar minimum profesi Jaksa maka peningkatan kualitas dan integritas SDM Jaksa dan Staf Tata Usaha Kejati Maluku dilakukan melalui berbagai Pendidikan dan Latihan Teknis.

rn

Latihan teknis  antara lain melalui Diklat Tingkat II, Diklatpim III, Diklat Teknis, Diklat Administrasi, Diklat Fungsional, dan Diklat Prajabatan. 

', publish='1' where id='690'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
21702009-03-16 21:29:06114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='73', dateunitcontent='2008-12-29', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='
Jumlah penyidikan Perkara Tindak Pidana Khusus pada tahun 2008 sebanyak 31 perkara dengan rincian sebagai berikut. 
rn

Kejaksaan Tinggi Maluku : 

rn
    rn
  • rn
    Tindak Pidana Korupsi pengadaan website pada Dinas Infokom Maluku Tahun 2006 atas nama tersangka VICKY TJIAM.
    rn
  • rn
  • rn
    Tindak Pidana Korupsi pada Penyaluran Bahan Bangunan Rumah Pengungsi Desa Liang Tahun 2003-2004 atas nama tersangka Drs. MOHDAR MUKADA.
    rn
  • rn
  • rn
    Tindak Pidana Korupsi pengadaan alat kalibrasi pada Dinas Kesehatan Promal Tahun 2006.
    rn
  • rn
  • rn
    Tindak Pidana Korupsi pengadaan website pada Dinas Infokom Maluku Tahun 2006 dengan tersangka DRA  A.M ULAHAYANAN.
    rn
  • rn
  • rn
    Tindak Pidana Korupsi pada proyek pengadaan kios jualan dan playground Dinas Pariwisata Maluku tahun 2006 dengan tersangka ALY TUNI, ST.
    rn
  • rn
  • rn
    Tindak Pidana Korupsi pada KSP-USP Dinas Koperasi Maluku dengan tersangka DRS HASAN BASRI HURASAN.
    rn
  • rn
rnKasus yang belum dilimpahkan :
rn
    rn
  • Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan Rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT) pada Dinas Kesejahteraan Sosial Propinsi Maluku Tahun Anggaran 2006 Atas Nama Ferry Feninlambi.
  • rn
  • Tindak Pidana Korupsi Pelaksanaan Program Subsidi Imbal Swadaya Pembangunan Ruang Kelas Baru dan Perpustakaan SMP LKMD Desa Lisabata Timur Seram Utara kabupaten Maluku Tengah tahun ajaran 2006 atas nama Oktavianus Berassa
  • rn
  • Tindak Pidana Korupsi Pengadaan 6 unit Kapal Ikan Kabupaten Maluku Tenggara Barat tahun 2002 atas nama Lukas Uwuratu
  • rn
  • Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan APBD kabupaten Maluku Tenggara Barat tahun 2003-2005 atas nama SJ Oratmangun, dkk                                                                                                                          
  • rn
rn

Kejari Ambon :

rn
    rn
  • Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan DAK Reboisasi anggaran tahun 2001 pada Dinas Kehutanan Kota Ambon dengan tersangka JONATAN PESIRERON, S SOS
  • rn
  • Tindak Pidana korupsi Penyalahgunaan DAK Reboisasi tahun 2001 pada Dinas Kehutanan Kota Ambon dengan tersangka Ir ROI HUTUBESSY
  • rn
  • Dugaan Penyalahgunaan Dana Pengembangan Perguruan Tinggi pada Universitas PAttimura Ambon berupa Pengadaan Peralatan Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian tahun 2001 dan Pengadaan Peralatan Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian tahun 2001 dengan tersangka TJIA IMANUEL CIWENDRO
  • rn
  • Kasus  yang belum dilimpahkan :
  • rn
  • Tindak Pidana Korupsi proyek pengadaan peralatan laboratorium kultivasi tahun ajaran 2001 di UNPATTI Ambon atas nama STEVANUS M
  • rn
  • Tindak Pidana Korupsi proyek pengadaan peralatan laboratorium kultur jaringan tahun ajaran 2001 di UNPATTI Ambon atas nama IR W TOMASO
  • rn
rn

Kejaksaan Negeri Namlea :

rn
    rn
  • Perkara Penyalahgunaan Dana DAK Dinas Pendidikan Tahun 2006 dengan tersangka USMAN BANDA
  • rn
rn

Kasus yang belum dilimpahkan :

rn
    rn
  • Tindak Pidana Korupsi proyek pembangunan 3ruang kelas baru SD Nas Masnana Kecamatan Namrole Kecamatan Buru tahun ajaran 2006 atas nama ALI LETETUNY
  • rn
rn

Kejaksaan Negeri Masohi :

rn
    rn
  • Perkara Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Alokasi Dana desa Tahap II APBS Maluku Tengah tahun 2007 atas nama tersangka SAMINGAN BIN ABD KARIM
  • rn
  • Perkara Tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan dana sosialisasi UU Bidang Politik dan UPJ Kesbanglinmas Maluku Tengah tahun 2006 dengan tersangka AHMAD LATUCONSINA
  • rn
rn

Kasus yang belum dilimpahkan :

rn
    rn
  • TPK penyalahgunaan biaya operasi atau biaya rutin dan biaya perjalanan pindah dinas pendidikan Kabupaten Maluku Tengah tahun 2006 atas nama MARKUS HALATUKILANG
  • rn
  • TPK Penyalahgunaan dana Sosialisasi UU di Bidang Politik dan Uang Perjalanan Dinan Kesbang linmas Kabupaten Maluku Tengah tahun 2006 atas nama ALI KAREPESINA, dkk
  • rn
  • TPK proyek pembangunan Jalan Sirtu Dawang Masiwang Kabupaten Seram Bagian Timur tahun 2006 atas nama HUSEIN SMIT
  • rn
rn

Kejaksaan Negeri Saumlaki :

rn
    rn
  • Perkara TPK Penyalahgunaan Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun anggaran 2002-2005 dengan tersangka NEHEMIA BEMBUAIAN, S Sos.
  • rn
  •  Perkara TPK Penyalahgunaan Dana APBD untuk pembayaran harga pengadaan tanah dan pajak penghasil atas pengalihan hak atas tanah dan pajak penghasil atas pengalihan hak atas tanah yang merugikan Keuangan daerah Kabupaten MTB tahun 2004 dan 2006 dengan tersangka COSMAS LOLONLUN
  • rn
  • Perkara TPK Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan tersangka GODLIEF H UWURATUW
  • rn
  • Perkara TPK Penyalahgunaan Dana OIperasional Pemilu 2004 di KPUD Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
  • rn
rn

Kejaksaan negeri Tual :

rn
    rn
  • TPK Penyalahgunaan Dana DAK Dinas DIKPORA Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2007 dengan tersangka NOCE KOEDOEBOE
  • rn
  • TPK Penyalahgunaan Dana DAK Sumah Sakit Kabupaten Maluku tengah tahun anggaran 2007
    Kasus yang belum dilimpahkan :
  • rn
  • TPK dan APBD tahun anggaran 2002 dan 2003 untuk dana asuransi, dana pembayaran tagihan telepon rumah dan dana perjalanan dinas Anggota DPRD KAbupaten Maluku Tenggara atas nama ADAM RAHAYANAN, dkk
  • rn
  • Cabang Kejaksaan Negeri Masohi di Piru :
    Perkara TPK pada proyek pembangunan tambatan kapal di Pulau Osi tahun 2006
  • rn
rn

Cabang Kejaksaan Negeri Tual :

rn

Kasus belum dilimpahkan : 

rn
    rn
  • TPK Proyek pembangunan 3 unit sumur dangkal di desa Ohoirata Barat Kecamatan Pulau-Pulau terselatan Kabupaten Maluku Tenggara Barat tahun ajaran 2007 atas nama Rolly Rangkoratat, dkk.
  • rn
  • Terdapat Upaya Hukum Banding sebanyak 3 perkara, upaya Hukum Kasasi sebanyak 11 perkara, Pengajuan Grasi sebanyak 6 perkara dan Penuntutan: 20 perkara
  • rn
  • Perkara tindak pidana perikanan (Illegal Fishing) :
    Tindak Pidana Perikanan sepanjang tahun 2008 sebanyak  19 perkara, yang telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri ada  14 perkara, yang telah dieksekusi  7 perkara. Perkara yang berada dalam upaya hukum banding sebanyak  9 perkara dan upaya Hukum Kasasi  5 perkara
  • rn
', publish='1' where id='699'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
21692009-03-16 21:16:10114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatandelete from tb_unitcontent where id='709'deleteTitle: Perdata dan Tata Usaha Negara1Success
21682009-03-16 21:14:46114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='72', dateunitcontent='2008-12-01', title='Perdata dan Tata Usaha Negara', description='
    rn
  • Kegiatan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara selama tahun anggaran 2008 dari perkara yang masuk baik perkara Perdata, perkara Tata Usaha Negara dan pemulihan dan Perlindungan Hak tahun 2008 ada 8 perkara, jumalah perkara yang diselesaikan sebanyak 5 perkara dengan  prosentase penyelesaian 72 persen.
  • rn
  • Upaya hukum banding sebanyak 5 perkara perdata dan yang diselesaikan 3 perkara perdata, Sementara upaya hukum kasasi sebanyak 18 perkara perdata, dan upaya hukum peninjauan kembali sebanyak 3 perkara perdata. 
  • rn
  • Upaya hukum banding sebanyak 2 perkara TUN, upaya hukum kasasi sebanyak 1 perkara  TUN. Jumlah kekayaan/Keuangan yang dipulihkan dan diselamatkan dalam periode tahun 2008 sebesar Rp. 204.251.544,- (dua ratus empat juta dua ratus lima puluh satu ribu lima ratus empat puluh empat rupiah). 
  • rn
  • Jumlah SKK dan SKB sebanyak 7 buah yang ditangani Kejati NTT. 
  • rn
', publish='1' where id='709'
updateTitle: Perdata dan Tata Usaha Negara1Success
21672009-03-16 21:13:27114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='72', dateunitcontent='2008-12-02', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='
    rn
  • Jumlah SPDP tahun 2008 sebanyak 2.833 perkara, menjadi berkas perkara tahap I  sejumlah 2.774, dan ditindaklanjuti dengan tahap II sebanyak 1.604 perkara.
  • rn
  • Berkas perkara yang selesai dan diikuti dengan penyerahan tahap II sejumlah 1.604 perkara. Perkara yang telah dilimpahkan ke PN untuk disidangkan sebanyak 1.604 dan diputus sebanyak 1.549 perkara.
  • rn
  • Upaya hukum banding sebanyak 229 perkara, diselesaikan sebanyak 80 perkara, upaya hukum kasasi sebanyak 117 perkara, dan diselesaikan 49 perkara. Upaya hukum peninjauan kembali sebanyak 5 perkara dan diselesaikan 3 perkara. Sementara  grasi sebanyak 18 perkara, dan yang  diselesaikan sebanyak 4 perkara.
  • rn
', publish='1' where id='704'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
21662009-03-16 21:11:47114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='72', dateunitcontent='2008-12-03', title='Bidang Pengawasan', description='
    rn
  • Pada tahun 2008, terkait  pelaksanaan  rencana kerja dan program kerja yang telah ditetapkan oleh pimpinan, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima Laporan Pengaduan sebanyak 11 Kasus, dan diselesaikan dengan klarifikasi sebanyak 4 Kasus. Sementara kasus yang diselesaikan dengan LHP sebanyak 4 Kasus, dan masih dalam proses pemeriksaan sebanyak 2 Kasus.
  • rn
  • Kejaksaan Tinggi NTT telah melaksanakan hukuman disiplin terhadap 9 Orang, dengan perincian hukuman ringan sebanyak 2 orang, hukuman sedang sebanyak 3 orang, hukuman berat sebanyak 4 orang,dan yang masih menunggu keputusan hukuman disiplin sebanyak 21 Kasus.
  • rn
', publish='1' where id='711'
updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
21652009-03-16 21:07:15114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='72', dateunitcontent='2008-12-26', title='Perdata dan Tata Usaha Negara', description='

Kegiatan Kejaksaan tinggi Nusa Tenggara Timur Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara selama tahun anggaran 2008 dari perkara yang masuk baik perkara Perdata, perkara Tata Usaha Negara dan pemulihan dan Perlindungan Hak ada 8 perkara. Jumlah perkara yang diselesaikan sebanyak 5 perkara dengan prosentase penyelesaian 72 persen.

rn

Upaya hukum banding sebanyak 5 perkara perdata dan yang diselesaikan 3 perkara perdata. Sementara upaya hukum kasasi sebanyak 18 perkara perdata, dan upaya hukum peninjauan kembali sebanyak 3 perkara perdata. Upaya hukum banding sebanyak 2 perkara TUN, upaya hukum kasasi sebanyak 1 perkara  TUN.

rn

Jumlah kekayaan/Keuangan yang dipulihkan dan diselamatkan dalam periode tahun 2008 sebesar Rp. 204.251.544,- (dua ratus empat juta dua ratus lima puluh satu ribu lima ratus empat puluh empat rupiah). 

rn

Jumlah SKK dan SKB sebanyak 7 buah yang ditangani Kejati NTT. 

rn


', publish='1' where id='687'
updateTitle: Perdata dan Tata Usaha Negara1Success
21642009-03-16 21:01:10114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='72', dateunitcontent='2008-12-29', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='
    rn
  • Jumlah perkara penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur tahun 2008 sebanyak 96 perkara, diselesaikan / dilimpahkan ke Penuntutan sebanyak 36 perkara, dan sisa per 15 Desember 2008 sebanyak 60 perkara. 
  • rn
  • Penuntutan perkara Tindak Pidana Korupsi yang ditangani Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Kejaksaan Negeri maupun yang ditangani Cabang Kejaksaan Negeri pada tahun 2008 sebanyak 36 perkara, dan diselesaikan/diputus oleh Pengadilan sebanyak 17 perkara.
  • rn
  • Sedangkan yang masih dalam proses persidangan sebanyak 19 perkara.
  • rn
  • Upaya hukum banding sebanyak 16 perkara dan upaya hukum kasasi sebanyak 43 perkara. 
  • rn
  • Upaya Peninjauan Kembali sebanyak 2 perkara dan Grasi sebanyak 4 perkara.
  • rn
  • Penuntutan perkara Tindak Pidana Perikanan yang ditangani Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Kejaksaan Negeri maupun yang ditangani Cabang Kejaksaan Negeri adalah sebanyak 12 perkara, diputus sebanyak 4 perkara. 
  • rn
  • Pada tahun 2008, Kejaksaan Tinggi NTT berhasil  mengeksekusi  uang pengganti perkara Tindak Pidana Korupsi yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap  sebagai kerugian negara sebesar Rp 324.511.596,43,
  • rn
rn


', publish='1' where id='686'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
21632009-03-16 20:56:36114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='72', dateunitcontent='2008-12-30', title=' Bidang Intelijen', description='

Di antara Kegiatan Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur pada  tahun 2008 adalah :

rn
    rn
  • Operasi intelijen yustisial sebanyak 91 kasus dan yang ditingkatkan ke tahap penyidikan sejumlah 13 kasus. 
  • rn
  • Penyelidikan yang diselesaikan sebanyak 47 kasus.
  • rn
', publish='1' where id='703'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
21622009-03-16 20:54:00114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatandelete from tb_unitcontent where id='749'deleteTitle: Bidang Pembinaan1Success
21612009-03-16 20:53:22114.58.48.112adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Nusa Tenggara Barat', description='

Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memiliki luas 19.708,79 km2 dengan jumlah penduduk 4.015.102 jiwa. Penduduk NTB tersebar di 7 kabupaten, 2 kodya/kota, 94 kecamatan, dan 762 kelurahan/desa. 

rn

Kejaksaan Tinggi NTB ditopang oleh 355 pegawai, terdiri dari 132 Jaksa dan 223 pegawai Tata Usaha.

rn

 

rn

Nama Pejabat Kejaksaan Tinggi NTB :

rn

Kajati   H. Drs. Mohammad Amari, SH. MH

rn

 

rn

Alamat Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat

rn

Jl. Langko No.75, Mataram

rn

Telepon  0370-632773

rn

 

rn

Berikut adalah daftar Kejaksaan Negeri di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi NTB.

', url='', menu='- none -', position=23 where id='71'
updateUnit Sub: Nusa Tenggara Barat1Success
21602009-03-16 20:37:44114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='71', dateunitcontent='2008-12-10', title='Bidang Intelijen', description='Kegiatan Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat tahun 2008 yang dapat disampaikan adalah melakukan Operasi Penyelidikan Intelijen Yustisial sebanyak 41 kasus dan ditingkatkan ke Penyidikan sebanyak 10 kasus.
', publish='1' where id='751'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
21592009-03-16 20:36:05114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='71', dateunitcontent='2008-12-10', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='

Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat sepanjang tahun 2008 telah melakukan banyak hal, antara lain :

rn
    rn
  • Prapenuntutan sebanyak 3.812 kasus, diselesaikan 2.272 kasus. 
  • rn
  • Penerimaan berkas tahap I  4.088 kasus, diselesaikan 1.850 kasus.
  • rn
  • Penuntutan APB/APS 2.041 kasus, diselesaikan 1.801 kasus, sisa 240 kasus.
  • rn
  • Perkara dilimpahkan ke PN dengan APC sebanyak 37.233 kasus, diselesaikan 37.233 kasus.
  • rn
  • Telah dilakukan Upaya hukum Banding sebanyak 129 kasus, diselesaikan 41 kasus.
  • rn
  • Upaya Hukum Kasasi sebanyak 165 kasus, diselesaikan 30 kasus.
  • rn
  • Upaya Hukum Grasi sebanyak 116 kasus, diselesaikan 0 kasus.
  • rn
  • Upaya Hukum Peninjauan Kembali 6 kasus, diselesaikan 2 kasus. 
  • rn
rn

Eksaminasi Perkara terhadap berkas perkara meliputi :

rn
    rn
  • Tindak Pidana Kamtibum   : 31 kasus
  • rn
  • Tindak Pidana Oharda        : 65 kasus
  • rn
  • Tipidum                                  : 10 kasus
  • rn
rn

 

', publish='1' where id='754'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
21582009-03-16 20:30:52114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='71', dateunitcontent='2008-12-10', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='Jumlah Penyidikan Tindak Pidana Korupsi tahun 2008 sebanyak 28 perkara dan penuntutan sebanyak 31 perkara.
', publish='1' where id='757'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
21572009-03-16 20:29:44114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='71', dateunitcontent='2008-12-10', title='Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara', description='
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat ditargetkan menerima SKK periode 2008 sebanyak 16 SKK dan faktanya menunjukkan peningkatan yang sangat sinifikan: dari 8 SKK (tahun 2007) menjadi 64 SKK (tahun 2008).
', publish='1' where id='758'
updateTitle: Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara1Success
21562009-03-16 20:13:42114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='71', dateunitcontent='2008-12-10', title=' Bidang Pengawasan', description='
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat dalam tahun 2008 menerima Laporan Pengaduan sebanyak 23 kasus dan telah diselesaikan sebanyak 5 kasus.
', publish='1' where id='760'
updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
21552009-03-16 20:09:42114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-08', title='Bidang Pembinaan', description='
    rn
  • Dalam tahun 2008 telah menargetkan 90 orang pegawai untuk mengikuti berbagai jenis Diklat dan telah terpenuhi 83 orang (nilai capaian 92 persen).
  • rn
rn
    rn
  • Bidang pembinaan berhasil meningkatan pelayanan pegawai berupa pemberian hak pegawai untuk kenaikan pangkat, pemberian gaji berkala dan hak cuti, telah merencanakan target 95 persen dan terealisasi secara keseluruhan.
  • rn
rn
    rn
  • Dalam hal pengisian jabatan jabatan eselon  IV, telah diusulkan untuk jabatan yang lowong sejumlah 4 orang se-Bali dan telah terealisasi sebesar 100 persen.
  • rn
rn
    rn
  • Dalam hal disiplin pegawai Kejaksaan Tinggi Bali, telah digunakan Sistem Absensi Elektronik (finger Print) dan ada peningkatan dari kehadiran 70 persen menjadi 90 persen kehadiran pegawai.
  • rn
', publish='1' where id='857'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
21542009-03-16 20:07:34114.58.48.112adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-08', title='Bidang Pembinaan', description='
    rn
  • Dalam tahun 2008 telah menargetkan 90 orang pegawai untuk mengikuti berbagai jenis Diklat dan telah terpenuhi 83 orang (nilai capaian 92 persen).
  • rn
rn
    rn
  • Bidang pembinaan berhasil meningkatan pelayanan pegawai berupa pemberian hak pegawai untuk kenaikan pangkat, pemberian gaji berkala dan hak cuti, telah merencanakan target 95 persen dan terealisasi secara keseluruhan.
  • rn
rn
    rn
  • Dalam hal pengisian jabatan jabatan eselon  IV, telah diusulkan untuk jabatan yang lowong sejumlah 4 orang se-Bali dan telah terealisasi sebesar 100 persen.
  • rn
rn
    rn
  • Dalam hal disiplin pegawai Kejaksaan Tinggi Bali, telah digunakan Sistem Absensi Elektronik (finger Print) dan ada peningkatan dari kehadiran 70 persen menjadi 90 persen kehadiran pegawai.
  • rn
', publish='1' where id='857'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
21532009-03-16 17:34:02203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-08', title='Bidang Pembinaan', description='
    rn
  • Dalam tahun 2008 telah menargetkan 90 orang pegawai untuk mengikuti berbagai jenis Diklat dan telah terpenuhi 83 orang (nilai capaian 92 %).
  • rn
rn
    rn
  • Bidang pembinaan berhasil meningkatan pelayanan pegawai berupa pemberian hak pegawai untuk kenaikan pangkat, pemberian gaji berkala dan hak cuti, telah merencanakan target 95 % dan terealisasi secara keseluruhan.
  • rn
rn
    rn
  • Dalam hal pengisian jabatan jabatan eselon  IV, telah diusulkan untuk jabatan yang lowong sejumlah 4 orang se- Bali dan telah terealisasi sebesar 100 persen.
  • rn
rn
    rn
  • Dalam hal disiplin pegawai Kejaksaan Tinggi Bali, telah digunakan Sistem Absensi Elektronik (finger Print) dan ada peningkatan dari kehadiran 70 persen menjadi 90 persen kehadiran pegawai.
  • rn
', publish='1' where id='857'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
21522009-03-16 17:30:35203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-08', title='Bidang Intelijen', description='

Kejaksaan Tinggi Bali pada tahun 2008 telah melakukan penyelidikan 3 perkara tindak pidana korupsi, yaitu :

rn
    rn
  1. Dugaan penyalahgunaan / penyimpangan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2008 sebesar Rp. 77.700.000,- di Dusun Corot, Desa Dencarik, Kec. Banjar, Kab. Buleleng yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 63.825.000,- Kasus ini diduga dilakukan oleh Kepala Dusun Corot PUTU BUDIARTA, dkk. Kasus ini ditingkatkan ke tahap Penyidikan.
  2. rn
  3. Dugaan penyalahgunaan kewenangan / penyimpangan penjualan tanah Negara Sempadan pantai di desa Dencarik, Kec. Banjar,Kab. Buleleng tahun 2006/2007 seluas sekitar 60 Ha yang dilakukan oleh Kepala Desa Dencarik Drs. I Made Suteja, dkk. Kasus ini diperkirakan merugikan keuangan Negara Rp. 1.326.000.000,- dan telah ditingkatkan ke tahap Penyidikan.
  4. rn
  5. Dugaan penyimpangan dalam pembangunan proyek waduk Muara Nusa Dua di Denpasar yang merugikan keuangan Negara sekitar Rp. 2.500.000.000,-. Perkara ini telah ditingkatkan ke tahap Penyidikan.
  6. rn
', publish='1' where id='858'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
21512009-03-16 17:25:28203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-09', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='

Dalam tahun 2008 perkara tindak pidana umum yang menarik perhatian masyarakat yang telah dieksekusi yaitu :

rn
    rn
  • Atas nama terpidana AMROZI Bin H. NURHASYIM yang telah melakukan Tindak pidana Terorisme dengan melakukan pengeboman atau peledakan didepan Sari Club serta di dalam Paddy’s pub di Jl. Raya Legian Kuta Badung, sehingga menimbulkan korban secara massal yakni berupa hilangnya nyawa sebanyak 192 orang serta korban luka-luka sebanyak 161 orang dari berbagai bangsa dan Negara dan menyebabkan kerusakan fasilitas publik berupa rusaknya jaringan telpon, listrik dan PDAM, telah dieksekusi dengan hukuman mati berdasarkan No. Print-917/P.1/Euh/11/2008 tanggal 3 November 2008.
  • rn
rn
    rn
  • Atas nama terpidana ABDUL AZIZ Als IMAM SAMUDRA Als FATIH Als. KUDAMA Als. ABU UMAR Als FAT Als HENDRY Als FAIZ YUNSAR yang telah melakukan Tindak pidana Terorisme dengan melakukan pengeboman atau peledakan didepan Sari Club serta di dalam Paddy’s pub di Jl. Raya Legian Kuta Badung, sehingga menimbulkan korban secara massal yakni berupa hilangnya nyawa sebanyak 192 orang serta korban luka-luka sebanyak 161 orang dari berbagai bangsa dan Negara dan menyebabkan kerusakan fasilitas publik berupa rusaknya jaringan telpon, listrik dan PDAM., telah dieksekusi dengan hukuman mati berdasarkan No. Print-919/P.1/Euh/11/2008 tanggal 3 November 2008. 
  • rn
rn
    rn
  • ALI GUFRON Als MUKLAS Als SOFYAN yang telah melakukan Tindak pidana Terorisme dengan melakukan pengeboman atau peledakan didepan Sari Club serta di dalam Paddy’s pub di Jl. Raya Legian Kuta Badung, sehingga menimbulkan korban secara massal yakni berupa hilangnya nyawa sebanyak 192 orang serta korban luka-luka sebanyak 161 orang dari berbagai bangsa dan Negara dan menyebabkan kerusakan fasilitas publik berupa rusaknya jaringan telpon, listrik dan PDAM., telah dieksekusi dengan hukuman mati berdasarkan No. Print-918/P.1/Euh/11/2008 tanggal 3 November 2008.
  • rn
', publish='1' where id='859'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
21502009-03-16 17:23:16203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-15', title='Bidang Pengawasan', description='

Telah dilaksanakan Inspeksi Umum Tahun 2008 dengan rincian sebagai berikut :

rn
    rn
  • Sebanyak 1 kali pada Kejaksaan Tinggi Bali pada tanggal 16 April 2008,
  • rn
  • Sebanyak 1 kali pada 8 Kejaksaan Negeri dalam wilayah hukum Kejati Bali,
  • rn
  • Sebanyak 1 kali pada Cabang Kejari yaitu pada tanggal 17 Maret 2008 s/d 14 April 2008.
  • rn
rn

Telah diberikan petunjuk terhadap temuan Inspeksi dan telah dipenuhi oleh masing-masing Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri.

rn

Telah dilaksanakan Inspeksi Pemantauan pada tanggal 21 April 2008 s/d 14 Mei 2008.
 

', publish='1' where id='862'
updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
21492009-03-16 17:21:20203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-16', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='

Asisten Tindak pidana khusus pada tahun 2008 menargetkan penyelesaian Penyidikan sebanyak 30 (tiga puluh) perkara. Namun realisasinya dapat diselesaikan sebanyak 36 (tiga puluh enam) perkara, sehingga jauh melampaui target penyidikan. Berikut adalah rincian penyelesaian penyidikan tersebut :

rn
    rn
  • Kejaksaan Tinggi Bali : 6 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Denpasar : 3 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Singaraja : 3 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Negara : 2 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Tabanan : 2 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Gianyar : 2 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Klungkung : 2 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Singaraja : 4 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Amlapura :  11 kasus
  • rn
  • Kejaksaan Negeri Bangli : 2 kasus
  • rn
rn

Jumlah Upaya Hukum Banding tahun 2008 sebanyak 1 perkara dan Kasasi sebanyak 6 perkara.

rn


', publish='1' where id='860'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
21482009-03-16 17:14:02203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatandelete from tb_unitcontent where id='861'deleteTitle: Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara1Success
21472009-03-16 17:12:45203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='69', dateunitcontent='2008-12-11', title='Bidang Intelijen', description='Kegiatan Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan periode tahun 2008 yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut :

rn
    rn
  • Melakukan penyelidikan sebanyak 122 perkara, dan yang ditingkatkan ke penyidikan sebanyak 45 perkara.
  • rn
rn
    rn
  • Mengamankan buku-buku teks pelajaran sejarah yang mengacu pada kurikulum 2004 terbitan Yudistira, Gravindo Media, Pratama, Tiga Serangkai, ESIS, Regina dan Erlangga sebanyak 84 buku dengan perincian :
  • rn
      rn
    • buku pelajaran sejarah SMP sebanyak 7 eksemplar
    • rn
    • buku pelajaran sejarah SMU sebanyak 77 eksemplar 
    • rn
    rn
rn
    rn
  • Pengamanan aliran Kepercayaan masyarakat yaitu Khalwatiyah Samman, Tarekat Islam (Khalwatiyah Yusuf), Jamaah An-Nadzir dan Jemaah Ahmadiah.
  • rn
rn
    rn
  • Penyuluhan hukum sebanyak 396 kali dan kegiatan Penerangan Hukum di Sekolah sebanyak 11 kali dengan tingkat capaian 100 %.
  • rn
', publish='1' where id='838'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
21462009-03-16 17:07:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='69', dateunitcontent='2008-12-12', title='Bidang Pengawasan', description='
Selama tahun 2008 Jumlah Laporan Pengaduan yang diterima Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sebanyak 29 kasus. Dari jumlah itu, diselesaikan sebanyak 26 kasus, dan telah dijatuhkan hukuman disiplin terhadap 4 orang terlapor dengan jenis hukuman disiplin yang dijatuhkan berupa hukuman disiplin ringan 1 orang,  sedang 2 orang dan berat 1 orang.
', publish='1' where id='846'
updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
21452009-03-16 17:05:45203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='69', dateunitcontent='2008-12-15', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam tahun 2008 menangani ribuan perkara dengan rincian sebagai berikut :
rn
    rn
  • SPDP masuk sebanyak 4.023 perkara, ditindaklanjuti dengan penyerahan Berkas Tahap I sebanyak 4.370 perkara, dan Berkas Perkara dinyatakan lengkap (P.21) sebanyak 2.837 perkara.
  • rn
rn
    rn
  • Upaya Hukum Banding sebanyak 664 perkara dan upaya hukum kasasi sebanyak 29  perkara.
  • rn
rn
rn
    rn
  • Jumlah terpidana mati yang belum dieksekusi karena mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali 3 (tiga) orang atas nama terpidana AGUSTINUS SAMBO, RUBEN PATA SAMBO dan MARKUS PATA SAMBO dalam perkara pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-sama (pasal 340 KUHP jo. 55 KUHP).
  • rn
', publish='1' where id='841'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
21442009-03-16 16:59:30203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='69', dateunitcontent='2008-12-17', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan karena keadaan geografisnya yang dekat dengan laut, maka perkara yang menonjol di bidang lingkungan hidup adalah masalah tindak pidana perikanan (Illegall Fishing) yang masuk dalam kategori tindak pidana khusus lain. Pada tahun 2008, perkara yang ditangani mencapai 40 perkara.rn
    rn
  • Jumlah perkara di tingkat penyidikan seluruhnya sebanyak 118 perkara, dan jumlah perkara di tingkat penuntutan seluruhnya sebanyak 93 perkara.
  • rn
rn
    rn
  • Kejaksaan Tinggi Sulawesi menangani Upaya Hukum Banding sebanyak 28 perkara dan upaya hukum kasasi sebanyak 26 perkara.
  • rn
rn
    rn
  • Jumlah Uang Pengganti Perkara Korupsi yang berhasil diselamatkan: Rp. 9.699.921.339,88-
  • rn
', publish='1' where id='842'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
21432009-03-16 16:56:32118.97.55.98adminJAM Pembinaan - Data Kepegawaianupdate tb_unitcontent set idunitsub='1', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Rekapitulasi Jumlah Pegawai', description='rnrnrnrnrn

Jumlah pegawai Kejaksaan Republik Indonesia pertanggal 29 Januari 2009 berjumlah 19.583 pegawai, terdiri dari 7.728 Jaksa dan 11.858 Tata Usaha (TU). Dari jumlah itu, 2.063 pegawai (650 Jaksa dan 1.413 TU) bertugas di Kejaksaan Agung dan selebihnya bertugas pada unit kerja Kejaksaan di seluruh Indonesia.

rn
rnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
REKAPITULASI JUMLAH PEGAWAI
rn
rn

JAKSA DAN TATA USAHA DI SELURUH INDONESIA

rn
rn
 
rn
rn
 
rn
rn
 
rn
rn
 
rn
rn
 
rn
rn
NO
rn
rn
UNIT/WILAYAH
rn
rn
JUMLAH
rn
rn
JUMLAH
rn
rn
JAKSA
rn
rn
TATA USAHA
rn
rn
1
rn
rn

NANGROE ACEH DARUSSALLAM

rn
rn
222
rn
rn
386
rn
rn
608
rn
rn
2
rn
rn

SUMATERA UTARA

rn
rn
447
rn
rn
536
rn
rn
983
rn
rn
3
rn
rn

SUMATERA BARAT

rn
rn
233
rn
rn
391
rn
rn
624
rn
rn
4
rn
rn
RIAU
rn
rn
205
rn
rn
252
rn
rn
457
rn
rn
5
rn
rn
JAMBI
rn
rn
175
rn
rn
245
rn
rn
420
rn
rn
6
rn
rn

SUMATERA SELATAN

rn
rn
253
rn
rn
359
rn
rn
612
rn
rn
7
rn
rn
BENGKULU
rn
rn
137
rn
rn
185
rn
rn
322
rn
rn
8
rn
rn
LAMPUNG
rn
rn
244
rn
rn
328
rn
rn
572
rn
rn
9
rn
rn
D.K.I. JAKARTA
rn
rn
282
rn
rn
480
rn
rn
762
rn
rn
10
rn
rn

JAWA BARAT

rn
rn
600
rn
rn
886
rn
rn
1.486
rn
rn
11
rn
rn

JAWA TENGAH

rn
rn
531
rn
rn
990
rn
rn
1521
rn
rn
12
rn
rn
D.I. YOGYAKARTA
rn
rn
161
rn
rn
386
rn
rn
547
rn
rn
13
rn
rn

JAWA TIMUR

rn
rn
671
rn
rn
817
rn
rn
1.488
rn
rn
14
rn
rn
KALIMANTAN BARAT
rn
rn
174
rn
rn
240
rn
rn
414
rn
rn
15
rn
rn
KALIMANTAN TENGAH
rn
rn
213
rn
rn
250
rn
rn
463
rn
rn
16
rn
rn
KALIMANTAN SELATAN
rn
rn
206
rn
rn
300
rn
rn
506
rn
rn
17
rn
rn
KALIMANTAN TIMUR
rn
rn
212
rn
rn
244
rn
rn
456
rn
rn
18
rn
rn
SULAWESI UTARA
rn
rn
128
rn
rn
213
rn
rn
341
rn
rn
19
rn
rn
SULAWESI TENGAH
rn
rn
151
rn
rn
200
rn
rn
351
rn
rn
20
rn
rn
SULAWESI TENGGARA
rn
rn
87
rn
rn
195
rn
rn
282
rn
rn
21
rn
rn
SULAWESI SELATAN
rn
rn
384
rn
rn
502
rn
rn
886
rn
rn
22
rn
rn
BALI
rn
rn
169
rn
rn
269
rn
rn
438
rn
rn
23
rn
rn

NUSA TENGGARA BARAT

rn
rn
135
rn
rn
231
rn
rn
366
rn
rn
24
rn
rn

NUSA TENGGARA TIMUR

rn
rn
175
rn
rn
357
rn
rn
532
rn
rn
25
rn
rn
MALUKU
rn
rn
138
rn
rn
213
rn
rn
351
rn
rn
26
rn
rn
PAPUA
rn
rn
166
rn
rn
295
rn
rn
461
rn
rn
27
rn
rn

MALUKU UTARA

rn
rn
90
rn
rn
124
rn
rn
214
rn
rn
28
rn
rn
BANTEN
rn
rn
168
rn
rn
216
rn
rn
384
rn
rn
29
rn
rn

KEP. BANGKA BELITUNG

rn
rn
115
rn
rn
145
rn
rn
260
rn
rn
30
rn
rn
GORONTALO
rn
rn
86
rn
rn
128
rn
rn
214
rn
rn
31
rn
rn
KEP. RIAU
rn
rn
111
rn
rn
78
rn
rn
189
rn
rn
32
rn
rn

KEJAKSAAN AGUNG

rn
rn
650
rn
rn
1.413
rn
rn
2.063
rn
rn
33
rn
rn
DIKARYAKAN
rn
rn
9
rn
rn
1
rn
rn
10
rn
rn
JUMLAH
rn
rn
7.728
rn
rn
11.855
rn
rn
19.583
rn
rn
rn

Sumber : Biro Kepegawaian Kejaksaan RI, 29 Januari 2009

', publish='1' where id='2'
updateTitle: Rekapitulasi Jumlah Pegawai1Success
21422009-03-16 16:56:22203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='69', dateunitcontent='2008-12-22', title='Bidang Pembinaan', description='Tahun 2008 Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan meningkatkan kualitas SDM Jaksa dan Staf Tata Usaha melalui berbagai Pendidikan dan Latihan Teknis serta Manajerial antara lain :
rn
    rn
  • Diklat yang diikuti oleh Jaksa mencakup pendidikan Tindak Pidana Umum, Datun, Pengawasan, Illegal Fishing, Money Laundering, Trans National Crime, Illegal Loging, Dilkat Terpadu Hakim & Jaksa, Intelijen Yustiswial, Wira Intelijen, Perbankan dan Pasar Modal, Refrecher Course sebanyak 23 orang.
  • rn
  • Diklat yang diikuti oleh Tata Usaha berupa Diklat Keamanan Dalam, Perpustakaan, Pembinaan sebanyak masing-masing 1 orang.
  • rn
  • Diklat yang diselenggarakan oleh Sentra Makasar berupa Diklat Penanganan T.P. Terorisme 30 orang, Penanganan T.P. Traficking sebanyak 30 orang dan Diklat Tehnis Administrasi Kejaksaan sebanyak 100 orang.
  • rn
', publish='1' where id='834'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
21412009-03-16 16:53:16203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='69', dateunitcontent='2008-12-22', title='Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara', description='Dalam tahun 2008 Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menangani perkara dengan rincian sebagai berikut :
rn
    rn
  • Perkara perdata melalui Litigasi sebanyak 7 perkara dan melalui Non Litigasi sebanyak 5 perkara.
  • rn
rn
    rn
  • Perkara Tata Usaha Negara (TUN) melalui Litigasi sebanyak 1 perkara dan non Litigasi sebanyak  perkara.
  • rn
rn
    rn
  • Perkara Pemulihan dan Perlindungan Hak (PPH) melalui Non Litigasi sebanyak 17 Perkara dan dengan MOU dengan instansi pemerintah dan BUMN/BUMD sebanyak 16 buah dan dengan menerima SKK dari instansi pemerintah maupun BUMN/BUMD sebanyak 3 SKK.
  • rn
rnSelain itu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menerima :
rn
    rn
  • SKK sebanyak 30 buah, dan jumlah pemulihan keuangan/kekayaan negara 577.190.040,-
  • rn
rn
rn
    rn
  • Jumlah Uang Pengganti yang diselamatkan sebesar Rp 21.750.000,-
  • rn
rn
', publish='1' where id='843'
updateTitle: Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara1Success
21402009-03-16 16:51:48118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='Brigadir Jenderal TNI A. Soethardhio', description='8. Brigadir Jenderal TNI A. Soethardhio (1964 - 1966)

Brigadir Jenderal TNI A. Soethardhio menggantikan R Kadaroesman sebagai Jaksa Agung pada tahun  . Dalam masa jabatannya, Irian barat kembali ek pangkuan ibu pertiwi. Berdasarkan Per.Pres no 12 tanggal 22 Mei 1963 badan-badan peradilan yang berlaku di zaman UNTEA (badan PBB yang ditunjuk jadi penguasa sementara di Irian Barat) dihapuskan dan diganti dengan peradilan Republik Indonesia.

Selain itu, untuk terwujudnya jiwa korps yang kuat, berhasil pula dirumuskan Panca Graha Adhyaksa, yakni lima doktrin pegangan para jaksa dalam menunaikan tugasnya. Namun, karena berbau manipol, doktrin yang dituangkan dalam SK Menteri/Jaksa Agung Nomor 27/Kpts/Secr/1965 tanggal 22 Juli 1965 ini tidak pernah hidup dan bahkan kemudian sirna dengan sendirinya, terutama karena lahirnya Orde Baru.

Era Soetardhio diandai pula dengan langkah penting bagi kaderisasi dan peningkatan mutu para jaksa, yakni didirikannya direktoran Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.' ,publish='1' where id='20'
updateTitle: Brigadir Jenderal TNI A. Soethardhio1Success
21392009-03-16 16:50:42118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='R Kadaroesman', description='7. R Kadaroesman (1962 – 1964)

R. Kadaroesman, SH adalah Jaksa Agung Republik Indonesia untuk periode 1962 sampai 1964' ,publish='1' where id='21'
updateTitle: R Kadaroesman1Success
21382009-03-16 16:49:35118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='Mr Goenawan', description='6. Mr Goenawan (31 Desember 1959 – 1962)

Mr Goenawan menjadi Jaksa Agung terhitung tanggal 31 Desember 1959. Sebelumnya, pada masa kepemimpinan Mr Gatot, ia menjabat sebagai Jaksa Agung Muda. Pada era Mr Goenawan, dalam tubuh Departemen Kejaksaan terbentuk Biro Pengawasan Aliran Kepercayaan (Biro Pakem) sebagai kelanjutan dari Badan Pakem yang dibentuk tahun 1958. Pada era ini pula, tugas kejaksaan meluas, tidak hanya pada bidang represif saja, melainkan juga ke bidang preventif dan bahkan pemerintahan dan keamanan, seperti dalam persoalan orang asing serta pelaksanaan pembinaan pers nasional.

Saat ini pula terwujud Rancangan Undang-undang Pokok Kejaksaan serta UU Pokok Kepolisian yang menetapkan tugas-tugas Jaksa dalam hubungannya dengan batas-batas tugas-tugas hakim dan polisi. Pada tanggal 22 Juli 1960, kabinet dalam rapatnya memutuskan bahwa kejaksaan menjadi departemen dan keputusan tersebut dituangkan dalam surat Keputusan Presiden RI tertanggal 1 Agustus 1960 No.204/1960 yang berlaku sejak 22 Juli 1960. RUU ini kemudian disahkan pemerintah cq Presiden pada tanggal 30 Juni 1961 dan dinamai UU Nomor 15 tahun 1961. UU ini memuat Ketentuan-ketentuan Pokok Kejaksaan atau Undang-undang Pokok Kejaksaan (UUPK).

Gagasan Lambang Kejaksaan dan penggunaan pakaian seragam jaksa terwujud pada masa ini.
Hal-hal baru lainnya yang ditegaskan dalam UU ini di antaranya landasan hokum bagi pegawasan aliran kepercayaan yang dapat membahayakan  masyarakat dan tengara (Pasal 2 (4)), landasan hukum pembentukan Kejaksaan tinggi, Kedudukan Kejaksaan sebagai Departemen dan Jaksa Agung sebagai menteri (Pasal 3 dan 5), surat tuduhan tidak lagi dibuat oleh hakim, tapi oleh Jaksa (pasal 12 (1).

Perlu diuraikan peranan Jaksa Agung Mr. Goenawan dalam mewujudkan pemasukan kembali Irian Jaya ke dalam NKRI (lihat buku Lima Windu hal. 193). 

Penetapan 22 Juli sebagai hari Kejaksaan dengan surat Keputusan Menteri/JA No. Org/A-51/1 tanggal 2 Januari 1961.' ,publish='1' where id='22'
updateTitle: Mr Goenawan1Success
21372009-03-16 16:48:39118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='Mr. Gatot Taroenamihardja', description='Mr. Gatot Taroenamihardja (1 April 1959 - 22 September 1959)

Mr. Gatot Taroenamihardja kembali memegang jabatan Jaksa Agung pada tanggal 1 April 1959. Pengangkatan kembali Mr Gatot menjadi Jaksa Agung berlangsung dalam suhu politik yang sedang memanas. Penyebabnya antara lain kegagalan Konstituante membentuk UUD pengganti UUD 1945 serta memberikan keputusan terhadap anjuran Presiden kembali ke UUD 1945. Selain itu, juga ada pergolakan DI/TII, PRRI, sera ketegangan upaya mengembalikan Irian Barat ke pangkuan RI.

Tidak banyak perubahan dan penyempurnaan organisasi di masa jabatan kedua Mr Gator sebagai Jaksa Agung ini. Sebagaimana yang pertama, masa jabatan kedua ini juga berlangsung amat singkat, yakni hanya 4 bulan 21 hari saja. Mr. Gatot kembali diberhentikan dengan hormat. Setelah itu, ia lalu diangkat menjadi pegawai tinggi Departemen Kehakiman.' ,publish='1' where id='23'
updateTitle: Mr. Gatot Taroenamihardja1Success
21362009-03-16 16:47:52118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='R Soeprapto', description='4. R Soeprapto (1951 – 1959)

Saat R Soeprapto menjabat Jaksa Agung, negara sedang dirongrong oleh berbagai kemelut politik dan ketidakstabilan pemerintahan. Beberapa staf perwakilan Kejaksaan ditempatkan di perwakilan RI di luar negeri, seperti di Singapura, Hongkong, Bangkok, Manila, Tokyo dan Jeddah/Kairo. Hal ini terkait dengan kepentingan nasional Indonesia, khususnya di bidang keamanan. Jaksa Agung sebagai Penuntut Umum tertinggi dan Kepala Kepolisian Yustisial, baik represif maupun preventif sudah seharusnya mengetahui segala peristiwa dan perkembangan masyarakat dalam segala bidang. Penempatan perwakilan Kejaksaan di luar ngeri tersebut dimaksudkan agar Jaksa Agung senantiasa memperoleh informasi dan pengetahuan yang lengkap tentang situasi dan kondisi negara-negara di Asia dan Timur Tengah.

Penanganan dan penyelesaian berbagai perkara penting seperti perkara APRA, Sultan Hamid, Andi Aziz RMS, Junschlaeger, dan Schmidt, Kejaksaan bukan hanya mengerjakan penyusunan surat tuduhan dan melakukan penuntutan saja, tetapi telah menerjunkan diri secara aktif sejak dari pengumpulan datanya dan penyusunan berita acaranya.

Jaksa Agung Soeprapto juga tak segan-segan tampil langsung sebagai penuntut umum atas peradilan perkara-perkara pelaku pemberontakan atau pergolakan bersenjata di daerah. Soeprapto pernah membuat keputusan kostroversial dengan memulangkan Schmidt, seorang Belanda yang pernah menjadi terhukum karena memberontak terhadap pemerintah RI. Keputusan yang didasari pertimbangan kemanusiaan ini justru menyebabkan Soeprapto mendapat banyak kecaman dan bahkan diberhentikan dengan hormat dari jabatannya pada 1 April 1959.

Kendati begitu, Soeprapto adalah Jaksa Agung yang banyak berjasa. Pada masa jabatannyalah dimulai secara berangsur penambahan jaksa-jaksa dengan tenaga muda lulusan universitas dan sekolah pendidikan Jaksa. Soeprapto, berdasarkan SK Jaksa Agung ke IX Soegiharto, No KEP-061/D.A/1967 kemudian bahkan ditetapkan sebagai Bapak Kejaksaan. ' ,publish='1' where id='24'
updateTitle: R Soeprapto1Success
21352009-03-16 16:46:49118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='Mr. Tirtawinata', description='3. Mr. Tirtawinata (22 Juli 1946 – 1951)

Mr. Tirtawinata diangkat menjadi Jaksa Agung tanggal 22 Juli 1946. Pada masa jabatan Mr. Tirtawinata ada perubahan pada eselon Kejaksaan dengan dibentuknya Cabang Kejaksaan Agung di tempat-tempat tertentu antara lain di Purwokerto. Selain itu, kedudukan Jaksa Agung menjadi semakin kukuh dengan keluarnya Undang-undang Nomor 7 tahun 1947 pada tanggal 3 Maret 1947. UU tersebut menyebut bahwa susunan Kejaksaan agung terdiri dari satu Jaksa Agung dan beberapa Jaksa Tinggi yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden (Pasal 1 (2)). Ketentuan tersebut berlaku surut terhitung tanggal 17 Agustus 1945 (pasal 6 (1)).

Pada era Mr Tirtawinata Negara Indonesia Serikat (tanggal 27 Desember 1949) terbentuk.  Mr Tirtawinata lalu mendapat kehormatan untuk menjadi Jaksa Agung RIS. Berhubung dengan itu, maka tugas-tugas Jaksa Agung di Negara Republik Indonesia yang berpusat di Yogyakarta, dilaksanakan oleh Jaksa Agung Muda Mr. Muljatno dan Mr. Sudrajat. Mr Tirtawinata tercatat sebagai Jaksa Agung pertama yang tampil langsung di pengadilan sebagai penuntut umum dalam peradilan 3 Juli 1946 di Yogyakarta.

(dalam buku Lima Windu hal. 90, tercatat Jaksa Agung Tirtawinata menjadi JPU perkara ”Peristiwa 3 Juli”. Dengan demikian, persidangannya bukan tanggal 3 Juli 1946.) Peristiwa 3 Juli 1946 adalah peristiwa percobaan coup d’etat oleh unsur militer dan politik seperti antara lain Mayor Jenderal Sudarsono dan Mr. Mohammad Yamin.' ,publish='1' where id='25'
updateTitle: Mr. Tirtawinata1Success
21342009-03-16 16:46:09118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='Mr. Kasman Singodimedjo', description='2. Mr. Kasman Singodimedjo (8 November 1945 - 6 Mei 1946)

Mr Kasman Singodimedjo kelahiran Purworejo, 25 Februari 1904, diangkat menjadi Jaksa Agung pada tanggal 6 November 1945. Pada saat menjabat sebagai menjadi Jaksa Agung, Kasman mengeluarkan Maklumat Jaksa Agung No. 3 tanggal 15 Januari 1946. Maklumat tersebut ditujukan kepada para Gubernur, Jaksa, dan Kepala Polisi tentang ajakan untuk membuktikan bahwa Negara Republik Indonesia adalah negara hukum, yaitu negara yang selalu menyelenggarakan pengadilan yang cepat dan tepat. Karena itu, ia menganjurkan agar segera menyelesaikan perkara-perkara kriminal yang belum diselesaikan. Polisi dan Jaksa dituntut untuk selalu menyelaraskan diri dengan pembangunan negara yang berdasarkan hukum dengan bantuan para hakim.

Pada masa kepemimpinannya pula, ada instruksi Jaksa Agung yang sangat penting bagi perkembangan eselonisasi dan tata kerja Kejaksaan selanjutnya. Dalam instruksi pertama (tanpa tanggal pengeluaran) yang ditujukan kepada Kepala-kepala pemerintah di Jawa dan Madura, antara lain dikemukakan bahwa susunan kejaksaan di Jawa dan Madura untuk sementara terdiri dari Kejaksaan Agung sebagai pusat yang langsung memimpin kejaksaan-kejaksaan di bawahnya. Dalam Instruksi Jaksa agung lainnya tanggal 20 Desember 1945 tentang Pengadilan Kepolisian yang ditujukan kepada Kepalsa Kepolisian diberikan petunjuk bahwa sebelum diadakan ketentuan lain, maka hokum acara pidana yang dipakai adalah HIR dan ketentuan mengenai penahanan dalam pasal 9 Gunseikkeizirei (Peraturan Pidana militer) tidak lagi digunakan.' ,publish='1' where id='26'
updateTitle: Mr. Kasman Singodimedjo1Success
21332009-03-16 16:45:17118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='12', datetentang_sub='2009-03-04', title='Mr. Gatot Taroenamihardja', description='1. Mr. Gatot Taroenamihardja (12 Agustus 1945 - 22 Oktober 1945)

Mr. Gatot Taroenamihardja adalah Jaksa Agung Republik Indonesia yang pertama. Selain itu beliau juga orang pertama yang sempat dua kali memegang jabatan tersebut (yang kedua adalah Singgih, SH). Mr. Gatot Taroenamihardja ditetapkan menjadi Jaksa Agung pada tanggal 19 Oktober 1945. Ketetapan yang diumumkan oleh Presiden Soekarno itu menandai eksistensi Kejaksaan dan Jaksa Agung sebagai lembaga dan jabatan penting di Indonesia. Pada tanggal 1 Oktober 1945, nama Mr. Gatot Taroenamihardja sebagai Jaksa Agung kembali diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri dalam Maklumat Pemerintah. Masa jabatan Mr Gatot Taroenamihardja sebagai Jaksa Agung pertama berlangsung sangat singkat. Sebab, pada tanggal 24 Oktober 1945, atas permintaan sendiri, ia diberhentikan dengan hormat oleh Presiden.

Dalam masa jabatannya yang singkat itu, Mr Gatot Taroenamihardja sempat mengeluarkan satu maklumat dan satu instruksi. Dalam maklumat tanggal 1 Oktober 1945 yang diumumkan bersama-sama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kehakiman, dikemukakan antara lain kedudukan struktural organic Kejaksaan dalam Lingkungan Departemen Kehakiman dan Jakasa Agung sebagai pemegang pimpian Kepolisian Kehakiman. Sementara dalam instruksinya tanggal 5 (di buku Lima Windu hal.89 tanggal 1) Oktober 1945 secara gambling dan tegas Jaksa Agung memerintahkan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk bertindak lebih keras menjaga keamanan, terutama terhadap Belanda-Belanda yang mau membinasakan Republik Indonesia.' ,publish='1' where id='27'
updateTitle: Mr. Gatot Taroenamihardja1Success
21322009-03-16 16:43:26118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='KEPALA PUSAT INFORMASI DATA DAN STATISTIK KRIMINAL', description='' , Namafile='' ,publish='' where id='38'updateTitle: KEPALA PUSAT INFORMASI DATA DAN STATISTIK KRIMINAL0Success
21312009-03-16 16:43:08118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM', description='' , Namafile='' ,publish='' where id='37'updateTitle: KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM0Success
21302009-03-16 16:42:42118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='KEPALA PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN', description='' , Namafile='' ,publish='' where id='36'updateTitle: KEPALA PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN0Success
21292009-03-16 16:42:30118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='KEPALA PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN', description='' , Namafile='' ,publish='' where id='35'updateTitle: KEPALA PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN0Success
21282009-03-16 16:41:17118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='JAKSA AGUNG MUDA PENGAWASAN', description='Mengerjakan sesuatu dengan benar sesuai aturan, belum tentu sesuai dengan rasa keadilan masyarakat. Sebaliknya mengerjakan sesuatu yang lazim di masyarakat, belum tentu benar secara hukum. Yang terbaik adalah mengkombinasikan keduanya menjadi sinergi yang positif dan itulah pegangan Darmono SH MM dalam bekerja. Hasilnya, tak percuma. Sepanjang karirnya di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, Dharmono sudah menorehkan banyak prestasi.

Nama Darmono sudah lama dikenal sebagai salah satu Jaksa yang konsisten dalam melakukan tindakan hukum untuk memberantas korupsi. Di Kalimantan Barat, guratan emas pemberantasan korupsi pernah ia torehkan. Sebagai Kajati Kalbar antara September 2005 hingga September 2006, alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia  Yogyakarta 1977 ini mencatat rekor penanganan korupsi hingga 280 persen dari target. Angka itu masih bisa melambung jika saja permohonan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat lokal bisa diluluskan. Sayang, hingga ia pindah ke posisi baru di sebagai Kajati DKI Jakarta, permohonan itu tidak ada yang merespon.

Di Jakarta, pria yang mengawali karir dengan menjadi Kepala Seksi Operasi Kejari Raba di Bima Nusa Tenggara Barat tahun 1981-1989 itu kembali menggebrak. Baru saja menjabat, ia langsung membidik tiga kasus korupsi, yakni, kasus pengadaan sapi oleh Bulog, kasus penempatan dana illegal di BNI cabang Radio Dalam, dan satu kasus lagi adalah penjualan barang bukti oleh pemilik gudang tempat penitipan barang di wilayah Jakarta Utara.
Tak hanya di bidang korupsi, Dharmono juga sukses mengkonsolidasikan aparatur Kejati DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan internal. Sebelumnya, jajaran Kejati DKI sempat goyah menyusul skandal tuntutan narkoba yang berujung lengsernya Kajati lama Rusdi Taher. Darmono tak mau tanggung-tanggung mengatasi hal ini. Belum genap satu bulan menjabat, ia beberapa anak buahnya yang dianggap bertindak tidak sesuai dengan aturan segera mendapat tindakan.

Darmono memang selalu menekankan komitmen pemberantasan korupsi ini kepada jajarannya. Ia menekankan perlunya aspek kehati-hatian dan ketelitian dalam menangani kasus korupsi. Selain lantaran kasus-kasus korupsi selalu melibatkan orang-orang berpengaruh yang suka memanfaatkan kelemahan instrumen hukum. Karena itu, Darmono selalu menekankan untuk tidak ragu-ragu menahan tersangka jika bukti-bukti permulaan tindak pidana korupsi telah ditemukan.

Komitmen itulah yang ia tunjukkan saat menjadi Kajati di Kalimanatan Barat dengan segera menahan mantan direktur utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII Akhmaludin Hasibuan. Meski, pada akhirnya penahanan itu digugurkan oleh Pengadilan. Namun, setidaknya tindakan itu sudah memperlihatkan sebuah tekad. Dan itu ternyata sejalan dengan kebijakan Jaksa Agung saat itu, yakni Abdul Rahman Saleh. Jaksa Agung berharap koruptor tidak kabur lagi sehingga polisi, jaksa, dan hakim tidak boleh lagi memberikan penangguhan penahanan.

Penanganan korupsi serta penertiban dan pendisiplinan aparatur jaksa akhirnya menjadi bidang yang lekat tugas Darmono. Setelah sukses menangani perkara korupsi yang melibatkan para penggede, serta menertibkan kinerja sekitar 290 jaksa di jajaran Kejati DKI, pria kelahiran Klaten, 5 Juni 1953 ini diangkat menjadi Kepala Pusdiklat Kejaksaan Agung pada tahun 2007. Belum genap setahun jadi Kapusdiklat, tepatnya pada Rabu 20 Agustus 2008, peraih Adhykarya Bhakti Nusa pada tahun 2006 sebagai figur pemimpin terbaik ini dilantik menjadi Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.



CURRICULU VITAE

NAMA LENGKAP                 :    DARMONO, SH. MM.
NIP / NRP                             :    230014280 / 6785330.
PANGKAT / GOLONGAN   :    Jaksa Utama Madya (IV/d).
TTL                                        :    Klaten,  5 Juni 1953.
AGAMA                                  :    Islam.
STATUS PERNIKAHAN     :    Nikah.
NAMA ISTRI                         :    SRI MIYARSI, SH.
JUMLAH ANAK                    :    3 (tiga).
NAMA ANAK                         :   
rn
    rn
  1.   RACHMADHY SENO LUMAKSO
  2. rn
  3.   BARKAH DWI HATMOKO
  4. rn
  5.   RISKI RENY PERTIWI
  6. rn
rn
  RIWAYAT PENDIDIKAN   :
1.   FORMAL   :
a.    S-1 (Fakultas Hukum Pidana) UII  Yogyakarta Th. 1977.
b.    S-2 (Magister Management) IPWI Jakarta Th. 2000.
c.    Peserta Program Doktor (S-3) pada Universitas Padjajaran Bandung.

2.   NON FORMAL
a.    Pendidikan Jaksa Tahun 1980-1981.
b.    Pendidikan Pemberantasan Penye-lundupan.
c.    Pendidikan SEPADYA Tahun 1992.
d.    Pendidikan Aparatus Kepemimpinan Tahun 1994.
e.    Pendidikan SPAMEN Tahun 1996.
f.    Pendidikan Wira Intelijen Strategis Tahun 1997-1998.

  RIWAYAT PENUGASAN     :
1.    Mengusut dan menyidangkan perkara-perkara Tindak Pidana Subversi.
2.    Mengusut dan menyidangkan perkara-perkara Tindak Pidana Penyelundupan.
3.    Mengusut dan menyidangkan perkara-perkara Tindak Pidana Korupsi.
4.    Menyidangkan perkara Tindak Pidana Umum (Pembunuhan, Penggelapan, Perjudian dll).
5.    Mengusut Pelanggaran HAM Berat.
6.    Menjadi Pembicara dalam berbagai seminar tentang penanganan berbagai Kasus Pidana.

  RIWAYAT PRESTASI   :
1.    Sidhakarya Adhyaksa (Kajari Prestasi Baik tingkat Nasional/Terbaik Harapan I Tahun 1999 Kajari Cilacap, JATENG (Sidhakarya No. TP.419/JA/07/1999, KEPJA Nomor :  KEP-077/07/1999) tgl 20 Juli 1999.
2.    Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden RI Tahun 1999.
3.    “BEST ENTREPRENIUR & BEST EXECUTIVE AWARD”  dari Yayasan Penghargaan Indonesia tanggal 12 Desember 2003.
4.    “ADHYKARYA BHAKTI NUSA 2006 sebagai FIGUR PEMIMPIN TERBAIK untuk PEMBANGUNAN DAERAH” tanggal 15 April 2006.
5.    Penghargaan : “The Most Creative People Award 2006” dari Yayasan Citra Insani Jakarta, tanggal 13 Mei 2006. 


  RIWAYAT PENUGASAN     :
rn
    rn
  1. Kepala Seksi Operasi Kejari Raba Bima NTB  Tahun 1981-1989.
  2. rn
  3. Kasi Pengkajian Penuntutan Pidsus Kejagung RI Tahun 1990-1994.
  4. rn
  5. Kajari Pariaman Sumatera Barat Tahun 1994 –1995.
  6. rn
  7. Kabag TU JAM Pembinaan Kejaksaan Agung RI Tahun 1995-1996.
  8. rn
  9. Kajari Cilacap, Jawa Tengah Tahun  1996-1999.
  10. rn
  11. Kasubdit Upaya Hukum Eksekusi JAM Pidum Tahun 1999-2000.
  12. rn
  13. Kasubdit Kamtibum dan TPUL Pidum Tahun 2000-2001.
  14. rn
  15. Kajari Jakarta Barat Agustus  2001-Desember 2002
  16. rn
  17. Wakajati Lampung Desember 2002-Februari 2004.
  18. rn
  19. Wakajati DKI Jakarta Februari 2004-September 2005
  20. rn
  21. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar 26 September 2005-September 2006.
  22. rn
  23. Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta 23 Okt 2006  s/d  19 Sept 2007.
  24. rn
  25. Inspektur Pidsus Datun pada JAM Pengawasan tanggal 26 Sept 2007  s/d
  26. rn
  27. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan kejaksaan R.I. di Ragunan
  28. rn
  29. Jaksa Agung Muda Pengawasan tahun 2008
  30. rn
' , Namafile='' ,publish='1' where id='30'
updateTitle: JAKSA AGUNG MUDA PENGAWASAN1Success
21272009-03-16 16:37:54118.97.55.98RI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='JAKSA AGUNG MUDA PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA', description='Edwin Pamimpin Situmorang, SH, MH Deputi III Bidang Hukum dan HAM Kantor Menko Polhukam, Edwin Pamimpin Situmorang, diangkat menjadi Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) untuk menggantikan Untung Udji Santoso. Jamdatun sebelumnya, Untung, ternyata tak seberuntung namanya. Ia dicopot dari jabatan terkait rekaman perbincangannya dengan Artalyta Suryani alias Ayin, terdakwa penyuap Jaksa Urip Tri Gunawan.

Sejatinya, Edwin Pamimpin Situmorang baru beberapa bulan menjadi salah seorang Deputi di Kantor Kementerian Polhukkam karena baru dilantik 17 Januari 2008. Namun, mengingat posisi yang ditinggalkan Untung adalah posisi untuk eselon I Kejaksaan Agung, dan Edwin Pamimpin Situmorang adalah jaksa yang diperbantukan ke instansi lain dan termasuk dalam jajaran eselon I. Karena itu, mau tak mau Edwin Pamimpin Situmorang harus meninggalkan posnya di Kementerian Polhukkam tersebut.

Pejabat Jamdatun yang baru memang harusnya seseorang yang sangat kredibel dan berpengalaman. Erwin Pamimpin Situmorang yang lahir di Laguboti, Kecamatan Toba Samosir, Sumatera Utara, 6 Oktober 1952 ini, adalah orang yang tepat karena sudah sejak lama malang melintang di lingkungan Kejaksaan. Beragam tanggungjawab pernah diemban Edwin Pamimpin Situmorang. Selain banyak berkiprah di bidang intel dan perundangan, mantan Kepala Kejati Sumatra Selatan pada tahun 2005 juga pernah menjabat sebagai Direktur ekonomi & keuangan pada Jaksa Agung Muda Intelijen pada tahun 2003.

Penegakan hukum yang tidak diskriminatif, konsisten, tuntas, dan tegas adalah sikap dan tekad Edwin Pamimpin Situmorang yang alumnus Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung tahun 1977 ini. Buahnya adalah, 28 kasus korupsi yang menyeret orang pemerintah, swasta, dan badan usaha milik negara yang diproses sampai ke pengadilan berhasil diungkap saat ia menjabat Kepala Kejati Sumsel.

Tak hanya itu, Kejati Sumsel dibawah pimpinannya juga sempat menangani dugaan korupsi DPRD Musi Banyuasin Rp 5,4 miliar periode 2002-2003, korupsi penjualan besi tua Pertamina Rp 1,36 miliar, korupsi program pelayanan angkutan domestik haji tahun 2003-2005 Kanwil Departemen Agama Sumsel Rp 1,06 miliar, dan dugaan korupsi Wali Kota Prabumulih Rachman Djalili untuk proyek pengadaan tanah Rp 3 miliar dan anggaran transportasi PON Rp 207,75 juta.

Sayang, kasus-kasus tersebut belum menyentuh pejabat level teratas. Menurut Edwin Pamimpin Situmorang, ada dua penyebab pejabat tinggi yang disebutnya top manajemen itu tidak terjamah dalam penyidikan kasus korupsi. Pertama, secara hukum, pejabat tinggi itu tidak terbukti terlibat dalam korupsi. Kemungkinan kedua, dia terlibat korupsi, tetapi kami belum menemukan alat buktinya, tandasnya.

Di sisi lain, kata Edwin Pamimpin Situmorang, penegakan hukum hanya berhasil apabila aparat penegak hukum mendapat kepercayaan dari masyarakat. Karena itu, ia sangat mengharapkan masyarakat berperan serta memberantas korupsi dengan tidak mencoba memengaruhi jaksa melakukan perbuatan tercela. Selain itu, belum adanya kesamaan sikap dan langkah dari aparat penegak hukum menjadi kendala yang harus diatasi. “Harus ada kesamaan langkah. Penegak hukum harus bisa membuat orang takut dan malu berbuat korupsi!” tegasnya.

CURRICULU VITAE
Nama                                  : Edwin P Situmorang, SH, MH
Tempat/tanggal lahir        : Laguboti, 06 Oktober 1952
Jenis kelamin                    : laki laki
Jabatan                               : Jaksa Agung Muda Perdata dan  Tata Usaha Negara
Pendidikan                         : - S 1 Hukum Universitas Padjajaran
                                                -  S 2 Hukum Universitas Tanjungpura

Pendidikan Kedinasan

•    Pembentukan jaksa                  : tahun 1980
•    Kursus penyuluhan hukum     : tahun 1983
•    Sussar intelijen ( bais abri )    : tahun 1985
•    Kursus datun                              : tahun 1992
•    Sepadya                                       : tahun 1993
•    Sespanas promosi IV/d            : tahun 1995
•    Lemhannas kra xxxii                 : tahun 1999
   
Riwayat Jabatan

•    Kasi Hukum & Perundang-Undangan Kejaksaan Agung RI   : tahun 1979
•    Kasi Ssosbud pada bidang intelijen Kejati NTT                        : tahun 1982
•    Kasi Khusus pada bidang intelijen Kejati Jawa Tengah          : tahun 1984
•    Kasi Admintel pada bidang intelijen Kejati Jawa Tengah        : tahun 1986
•    Kasi Intelijen Kejari Pekalongan                                                   : tahun 1990
•    Kepala Kejaksaan Negeri Makale                                                 : tahun 1993
•    Asisten Intelijen Kejati Irian Jaya                                                   : tahun 1995
•    Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatera Selatan        : tahun 1996
•    Wakil Kepala Kejati Sulawesi Utara                                              : tahun 1998
•    Asisten Umum Jaksa Agung TI                                                       : tahun 2000
•    Kepala Kejati Kalimantan Barat: tahun 2001
•    Direktur ekonomi & keuangan pada Jaksa Agung Muda Intelijen: tahun 2003
•    Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan : tahun 2005
•    Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara: tahun 2007
•    Deputi  Menko Polhukam Bidang Koordinasi Hukum dan HAM    : tahun 2008
•    Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara    : tahun 2008' , Namafile='' ,publish='1' where id='31'
updateTitle: JAKSA AGUNG MUDA PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA1Success
21262009-03-16 16:36:59202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='Puspenkum', description='PUSAT PENERANGAN HUKUMrn

Pusat Penerangan Dan Hukum (PUSPENKUM) adalah pelaksana tugas dibidang penerangan dan hubungan masyarakat yang karena sifatnya tidak tercakup dalam satuan organisasi Kejaksaan lain, bertanggung jawab langsung kepada Jaksa Agung.

rn

Pelaksana tugas sehari-hari di PUS PENKUM terdiri dari

rn
    rn
  1. Bagian Tata Usaha;
  2. rn
  3. Bidang Penyuluhan/Penerangan Hukum;
  4. rn
  5. Bidang Hubungan Media Massa;
  6. rn
  7. Bidang Hubungan Antar Lembaga/DPR, Pemerintah dan Non Pemerintah;
  8. rn
  9. Kelompok Jabatan Fungsional..
  10. rn
rn

Kanal ini memuat informasi tentang kegiatan serta dinamika lain di dalam ruang lingkup tanggungjawab PUSPENKUM.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melaksanakan kegiatan penyuluhan/penerangan hukum dan hubungan masyarakat

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Penyiapan perumusan rencana dan program kerja serta laporan pelaksanaannya.
  2. rn
  3. Penyiapan perumusan kebijaksanaan teknis perencanaan, pelaksanaan penerangan, penyuluhan, publikasi, hubungan masyarakat dan dokumentasi.
  4. rn
  5. Pelaksanaan pengumpulan dan pengolahan data dari satuan kerja di lingkungan Kejaksaan dan dari instansi lain serta hasil penelitian di lapangan untuk kegiatan publikasi serta pembinaan hubungan masyarakat.
  6. rn
  7. Pelaksanaan pembinaan kerjasama dengan instansi terkait dan organisasi sosial kemasyarakatan lainnya dalam program penyuluhan/penerangan dan pembinaan kesadaran hukum masyarakat.
  8. rn
  9. Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dalam melakukan kegiatan penyuluhan, penerangan hukum, pembinaan masyarakat taat hukum dan melakukan pemantauan serta penilaian pelaksanaan tugas.
  10. rn
  11. Pelaksanaan pendokumentasian, pendistribusian dan perencanaan program penerangan, penyuluhan hukum.
  12. rn
  13. Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan Pusat PENKUM
  14. rn
', submenu3='' where id='29'
updateUnit: Puspenkum1Success
21252009-03-16 16:28:28202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='JAM Pengawasan', description='JAKSA AGUNG MUDA PENGAWASANrn

Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM WAS) adalah pembantu Jaksa Agung dalam melaksanakan sebagian tugas dan fungsi kejaksaan di bidang Pengawasan

rn

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, JAM WAS dibantu oleh

rn
    rn
  1. Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan;
  2. rn
  3. Inspektur Kepegawaian dan Tugas Umum;
  4. rn
  5. inspektur Keuangan, Perlengkapan dan Proyek pembangunan;
  6. rn
  7. inspektur Intelijen;
  8. rn
  9. inspektur Tindak Pidana Umum;
  10. rn
  11. inspektur Tindak Pidana Khusus, Perdata dan Tata Usaha Negara.
  12. rn
rn

Kanal ini menyajikan informasi seputar kegiatan serta dinamika lain di dalam ruang lingkup tanggungjawab JAMWAS.

', tupoksi='TUGAS : rn

Melakukan pengawasan atas pelaksanaan tugas dan pembangunan semua unsur Kejaksaan, agar terlaksana sesuai dengan peraturan perundang-undangan, rencana dan program kerja serta kebijaksanaan yang ditetapkan Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksanaan teknis pengawasan di lingkungan Kejaksaan.
  2. rn
  3. Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pengamatan, penelitian, pengujian, penilaian, pemberian bimbingan, penertiban atas pelaksanaan tugas rutin dan pembangunan semua unsur Kejaksaan terutama mengenai administrasi umum, administrasi di bidang kepegawaian, keuangan, perlengkapan, proyek pembangunan , intelijen, tindak pidana umum, tindak pidana khusus, perdata, dan tata usaha negara di lingkungan Kejaksaan serta pengadministrasian.
  4. rn
  5. Pelaksanaan pengusutan, pemeriksaan atas adanya laporan, pengaduan, penyimpangan, penyalahgunaan jabatan atau wewenang dan mengusulkan penindakan terhadap pegawai Kejaksaan yang terbukti melakukan perbuatan tercela atau terbukti melakukan tindak pidana;
  6. rn
  7. Pemantauan dalam rangka tindak lanjut pengawasan di lingkungan Kejaksaan.
  8. rn
  9. Pembinaan dan peningkatan kemampuan, ketrampilan serta integritas kepribadian aparat pengawasan di lingkungan Kejaksaan.
  10. rn
  11. Pembinaan kerjasama dan pelaksanaan koordinasi dengan aparat pengawasan fungsional instansi lain mengenai pelaksanaan pengawasan pada umumnya;
  12. rn
  13. Pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang pengawasan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.
  14. rn
', submenu3='' where id='26'
updateUnit: JAM Pengawasan1Success
21242009-03-16 16:24:23202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='JAM Tindak Pidana Khusus', description='JAKSA AGUNG MUDA TINDAK PIDANA KHUSUSrn

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) adalah unsur pembantu pimpinan dalam melaksanakan sebagian tugas dan wewenang serta fungsi kejaksaan di bidang yustisial mengenai tindak pidana khusus

rn

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, JAM PIDSUS dibantu oleh:

rn
    rn
  1. Sekretariat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus;
  2. rn
  3. Direktorat penyidikan
  4. rn
  5. Direktorat penuntutan
  6. rn
  7. Direktorat Upaya hukum , eksekusi dan Eksaminasi;
  8. rn
  9. Tenaga pengakaji Tindak Pidana Khusus;
  10. rn
rn

Kanal ini memuat informasi tentang kegiatan internal serta perkembangan kegiatan di dalam ruang lingkup JAMPIDSUS.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melakukan penyelidikan, penyidikan, pemeriksaan tambahan, penutupan, pelaksanaan penetapan hakim dan putusan pengadilan, pengawasan terhadap pelaksaan putusan lepas bersyarat dan tindakan hukum lain mengenai tindak pidana ekonomi, tindak pidana korupsi dan tindak pidana khusus lainya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh jaksa agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksanaan teknis kegiatan yustisial pidana khusus berupa pemberian bimbingan dan pembinaan dalam bidang tugasnya.
  2. rn
  3. Perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan tambahan penuntutan, eksekusi atau melaksanakan penetapan hukum, dan putusan pengadilan, pengawasan terhadap pelaksaan keputusan lepas bersyarat dan tidak hukum lain serta pengadministrasianya.
  4. rn
  5. Pembinaan kerja sama, pelaksanaan koordinasi dan pemberian bimbingan serta petunjuk teknis dalam penanganan perkara tinak pidana khusus dengan instansi dan lembaga terkait mengenai penyelidikan dan penyidikan berdasarkan peraturan perundang – undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh jaksa agung.
  6. rn
  7. Pemberian saran, konsepsi tentang pendapat dan / atau pertimbangan hukum Jaksa Agung mengenai perkara tindak pidana khusus masalah dan masalah hukum lainya dalam kebijaksanaan penegakan hukum.
  8. rn
  9. Pembinaan dan peningkatan kemampuan, ketrampilan, dan integritas kepribadian aparat tindak pidana khusus di lingkungan kejaksaan.
  10. rn
  11. Pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas wewenang kejaksaan dibidang tindak pidana khusus berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh jaksa agung
  12. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_jampidsus.gif' where id='24'
updateUnit: JAM Tindak Pidana Khusus1Success
21232009-03-16 16:23:34203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-04', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='Bidang tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara selama tahun 2008 menangani :
rn
    rn
  • Penyelidikan 3 perkara dan ketiganya dapat diselesaikan.
  • rn
rn
    rn
  • Penyidikan 48 perkara tindak pidana korupsi dan diselesaikan 24 perkara.
  • rn
rn
    rn
  • 1 perkara tindak pidana perikanan dan 1 perkara tindak pidana kepabeanan.
  • rn
rn
', publish='1' where id='756'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
21222009-03-16 16:19:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-09', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='Dalam tahun 2008 Kejaksaan Tinggi Sulawesi tenggara menangani :
rn
    rn
  • Sebanyak 1.937 perkara dan yang diselesaikan sebanyak 1.778 perkara.
  • rn
  • Sebanyak 174 perkara penting yang menarik perhatian masyarakat seperti Kasus Pembalakan liar, Kasus Penyimpangan Distribusi BBM sebanyak 6 kasus, disamping perkara biasa sebanyak 1.763 perkara.  
  • rn
rn
', publish='1' where id='755'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
21212009-03-16 16:17:57203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-11', title='Bidang Intelijen', description='
    rn
  • Dalam tahun 2008 Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara telah melakukan penyelidikan 58 perkara tindak pidana korupsi, dan dari jumlah tersebut yang ditingkatkan ke tingkat penyidikan sebanyak 14 perkara.
  • rn
  • Bidang Intelijen telah membentuk Media Bimbingan Penerangan Hukum yaitu Ojek sebagai Mitra Binmatkum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan di Desa Lalowaru Kec. Moramo Utara.
  • rn
  • Membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas Pesisir Mitra BINMATKUM Kec. Moramo Utara, pencanangan dan peresmian Kantin Kejujuran diberbagai sekolah tingkat SLTA yang dilaksanakan secara simbolis pada Madrasah Aliyah Negeri 1 Kendari yang diresmikan langsung oleh Bapak Jaksa Agung RI.
  • rn
', publish='1' where id='753'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
21202009-03-16 16:16:37203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-15', title='Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara', description='

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dalam tahun 2008 menangani 3 perkara perdata yaitu :

rn
    rn
  • Perkara Perdata sengketa tanah di Kel. Korumba yang dijadikan lokasi MTQ 2006 (dalam proses kasasi) tahun 2008
  • rn
  • Perkara sengketa tanah Perumahan Dinas Kantor BKKBN Prop. Sultra tahun 2006
  • rn
  • Perkara Perdata sengketa tanah Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai  (BTNRAW) tahun 2008
  • rn
rnSelain itu, Kejati Sulawesi Tenggara menangani Perkara Pemulihan dan Perlindungan Hak (PPH) sebanyak 36 perkara, terdiri atas 25 kasus ditangani Kejaksaan Tinggi Sultra yaitu masalah kredit macet BPD dan Kantor Pos, Penanganan Jamsostek, Tunggakan Pajak pada Dispenda Propinsi Sulawesi Tenggara. Sementara 11 kasus berupa kredit macet ditangani oleh Kejaksaan Negeri.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dalam tahun 2008 menerima :
rn
    rn
  • 1 MOU yaitu MoU/ PKS No : 180/906/B- 938/R.3.14/Gtn/08/2000 antara Kejaksaan Negeri Unaaha dan Pemkab. Konawe
  • rn
rn
    rn
  • 28 SKK mengenai Permohonan Penundaan Pelaksanaan SK Bupati Konawe tentang Surat Kuasa Pertambangan Nikel di Kab. Konawe yang ditangani oleh Kejari Unaaha dan sedang dalam proses persidangan.
  • rn
', publish='1' where id='759'
updateTitle: Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara1Success
21192009-03-16 16:10:57203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-31', title='Bidang Pembinaan', description='Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara periode tahun 2008 berupaya meningkatkan kualitas SDM Jaksa dan Tata Usaha  dengan :
rn
    rn
  • Berbagai Pendidikan dan Latihan Teknis dan Manajerial antara lain Diklat Jaksa dan Hakim, Intelijen, Tindak Pidana Umum, Tindak Pidana Khusus, Datun, Refresher Course, Pengawasan, dan Terorisme.
  • rn
    rn
  • Selain itu, dilaksanakan diklat tindak Pidana Traficking, Keamanan Dalam, Perikanan, Perbankan dan Pasar Modal, Pembinaan Kepegawaian, Pranata Komputer, Wildlife Crime dan Lingkungan Hidup, Kehumasan dan Media Massa, Money Laundering, Kearsipan, Illegal Fishing, Trans National Crime, Jaringan Komunikasi Sandi dan berbagai diklat lainnya.
  • rn
', publish='1' where id='752'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
21182009-03-16 16:07:29203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='69', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Kejaksaan Negeri Watampone/Bone', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Andrizal, SH
Jl. Kawerang NO. 22, Watampone
Telp. 0481-221318
Fax.', publish='1' where id='216'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Watampone/Bone1Success
21172009-03-16 16:06:45203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-06','Caabng Kejari Donggala di Parigi','','1')insertTitle: Caabng Kejari Donggala di Parigi1Success
21162009-03-16 16:06:16203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-06','Cabang Kejari Donggala di Sabang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Donggala di Sabang1Success
21152009-03-16 16:05:34203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-07', title='Cabang Kejari Poso di Kolonedale', description='Kajari  FAHRI, SH
', publish='1' where id='891'
updateTitle: Cabang Kejari Poso di Kolonedale1Success
21142009-03-16 16:04:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-06', title='Cabang Kejari Donggala di Tompe', description='Kajari  MUHAMMAD IRWAN DATUIDING, SH
', publish='1' where id='894'
updateTitle: Cabang Kejari Donggala di Tompe1Success
21132009-03-16 16:04:26203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-06','Cabang Kejari Donggala di Mautong','','1')insertTitle: Cabang Kejari Donggala di Mautong1Success
21122009-03-16 16:03:33203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-06','Cabang Kejari Donggala di Tinobo','','1')insertTitle: Cabang Kejari Donggala di Tinobo1Success
21112009-03-16 16:03:10203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-31', title='Kasus Proyek Peningkatan Pemberdayaan Badan Legislatif Daerah Tahun 2003', description='

TERDAKWA
MAHSIDDIN, S.Sos 

rn

 KASUS POSISI
Bahwa Terdakwa selaku Pimpinan Proyek Peningkatan Pemberdayaan Badan Legislatif Daerah TA. 2003 telah melakukan perbuatan melawan hukum atau  setidak-tidaknya menyalahgunakan kewenangannya selaku pimpro

rn

PASAL YANG DISANGKA
Pasal 2 ayat (1), pasal 3, pasal 3 jis, pasal 15 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 jo UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) jo pasal 56 ke- 1 KUH.Pidana

rn

KERUGIAN NEGARA
Rp. 3.309.609.000,-

rn

KETERANGAN
Telah diputus PN kendari

', publish='1' where id='712'
updateTitle: Kasus Proyek Peningkatan Pemberdayaan Badan Legislatif Daerah Tahun 20031Success
21102009-03-16 16:02:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-06', title='Cabang Kejari Donggala di Sabang Donggala di Tompe', description='Kajari  MUHAMMAD IRWAN DATUIDING, SH
', publish='1' where id='894'
updateTitle: Cabang Kejari Donggala di Sabang Donggala di Tompe1Success
21092009-03-16 16:01:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='747'deleteTitle: melakukan TP Korupsi berupa penyelewengan / penyalahgunaan Dana Panjar Pesangon Anggota DPRD1Success
21082009-03-16 16:01:36203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-07', title='Cabang Kejari Poso di Bingku', description='Kajari  KAHARUDDIN KASIM, SH
', publish='1' where id='895'
updateTitle: Cabang Kejari Poso di Bingku1Success
21072009-03-16 16:01:18203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-22', title='Kasus Pengalihan Kepemilikan Aset Daerah Milik Pemerintah Kota Kendari', description='

TERDAKWA
Drs. H. MASYHUR MASIE ABUNAWAS, M.Si

rn

KASUS POSISI
Bahwa tersangka selaku Mantan Walikota Kendari telah melakukan tindak pidana korupsi Pengalihan atau pemindah tanganan kepemilikan aset daerah milik pemerintah Kota Kendari berupa sebuah mobil Toyota Land Cruiser dan sebidang tanah ± 3. 700 M2 yang diatasnya ada bangunan ex Rujab Camat Poasia sebagaimana pemberian hadiah/penghargaan selama menjabat sebagai Walikota tanpa melalui proses pengalihan Aset Daerah.

rn

PASAL YANG DISANGKA 
Pasal 2 atau pasal 3 atau pasal 7 atau pasal 9 UU No. 31 Thn 1999 Jo UU No. 20 thn 2001

rn

KERUGIAN NEGARA

rn

KETERANGAN
Dalam proses persidangan

', publish='1' where id='726'
updateTitle: Kasus Pengalihan Kepemilikan Aset Daerah Milik Pemerintah Kota Kendari1Success
21062009-03-16 16:01:10203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-07', title='Cabang Kejari Poso di Ampana', description='Kajari  ALHAM, SH
', publish='1' where id='890'
updateTitle: Cabang Kejari Poso di Ampana1Success
21052009-03-16 16:00:48203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahdelete from tb_unitcontent where id='1011'deleteTitle: Cabang Kejari Poso di Ampana1Success
21042009-03-16 16:00:29203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-07', title='Cabang Kejari Poso di Una-Una/Wakai', description='Kajari  HAERDIN, SH
', publish='1' where id='893'
updateTitle: Cabang Kejari Poso di Una-Una/Wakai1Success
21032009-03-16 16:00:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-03', title='Cabang Kejari Poso di Una-Una/Wakai', description='Kajari  HAERDIN, SH
', publish='1' where id='893'
updateTitle: Cabang Kejari Poso di Una-Una/Wakai1Success
21022009-03-16 15:59:53203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahdelete from tb_unitcontent where id='1014'deleteTitle: Cabang Kejari Poso di Una-una/Wakai1Success
21012009-03-16 15:59:53203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='742'deleteTitle: melakukan Penyimpangan / Penyelewengan Keuangan Negara1Success
21002009-03-16 15:59:33203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='720'deleteTitle: selaku Konsultan Pengawas Penambahan Kapasitas dan Peningkatan Pelayanan Air Bersih Kota Kola1Success
20992009-03-16 15:59:22203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='713'deleteTitle: Bahwa Terdakwa Selaku Pelaksana Pekerjaan Pembangunan Bawah dan Pemasangan Rangka Baja Austr1Success
20982009-03-16 15:59:09203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-07', title='Cabang Kejari Poso di Tentena', description='Kajari  IVAN ROMULO BERNULI, SH
', publish='1' where id='892'
updateTitle: Cabang Kejari Poso di Tentena1Success
20972009-03-16 15:58:59203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='721'deleteTitle: melakukan penyimpangan pelaksanaan pembangunan jembatan beton bertulang di sungai Lansilowo1Success
20962009-03-16 15:58:30203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='725'deleteTitle: melakukan penyimpangan pelaksanaan pembangunan jembatan beton bertulang di sungai Lansilowo1Success
20952009-03-16 15:58:17203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-05', title='Cabang Kejari Poso di Kolonedale', description='Kajari  FAHRI, SH
', publish='1' where id='891'
updateTitle: Cabang Kejari Poso di Kolonedale1Success
20942009-03-16 15:58:01203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahdelete from tb_unitcontent where id='1012'deleteTitle: Cabang Kejari Poso di Kolonadale1Success
20932009-03-16 15:57:57203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-22', title='Dugaan Penyimpangan Pembangunan Kantor DIKBUDPAR', description='

TERDAKWA :

rn
    rn
  1. AHMAD AL KANDARY
  2. rn
  3. LA ODE MUH. ARIEF ANIS, SE
  4. rn
rn

 

rn


rn

KASUS POSISI
Bahwa terdakwa AHMAD AL KANDARY (kuasa direktur CV. Kaunta Lapandewa Pusat Bau-Bau) dan LAODE MUH. ARIEF ANIS, SE (pelaksana pekerjaan) telah melakukan penyimpangan pekerjaan pembangunan dan pekerjaan pengawasan pembangunan kantor DIKBUDPAR Kab. Bombana TA. 2006 dan 2007

rn


rn

PASAL YANG DISANGKA
Pasal 2 atau pasal 3 atau pasal 7 ayat (1) huruf a, b UU No. 31 tahun 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001
KERUGIAN NEGARA NIHIL : DI KARENAKAN DALAM PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DIKBUDPAR KAB. BOMBANA TAHUN ANGGARAN 2006 PADA SEKRETARIAT DAERAH KAB. BOMBANA SELAKU PEMBORONG, AHLI BANGUNAN YANG PADA WAKTU MEMBUAT BANGUNAN, ATAU PENJUAL BAHAN BANGUNAN YANG PADA WAKTU MENYERAHKAN BAHAN BANGUNAN MELAKUKAN PERBUATAN CURANG YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN KEAMANAN ORANG ATAU BARANG, ATAU KESELAMATAN NEGARA DALAM KEADAAN PERANG SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PASAL 7 huruf a UNDANG – UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DENGAN UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI, SAAT INI SUDAH DALAM PROSES PERSIDANGAN DAN DITANGANI OLEH KEJARI BAU-BAU.

rn

KERUGIAN NEGARA
NIHIL

rn

KETERANGAN
Telah di Putus PN Bau-Bau No. 312/Pid.B/2008 PN. BB tgl. 25 Nopember 2008

rn


', publish='1' where id='715'
updateTitle: Dugaan Penyimpangan Pembangunan Kantor DIKBUDPAR1Success
20922009-03-16 15:56:50203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-07','Cabang Kejari Poso di Una-una/Wakai','','1')insertTitle: Cabang Kejari Poso di Una-una/Wakai1Success
20912009-03-16 15:55:16202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='JAM Pembinaan', description='JAKSA AGUNG MUDA PEMBINAANrn

Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM BIN) adalah unsur pembantu Jaksa Agung dalam melaksanakan sebagian tugas dan wewenang serta fungsi kejaksaan di bidang pembinaan

rn

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, JAMBIN dibantu oleh

rn
    rn
  1. Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan;
  2. rn
  3. Biro Perencanaan;
  4. rn
  5. Biro Umum;
  6. rn
  7. Biro Kepegawaian:
  8. rn
  9. Biro Keuangan;
  10. rn
  11. Biro Perlengkapan;
  12. rn
  13. Biro Hukum;
  14. rn
rn

Kanal ini memuat informasi yang terkait dengan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, organisasi dan tatalaksana serta hal-hal teknis dan administrasi lainnya di wilayah tanggunjawab JAMBIN.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melakukan pembinaan atas manajemen, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, organisasi dan tatalaksana, Melakukan penelaahan dan turut menyusun perumusan peraturan perundang-undangan, pengelolaaan atas milik negara yang menjadi tanggung jawabnya serta memberikan dukungan pelayanan teknis dan administrasi bagi seluruh satuan organisasi Kejaksaan dalam rangka memperlancar pelaksanaan tugas.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Penyelenggaraan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi serta membina kerja sama seluruh satuan organisasi Kejaksaan di bidang administrasi.
  2. rn
  3. Penyiapan rencana dan pelaksanaan koordinasi perumusan kebijaksanaan dalam penyusunan rencana dan program pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan Kejaksaan, melakukan pemantauan, penilaian serta pengendalian pelaksanaannya.
  4. rn
  5. Pemberian dukungan pelayanan ketatausahaan kepada pimpinan, pengelolaan urusan rumah tangga, pengamanan personil, materiil dan ketertiban di lingkungan Kejaksaan.
  6. rn
  7. Pembinaan organisasi dan tatalaksana, urusan tata usaha dan pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, perpustakaan dan kekayaan milik negara yang menjadi tanggung jawab Kejaksaan.
  8. rn
  9. Pemberian pertimbangan hukum kepada satuan organisasi Kejaksaan dan instansi pemerintah, serta turut melakukan penelaahan dan penyusunan perumusan peraturan perundang-undangan.
  10. rn
  11. Pelaksanaan dan pembinaan hubungan dengan lembaga negara, lembaga pemerintah dan lembaga lain baik di dalam maupun di luar negeri.
  12. rn
  13. Pembinaan dan peningkatan kemampuan, ketrampilan dan integritas kepribadian aparat Kejaksaan, khususnya aparat pembinaan.
  14. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_jambin.gif' where id='21'
updateUnit: JAM Pembinaan1Success
20902009-03-16 15:55:11203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2009-03-16','Cabang Kejari Poso di Tentena','','1')insertTitle: Cabang Kejari Poso di Tentena1Success
20892009-03-16 15:54:31203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-07','Cabang Kejari Poso di Kolonadale','','1')insertTitle: Cabang Kejari Poso di Kolonadale1Success
20882009-03-16 15:53:38202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='JAM Pembinaan', description='JAKSA AGUNG MUDA PEMBINAANrn

Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM BIN) adalah unsur pembantu Jaksa Agung dalam melaksanakan sebagian tugas dan wewenang serta fungsi kejaksaan di bidang pembinaan

rn

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, JAMBIN dibantu oleh

rn
    rn
  1. Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan;
  2. rn
  3. Biro Perencanaan;
  4. rn
  5. Biro Umum;
  6. rn
  7. Biro Kepegawaian:
  8. rn
  9. Biro Keuangan;
  10. rn
  11. Biro Perlengkapan;
  12. rn
  13. Biro Hukum;
  14. rn
rn

Kanal ini memuat informasi yang terkait dengan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, organisasi dan tatalaksana serta hal-hal teknis dan administrasi lainnya di wilayah tanggunjawab JAMBIN.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melakukan pembinaan atas manajemen, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, organisasi dan tatalaksana, Melakukan penelaahan dan turut menyusun perumusan peraturan perundang-undangan, pengelolaaan atas milik negara yang menjadi tanggung jawabnya serta memberikan dukungan pelayanan teknis dan administrasi bagi seluruh satuan organisasi Kejaksaan dalam rangka memperlancar pelaksanaan tugas.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Penyelenggaraan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi serta membina kerja sama seluruh satuan organisasi Kejaksaan di bidang administrasi.
  2. rn
  3. Penyiapan rencana dan pelaksanaan koordinasi perumusan kebijaksanaan dalam penyusunan rencana dan program pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan Kejaksaan, melakukan pemantauan, penilaian serta pengendalian pelaksanaannya.
  4. rn
  5. Pemberian dukungan pelayanan ketatausahaan kepada pimpinan, pengelolaan urusan rumah tangga, pengamanan personil, materiil dan ketertiban di lingkungan Kejaksaan.
  6. rn
  7. Pembinaan organisasi dan tatalaksana, urusan tata usaha dan pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, perpustakaan dan kekayaan milik negara yang menjadi tanggung jawab Kejaksaan.
  8. rn
  9. Pemberian pertimbangan hukum kepada satuan organisasi Kejaksaan dan instansi pemerintah, serta turut melakukan penelaahan dan penyusunan perumusan peraturan perundang-undangan.
  10. rn
  11. Pelaksanaan dan pembinaan hubungan dengan lembaga negara, lembaga pemerintah dan lembaga lain baik di dalam maupun di luar negeri.
  12. rn
  13. Pembinaan dan peningkatan kemampuan, ketrampilan dan integritas kepribadian aparat Kejaksaan, khususnya aparat pembinaan.
  14. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_jambin.gif' where id='21'
updateUnit: JAM Pembinaan1Success
20872009-03-16 15:53:19203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-07','Cabang Kejari Poso di Ampana','','1')insertTitle: Cabang Kejari Poso di Ampana1Success
20862009-03-16 15:51:20203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-09', title='Cabang Kejari Toli-toli di Bangkir', description='Kajari  BASO BARAHIMA, SH
', publish='1' where id='888'
updateTitle: Cabang Kejari Toli-toli di Bangkir1Success
20852009-03-16 15:50:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-08', title='Cabang Kejari Toli-toli di Lokodidi', description='Kajari  RASMUDASATI DAMSYIK, SH
', publish='1' where id='889'
updateTitle: Cabang Kejari Toli-toli di Lokodidi1Success
20842009-03-16 15:50:05203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-11', title='Cabang Kejari Toli-toli di Laulalang', description='Kajari  SUGIARTO, SH
', publish='1' where id='881'
updateTitle: Cabang Kejari Toli-toli di Laulalang1Success
20832009-03-16 15:49:14203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2008-12-10','Cabang Kejari Toli-toli di Leok','','1')insertTitle: Cabang Kejari Toli-toli di Leok1Success
20822009-03-16 15:47:51203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-16', title='Cabang Kejari Luwuk di Banggai', description='', publish='1' where id='1009'updateTitle: Cabang Kejari Luwuk di Banggai1Success
20812009-03-16 15:47:11203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('84','0','2009-03-16','Cabang Kejari Luwuk di Banggai','','1')insertTitle: Cabang Kejari Luwuk di Banggai1Success
20802009-03-16 15:46:46202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='JAM Intelijen', description='JAKSA AGUNG MUDA INTELIJENrn

Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM INTEL) adalah unsur pembantu Jaksa Agung dalam melaksanakan sebagian tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan di bidang intelijen yustisial

rn

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, JAM INTEL dibantu oleh :

rn
    rn
  1. Sekretariat Jaksa Agung Muda Intelijen;
  2. rn
  3. Direktorat Sosial dan Politk;
  4. rn
  5. Direktorat Ekonomi dan Keuangan;
  6. rn
  7. Direktorat Produksi dan Sarana Intelijen;
  8. rn
  9. Tenaga Pengkaji Intelijen;
  10. rn
  11. Kelompok Jabatan Fungsional.
  12. rn
rn

Kanal ini memua informasi tentang perkembangan kegiatan serta kebijakan umum JAMINTEL di bidang sosial, politik, ekonomi, keuangan, pertahanan keamanan dan ketertiban umum untuk mendukung kebijaksanaan penegakan hukum.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melakukan kegiatan intelijen yustisial di bidang sosial, politik, ekonomi, keuangan, pertahanan keamanan dan ketertiban umum untuk mendukung kebijaksanaan penegakan hukum dan keadilan baik preventif maupun represif, melaksanaan dan atau turut menyelenggarakan ketertiban dan ketenteraman umum serta pengamanan pembangunan nasional dan hasil-hasilnya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksananaan teknis kegiatan intelijen yustisial berupa pemberian bimbingan dan pembinaan dalam bidang tugasnya.
  2. rn
  3. Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan intelijen yustisial penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk mendukung kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun represif mengenai masalah ideologi, politik, media massa, barang cetakan, orang asing, cegah tangkal, sumber daya manusia, pertahanan keamanan, tindak pidana perbatasan, dan pelanggaran wilayah perairan.
  4. rn
  5. Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan intelijen yustisial penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk mendukung kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun represif mengenai masalah investasi, produksi, distribusi, keuangan, perbankan, sumber daya manusia dan pertanahan, penanggulangan tindak pidana ekonomi serta pelanggaran zona ekonomi eksklusif.
  6. rn
  7. Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan intelijen yustisial penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk mendukung kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun represif mengenai masalah aliran kepercayaan, penyalahgunaan dan/atau penodaan agama, persatuan dan kesatuan bangsa, lingkungan hidup serta penanggulangan tindak pidana umum.
  8. rn
  9. Pembinaan dan pelaksanaan kegiatan administrasi intelijen, peningkatan kemampuan, keterampilan dan integritas kepribadian aparat intelijen yustisial di lingkungan Kejaksaan;
  10. rn
  11. Pengendalian teknis pelaksanaan operasi intelijen sesuai dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan.
  12. rn
  13. Pengamanan teknis di lingkungan Jaksa Agung Muda Intelijen dan pemberian dukungan penagaman teknis terhadap pelaksanaan tugas satuan organisasi lain di lingkungan Kejaksaan di bidang personil, kegiatan, materiil, pemberitaan dan dokumen dengan memperhatikan prinsip koordinasi.
  14. rn
  15. Pembinaan dan pelaksanaan kerjasama dengan departemen, lembaga pemerintah non departemen, lembaga negara, instansi dan organisasi lain terutama dengan aparat intelijen lainnya.
  16. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_jamintel.gif' where id='22'
updateUnit: JAM Intelijen1Success
20792009-03-16 15:46:34203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-16', title='Cabang Kejari Luwuk di Bunta', description='Kajari  ASEP HASAN SOFWAN, SH
', publish='1' where id='883'
updateTitle: Cabang Kejari Luwuk di Bunta1Success
20782009-03-16 15:45:58203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-10', title='Cabang Kejari Toli-toli di Paleleh', description='Kajari  IRWAN, SH
', publish='1' where id='887'
updateTitle: Cabang Kejari Toli-toli di Paleleh1Success
20772009-03-16 15:45:18203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-11', title='Cabang Kejari Toli-toli di Ogotua', description='Kajari  NANA RIANA, SH
', publish='1' where id='886'
updateTitle: Cabang Kejari Toli-toli di Ogotua1Success
20762009-03-16 15:44:36203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-18', title='Cabang Kejari Toli-toli di Laulalang', description='Kajari  SUGIARTO, SH
', publish='1' where id='881'
updateTitle: Cabang Kejari Toli-toli di Laulalang1Success
20752009-03-16 15:43:59203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-17', title='Cabang Kejari Luwuk di Pagimana', description='Kajari  MOH RIZAL MANABA, SH
', publish='1' where id='882'
updateTitle: Cabang Kejari Luwuk di Pagimana1Success
20742009-03-16 15:43:45202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='Kejaksaan Tinggi', description='KEJAKSAAN TINGGI
 
Kejaksaan Tinggi adalah Kejaksaan di Ibukota Propinsi dengan daerah hukum meliputi wilayah Propinsi yang bersangkutan.
 
Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

Kanal ini memuat informasi, data, serta bebagai perkembangan lain di lingkungan kerja masing-masing Kejaksaan Tinggi.

rnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrn', tupoksi='

TUGAS :

rn

Melaksanakan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan di daerah hukum Kejaksaan Tinggi yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan  dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa serta tugas-tugas lain yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksanaan pelaksanaan dan kebijaksanaan teknis pemberian bimbingan dan pembinaan serta pemberian perijinan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;
  2. rn
  3. penyelengaraan dan pelaksanaan pembangunan prasarana dan sarana, pembinaan manajemen, administrasi, organisasi dan tatalaksanaan serta pengelolaan atas milik negara menjadi tanggung jawabnya;
  4. rn
  5. pelaksanaan  penegakan  hukum baik  preventif  maupun yang berintikan keadilan di bidang pidana;.
  6. rn
  7. pelaksanaan pemberian bantuan di bidang intelijen yustisial, dibidang ketertiban    dan ketentraman         umum, pemberian    bantuan,     pertimbangan,     pelayanan     dan penegaakan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara serta  tindakan hukum dan tugas lain, untuk menjamin kepastian hukum,      kewibawaanm pemerintah    dan penyelamatan   kekayaan  negara,   berdasarkan   peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan Jaksa Agung;
  8. rn
  9. penempatan seorang tersangka atau terdakwa di rumah sakit atau tempat perawatan jiwa atau tempat lain yang layak berdasarkan penetapan Hakim karena tidak mampu berdiri sendiri atau disebabkan hal - hal yang dapat membahayakan orang lain, lingkungan atau dirinya sendiri;
  10. rn
  11. pemberian pertimbangan hukum kepada instansi pemerintah, penyusunan peraturan perundang-undangan serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat;
  12. rn
  13. koordinasi, pemberian bimbingan dan petunjuk teknis serta pengawasan, baik di dalam maupun dengan instansi terkait atas pelaksanaan tugas dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.
  14. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_kajati.gif' where id='31'
updateUnit: Kejaksaan Tinggi1Success
20732009-03-16 15:42:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='84', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-29', title='Kejaksaan Negeri Toli-toli', description='Alamat  Jl. Magamu No. 59, Tolitoli
Telepon 0453-23039
Kajari     Fachruddin Siregar, SH
', publish='1' where id='875'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Toli-toli1Success
20722009-03-16 15:42:02202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='Kejaksaan Tinggi', description='KEJAKSAAN TINGGI
 
Kejaksaan Tinggi adalah Kejaksaan di Ibukota Propinsi dengan daerah hukum meliputi wilayah Propinsi yang bersangkutan.
 
Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

Kanal ini memuat informasi, data, serta bebagai perkembangan lain di lingkungan kerja masing-masing Kejaksaan Tinggi.

rnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrn', tupoksi='

TUGAS :

rn

Melaksanakan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan di daerah hukum Kejaksaan Tinggi yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan  dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa serta tugas-tugas lain yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksanaan pelaksanaan dan kebijaksanaan teknis pemberian bimbingan dan pembinaan serta pemberian perijinan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;
  2. rn
  3. penyelengaraan dan pelaksanaan pembangunan prasarana dan sarana, pembinaan manajemen, administrasi, organisasi dan tatalaksanaan serta pengelolaan atas milik negara menjadi tanggung jawabnya;
  4. rn
  5. pelaksanaan  penegakan  hukum baik  preventif  maupun yang berintikan keadilan di bidang pidana;.
  6. rn
  7. pelaksanaan pemberian bantuan di bidang intelijen yustisial, dibidang ketertiban    dan ketentraman         umum, pemberian    bantuan,     pertimbangan,     pelayanan     dan penegaakan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara serta  tindakan hukum dan tugas lain, untuk menjamin kepastian hukum,      kewibawaanm pemerintah    dan penyelamatan   kekayaan  negara,   berdasarkan   peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan Jaksa Agung;
  8. rn
  9. penempatan seorang tersangka atau terdakwa di rumah sakit atau tempat perawatan jiwa atau tempat lain yang layak berdasarkan penetapan Hakim karena tidak mampu berdiri sendiri atau disebabkan hal - hal yang dapat membahayakan orang lain, lingkungan atau dirinya sendiri;
  10. rn
  11. pemberian pertimbangan hukum kepada instansi pemerintah, penyusunan peraturan perundang-undangan serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat;
  12. rn
  13. koordinasi, pemberian bimbingan dan petunjuk teknis serta pengawasan, baik di dalam maupun dengan instansi terkait atas pelaksanaan tugas dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.
  14. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_kajati.gif' where id='31'
updateUnit: Kejaksaan Tinggi1Success
20712009-03-16 15:41:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('65','0','2008-12-24','Cabang Kejari Tondano di Tomohon','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tondano di Tomohon1Success
20702009-03-16 15:40:25203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utaradelete from tb_unitcontent where id='1006'deleteTitle: Cabang Kejari Tondano di Amurang1Success
20692009-03-16 15:40:17203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utaradelete from tb_unitcontent where id='1005'deleteTitle: Cabang Kejari Tondang di Amurang1Success
20682009-03-16 15:39:51203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('65','0','2008-12-26','Cabang Kejari Tondano di Amurang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tondano di Amurang1Success
20672009-03-16 15:39:43203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('65','0','2008-12-26','Cabang Kejari Tondano di Amurang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tondano di Amurang1Success
20662009-03-16 15:39:35203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('65','0','2008-12-26','Cabang Kejari Tondang di Amurang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tondang di Amurang1Success
20652009-03-16 15:38:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='65', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-30', title='CABANG KEJAKSAAN NEGERI KOTAMOBAGU DI BAROKO', description='di Jl. ..Telp: (0) Fax: (0) Dipimpin oleh ROMLY SALIJO, SH
', publish='1' where id='869'
updateTitle: CABANG KEJAKSAAN NEGERI KOTAMOBAGU DI BAROKO1Success
20642009-03-16 15:37:24203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='65', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-31', title='CABANG KEJAKSAAN NEGERI KOTAMOBAGU DI DOMUGA', description='di Jl. ..Telp: (0) Fax: (0) Dipimpin oleh DONNY YULIANTORO, SH
', publish='1' where id='870'
updateTitle: CABANG KEJAKSAAN NEGERI KOTAMOBAGU DI DOMUGA1Success
20632009-03-16 15:36:24202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='Pusdiklat', description='PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHANrn

Pusat Pendidikan dan Latihan (PUSDIKLAT) adalah lembaga sub ordinat Kejaksaan Agung yang berfungsi untuk pelatihan dan pembinaan mental dan kemampuan profesional semua unit di Kejaksaan Agung

rn

Pelaksanaan tugas sehari-hari di PUSDIKLAT terdiri dari

rn
    rn
  1. Bagian Tata Usaha;
  2. rn
  3. Bidang DIKLAT Penjenjangan;
  4. rn
  5. Bidang DIKLAT Teknis Fungsional;
  6. rn
  7. Bidang DILAT Luar Negeri;
  8. rn
  9. Kelompok Jabatan Fungsional
  10. rn
rn

Kanal ini menyajikan informasi serta perkembangan kegiatan dalam ruang lingkup tanggungjawab PUSDIKLAT.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melaksanakan peningkatan kemampuan profesional, integritas kepribadian dan disiplin yang nasional di lingkungan Kejakasaan

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Penyiapan perumusan rencana dan program kerja serta laporan pelaksanaannya.
  2. rn
  3. Penyiapan perumusan kebijaksanaan teknis penyelenggaraan DIKLAT di dalam negeri dan luar negeri baik yang bersifat jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.
  4. rn
  5. Pelaksanaan DIKLAT denga bekerjasama dan atau sesuai dengan pertimbangan dari badan pertimbangan DIKLAT dan Widyaiswara dalam prosedur belajar dan mengajar.
  6. rn
  7. Pelaksanaan pembinaan tenaga pengajar, siswa dan alumni.
  8. rn
  9. Pelaksanaan pengelolaan kepegawaian, keuangan, ketatausahaan, kerumahtanggaan dan perpustakaan di Pusat DIKLAT.
  10. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_pusdiklat.gif' where id='27'
updateUnit: Pusdiklat1Success
20622009-03-16 15:35:44203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sulawesi Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='65', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Kejaksaan Negeri Kotamobagu', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Arie Pawarto Yustinus, SH
Jl. Gelora No. 1, Kotamobagu
Telp. 0434-21002, 21143
Fax.', publish='1' where id='243'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Kotamobagu1Success
20612009-03-16 15:34:38202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='JAM Tindak Pidana Umum', description='JAKSA AGUNG MUDA TINDAK PIDANA UMUMrn

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM) adalah unsur pembantu pimpinan dalam melaksanakan sebagian tugas dan wewenang serta fungsi kejaksaan di bidang yustisial mengenai tindak pidana umum yang diatur di dalam dan diluar kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

rn

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, JAM PIDUM dibantu oleh:

rn
    rn
  1. Sekretariat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
  2. rn
  3. Direktorat Prapenuntutan;
  4. rn
  5. Direktorat Penuntutan;
  6. rn
  7. Direktorat Upaya Hukum, Eksekusi, dan Eksaminasi;
  8. rn
  9. Tenaga Pengkaji Tindak Pidana Umum;
  10. rn
  11. Kelompok Jabatan Fungsional;
  12. rn
rn

Kanal ini menyajikan informasi terkait dengan semua bagian-bagian dalam proses pengadilan yang menjadi tanggungjawab JAMPIDUM.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melakukan pra penuntutan, pemeriksaan, tambahan, penuntutan, pelaksanaan terhadap hakim dan putusan pengadilan, pengawasan terhadap pelaksanaan putusan lepas bersyarat dan tindakan hukum lainnya dalam perkara tindak pidana umum berdasarkan peraturan perundang-perundangan dan kebijaksanaan oleh Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksanaan teknis dan kegiatan yustisial pidan umum berupa pemberian bimbingan dan pembinaan dalam bidang tugasnya.
  2. rn
  3. Perencaaan dan pelaksanaan dan pengendalian kegiatan prapenuntutan, pemeriksaaan tambahan, penuntutan dalam tindak pidan terhadap keamana negara dan ketertiban umum, tindak pidana terhadap orang dan harta benda serta tindak pidana umum yang diatur di dalam dan diluar kirab undang-undang hukum pidana.
  4. rn
  5. Pelaksanaan penetapan hakim dan putusan pengadilan pelaksaan pengawasan terhadap pelaksanaan keputusan lepas bersyarat dan tindakan hokum lainnya dalam perkara tindak pidana umum serta pengadminitrasiannya.
  6. rn
  7. Pembinaan kerja sama, pelaksanaan, koordinasi dan pemberian bimbingan serta petunjuk teknis dalam penanganan perkara tindak pidana umum dengan instansi terkait berdasarkan peraturann perundang-perundangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh jaksa agung.
  8. rn
  9. Pemberian sarana, konsepsi, tentang pendapat dan/atau pertimbangan hukum jaksa agung mengenai perkara tindak pidana umum dan masalah hokum lainnya dalam kebijakan penegakan hukum.
  10. rn
  11. Pembinaan dan peningkatan kemampuan keterampilan dan intregitas aparat tindak pidana umum di lingkungan kejaksaan.
  12. rn
  13. Pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang tindak pidana umum berdasarakan peraturan perundang-perundangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.
  14. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_jampidum.gif' where id='23'
updateUnit: JAM Tindak Pidana Umum1Success
20602009-03-16 15:34:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='63', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-04', title='Kejaksaan Negeri Batulicin', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Ade Eddy Adhyaksa, SH
Jl. Dharma Praja Gunung Tinggi Batulicin
Telp.
Fax.', publish='1' where id='297'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Batulicin1Success
20592009-03-16 15:34:00202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='JAM Tindak Pidana Umum', description='JAKSA AGUNG MUDA TINDAK PIDANA UMUMrn

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM) adalah unsur pembantu pimpinan dalam melaksanakan sebagian tugas dan wewenang serta fungsi kejaksaan di bidang yustisial mengenai tindak pidana umum yang diatur di dalam dan diluar kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

rn

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, JAM PIDUM dibantu oleh:

rn
    rn
  1. Sekretariat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
  2. rn
  3. Direktorat Prapenuntutan;
  4. rn
  5. Direktorat Penuntutan;
  6. rn
  7. Direktorat Upaya Hukum, Eksekusi, dan Eksaminasi;
  8. rn
  9. Tenaga Pengkaji Tindak Pidana Umum;
  10. rn
  11. Kelompok Jabatan Fungsional;
  12. rn
rn

Kanal ini menyajikan informasi terkait dengan semua bagian-bagian dalam proses pengadilan yang menjadi tanggungjawab JAMPIDUM.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melakukan pra penuntutan, pemeriksaan, tambahan, penuntutan, pelaksanaan terhadap hakim dan putusan pengadilan, pengawasan terhadap pelaksanaan putusan lepas bersyarat dan tindakan hukum lainnya dalam perkara tindak pidana umum berdasarkan peraturan perundang-perundangan dan kebijaksanaan oleh Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksanaan teknis dan kegiatan yustisial pidan umum berupa pemberian bimbingan dan pembinaan dalam bidang tugasnya.
  2. rn
  3. Perencaaan dan pelaksanaan dan pengendalian kegiatan prapenuntutan, pemeriksaaan tambahan, penuntutan dalam tindak pidan terhadap keamana negara dan ketertiban umum, tindak pidana terhadap orang dan harta benda serta tindak pidana umum yang diatur di dalam dan diluar kirab undang-undang hukum pidana.
  4. rn
  5. Pelaksanaan penetapan hakim dan putusan pengadilan pelaksaan pengawasan terhadap pelaksanaan keputusan lepas bersyarat dan tindakan hokum lainnya dalam perkara tindak pidana umum serta pengadminitrasiannya.
  6. rn
  7. Pembinaan kerja sama, pelaksanaan, koordinasi dan pemberian bimbingan serta petunjuk teknis dalam penanganan perkara tindak pidana umum dengan instansi terkait berdasarkan peraturann perundang-perundangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh jaksa agung.
  8. rn
  9. Pemberian sarana, konsepsi, tentang pendapat dan/atau pertimbangan hukum jaksa agung mengenai perkara tindak pidana umum dan masalah hokum lainnya dalam kebijakan penegakan hukum.
  10. rn
  11. Pembinaan dan peningkatan kemampuan keterampilan dan intregitas aparat tindak pidana umum di lingkungan kejaksaan.
  12. rn
  13. Pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang tindak pidana umum berdasarakan peraturan perundang-perundangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.
  14. rn
', submenu3='' , Namafile='struktur_jampidum.gif' where id='23'
updateUnit: JAM Tindak Pidana Umum1Success
20582009-03-16 15:33:45203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='63', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-05', title='Kejaksaan Negeri Marabaha', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Gatot Sunarto, SH
Jl. Patmaraga No. 1, Marahaban 70513
Telp. 0511-799016
Fax.', publish='1' where id='296'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Marabaha1Success
20572009-03-16 15:33:27202.159.19.69adminUNIT KEJAKSAANupdate tb_unit set unit='Pusintakrim', description='PUSAT INFORMASI DATA DAN STATISTIK KRIMINALrn

Pusat Informasi Data dan Statistik Kriminal (PUSINTAKRIM) adalah pelaksana tugas di bidang informasi data dan statistik yang karena sifatnya tidak tercakup oleh satuan Organisasi Kejaksaan lainnya, yang bertanggung jawab langsung kepada Jaksa Agung.

rn

Pelaksanaan tugas sehari-hari di PUS INSTAKRIM terdiri dari :

rn
    rn
  1. Bagian Tata Usaha;
  2. rn
  3. Bidang Produksi;
  4. rn
  5. Bidang analisis;
  6. rn
  7. Kelompok Jabatan Fungsional.
  8. rn
rn

Kanal ini memuat informasi tentang data dan statistik kriminal serta perkembangan kegiatan di dalam ruang lingkup tanggungjawab PUSINSTAKRIM.

', tupoksi='TUGAS :rn

Melaksanakan kegiatan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data hukum serta kriminal berdasarkan perauturan perundang-undangan dan kebijkasanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Penyiapan perumusan rencana dan program kerja serta laporan pelaksanaanya.
  2. rn
  3. Penyiapan perumusan kebijaksanaan teknis pelaksanaan data hukum dan statistik kriminal.
  4. rn
  5. Pelaksanaan penyusunan program, penyiapan perangkat, rencana kegiatan pengelolaan data hukum dan data kriminal.
  6. rn
  7. Pelaksanaan pengumpulan dan pengolahan data hukum dan data kriminal menjadi data hukum dan statistik kriminal dalam suatu sistem informasi manajemen Kejaksaan.
  8. rn
  9. Pelaksanaan penyajian, produksi dan distribusi hasil pengelolaan data hukum dan data kriminal, yang berupa informasi hukum dan statistik kriminal dengan memperhatikan aspek kecepatan, kecermatan dan keamanan.
  10. rn
  11. Koordinasi, konsultasi dan kerjasama dalam pengelolaan data hukum dan statistik kriminal dengan semua satuan kerja di lingkungan Kejaksaan dan dengan instansi terkait, dalam rangka pengembangan sisitem informasi manajemen Kejaksaan.
  12. rn
  13. Pelaksanaan urusan ketatatusahaan dan kerumahtanggan Pusat INSTAKRIM.
  14. rn
', submenu3='' where id='30'
updateUnit: Pusintakrim1Success
20562009-03-16 15:32:46203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='63', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-05', title='Kejaksaan Negeri Pleihari', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Herry Ahmad Pribadi, SH. MH
Jl. Perakantoran Gagas, Pelaihari
Telp. 0512-21669
Fax.', publish='1' where id='298'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Pleihari1Success
20552009-03-16 15:31:36203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('62','0','2008-12-13','Cabang Kejari Buntok di Tamiyang Layang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Buntok di Tamiyang Layang1Success
20542009-03-16 15:31:02203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('62','0','2008-12-14','Cabang Kejari Muara Teweh di Puruk Hacu','','1')insertTitle: Cabang Kejari Muara Teweh di Puruk Hacu1Success
20532009-03-16 15:30:19203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='62', idkejati='0', dateunitcontent='2008-12-15', title='CABANG KEJAKSAAN NEGERI PALINGKAU', description='di. Jl.?  Telp. ? Fax.? Dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri :  HENDRA, SH.
', publish='1' where id='765'
updateTitle: CABANG KEJAKSAAN NEGERI PALINGKAU1Success
20522009-03-16 15:30:04203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('62','0','2008-12-16','Cabang Kejari Pulang Pisau Kuala Kapuas','','1')insertTitle: Cabang Kejari Pulang Pisau Kuala Kapuas1Success
20512009-03-16 15:28:51203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('62','0','2008-12-17','Cabang Kejari Sampit di Kasongan Kuala Kapuas','','1')insertTitle: Cabang Kejari Sampit di Kasongan Kuala Kapuas1Success
20502009-03-16 15:27:31203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('62','0','2008-12-18','Cabang Kejari Palangkaraya di Kuala Kurun','','1')insertTitle: Cabang Kejari Palangkaraya di Kuala Kurun1Success
20492009-03-16 15:25:49203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='62', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-05', title='Kejaksaan Negeri Pangkalanbun', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Yayae ,SH
Jl. Sutan Syahrir No. 19, Pangkalan Bun
Telp. 0532-21013
Fax.', publish='1' where id='315'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Pangkalanbun1Success
20482009-03-16 15:24:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('61','0','2009-02-02','Cabang Kejari Mempawah di Ngabang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Mempawah di Ngabang1Success
20472009-03-16 15:23:46203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('61','0','2009-02-03','Cabang Kejari Sanggau di Entikong','','1')insertTitle: Cabang Kejari Sanggau di Entikong1Success
20462009-03-16 15:22:31203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('61','0','2009-02-04','Cabang Kejari Singkawang di Pamangkat','','1')insertTitle: Cabang Kejari Singkawang di Pamangkat1Success
20452009-03-16 15:21:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratdelete from tb_unitcontent where id='995'deleteTitle: Cabang Kejari Tondang di Amurang1Success
20442009-03-16 15:21:04203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratdelete from tb_unitcontent where id='996'deleteTitle: Cabang Kejari Tondang di Tomohon1Success
20432009-03-16 15:20:47203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('61','0','2009-02-04','Cabang Kejari Tondang di Tomohon','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tondang di Tomohon1Success
20422009-03-16 15:20:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='61', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-04', title='Cabang Kejari Tondang di Amurang', description='', publish='1' where id='995'updateTitle: Cabang Kejari Tondang di Amurang1Success
20412009-03-16 15:19:58203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('61','0','2009-02-04','Cabang Kejari Tondang di Amurang','','')insertTitle: Cabang Kejari Tondang di Amurang0Success
20402009-03-16 15:19:13203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kalimantan Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='61', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-05', title='Kejaksaan Negeri Putusibau', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Drs. Gani Purwowikanto, SH
Jl. DI. Panjaiatn No.11, Putusisbau
Telp. 0667-21014
Fax.', publish='1' where id='325'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Putusibau1Success
20392009-03-16 15:17:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Timurupdate tb_unitcontent set idunitsub='60', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-06', title='Kejaksaan Negeri Kraksaan', description='Kepala Kejaksaan Tinggi : Syahpuan, SH. MH
Jl. Panglima Sudirman No. 436/41, Krakasaan
Telp. 0335-841165, 841091
Fax.', publish='1' where id='424'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Kraksaan1Success
20382009-03-16 15:14:30202.159.19.69adminRuang Konsultasidelete from tb_konsultasi where id='1'deleteIP Address: 127.0.0.1, Nama: t0Success
20372009-03-16 15:14:28202.159.19.69adminRuang Konsultasidelete from tb_konsultasi where id='2'deleteIP Address: 127.0.0.1, Nama: k0Success
20362009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','31')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggi1Success
20352009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','30')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - Pusintakrim1Success
20342009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','29')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - Puspenkum1Success
20332009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','28')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - Puslitbang1Success
20322009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','27')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - Pusdiklat1Success
20312009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','26')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - JAM Pengawasan1Success
20302009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','25')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - JAM Perdata & TUN1Success
20292009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','24')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - JAM Tindak Pidana Khusus1Success
20282009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','23')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - JAM Tindak Pidana Umum1Success
20272009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','22')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - JAM Intelijen1Success
20262009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','21')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - JAM Pembinaan1Success
20252009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','2')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - Wakil Jaksa Agung1Success
20242009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','97','1')insertUser: admin, Menu: Unit Kejaksaan - Jaksa Agung1Success
20232009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','10','0')insertUser: admin, Menu: UNIT KEJAKSAAN1Success
20222009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','31','0')insertUser: admin, Menu: Ruang Konsultasi1Success
20212009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','27','0')insertUser: admin, Menu: RI - Tentang Kejaksaan - Daftar1Success
20202009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','20','0')insertUser: admin, Menu: RI - Tentang Kejaksaan1Success
20192009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','3','0')insertUser: admin, Menu: RI - Siaran Pers1Success
20182009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','24','0')insertUser: admin, Menu: RI - Reformasi Birokrasi - Daftar1Success
20172009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','28','0')insertUser: admin, Menu: RI - Reformasi Birokrasi1Success
20162009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','26','0')insertUser: admin, Menu: RI - Polling1Success
20152009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','19','0')insertUser: admin, Menu: RI - Pidato Jaksa Agung1Success
20142009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','17','0')insertUser: admin, Menu: RI - Peraturan Perundangan1Success
20132009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','13','0')insertUser: admin, Menu: RI - Pengaduan1Success
20122009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','14','0')insertUser: admin, Menu: RI - Link1Success
20112009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','15','0')insertUser: admin, Menu: RI - Info Hukum1Success
20102009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','4','0')insertUser: admin, Menu: RI - Galeri Kategori1Success
20092009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','5','0')insertUser: admin, Menu: RI - Galeri1Success
20082009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','30','0')insertUser: admin, Menu: RI - Data Statistik Sub Kategori1Success
20072009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','29','0')insertUser: admin, Menu: RI - Data Statistik Kategori1Success
20062009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','21','0')insertUser: admin, Menu: RI - Data Statistik1Success
20052009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','12','0')insertUser: admin, Menu: RI - Buronan1Success
20042009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','2','0')insertUser: admin, Menu: RI - Berita1Success
20032009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','1','0')insertUser: admin, Menu: RI - Banner Teks1Success
20022009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','9','0')insertUser: admin, Menu: Management User Menu1Success
20012009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','8','0')insertUser: admin, Menu: Management User1Success
20002009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','6','0')insertUser: admin, Menu: Management Menu1Success
19992009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','23','0')insertUser: admin, Menu: Log Visitor1Success
19982009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','25','0')insertUser: admin, Menu: Log Admin1Success
19972009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menuinsert into tb_user_program (id_user,id_program,id_unit) values ('1','22','0')insertUser: admin, Menu: Config1Success
19962009-03-16 15:10:38202.159.19.69adminManagement User Menudelete from tb_user_program where id_user ='1'deleteUser: admin, All Menu1Success
19952009-03-16 15:10:31202.159.19.69adminManagement Menuinsert into tb_program(program,Namafile) values('Ruang Konsultasi','konsultasi_list.php')insertMenu: Ruang Konsultasi, File: konsultasi_list.php1Success
19942009-03-16 15:10:25203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-19', title='Kasus Penyelewengan Keuangan Negara dalam Pemberian Kredit BNI', description='

TERDAKWA
YARI YUDHO PURWANTO Bin MARIDJO, dkk

rn

KASUS POSISI

rn

Bahwa terdakwa selaku Karyawan Bank BNI telah melakukan Penyimpangan / Penyelewengan Keuangan Negara dalam pemberian Fasilitas Kredit PT. Bank Negara Indonesia 1946 Cab. Bau-Bau tahun 2001-2002.

rn

PASAL YANG DISANGKA
Pasal 3 UU No. 31 thn 1999 Jo UU No. 21 thn 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 Jo pasal 18 ayat (1) UU No. 31 thn 1999 Jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

rn

KERUGIAN NEGARA
Rp.1.351.836.220,71

rn

KETERANGAN
Proses persidangan

', publish='1' where id='746'
updateTitle: Kasus Penyelewengan Keuangan Negara dalam Pemberian Kredit BNI1Success
19932009-03-16 15:08:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='58', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-05', title='Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang', description='', publish='1' where id='994'updateTitle: Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang1Success
19922009-03-16 15:08:04203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='58', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-06', title='Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang', description='', publish='1' where id='994'updateTitle: Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang1Success
19912009-03-16 15:07:53203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='731'deleteTitle: Penyelenggaraan Kegiatan dan Usaha Pendidikan STAIN Kendari tahun 2005, tidak mengikuti prose1Success
19902009-03-16 15:07:50203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='58', idkejati='0', dateunitcontent='2009-03-07', title='Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang', description='', publish='1' where id='994'updateTitle: Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang1Success
19892009-03-16 15:07:41203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='58', idkejati='0', dateunitcontent='2009-03-06', title='Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang', description='', publish='1' where id='994'updateTitle: Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang1Success
19882009-03-16 15:07:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='732'deleteTitle: Penyelenggaraan Kegiatan dan Usaha Pendidikan STAIN Kendari tahun 2005, tidak mengikuti prose1Success
19872009-03-16 15:07:29203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='58', idkejati='0', dateunitcontent='2009-03-05', title='Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang', description='', publish='1' where id='994'updateTitle: Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang1Success
19862009-03-16 15:06:55203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('58','0','2009-03-16','Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Semarang di Pelabuhan Semarang1Success
19852009-03-16 15:06:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-16', title='Kasus Pengadaan Komputer STAIN Tahun 2005', description='TERDAKWA
Drs. MUSDIN bin SUDIN

KASUS POSISI
Bahwa Terdakwa Selaku Ketua Panitia Lelang Pengadaan Barang dan Jasa Program Penyelenggaraan Kegiatan dan Usaha Pendidikan Tinggi STAIN Tahun 2005, yaitu mengakibatkan kemahalan harga pengadaan 10 Unit Computer
 
PASAL YANG DISANGKA 
Pasal 2 ayat (1), pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 jo UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUH.Pidana

KERUGIAN NEGARA
Rp.76.151,385

KETERANGAN
Telah diputus PN Kendari Tgl 12 Agustus 2008
', publish='1' where id='729'
updateTitle: Kasus Pengadaan Komputer STAIN Tahun 20051Success
19842009-03-16 15:04:36203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='58', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-06', title='Kejaksaan Negeri Banjar Negara', description='Kepala Kejaksaan Tinggi : Sukontjo, SH
Jl. Jend. A. Yani No. 18, Banjarnegara
Telp. 0286-591032, 591020
Fax.', publish='1' where id='377'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Banjar Negara1Success
19832009-03-16 15:04:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-13', title='Kasus Penyalahgunaan APBD Kabupaten Muna', description='

TERDAKWA
LA MAEGA BIN LA SILABA

rn

KASUS POSISI
Bahwa terdakwa dengan memanfaatkan situasi dan kondisi APBD Kab. Muna T.A. 2004 yang belum disetujui oleh DPRD Kab. Muna dengan dalih untuk memenuhi kebutuhan operasional Kantor Setda Kab. Muna yang sangat mendesak.

rn

PASAL YANG DISANGKA 
Pasal 8 UU RI Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP

rn

KERUGIAN NEGARA
Rp.803.792.750,-

rn
rn

KETERANGAN
Telah diputus PN Raha Tgl. 4 Juni 2008

rn

 

', publish='1' where id='740'
updateTitle: Kasus Penyalahgunaan APBD Kabupaten Muna1Success
19822009-03-16 15:02:24203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Tengahupdate tb_unitcontent set idunitsub='58', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-06', title='Kejaksaan Negeri Seragen', description='Kepala Kejaksaan Tinggi : Hisar Banjar Nahor, SH
Jl. Raya Sukowati No. 23, Sragen
Telp. 0271-891012, 89528
Fax.', publish='1' where id='363'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Seragen1Success
19812009-03-16 15:01:48203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-12', title='Kasus Penyalahgunaan Dana Panjar Rutin pada Kantor BPMD', description='

TERDAKWA
Dra. Hj. SITI AMINAH

rn

KASUS POSISI
Bahwa Terdakwa Selaku Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Kendari Tahun 2003 diduga telah melakukan tindak pidana korupsi penyimpangan /penyalahgunaan dana panjar rutin pada kantor BPMD Kab. Kendari TA. 2003,

rn

PASAL YANG DISANGKA 
Pasal 2, pasal 3 Jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001

rn

KERUGIAN NEGARA
Rp. 350.000.000,-

rnKETERANGAN
rn

Kasasi

rn

 

', publish='1' where id='750'
updateTitle: Kasus Penyalahgunaan Dana Panjar Rutin pada Kantor BPMD1Success
19802009-03-16 14:59:14203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-10', title='Kasus Pembangunan Jembatan Beton Bertulang di Sungai LansiLowo', description='

NAMA TERDAKWA
MUH. MASDAR

rn

A. KASUS POSISI
Bahwa tersangka selaku pelaksana pekerjaan dilapangan telah diduga melakukan penyimpangan pelaksanaan pembangunan jembatan beton bertulang di sungai LansiLowo Kec. Wawonii Utara Kab. Konawe T.A. 2006 dan T.A. 2007 pada Dinas Kimpraswil Kab. Konawe
 
B. PASAL YANG DISANGKA 
Pasal 2, pasal 3, atau pasal 7a, pasal 9 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP

rn

KERUGIAN NEGARA
Rp.957.357.000,-

rn

KETERANGAN
Dalam proses persidangan

', publish='1' where id='724'
updateTitle: Kasus Pembangunan Jembatan Beton Bertulang di Sungai LansiLowo1Success
19792009-03-16 14:56:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-09', title='Kasus Pemberian Kredit PT. BNI 1946 Cab. Bau-Bau', description='

TERDAKWA
ALLAN FERDINAND BAMBANG TUTUKA, SE Bin SARDJO SADJAD, Dkk

rn

KASUS POSISI
Bahwa terdakwa selaku Karyawan Bank BNI telah melakukan Penyimpangan / Penyelewengan Keuangan Negara Negara 2002 dalam pemberian Fasilitas Kredit PT. Bank Negara Indonesia 1946 Cab. Bau-Bau tahun 2001-2002.

rn

PASAL YANG DISANGKA 
Pasal 3 UU No. 31 thn 1999 Jo UU No. 21 thn 2001 perubahan atas UU No. 31 thn 1999 Jo pasal 18 UU No. 31 thn 1999 Jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

rn

KERUGIAN NEGARA
Rp.1.351.836.220,71

rn
rn

KETERANGAN
Proses persidangan

rn

 

', publish='1' where id='744'
updateTitle: Kasus Pemberian Kredit PT. BNI 1946 Cab. Bau-Bau1Success
19782009-03-16 14:55:00203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('57','0','2009-02-04','Cabang Kejari Ciamis di Banjar','','1')insertTitle: Cabang Kejari Ciamis di Banjar1Success
19772009-03-16 14:53:54203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-08', title='Kasus Instalasi Listrik PDAM Kolaka', description='

TERDAKWA

rn
    rn
  1. ABDUL RAHMAN AMIRULLAH
  2. rn
  3. LA OGO M.
  4. rn
rn

 

rn

KASUS POSISI
Bahwa terdakwa I Abdul Rahman Amirullah selaku kuasa Direktur CV. Malis Luwu Utara dan terdakwa II La Ogo. M selaku Pelaksana Pekerjaan Penambahan Daya dan Pemasangan Baru Instalasi Listrik PDAM Kolaka TA. 2006.

rn

PASAL YANG DISANGKA
Pasal 2 ayat (1), pasal 3, pasal 7 ayat (1) huruf a jo. Pasal 18 UU No. 31 thn 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

rn

KERUGIAN NEGARA
Rp.258.098.500,-

rn
rn

KETERANGAN
Telah diputus ke PN Kolaka Tgl. 17-11-2008

rn

 

', publish='1' where id='719'
updateTitle: Kasus Instalasi Listrik PDAM Kolaka1Success
19762009-03-16 14:51:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jawa Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='57', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-06', title='Kejaksaan Negeri Cimahi/Bale Bandung', description='Kepala Kejaksaan Tinggi : Adil Wahyu Wijaya, SH
Jl. Jaksa Naratanata No. 11, Bale Indah Kab. Bandung
Telp. 022-5940827, 5941426
Fax.', publish='1' where id='361'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Cimahi/Bale Bandung1Success
19752009-03-16 14:49:29203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-06', title='Dugaan Mark Up Klaim ASKESKIN ', description='

TERDAKWA
Dr. ZAMRI AMIN, Sp.Og

rn


rn

KASUS POSISI
Bahwa tersangka telah melakukan penggelembungan tagihan / klaim ASKESKIN Apotek pelengkap PT Kimia Farma kepada PT. ASKES.

rn

PASAL YANG DISANGKA 
Pasal 2, pasal 3, Pasal 8, Pasal 9 dan Pasal 15 UU No. 31 Tahun 1999 Jo. UU No. 20 tahun 2001

rnPenyelesaian
rn

Proses persidangan

rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Bau-Bau

', publish='1' where id='738'
updateTitle: Dugaan Mark Up Klaim ASKESKIN1Success
19742009-03-16 14:48:41203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Lampunginsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('55','0','2009-02-01','Cabang Kejari Kota Agung di Talang Padang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Kota Agung di Talang Padang1Success
19732009-03-16 14:47:59203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Lampunginsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('55','0','2009-02-02','Cabang Kejari Kota Agung di Pring Sewu','','1')insertTitle: Cabang Kejari Kota Agung di Pring Sewu1Success
19722009-03-16 14:46:58203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Lampunginsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('55','0','2009-02-03','Cabang Kejari Liwa di Krui','','1')insertTitle: Cabang Kejari Liwa di Krui1Success
19712009-03-16 14:46:20203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Lampungupdate tb_unitcontent set idunitsub='55', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Cabang Kejari Bandar Lampung di Pelabuhan Panjang', description='', publish='1' where id='989'updateTitle: Cabang Kejari Bandar Lampung di Pelabuhan Panjang1Success
19702009-03-16 14:45:40203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Lampunginsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('55','0','2009-02-28','Cabang Kejari Bandar Lampung di Pelabuhan Panjang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Bandar Lampung di Pelabuhan Panjang1Success
19692009-03-16 14:37:58203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selataninsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('54','0','2009-02-03','Cabang Kejari Sekayu di Pangkalan Balai','','1')insertTitle: Cabang Kejari Sekayu di Pangkalan Balai1Success
19682009-03-16 14:37:06203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='54', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Cabang Kejari Lahat di Tebing Tinggi', description='', publish='1' where id='986'updateTitle: Cabang Kejari Lahat di Tebing Tinggi1Success
19672009-03-16 14:36:46203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selataninsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('54','0','2009-02-03','Cabang Kejari Muara Enim di Pendopo','','1')insertTitle: Cabang Kejari Muara Enim di Pendopo1Success
19662009-03-16 14:35:50203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selataninsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('54','0','2009-02-03','Cabang Kejari Lahat di Tebing','','1')insertTitle: Cabang Kejari Lahat di Tebing1Success
19652009-03-16 14:35:16203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selataninsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('54','0','2009-02-03','Cabang Kejari Lahat di Pagar Alam','','1')insertTitle: Cabang Kejari Lahat di Pagar Alam1Success
19642009-03-16 14:34:15203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selataninsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('54','0','2009-02-03','Cabagn Kejari Batu Raja di Muara Dua','','1')insertTitle: Cabagn Kejari Batu Raja di Muara Dua1Success
19632009-03-16 14:33:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='54', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Cabang Kejari Batu Raja di Martapura', description='', publish='1' where id='983'updateTitle: Cabang Kejari Batu Raja di Martapura1Success
19622009-03-16 14:33:26203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='54', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-04', title='Cabang Kejari Batu Raja di Martapura', description='', publish='1' where id='983'updateTitle: Cabang Kejari Batu Raja di Martapura1Success
19612009-03-16 14:33:04203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selataninsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('54','0','2009-02-03','Cbang Kejari Batu Raja di Martapura','','1')insertTitle: Cbang Kejari Batu Raja di Martapura1Success
19602009-03-16 14:32:32118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='JAKSA AGUNG MUDA TINDAK PIDANA KHUSUS', description='Marwan Effendy datang saat citra Kejaksaan Agung tercoreng dengan terbongkarnya kasus suap Jaksa Urip Tri Gunawan yang menerima suap Rp 6 miliar (dihukum 20 tahun) dan berakibat dicopotnya para pejabat di Kejaksaan Agung termasuk Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kemas Yahya Rahman. Marwan terpilih menggantikan Kemas Yahya Rahman sebagai Jampidsus. Pria bertubuh tinggi besar yang lahir di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tanggal 13 Agustus 1953 ini adalah lulusan Program Pascasarjana (S3) Universitas Padjajaran, Bandung.

Marwan Effendy yang sebelumnya menjabat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat) Kejaksaan dikenal suka bicara ceplas-ceplos. Penulis dan pembicara di berbagai forum dan seminar ini telah mengabdi di Kejaksaan RI sejak tahun 1980. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Liwa (1996), Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaaan Tinggi Lampung (1999), Kepala Kejaksaan Negeri Bandung (2000), Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2002), Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2002), Asisten Umum Jaksa Agung RI (2004), Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Direktur Penuntutan Jampidsus Kejagung, Kepala Kejati Jawa Timur dan Kepala Pusdiklat Kejagung.

Beberapa prestasi yang banyak diingat dari sepak terjang Marwan Effendy adalah saat menjabat sebagai Kepala Kejari Liwa dan kemudian Asipidsus Kejati Lampung. Saat itu, Marwan Effendy menetapkan Sekda Lampung Siti Nurbaya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Gempa Liwa. Sayangnya, Siti Nurbaya yang kini menjabat sebagai Sekjen DPD RI, divonis bebas oleh Pengadilan. Setelah itu, Marwan Effendy ditarik sebagai asisten umum Jaksa Agung RI yang saat itu dijabat Abdul Rahman Saleh.Tak lama kemudian Marwan Effendy pun dipromosikan menjadi Wakil Kepala Kejati Jawa Timur. Kendati bertugas di Jawa Timur, Marwan Effendy yang piawai menulis ini dikabarkan memiliki peran khusus yakni sebagai pemikir sekaligus pembuat naskah pidato untuk Jaksa Agung. Bahkan ia juga dipromosikan menjadi Direktur Penuntutan pada Jampidsus Kejagung.

Tak sampai setahun, Marwan Effendy langsung dipromosikan menjadi Kepala Kejati Jawa Timur. Gebrakan Marwan Effendy di Jawa Timur, yakni menetapkan dan menahan para pelaku korupsi. Empat tersangka kasus proyek Pasar Induk Agrobisnis (PIA) Jemundo, Sidoardjo menjadi 'korban' kegarangan Marwan Effendy. Kepala Bulog Jember pun juga harus merasakan kerasnya Marwan Effendy dalam memberantas korupsi.

Mantan Bupati Banyuwangi Syamsul Hadi pun harus mendekam di penjara karena kasus pengadaan galangan kapal (dok apung) senilai Rp 25 miliar. Bupati Magetan Saleh Muljono pun juga harus mendekam dibalik terali besi setelah Masyhudi menjadi Kajati Jatim. Calon anggota KPU Syamsulbahri juga ditahan Marwan. Total, selama menjabatdi Jawa Timur, tak kurang dari 39 pejabat yang terlibat kasus korupsi berhasil ia seret ke pengadilan (dari berbagai sumber).


CURRICULUM VITAE

Nama            : Marwan Effendy
Lahir              : Lubuk Linggau, Sumsel 13 Agustus 1953
Istri                 : Sudarsih
Anak              : 4 laki-laki

Pendidikan
rn
    rn
  1. SDN 1 Lubuk Linggau.
  2. rn
  3. SPN 1 Lubuk Linggau.
  4. rn
  5. SMAN 3 Palembang.
  6. rn
  7. Sarjana Muda Hukum Pidana Unisula Semarang.
  8. rn
  9. Sarjana Lengkap (S1) Hukum Pidana Undip Semarang.
  10. rn
  11. Program Magister Manajemen (S2) UBL Bandar Lampung.
  12. rn
  13. Program Doktor Ilmu Hukum (S3) Unpad Bandung.
  14. rn
rn
Riwayat Jabatan:
rn
    rn
  1. Kepala Sub Bagian Umum Kejati Irja.
  2. rn
  3. Kasi Khusus Kejati Irja.
  4. rn
  5. Kasi Pidum Kejari Wonogiri.
  6. rn
  7. Kasi Intelijen Kejari Bandar Lampung.
  8. rn
  9. Kasi Ekonomi dan Keuangan Asisten Intelijen Kejati Lampung.
  10. rn
  11. Kepala Kejaksaan Negeri Liwa, Lampung.
  12. rn
  13. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung.
  14. rn
  15. Kepala Kejaksaan Negeri Bandung.
  16. rn
  17. Asisten Tindak Pidana Umum Kejati DKI Jakarta.
  18. rn
  19. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta.
  20. rn
  21. Asisten Umum Jaksa Agung.
  22. rn
  23. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
  24. rn
  25. Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.
  26. rn
  27. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
  28. rn
  29. Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kejagung
  30. rn
  31. JAM Pidana Khusus (JAM Pidsus)
  32. rn
' , Namafile='' ,publish='1' where id='28'
updateTitle: JAKSA AGUNG MUDA TINDAK PIDANA KHUSUS1Success
19592009-03-16 14:29:38118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='JAKSA AGUNG MUDA BIDANG TINDAK PIDANA UMUM', description='Abdul Hakim Ritonga sudah menjabat Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) sejak masa Jaksa Agung Abdurrahman Saleh. Pelantikannya didasari Surat Keputusan Presiden No 150/2006 tertanggal 27 Desember 2006. Sebelumnya, Abdul Hakim Ritonga pernah menjabat sebagai Sekretaris JAM Pidum sekaligus sebagai Pelaksana Tugas Harian JAM Pidum setelah posisi JAM Pidum ditinggalkan oleh Prasetyo yang memasuki fungsional.

AH Ritonga mengawali karir di lingkungan Kejaksaan RI  di  Nusa Tenggara Timur pada 24 Maret 1980. Tak sampai setahun kemudian, AH Ritonga langsung ditempatkan di lingkungan Kejaksaan Agung. Jabatan pertama yang disandang pria kelahiran Penyabungan Sumatra Utara ini adalah Kasubag Tata Persuratan, pada tahun 1981. Setelah cukup lama menekuni bagian surat menyurat, yakni enam tahun,  ayah dari empat anak ini baru bertugas sebagai Jaksa fungsional pada tahun 1987 dan ditempatkan di tanjung Perak, Jawa Timur. Setelah itu, berbagai posisi pun disandangnya dengan relative lebih cepat. Sejak dari Kasi Penuntutan I, Kasi Penyidikan I, Kabag penyusunan Program Laporan & Panil, Kajari di Tarakan, Kalimantan Timur, di Bogor, Tangerang, dan Jakarta Timur, Assisten Pengawasan Kejari DKI Jakarta Wakajati  Sumatra Selatan, dan Kajati di Kalimantan Tengah  serta Sulawesi Selatan, Sekretaris JAMDATUN, Sekretaris JAMTIPIDUM dan JAMPIDUM pada 27 Desember 2006.

Sebelum memasuki dunia Jaksa, alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang hobi bercocok tanam dan memelihara burung ini ternyata pernah menjadi pegawai di lingkungan pertanian, yakni pada tahun 1975. Di Kejaksaan sendiri, berbagai pendidikan kedinasan juga sudah dilewatinya, sejak dari PPJ pada tahun 1985, Trampil jaksa Pidsus, Penyelundupan, Spadya, Spamen dan analisis Kebijaksanaan pada tahun 1997.  

ABDUL HAKIM RITONGA

N.I.P                          : 080023662
NAMA                        : H. ABDUL HAKIM RITONGA, SH
N.R.P                        : 6805043 / A017552
TMPT/TGL LAHIR   : PENYABUNGAN / 03-AGUSTUS-1950 UMUR: 58 TAHUN : ISLAM
JENIR KELAMIN     : LAKI-LAKI
STATUS NIKAH      : KAWIN/ JUMLAH ANAK : 4 ORANG
PENDIDIKAN          : HUKUM PIDANA DARI UI TAHUN: 1975
ALAMAT                   : JL. KAYU BARAT NO 11 KAMPUNG AMBON
                                    RAWAMANGUN, JAKARTA TIMUR
                                    DKI JAKARTA' , Namafile='' ,publish='1' where id='29'
updateTitle: JAKSA AGUNG MUDA BIDANG TINDAK PIDANA UMUM1Success
19582009-03-16 14:28:18118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-04', title='JAKSA AGUNG MUDA INTELIJEN', description='Mengawali karir dilingkungan Kejati  Jawa Barat (Kejaksaan  Negeri Tangerang) Calon Pegawai  Negeri /Pengatur Muda tk. 1 Muda Darma YU  (II/b)  pada  tanggal 9 Agustus 1972. Dua tahun kemudian, yakni pada 31 Maret 1974, Wisnu Subroto diangkat  sebagai   Pegawai Negeri dengan posisi Pengatur muda tk. 1. Awal sepak terjangnya sebagai Jaksa baru dimulai lima tahun kemudian, yaitu pada 5 Januari 1979, di Kejati Timor Timur. Di sini pria yang lahir pada 1 mei 1949 ini merangkap jabatan, yakni juga sebagai Jaksa ekonomi serta Kasi Ekonomi pada bidang intelijen. Selain pernah bertugas di bekas provinsi termuda itu, karir peraih Satya Lencana Karya Satya 20 tahun pada 1999 ini sudah menjelajahi  beragam wilayah hokum  Indonesia.  Selain jawa dan Bali, Wisnu pernah bertugas di Sumatra Utara, Lampung, dan Kalimantan Timur.

Beragam posisi (yang merangkap sebagai Jaksa Ekonomi) juga pernah disandang suami dari Ny. Riswintha ini. Sepanjang riwayat karirnya, Wisnu Subroto telah banyak prestasi. Berikut catatan prestasi Sarjana hokum yang asli Nganjuk ini.

CATATAN PRESTASI
rn
    rn
  1. Tim pemeriksa pada Laksusda Jawa Tengah /DIY dalam Kasus Komando Jihad /Teror Warman.
  2. rn
  3. Ketua Tim Penyelesaian Kasus Komando Jihad /Teror Warman di Kejari Sleman.
  4. rn
  5. Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan Kasus Komando Jihad /Teror Warman dalam pembunuhan Purek UNS Parmanto, pembunuhan Hasan Bau W, perampokan IAIN Yogyakarta (Kejari Sleman)
  6. rn
  7. JPU kasus-kasus korupsi at as nama terdakwa Drs. SUYADI, MUCHTARUM (Kejari Sleman).
  8. rn
  9. JPU kasus-kasus USRO / Islam Jama'ah (Kejari Sleman)
  10. rn
  11. Tim penyidik kasus penyelundupan rotan dan bawang putih (Kejati Jateng)
  12. rn
  13. Tim penyidik kasus-kasus hasil Operasi 812 (Kejati Jateng)
  14. rn
  15. JPU kasus korupsi Restitusi Pajak an. terdakwa HELMY MACHFUD: dihukum (Kejari Surabaya}
  16. rn
  17. Mengkoordinir penyelesaian kasus-kasus Pembunuhan Marsinah (Kejari Surabaya)
  18. rn
  19. JPU kasus  Pembunuhan Marsinah an. terdakwa Yudi Susanto, dihukum tingkat PN (Kejari Surabaya).
  20. rn
  21. Tim Bakorstanasda JATIM Operasi Wijaya I. Kasus tanah Taman Dayu, diselesaikan.
  22. rn
  23. Tim Bakorstanasda JATIM Operasi Wijaya I. Kasus Surabaya Sport Centre (SSC), diselesaikan.
  24. rn
  25. Tim bakorstanasda JATIM, Operasi Wijaya I, Tanah Driyo Rejo Gresik untuk Perumnas, diselesaikan.
  26. rn
  27. Penyelesain  dua gugatan masyarakat terhadap Pemda Bangkalan, dimenangkan (Kajari Bangkalan)
  28. rn
  29. Pengarah pada Raker Polri se- Polda Nusra (reserse) mengenal profesionalisme penyidikan.
  30. rn
  31. Pengarah pada Raker Polri se-Polda Nusra mengenal hak atas kekayaan intelektual (HAKI).
  32. rn
  33. Panelis Seminar Aborsi, pada ulang tahun Rumah Sakit Umum Denpasar.
  34. rn
  35. Ketua Panwaslak Kodya Surakarta pada Pemilu tahun 1997.
  36. rn
  37. Selaku Ketua Panawaslak, mengkoordinir pelaksanaan pemilu di Surakarta terhadap Pamsumg dan Pamtaksung.
  38. rn
  39. Mewakili gugatan terhadap Walikotamadya Surakarta oleh Permadi, SH (Penggugat mencabut gugatan)
  40. rn
  41. Ceramah umum tahun ajaran baru dl Universitas 11 Maret Surakarta.
  42. rn
  43. Perumus Seminar Penyempurnaan KUHAP dan Seminar Datun di Kejati Jawa Tengah.
  44. rn
  45. Perumus telaahan strategis situasi nasional menjelang pemilu 1997 untuk Jaksa Agung RI (diketuai oleh Bapak Bob Nasution,SH).
  46. rn
  47. Memberi pengarahan di jajaran Pemda/aparat se-Kodya Bandung dalam rangka menghadapi demonstrasi menjelang jatuhnya Orde baru untuk mengamankan Kodya Bandung.
  48. rn
  49. Memberi pengarahan mengenai reformasi kepada seluruh jajaran Pemda/aparat, orpol, ormas se-kodya Bandung.
  50. rn
  51. Memberi pengarahan pada tokoh-tokoh agama dan masyarakat untuk menghindari kerusuhan SARA di Bandung.
  52. rn
  53. Memberi ceramah kepada civitas akademika Untag Jakarta yang melakukan kuliah kerja lapangan di Bandung.
  54. rn
  55. Dialog interaktif "Supremasi Hukum" di Universitas Sumatera Utara (Penyaji).
  56. rn
  57. Dialog interaktif "Kkasus Money Politik Pemilihan Walikota Medan' di Sumatera Corruption Watch (SCW) Medan (Penyaji).
  58. rn
  59. Dialog interaktif di RRI dalam acara Indonesia Menyapa "Kasus Money Politik Pemilihan Walikota/Bupati dl Sumatera Utara.
  60. rn
  61. Diskusi Ulang Tahun Ikadin (nara sumber).
  62. rn
  63. Diskusi Kursus Kewaspadaan Nasional (Nara sumber).
  64. rn
  65. Sebagai Staf  Khusus Jaksa Agung RI sejak 1 Februari 2002 s/d  6 Januari 2003 bertugas sebagai berikut :
  66. rn
rn
    rn
  1. Membuat analisa dan member pertimbangan hokum mengenai penyelenggaraan tugas fungsional Jaksa Agung
  2. rn
  3. Menyiapkan bahan-bahan untuk Jaksa Agung RI dalam rangka:
  4. rn
rn1 .  Pembuatan laporan kepada Presiden RI
2.   Pembuatah bahan Sidang Kabinet, Sidang Kabinet Terbatas, Sidang Kabinet Lengkap 
      dengan Presiden;
3.   Pembuatan bahan untuk Rapat Koordinasi Paripurna Bidang Politik dan Keamanan
      tingkat Menteri, Rapat Koordinasi Khusus yang diselenggarakan oleh Kantor
      Menkopolkam;
4.  Pembuatan bahan Rapat Kerja antara Jaksa Agung RI dengan Komisi II DPR RI;
5.  Pembuatan bahan sarasehan Jaksa Agung RI pada Hari Bakti Adhyaksa tahun 2002,
     Rakernis Itelijen, Pidsur tahun 2002 dan beberapa sambutan jaksa agung lainnya.
c.    Memberi pertimbangan dam pendapat baik tertulis maupun lisan kepada Jaksa Agung seperti menyangkut ketentuan-ketentuan teknis dan mekanisme penanganan perkara danlain-lain
34.    Sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, prestasi yang telah dicapai yang berkaitan dengan penanganan perkara antara lain sebagai berikut:
Dalam pelaksanaan Program Kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu, telah ditangani-perkara-perkara tindak pidana korupsi berjumlah 20 perkara, dari target 10 perkara, dan dari 20 perkara tersebut telah dilimpahkan ke pengadilan sebanyak 18 perkara.
35.    Selama  4 (empat) bulan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangani perkara-
perkara korupsi yang menonjol sebagai berikut :
A.   Kasus badan pertanahan kodya medan (ditahan);
B.   Kasus kepala penelitian kelapa savvit sumatera utara (ditakan);
D.   Penangkapan kasus penyalahgunaam kredit bank mandiri (ditangani kejaksaan agung);


Nama                                       : Wisnu Subroto, SH
NIP/NRP                                  : 2300111052/5724915
Pangkat/Gol                            : Jaksa Utama/IV e
Agama                                     : Islam
Status/Tahun Pernikahan    : Nikah
Nama Istri                               : Riswitha
Jumlah Anak                           : dua
Nama Anak         :
1.    Diliana Andriasari, S.Hut
2.    Dwi Agung Permadi' , Namafile='' ,publish='1' where id='32'
updateTitle: JAKSA AGUNG MUDA INTELIJEN1Success
19572009-03-16 14:25:34203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Selatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='54', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-04', title='Kejaksaan Negeri Batu Raja', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Istawari, SH
Jl. R. A. Hanan No. 01, Baturaja
Telp. 0735-320156
Fax.', publish='1' where id='261'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Batu Raja1Success
19562009-03-16 14:24:37203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jambiinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('53','0','2009-01-27','Cabang Kejari Kuala Tungkal di Nipah Panjang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Kuala Tungkal di Nipah Panjang1Success
19552009-03-16 14:24:07118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-03', title='WAKIL JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA', description='Muchtar Arifin yang lahir di Aceh, 4 Mei 1949 mengawali karirnya di Kejaksaan RI tahun 1976. Sarjana Hukumnya diselesaikan tahun 1975 di Universitas Indonesia. Tahun 2003 ia menyelesaikan Magister Hukum di Universitas Padjadjaran.rn

Sebelum menjabat sebagai Jaksa Agung Muda bidang Intelejen periode April 2005 – Maret 2007 dan menjadi Wakil Jaksa Agung per 29 Maret 2007, berbagai pos penting pernah dijabat Bapak 5 anak ini antara lain :

rn
    rn
  • Kepala Kejaksaan Negeri di Tarakan, Kaltim (1993 – 1995)
  • rn
  • Kepala Kejaksaan Negeri Madiun (1997 – 1998)
  • rn
  • Direktur Penuntutan pada Jampidsus tahun 2000- 2001
  • rn
  • Direktur Penyidikan pada Jampidsus tahun 2001-2002
  • rn
  • Kepala Kejaksaan Tinggi NTB (2002 – 2003)
  • rn
  • Kepala Kejaksaan Tinggi di Sumbar (2003 - 2004)
  • rn
rn

Beberapa prestasi penting yang perlu dicatat dalam perjalanan karir bapak 5 anak ini antara lain :

rn
    rn
  1. Menjadi JPU dalam perkara korupsi mantan presiden Soeharto (tahun 2000)
  2. rn
  3. Saat menjabat sebagai Didik pada Jampidsus berhasil mengungkap beberapa perkara Korupsi berskala besar antara lain :rn
      rn
    • Kasus pada PT Bahana PUI BUMN milik Depertemen Keuangan yang melibatkan Dirut PT Bahana PUI, Sudjono Timan
    • rn
    • Kasus Bulog Gate yang melibatkan Rahardi Ramelan
    • rn
    • Menangani puluhan kasus BLBI antara lain kasus Modern Bank, kasus Bank Servita, Kasus bank Intan dan beberapa kasus yang melibatkan para direktur BI , Paul Sutopo dkk
    • rn
    rn
  4. rn
  5. Sewaktu menjabat Kajati Sumbar berhasil mengungkap kasus korupsi pada DPRD Sumbar dan beberapa DPRD Kota/Kabupaten di Sumbar. Sebanyak 43 anggota DPRD telah mendapat hukuman oleh Pengadilan. Atas prestasinya mengungkat kasus Korupsi DPRD Sumbar, Muchtar memperoleh penghargaan dari Organisasi Masyarakat Profesional Madani Jakarta dan dari Komisi Ombudsman Nasional.
  6. rn
  7. Pada Desember 2006 dan Februari 2007, Muchtar berhasil memimpin penangkapan terhadap buronan korupsi Darmono K Lawi dan Dr. Tabrani Ismail.
  8. rn
  9. Mochtar adalah juga ketua Majelis Kehormatan Jaksa dalam kasus Jaksa Danu Sebayang SH dkk yang diberhentikan secara tidak hormat karena melakukan penyimpangan dalam penanganan perkara narkotika di Kejati DKI Jakarta.
  10. rn
rn



Curiculum Vitae

Nama                 : Muchtar Arifin
Tmpt/tgl lahir     : Aceh, 4 Mei 1949
Pendidikan        : Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1975)
                               Magister Hukum di Universitas Padjajaran (2003)' ,publish='1' where id='2'
updateTitle: WAKIL JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA1Success
19542009-03-16 14:23:56203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jambiupdate tb_unitcontent set idunitsub='53', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-28', title='Cabang Kejari Muara Bulian di Muara Tembesi', description='', publish='1' where id='981'updateTitle: Cabang Kejari Muara Bulian di Muara Tembesi1Success
19532009-03-16 14:23:43203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jambiinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('53','0','2009-03-16','Cabang Kejari Muara Bulian di Muara Tembesi','','1')insertTitle: Cabang Kejari Muara Bulian di Muara Tembesi1Success
19522009-03-16 14:22:59203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jambiupdate tb_unitcontent set idunitsub='53', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Muara Sabak', description='di Komplek Perkantoran Desa Rano Muara Sabak, telp. 0740-7370005. Dipimpin oleh Y. YUCKY RUCKY SUBRATA, SH yang beralamat di Komplek Perkantoran Desa Rano Muara Sabak', publish='1' where id='88'updateTitle: Kejaksaan Negeri Muara Sabak1Success
19512009-03-16 14:22:45118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaan - Daftarupdate tb_tentang_sub set idtentang='9', datetentang_sub='2009-03-03', title='JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA', description='Hendarman Supandji, kelahiran Klaten Jawa Tengah, 6 Januari 1947 adalah Jaksa karir yang mengawali karirnya di Kejaksaan RI sejak tahun 1979. Alumni fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang serta Notariat Universitas Indonesia ini mengawali karirnya dengan menjadi jaksa di Kejaksaan Negeri Pusat. Selang tiga tahun kemudian, Hendarman Supandji dilantik menjadi Staf Pusat Operasi Intelijen Kejaksaan Agung. Inilah tugas pertama yang mendekatkannya dengan dunia intelijen. diperbantukan di Badan Koordinasi Instruksi Presiden untuk masalah narkotika dan di Botasupal Bakin hingga tahun 1985. Lalu naik lagi menjadi Kepala seksi penanggulangan tindak pidana umum intelijen Kejaksaan Agung pada periode 1985-1990. Hendarman lalu dipromosikan untuk

Tak sampai setahun kemudian, Hendarman Supandji ditugaskan sebagai atase Kejaksaan di KBRI Bangkok pada periode 1990-1995. Setelah lima tahun malang melintang di negeri candu itu, Hendarman Supandji pulang untuk menjabat sebagai Kepala Pusdiklat Kejaksaan Agung pada 1995-1996. Setelah sempat menjadi  Asisten Perdata dan TUN di Kejati Palembang pada 1996-1997, Hendarman Supandji lalu menjadi Staf khusus Jaksa Agung pada tahun 1998. Pada tahun yang sama ia juga diangkat untuk menduduki Kepala Biro Keuangan Kejaksaan Agung hingga 2002.

Karirnya bersinar kemilau saat dipilih menjadi JAM PIDSUS masa masa kepemimpinan Jaksa Agung Abdurrahman Saleh. Suami dari Dr Sri Kusumo Amdani DSA MSc mengaku sempat kaget dan was-was. Pasalnya, selama di kejaksaan ia lebih banyak berkecimpung di bagian intelijen dan pembinaan, yang lebih cenderung berada di wilayah sumber daya manusia kejaksaan. Sementara, di bidang pidana khusus, ia harus memeriksa orang luar, bagian yang dari awal ingin ia jauhi. Jika bukan Abdul Rahman Saleh yang meminta, besar kemungkinan ia akan menampik jabatan tersebut. Dan, sang atasan tetap berkukuh dengan keputusannya untuk mengangkat Hendarman Supandji menjadi JAM Pidsus. “Karena itu perintah pimpinan, saya mensyukuri saja apa yang menjadi kehendak pimpinan. Mungkin pimpinan lebih tahu saya mungkin cocok di tempat itu,” ujarnya dalam suatu wawancara dengan sebuah harian nasional.

Pilihan Abdul Rahman Saleh tepat. Hendarman Supandji segera memperlihatkan kualitasnya sebagai seorang JAM PIDSUS. “Ikan kakap” seperti Neloe, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri I Wayan Pugeg, dan Corporate Banking Director M. Sholeh Tasripan harus meringkuk di ruang tahanan Kejaksaan Agung segera masuk dalam “jejaringnya:. Prestasi itu membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempercayakan Timtas Tipikor ke tangan Hendarman Supandji. Presiden membentuk lembaga ini untuk mengintensifkan upaya Presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi. Karenanya, kegiatan Tim Tas Tipikor langsung dilaporkan kepada Presiden, dengan tembusan kepada Jaksa Agung, Poldi dan BPKP. Saat pelantikan, Presiden langsung memerintahkan Tim Tas Tipikor untuk langsung mengambil langkah hukum atas 16 BUMN, empat departemen, tiga pihak swasta dan 12 koruptor yang melarikan diri ke luar negeri.

Atas permintaan ini, Herdaman langsung mengungkapkan rencananya kepada Presiden tentang "pembersihan" dari dalam lingkungan istana, seperti di lingkungan Sekretariat Kabinet dan Sekretariat Negara. Untuk memastikan kesungguhan Presiden dalam memberantas korupsi, ia sempat bertanya kepada SBY, ““Seandainya di dalam menjalankan tugas itu, saya menemukan keterlibatan teman Bapak Presiden, sahabat Bapak, atau pembantu Bapak, apa yang akan Bapak Presiden lakukan?”, tanya Hendarman Supandji tanpa basa-basi. “Silakan jalan terus. Saya tidak pernah akan intervensi,” jawab Presiden singkat. Kalimat itulah yang terus dipegang betul oleh Hendarman dalam menjalankan tugasnya.
________________________________________________________________________________________

CURRICULUM VITAE

    
Nama                                : Hendarman Supandji
Tempat, Tanggal Lahir  : Klaten, 6 Januari 1947

Pendidikan

•    Fakultas Hukum Universtas Diponegoro, Semarang, 1972       
•    Pendidikan dan Pembentukan Jaksa (PPJ)
•    Notariat Fakultas Hukum Universitas Indonesia

Karier
•    Jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, 1979 -1981
•    Staf Pusat Operasi Intelijen Kejaksaan Agung, 1982-1983
•    Diperbantukan di Badan Koordinasi Instruksi Presiden untuk masalah narkotika dan diperbantukan di Botasupal Bakin, 1984-1985.
•    Kepala seksi penanggulangan tindak pidana umum intelijen Kejaksaan Agung, 1985-1990
•    Atase Kejaksaan di KBRI Bangkok, 1990-1995
•    Kepala Pusdiklat Kejaksaan Agung, 1995-1996
•    Asisten Perdata dan TUN di Kejati Palembang, 1996-1997
•    Staf khusus Jaksa Agung, 1998
•    Kepala Biro Keuangan Kejaksaan Agung, 1998-2002
•    Kepala Kejaksaan Tinggi DI.Yogyakarta
•    Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan
•    Jaksa Agung Muda Pidana Khusus 25 April, 2005 – 2007
•    Ketua Timtas Tipikor 2005 – 2007
•    Jaksa Agung Republik Indonesia Mei 2007 – sekarang ' ,publish='1' where id='1'
updateTitle: JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA1Success
19502009-03-16 14:22:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Jambiupdate tb_unitcontent set idunitsub='53', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Saro Langun', description='di Jl. A. Manaf, Sarolangun, telp. 0745-91115. Dipimpin oleh R. ESFARIN YURI HARYONO, SH yang beralamat di Jl. A. Manaf, Sarolangun, telp. 0745-9115', publish='1' where id='89'updateTitle: Kejaksaan Negeri Saro Langun1Success
19492009-03-16 14:21:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('52','0','2009-01-25','Cabang Kejari Ranai di Tarempa','','1')insertTitle: Cabang Kejari Ranai di Tarempa1Success
19482009-03-16 14:21:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-05', title='Dugaan Penyelewengan Pemberian Kredit BNI 1946 Cabang Bau-Bau', description='

Terdakwa :
WA ODE IFA

rn

Kasus Posisi :


Bahwa terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi penyimpangan /penyelewengan Keuangan Negara dalam Pemberian fasilitas Kredit Bank Negara Indonesia 1946 (BNI 1946) Cabang Bau-Bau Cabang Pembantu (Capem) Raha Tahun 2001-2002.

rn

Pasal yang Disangka
Pasal 2 ayat (1), pasal (3), pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP

rn

Kerugian Negara
Rp.1.357.836.220,71

rn
rn

Keterangan
Proses persidangan

rn

 

', publish='1' where id='741'
updateTitle: Dugaan Penyelewengan Pemberian Kredit BNI 1946 Cabang Bau-Bau1Success
19472009-03-16 14:20:51203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('52','0','2009-01-26','Cabang Kejari Tanjung bali Karimun di Moro','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tanjung bali Karimun di Moro1Success
19462009-03-16 14:19:22203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauupdate tb_unitcontent set idunitsub='52', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-27', title='Cabang Kejari Tanjung Balai Karimun di Tanjung Batu', description='', publish='1' where id='977'updateTitle: Cabang Kejari Tanjung Balai Karimun di Tanjung Batu1Success
19452009-03-16 14:18:25203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('52','0','2009-01-27','Cabang Kejari Bengkalis di Selat Panjang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Bengkalis di Selat Panjang1Success
19442009-03-16 14:18:22203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('52','0','2009-01-27','Cabang Kejari Bengkalis di Selat Panjang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Bengkalis di Selat Panjang1Success
19432009-03-16 14:17:21203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauupdate tb_unitcontent set idunitsub='52', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-28', title='Cabang Kejari Tanjung Pinang di Dabosingkep', description='', publish='1' where id='976'updateTitle: Cabang Kejari Tanjung Pinang di Dabosingkep1Success
19422009-03-16 14:15:01203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('52','0','2009-01-29','Cabang Kejari Tanjung Pinang di Dabosingkep','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tanjung Pinang di Dabosingkep1Success
19412009-03-16 14:14:44118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-02', title='KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN KATINGAN MENYUAP JAKSA', description='

Pada hari Kamis tanggal 29 Januari 2009 Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan dr. H. SAHARUDIN S, M.Kes. telah melakukan penyuapan terhadap Jaksa Penyelidik Kejaksaan Negeri Kasongan. Penyuapan tersebut berkaitan dengan penyelidikan tindak pidana korupsi yang terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan dalam pengadaan alat-alat kesehatan yang diduga merugikan keuangan Negara sebesar Rp 1.474.000.000,-.

rn

Atas penyuapan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan dr. H. SAHARUDIN S, M.Kes. telah ditangkap pada hari Jumat tanggal 30 Januari 2009 dan telah ditahan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kasongan sejak hari Sabtu tanggal 31 Januari 2009 dan dititipkan di Rutan Polres Katingan Kalimantan Tengah. 

rn

Sekian.

rn

                                                                                                            KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

 

rn

                                                                                                                                     M. JASMAN, SH
                                                                                                              JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='52'
updateTitle: KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN KATINGAN MENYUAP JAKSA1Success
19402009-03-16 14:12:20118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-03', title='PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PENYUAPAN DI DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI', description='

Pada hari Selasa tanggal 3 Pebruari 2009, Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah memeriksa LUSMARINA (Kepala Bagian Keuangan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI) sebagai Tersangka dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi penyuapan di Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

rn

Pada minggu ini dijadwalkan akan diperiksa atau didengar keterangannya sebanyak 17 orang pegawai Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI yang mengikuti pelatihan workshop dan dijadwalkan minggu depan akan diperiksa atau diminta keterangan sebanyak 16 orang pegawai Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI dari daerah yang telah menyerahkan uang kepada tersangka LUSMARINA dan 2 orang diantaranya telah diperiksa yaitu salah seorang berasal dari Kabupaten Bengkalis di Riau dan seorang lagi dari Propinsi NAD.

rn

Tidak tertutup kemungkinan dari hasil perkembangan penyidikan akan ada tersangka baru.

rn

Sekian

rn

                                                                                                                         KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                        TTD

rn

                                                                                                                                            M. JASMAN, SH
                                                                                                                           JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='47'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PENYUAPAN DI DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI1Success
19392009-03-16 14:10:10203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauupdate tb_unitcontent set idunitsub='52', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Bangkinag', description='', publish='1' where id='135'updateTitle: Kejaksaan Negeri Bangkinag1Success
19382009-03-16 14:09:44203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Riauupdate tb_unitcontent set idunitsub='52', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Dumai', description='', publish='1' where id='138'updateTitle: Kejaksaan Negeri Dumai1Success
19372009-03-16 14:09:04203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-02', title='Dugaan Penyalahgunaan APBN Kolaka', description='

Terdakwa :
IR. INDRA HARAHAP

rn

Kasus Posisi :
Penyalahgunaan dan penyelewengan APBN Kolaka TA. 2006 pada Dinas Pertanian Kab. Kolaka Tentang Percetakan Sawah.

rn

Pasal yang disangka :

rn

Pasal 2 atau pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 thn 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001.

rn

Kerugian Negara :
Rp.180.312.000,-

rn

Keterangan :
Dalam proses persidangan

', publish='1' where id='737'
updateTitle: Dugaan Penyalahgunaan APBN Kolaka1Success
19362009-03-16 14:08:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='51', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-21', title='Cabang Kejari Lubuk Basung di Maninjau', description='', publish='1' where id='975'updateTitle: Cabang Kejari Lubuk Basung di Maninjau1Success
19352009-03-16 14:08:25203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-20','Cabang Kejari Lubuk Basung di Maninjau','','1')insertTitle: Cabang Kejari Lubuk Basung di Maninjau1Success
19342009-03-16 14:07:47203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-22','Cabang Kejari Si Junjung di sungai Dareh','','1')insertTitle: Cabang Kejari Si Junjung di sungai Dareh1Success
19332009-03-16 14:07:21203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-12-01', title='Dugaan Penyalahgunaan Dana Panjar Pesangon Anggota DPRD', description='

Terdakwa :
DANIEL PARINDING

rn

Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa selaku anggota DPRD Kab. Kendari periode 1999-2004 telah diduga melakukan TP Korupsi berupa penyelewengan / penyalahgunaan Dana Panjar Pesangon Anggota DPRD Kab. Kendari TA. 2003.

rn

Pasal yang Disangka :
PasaL 2 ayat (1), pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1) a, b Jo. Pasal 18 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

rn

Kerugian Negara :
Rp.50.000.000,-

rn
rn

Keterangan :
Terdakwa telah meninggal dunia

rn

 

', publish='1' where id='748'
updateTitle: Dugaan Penyalahgunaan Dana Panjar Pesangon Anggota DPRD1Success
19322009-03-16 14:07:10203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-23','Cabang Kejari Painan di Balai Selasa','','1')insertTitle: Cabang Kejari Painan di Balai Selasa1Success
19312009-03-16 14:06:20203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-24','Cabang Kejari Lubuk Sikaping di Talu','','1')insertTitle: Cabang Kejari Lubuk Sikaping di Talu1Success
19302009-03-16 14:05:49203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='68', dateunitcontent='2008-03-17', title='Dugaan Penyimpangan dalam Pembangunan Kantor DIKBUDPAR', description='

Terdakwa :

rn

ASIS, ST

rn

Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa ASIS, ST (Pimpinan cab. CV. Modulasi Mitra Idea Consultant Cab Bau-Bau) telah melakukan penyimpangan pekerjaan pembangunan dan pekerjaan pengawasan pembangunan kantor DIKBUDPAR Kab. Bombana TA. 2006 dan 2007

rn

Pasal yang disangkakan :
Pasal 2 atau pasal 3 atau pasal 7 ayat (1) huruf a, b UU No. 31 tahun 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001
KERUGIAN NEGARA NIHIL : DI KARENAKAN DALAM PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DIKBUDPAR KAB. BOMBANA TAHUN ANGGARAN 2006 PADA SEKRETARIAT DAERAH KAB. BOMBANA YANG BERTUGAS MENGAWASI PEMBANGUNAN ATAU PENYERAHAN BAHAN BANGUNAN, SENGAJA MEMBIARKAN PERBUATAN CURANG SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PASAL 7 huruf a, SAAT INI SUDAH DALAM PROSES PERSIDANGAN DAN D1TANGANI OLEH KEJARI BAU-BAU.

rn

Kerugian Negara :
NIHIL

rn

Keterangan :

rn

Telah di Putus PN Bau-Bau No. 312/Pid.B/2008 PN. BB tgl. 25 Nopember 2008

rn


', publish='1' where id='717'
updateTitle: Dugaan Penyimpangan dalam Pembangunan Kantor DIKBUDPAR1Success
19292009-03-16 14:05:48203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-25','Cabang Kejari solok di Alahan Panjang','','1')insertTitle: Cabang Kejari solok di Alahan Panjang1Success
19282009-03-16 14:04:59203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-26','Cabang Kejari Solok di Muara Labuh','','1')insertTitle: Cabang Kejari Solok di Muara Labuh1Success
19272009-03-16 14:04:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='51', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-28', title='Cabang Kejari Payakumbuh di PKL Kotabaru', description='', publish='1' where id='968'updateTitle: Cabang Kejari Payakumbuh di PKL Kotabaru1Success
19262009-03-16 14:03:49203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-27','Cabang Kejari Payakumbuh di Suliki','','1')insertTitle: Cabang Kejari Payakumbuh di Suliki1Success
19252009-03-16 14:02:50203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='51', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-28', title='Cabang Kejari Payakumbuh di PKL', description='', publish='1' where id='968'updateTitle: Cabang Kejari Payakumbuh di PKL1Success
19242009-03-16 14:02:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='51', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-31', title='Cabang Kejari Payakumbuh di PKL', description='', publish='1' where id='968'updateTitle: Cabang Kejari Payakumbuh di PKL1Success
19232009-03-16 14:02:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='51', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-30', title='Cabang Kejari Payakumbuh di PKL', description='', publish='1' where id='968'updateTitle: Cabang Kejari Payakumbuh di PKL1Success
19222009-03-16 14:01:51203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratinsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('51','0','2009-01-29','Cabang Kejari Payakumbuh di PKL','','1')insertTitle: Cabang Kejari Payakumbuh di PKL1Success
19212009-03-16 13:58:17203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Baratupdate tb_unitcontent set idunitsub='51', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Batu sangkar', description='', publish='1' where id='122'updateTitle: Kejaksaan Negeri Batu sangkar1Success
19202009-03-16 13:56:02203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-01','Cabang Kejari Panyabuan di Natal','','1')insertTitle: Cabang Kejari Panyabuan di Natal1Success
19192009-03-16 13:55:11203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-01','Cabang Kejari Panyabungan di Kota Nopan','','1')insertTitle: Cabang Kejari Panyabungan di Kota Nopan1Success
19182009-03-16 13:54:27203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-01','Cabang Kejari Balige di Pangunguran','','1')insertTitle: Cabang Kejari Balige di Pangunguran1Success
19172009-03-16 13:54:05118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-02', title='PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG', description='

Pada hari Senin tanggal 2 Pebruari 2009, Tim Penyidik Pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang diketuai oleh ELVIS JHONY, SH telah memeriksa Ir. ACHMAD FACHRIE (Direktur PT.Mosesa International) dan Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO (Direktur Utama PT.Mosesa International), keduanya diperiksa  sebagai Tersangka dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi pembangunan PLTU 2x7 MW Sampit Kalteng.

rn

Kasus Posisi :

rn

Bahwa pada tanggal 15 Januari 2004 PT.Karya Putra Powerin (KPP) telah menandatangani Surat Perjanjian Pembelian Listrik untuk Lokasi Sampit Kalimantan Tengah dengan PT PLN Wilayah Kalselteng yang akan mulai berlaku efektif setelah PT. KPP menyelesaikan pembangunan PLTU 2x7 MW, dan pada tanggal 26 Maret 2004 sesuai Akta Perubahan PT. KPP Nomor 12 yang dibuat oleh Notaris Erlina Dwi Kurniawati, SH di Jakarta, tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO  (Direktur Utama PT.Mosesa International/PT MI) dan Ir. ACHMAD FACHRIE (Direktur PT.Mosesa International/PT MI) telah keluar baik sebagai pemegang saham maupun sebagai pengurus PT. KPP karena sebelumnya kedua tersangka tersebut  ikut bergabung sebagai pemegang saham di PT.KPP akan tetapi kedua tersangka tidak menyertakan modal sebesar nilai nominal saham yaitu sejumlah Rp 1.475.000.000,- dan sejumlah Rp 275.000.000,-

rn

Bahwa dengan keluarnya tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dan Ir. ACHMAD FACHRIE dimaksudkan sebagai itikad tidak baik dari kedua tersangka untuk pengalihan saham sementara karena pada tanggal 22 April 2004 telah dibuat Akta Nomor 6 dan Akta Nomor 7 tentang Kuasa Saham oleh Notaris Herlina Dwi Kurniawati yang menyatakan bahwa Hesti Andi Tjahjanto selaku Komisaris Utama PT. KPP harus menyerahkan kepemilikan sahamnya kembali kepada tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO sebanyak 250.665 lembar dengan nilai nominal Rp 25.065.500.000,- (50,1%) dan saham sebanyak 240.835 lembar dengan nilai nominal sejumlah Rp 24.083.500.000,- (48,2%). Hal itu dilakukan agar tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dapat kembali mengajukan kredit ke PT Bank Mandiri karena sebelumnya tersangka pernah mengajukan kredit ke PT Bank Mandiri melalui PT Prakarsa Betung Meruo Senami dalam proyek pengeboran sumur minyak PT Pertamina di Jambil dan melalui PT Mosesa Multi Servindo dalam proyek penyewaan genset dengan PT PLN Kalselteng di Banjarmasin.

rn

Bahwa pada tanggal 6 Mei 2004 PT KPP mengajukan permohonan kredit (kredit investasi/KI) sejumlah Rp 57.749.000.000,-, kredit modal kerja/KMK sejumlah US$ 6.000.000,-, Standby LC/SBLC US$ 6.480.000, Interest During Construction (IDC) Rp 5.622.000.000,- ke PT Bank Mandiri Cabang Jakarta Thamrin dengan melampirkan data-data PT KPP yang tidak benar antara lain berupa laporan keuangan tahun 2003-2004 dan transaksi keuangan pada Bank Mega.

rn

Bahwa terhadap dokumen-dokumen yang diserahkan oleh PT KPP berupa Rekening Koran dan laporan keuangan ternyata tidak dilakukan verifikasi oleh PT Bank Mandiri sebagaimana diatur dalam Buku Pedoman Kebijakan Perkreditan Bank Mandiri bulan Pebruari 2000, karena dokumen yang diserahkan PT KPP tidak sesuai dengan data yang terdapat pada Rekening Koran pada Bank Niaga. Dan pada tanggal 23 Nopember 2004 PT Bank Mandiri menyetujui pemberian kredit kepada PT KPP yaitu kredit investasi Rp 55.250.000.000,- IDC Rp 5.600.000.000,- KMK Rp 4.000.000.000,- dan SLBC US$ 6.240.000. Sehingga pada tanggal 6 Desember 2004 Kredit Investasi tahap pertama dicairkan sebesar Rp 35.432.023.000,-, tahap kedua sebesar Rp 4.795.611.000,- dan tahap ketiga sebesar Rp 3.766.676.000,- dan diterima oleh PT KPP melalui rekeningnya di PT Bank Mandiri Cabang Pancoran Jakarta. Dan ternyata penggunaan fasilitas kredit tesebut harus berdasarkan perintah dan instruksi dari kedua tersangka tersebut dan tidak sesuai dengan tujuan kredit tersebut yaitu untuk keperluan PT Mosesa International selaku holding company dan anak perusahaannya yaitu PT PBMS, PT MMS, PT KI, PT KL, PT TP, PT ME, PT GP, PT KPN, PT BDP dan untuk keperluan pribadi kedua tersangka tersebut, sehingga fasilitas kredit yang seharusnya untuk membiayai pembangunan PLTU 2x7 MW di Sampit Kalimantan Tengah tidak terealisasi dan kredit PT KPP tersebut oleh PT Bank Mandiri pada bulan September 2008 dengan out standing sebesar Rp 64.789.171.949,-

rn

  Sekian.

rn

                                                                                                                            KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

 

rn

                                                                                                                                                      M. JASMAN, SH
                                                                                                                              JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='46'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG1Success
19162009-03-16 13:53:35203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-01','Cabang Kejari Balige di Porsea','','1')insertTitle: Cabang Kejari Balige di Porsea1Success
19152009-03-16 13:53:13118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-03', title='PENJATUHAN HUKUMAN DISPLIN TERHADAP JAKSA W YANG DIDUGA MELAKUKAN PELECEHAN SEKSUAL', description='

Terkait dengan adanya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah seorang Jaksa berinisial W yang menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Limboto Gorontalo, Jaksa Agung RI menyetujui untuk menjatuhkan hukuman disiplin terhadap Jaksa W tersebut berupa pencopotan dari Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Limboto menjadi Jaksa Fungsional dan dimutasikan.

rn

Kasus pelecehan tersebut terjadi diruang kerja Jaksa W dengan cara Jaksa W  memaksa salah seorang staf Kejaksaan Negeri Limboto untuk melakukan perbuatan asusila pada sekitar bulan Januari 2009.

rn

Sekian

rn

                                                                                                                                KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                                TTD

rn

                                                                                                                                                     M. JASMAN, SH
                                                                                                                                JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='34'
updateTitle: PENJATUHAN HUKUMAN DISPLIN TERHADAP JAKSA W YANG DIDUGA MELAKUKAN PELECEHAN SEKSUAL1Success
19142009-03-16 13:53:03203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-01','Cabang Kejari Stabat di Pangkalan Berandan','','1')insertTitle: Cabang Kejari Stabat di Pangkalan Berandan1Success
19132009-03-16 13:52:23203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-01','Cabang Kejari Kisaran di Labuhan Ruku','','1')insertTitle: Cabang Kejari Kisaran di Labuhan Ruku1Success
19122009-03-16 13:52:10118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-03', title='PENJATUHAN HUKUMAN DISPLIN TERHADAP JAKSA JP DAN R YANG DIDUGA MELAKUKAN PERBUATAN ASUSILA', description='

Terkait dengan adanya Informasi dari Wartawan yang menemukan seorang Jaksa Pria berinisial JP dan seorang Jaksa Wanita berinisial R (keduanya dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau) yang sedang melakukan perbuatan asusila dalam sebuah kamar disalah satu hotel di Propinsi Kepulauan Riau, Jaksa Agung RI telah memerintahkan ISKAMTO, SH Inspektur Tindak Pidana Khusus dan Perdata dan Tata Usaha Negara pada JAM Pengawasan beserta Tim Pemeriksa pada hari Senin tanggal 2 Pebruari 2009 untuk melakukan pemeriksaan terhadap kedua jaksa tersebut dan para saksi.

rn

Dan pada hari Selasa tanggal 3 Pebruari 2009 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 dan hasil pemeriksaan Tim Pemeriksa dari Jaksa Agung Muda Pengawasan tersebut, Jaksa Agung RI menyetujui untuk menjatuhkan hukuman disiplin terhadap kedua orang jaksa tersebut yaitu terhadap Jaksa JP diturunkan pangkatnya dari Golongan IV/b menjadi Golongan IV/a dan dimutasikan, dan terhadap Jaksa R dijatuhi hukuman disiplin berupa pelepasan dari Jabatan Struktural Pemeriksa di Kejati Kepulauan Riau menjadi Jaksa Fungsional dan dimutasikan ke salah satu Kejaksaan Negeri di Kepualuan Riau.

rn

Sekian

rn

                                                                                                                              KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                              TTD

rn

                                                                                                                                                    M. JASMAN, SH
                                                                                                                                JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='35'
updateTitle: PENJATUHAN HUKUMAN DISPLIN TERHADAP JAKSA JP DAN R YANG DIDUGA MELAKUKAN PERBUATAN ASUSILA1Success
19112009-03-16 13:51:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-02','Cabang Kejari Gunung Sitoli di Teluk Dalam','','1')insertTitle: Cabang Kejari Gunung Sitoli di Teluk Dalam1Success
19102009-03-16 13:51:13118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-03', title='PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG', description='

Pada hari Selasa tanggal 3 Pebruari 2009, Tim Penyidik Pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang diketuai oleh ELVIS JHONY, SH telah memeriksa MAHFIAN ARDHI (Mantan Kredit Analysis PT. Bank Mandiri) sebagai Tersangka dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi pembangunan PLTU 2x7 MW Sampit Kalteng.

rn

Kasus Posisi :

rn

• Pada tanggal 10 Nopember 2003 tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dan Ir ACHMAD FACHRIE bergabung sebagai pemegang saham PT Karya Putra Powerin (PT. KPP) berdasarkan Akta Perubahan Perusahaan PT. KPP No. 2 dengan dengan posisi tersangka lr BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO sebagai komisaris Utama (56.7 %) dan tersangka Ir, ACHMAD FACHRIE sebagai Direktur (10,6%)
• Pada tanggal 15 Januari 2004 PT. KPP dan PT. PLN Wilayah Kalselteng telah rnenandatangani SLral Perarjian Pembelian Listrik untuk Lokasi Sampit Kalimantan Tengah yang akan mulai berlaku efektif setelah PT. KPP menyelesaikan pembangunan PLTU 2x7 MW, yang ditandatangani oleh AGUS WIJAYANTO LEGOWO selaku Direktur Utarna PT. KPP dan PURNOMO WILLY BS selaku General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah/Kalselteng.
• Berdasarkan Akta Perubahan perusahaan PT. KPP No. 12 tersangka
Ir. BRAHMANTYO dan tersangka Ir ACHMAD FACHRIE keluar sebagi pemegang saham maupun pengurus PT. KPP, namun pada tangga[ 22 April 2004 berdasarkan. Akta No. 6 dan Akta No. 7 menyatakan bahwa HESTI ANDI TJAHYANTO harus menyerahkan kepemilikan sahamnya kembali kepada ir BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO sebanyak 250.665 lembar, nilai nominal Rp. 25.065.500.000,- (50,1%) dan sebanyak 240.835 lembar nilai nominal Rp. 24,083.500.000,- (48,2%).
• Bahwa pada tanggal 6 Mei 2004 PT. KPP dengan Surat yang ditandatangani o!eh AGUS WIDJAVANTO LEGOWO dan HESTI ANDI TJAHYANTO dengan No. Ref. : 0604/KPP-BNI/IV/2004 mengajukan permohonan fasilitas kredit (Kredit lnvestasi/Kl Pp. 57.749.000.000,-. Kredit Modal Kerja/KMK Rp. 6.000.000.000,-, Standby LC/SBLC USD 6.480.000. Interest During Contruction (IDC) Rp. 5.622.000.000,- ke PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Jakarta Thamrin dengan melampirkan data-data PT.KPP yang tidak benar, seolah-olah PT KPP memiliki sejumlah dana sebagai Self Financing untuk pembangunan PLTU 2X7 MW Sampit tersebut sebagaimana laporan keuangan tahun 2003-2004 dan transaksi keuangan pada Bank Mega yang dipalsukan.
• Dalam Nota Analisa tanggal 14 Oktober 2004 permohonan fasilitas kredit tersebut disetujui oleh PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan Surat PemberitahuanPersetujuan Kredit (SPPK) tanggal 23 Nopember 2004 melalui Nomor CBC.JTH/SPPK/088/2004 meskipun syarat adanya PPA tersebut tidak dipenuhi. dengan tahapan sebagai berikut :
• Tanggal 6 Desember 2004 fasilitas kredit Investasi tahap I dicairkan sebesar Rp. 35.432.023.000,-
• Tangga] 31 Maret 2005 fasititas kredit Investasi tahap II dicairkan sebesar Rp. 4.795.611.000,-
• Tanggal 23 Mei 2005 fasilitas kredit Investasi tahap Ill dicairkan
sebesar Rp. 3.766.676.000,-
• Seluruh penggunaan fasilitas kredit yang diterima oleh PT. KPP, dilakukan atas perintah/instruksi dari tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dan tersangka Ir. ACHMAD FACHRIE sebagai Direktur Utama dan Direktur PT. Mosesa International yang merupakan pemegang saham terbesar/mayoritas PT. KPP;
• Berdasarkan bukti pengeluaran (voucher) PT. KPP dan payment request PT KPP dan Mosesa Group fasilitas kredit yang diterima PT .KPP dari PT. Bank Manidiri penggunaannya tidak sesuai dengan tujuan kredit tersebut. antara lain dipergunakan untuk keperluan PT. Mosesa International selaku holding company dan anak perusahaan Mosesa Group (PT. PBMS, PT. MMS. PT.Kl, PT.KL, PT.TP, PT.ME, PT.GP, PT.KPN. PT.BDP) serta dipergunakan untuk keperluan pribadi para tersangka (pembayaran kartu kredit, angsuran mobil, angsuran apartemen, masuk ke rekening pribadi/istri). Akibat penyalahgunaan fasilitas kredit dari PT. Bank Mandiri tersebut, PT. KPP tidak dapat rnerealisasikan pemnbangunan proyek PLTU 2x1 MW di Sampit Kalimantan Tengah.
• Pada tahun 2006, PT. Bank Mandiri menyatakan bahwa kredit PT. KPP  tersebut  macet  (kolektibilitas 5),  dengan  jumlah  Out  Standing  hingga  bulan  31 Desember 2008 sebesarRp.76.675.935.076,- (tujuh puluh enam milyar enam ratus tujuh puluh lima juta Sembilan ratus tiga puluh lima ribu rupiah).

rn

Sekian

rn

                                                                                                                              KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                             TTD

rn

                                                                                                                                                   M. JASMAN, SH
                                                                                                                                  JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='45'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG1Success
19092009-03-16 13:51:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-04', title='Cabang Kejari Padang SIdempuan di Gunung Tua', description='', publish='1' where id='959'updateTitle: Cabang Kejari Padang SIdempuan di Gunung Tua1Success
19082009-03-16 13:50:46203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-03','Cabang Kejari Gunung Sitoli di Pulau Telo','','1')insertTitle: Cabang Kejari Gunung Sitoli di Pulau Telo1Success
19072009-03-16 13:49:54203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-01','Cabang Kejari Padang SIdempuan di Gunung Tua','','1')insertTitle: Cabang Kejari Padang SIdempuan di Gunung Tua1Success
19062009-03-16 13:49:20203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-05', title='Cabang Kejari Padang Sidempuan di Subuhan', description='', publish='1' where id='958'updateTitle: Cabang Kejari Padang Sidempuan di Subuhan1Success
19052009-03-16 13:48:57203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-06','Cabang Kejari Padang Sidempuan di Subuhan','','1')insertTitle: Cabang Kejari Padang Sidempuan di Subuhan1Success
19042009-03-16 13:48:17203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-06', title='Cabang Kejari Padang Sidempuan di Sipirok', description='', publish='1' where id='957'updateTitle: Cabang Kejari Padang Sidempuan di Sipirok1Success
19032009-03-16 13:47:56203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-07', title='Cabang Kajari Tarutung di Kota Siborong-borong', description='', publish='1' where id='956'updateTitle: Cabang Kajari Tarutung di Kota Siborong-borong1Success
19022009-03-16 13:47:43203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-07','Cabang Kejari Padang Sidempuan di Sipirok','','1')insertTitle: Cabang Kejari Padang Sidempuan di Sipirok1Success
19012009-03-16 13:47:24118.97.55.98RI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-03', title='PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI', description='

Pada hari Selasa tanggal 3 Pebruari 2009, Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah memeriksa LUSMARINA (Kepala Bagian Keuangan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI) sebagai Tersangka dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi penyuapan di Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

rn

Pada minggu ini dijadwalkan akan diperiksa atau didengar keterangannya sebanyak 17 orang pegawai Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI yang mengikuti pelatihan workshop dan dijadwalkan minggu depan akan diperiksa atau diminta keterangan sebanyak 16 orang pegawai Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI dari daerah yang telah menyerahkan uang kepada tersangka LUSMARINA dan 2 orang diantaranya telah diperiksa yaitu salah seorang berasal dari Kabupaten Bengkalis di Riau dan seorang lagi dari Propinsi NAD.

rn

Tidak tertutup kemungkinan dari hasil perkembangan penyidikan akan ada tersangka baru.

rn

Sekian

rn

                                                                                                                         KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                        TTD

rn

                                                                                                                                            M. JASMAN, SH
                                                                                                                           JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='47'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI1Success
19002009-03-16 13:46:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-08', title='Cabang Kajari Tarutung di Kota Siborong-borong', description='', publish='1' where id='956'updateTitle: Cabang Kajari Tarutung di Kota Siborong-borong1Success
18992009-03-16 13:46:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-02-08','Cabang Kajari Tarutung di Kota Siborong-borong','','1')insertTitle: Cabang Kajari Tarutung di Kota Siborong-borong1Success
18982009-03-16 13:44:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-08', title='Cabagn Kejari Kabanjahe di Tiga Binanga', description='', publish='1' where id='955'updateTitle: Cabagn Kejari Kabanjahe di Tiga Binanga1Success
18972009-03-16 13:44:22203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-09','Cabagn Kejari Kabanjahe di Tiga Binanga','','1')insertTitle: Cabagn Kejari Kabanjahe di Tiga Binanga1Success
18962009-03-16 13:43:28203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-09','Cabang Kejari Rantau Prapat di Kota Pinang','','1')insertTitle: Cabang Kejari Rantau Prapat di Kota Pinang1Success
18952009-03-16 13:42:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-10','Cabang Kejari Lubuk Pakam di Labungan Deli','','1')insertTitle: Cabang Kejari Lubuk Pakam di Labungan Deli1Success
18942009-03-16 13:42:00203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('50','0','2009-01-11','Cabang Kejari Lubuk Pakam di Pancur Batu','','1')insertTitle: Cabang Kejari Lubuk Pakam di Pancur Batu1Success
18932009-03-16 13:41:37203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-22', title='Dugaan Korupsi di DPRD Tanjung Pinang ', description='

Terdakwa:
ADY PURWANTO

rn

Kasus Posisi:
Pasal/Kerugian Negara, terdakwa pada tahun 2005-2006 sebagai pemegang kas di DPRD Tanjung Pinang diduga telah melakukan tindak pidana Korupsi sebesar Rp. 1,2 M

', publish='1' where id='933'
updateTitle: Dugaan Korupsi di DPRD Tanjung Pinang1Success
18922009-03-16 13:41:00203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-12', title='Kejaksaan Negeri Panyabungan', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Bambang Rustamadji, SH
Jl. Besar Raya, Panyabungan
Telp. 0636-20346
Fax.', publish='1' where id='76'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Panyabungan1Success
18912009-03-16 13:40:43203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-22', title='Penyelewengan Dana Pembebasan Lahan di Desa Pangke Tanjung Balai Karimun ', description='

Terdakwa:
1. M. NOOR IDRIS
2. RAJA UBAIDILLAH
3. YAN INDRA
4. SUHAIMI

rn

Kasus Posisi:
Pasal/Kerugian Negara, terdakwa melakukan penyelewengan dana pembebasan lahan di Desa Pangke Tanjung Balai Karimun TA 2007, perkiraan kerugian Negara sebesar Rp.1.950.000.000,-

rn

Keterangan
M. Noor Idris Tahap Persidangan

', publish='1' where id='936'
updateTitle: Penyelewengan Dana Pembebasan Lahan di Desa Pangke Tanjung Balai Karimun1Success
18902009-03-16 13:40:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-24', title='Kejaksaan Negeri Tanjung Balai', description='', publish='1' where id='114'updateTitle: Kejaksaan Negeri Tanjung Balai1Success
18892009-03-16 13:39:50203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-25', title='Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi', description='', publish='1' where id='115'updateTitle: Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi1Success
18882009-03-16 13:39:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-24', title='Kasus Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang', description='Terdakwa :
rn
    rn
  1. H. RAJA FAIZAL JOESOEF, BE
  2. rn
  3. ALI SANTO
  4. rn
  5. JULIZAR ALIAS AHENG
  6. rn
  7. EDI RIVANA, ST
  8. rn
  9. IR. AHMAD HELMI
  10. rn
rn


Kasus Posisi :
Pasal/Kerugian Negara, terdakwa pada tahun 2006-2007 bersama ALI SANTO dan YULIZAR diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi dalam pembangunan gedung serba guna Senggarang Tanjung Pinang yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 1.385.045.560,81,-

rn

Pasal Dakwaan/Sangkaan :

rn

Pasal 2 (1),3jo 18 UU No.31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001.

Keterangan :

rnDitangani oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Pinangrn


', publish='1' where id='931'
updateTitle: Kasus Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang1Success
18872009-03-16 13:38:39203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-12', title='Kejaksaan Negeri Panyangbungan', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Bambang Rustamadji, SH
Jl. Besar Raya, Panyabungan
Telp. 0636-20346
Fax.', publish='1' where id='76'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Panyangbungan1Success
18862009-03-16 13:38:22203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-13', title='Kejaksaan Negeri Balige', description='Kepala Kejaksaan Tinggi : Tumpak Simanjuntak, SH
Jl. Pantauan Nagai No. 4, Balige
Telp. 0632-21215
Fax.', publish='1' where id='77'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Balige1Success
18852009-03-16 13:38:09203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-14', title='Kejaksaan Negeri Belawan', description='Kepala Kejaksaan Tinggi : Suripto Irianto, SH
Jl. Sumatera No. 115, Belawan
Telp. 061-6941004 , 6941145
Fax.', publish='1' where id='78'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Belawan1Success
18842009-03-16 13:37:59203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-15', title='Kejaksaan Negeri Stabat', description='', publish='1' where id='79'updateTitle: Kejaksaan Negeri Stabat1Success
18832009-03-16 13:37:43203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-16', title='Kejaksaan Negeri Siantar', description='', publish='1' where id='80'updateTitle: Kejaksaan Negeri Siantar1Success
18822009-03-16 13:37:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-17', title='Kejaksaan Negeri Kisaran', description='', publish='1' where id='107'updateTitle: Kejaksaan Negeri Kisaran1Success
18812009-03-16 13:36:45203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-18', title='Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli', description='', publish='1' where id='81'updateTitle: Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli1Success
18802009-03-16 13:36:34203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-19', title='Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan', description='', publish='1' where id='110'updateTitle: Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan1Success
18792009-03-16 13:36:18203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-20', title='Kejaksaan Negeri Tarutung', description='', publish='1' where id='111'updateTitle: Kejaksaan Negeri Tarutung1Success
18782009-03-16 13:36:02203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-21', title='Kejaksaan Negeri Sidikalang', description='', publish='1' where id='112'updateTitle: Kejaksaan Negeri Sidikalang1Success
18772009-03-16 13:35:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-22', title='Kejaksaan Negeri Kabanjahe', description='', publish='1' where id='113'updateTitle: Kejaksaan Negeri Kabanjahe1Success
18762009-03-16 13:35:35203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-23', title='Kejaksaan Negeri Rantau Prapat', description='', publish='1' where id='109'updateTitle: Kejaksaan Negeri Rantau Prapat1Success
18752009-03-16 13:35:03203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-24', title='Kejaksaan Negeri Balai', description='', publish='1' where id='114'updateTitle: Kejaksaan Negeri Balai1Success
18742009-03-16 13:34:32203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-25', title='Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi Deli', description='', publish='1' where id='115'updateTitle: Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi Deli1Success
18732009-03-16 13:34:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-26', title='Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam', description='', publish='1' where id='108'updateTitle: Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam1Success
18722009-03-16 13:33:56203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-27', title='Kejaksaan Negeri Sibolga', description='', publish='1' where id='116'updateTitle: Kejaksaan Negeri Sibolga1Success
18712009-03-16 13:33:43203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='930'deleteTitle: Kasus Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang1Success
18702009-03-16 13:33:36203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-28', title='Kejaksaan Negeri Pematang Siantar', description='', publish='1' where id='117'updateTitle: Kejaksaan Negeri Pematang Siantar1Success
18692009-03-16 13:33:25203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-31', title='Kejaksaan Negeri Medan', description='', publish='1' where id='119'updateTitle: Kejaksaan Negeri Medan1Success
18682009-03-16 13:33:22203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='932'deleteTitle: Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang1Success
18672009-03-16 13:33:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-01', title='Kejaksaan Negeri Medan', description='', publish='1' where id='119'updateTitle: Kejaksaan Negeri Medan1Success
18662009-03-16 13:32:35203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam', description='', publish='1' where id='108'updateTitle: Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam1Success
18652009-03-16 13:32:20202.159.19.69adminRI - Data Statistikinsert into tb_statistik(idsubcat,Datentime,Title,Description,position,publish) values('2','2009-03-16','Tahun 2006 b','','0','1')insertTitle: Tahun 2006 b1Success
18642009-03-16 13:32:19203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-23', title='Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang ', description='

Terdakwa:
Ir. AHMAD HELMI

rn

Kasus Posisi:
Pasal/Kerugian Negara, tersangka sebagai konsultan pengawas diduga melakuan Tindak Pidana Korupsi dalam pembangunan gedung serba guna Senggarang Tanjung Pinang

rn


rn

Pasal Dugaan / Sangkaan :

rnPasal 2 (1), 3 jo 18 UU No.31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001

Keterangan :
rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang

', publish='1' where id='932'
updateTitle: Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang1Success
18632009-03-16 13:32:01203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Pematang Siantar', description='', publish='1' where id='117'updateTitle: Kejaksaan Negeri Pematang Siantar1Success
18622009-03-16 13:31:18202.159.19.69adminRI - Data Statistik Sub Kategoriupdate tb_statistiksubcat set idstatistikcat='1', statistiksubcat='test 2' where id='2'updateCategory: test 21Success
18612009-03-16 13:31:03202.159.19.69adminRI - Data Statistik Sub Kategoriinsert into tb_statistiksubcat(idstatistikcat,statistiksubcat) values('2','test 2')insertCategory: test 21Success
18602009-03-16 13:30:54203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Sumatra Utaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='50', idkejati='0', dateunitcontent='2009-01-29', title='Kejaksaan Negeri Panyangbungan', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Bambang Rustamadji, SH
Jl. Besar Raya, Panyabungan
Telp. 0636-20346
Fax.', publish='1' where id='76'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Panyangbungan1Success
18592009-03-16 13:29:31203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-02', title='Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti', description='', publish='1' where id='949'updateTitle: Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti1Success
18582009-03-16 13:29:23203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-24', title='Kasus Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang ', description='

Terdakwa:
EDI RIVANA, ST

rn

Kasus Posisi
Pasal/Kerugian Negara, tersangka sebagai pengendali teknis diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi dalam pembangunan gedung serba guna Senggarang Tanjung Pinang Pasal 2 (1), 3 jo 18 UU No.31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001

rn
rn

Keterangan :

rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang

rn


', publish='1' where id='931'
updateTitle: Kasus Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang1Success
18572009-03-16 13:29:16203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-02', title='Cabang Kejari Sigli di Meureudu', description='', publish='1' where id='950'updateTitle: Cabang Kejari Sigli di Meureudu1Success
18562009-03-16 13:28:55203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-02', title='Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti', description='', publish='1' where id='949'updateTitle: Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti1Success
18552009-03-16 13:28:27203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Kejaksaan Negeri Tapaktuan', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Husni Thamrin,SH
Jl. Nyak Adam Kamil No.56 Tapaktuan
Telp. 0656-21016
Fax.', publish='1' where id='99'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Tapaktuan1Success
18542009-03-16 13:27:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-26', title='Kasus Penyimpangan Pelaksanaan Proyek Jalan Bengkong-Palapa', description='

Terdakwa:
1. JHONSON NAPITUPULU
2. PANTUR SITOMPUL
3. RITA NOFIYANTI
4. TOGAP SINAMBELA

rn

Kasus Posisi:
Pasal Kerugian Negara, terdakwa diduga melakukan penyimpangan pelaksanaan proyek jalan Bengkong-Palapa (lanjutan) TA 2007 di kota Batam yang diperkirakan merugikan keuangan Negara cq. Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau sebesar Rp. 287.851.000,- (Dua ratus delapan puluh tujuh juta delapan ratus lima puluh satu ribu rupiah)

rn

Yang berhasil diselamatkan:
Dari Pantur Sitompul
Rp. 166.850.402,- (Seratus enam puluh enam juta delapan ratus lima puluh ribu empat ratus dua rupiah)

rn

Keterangan

rn
    rn
  • Jhonson Napitupulu tahap penyidikan menunggu persetujuan tertulis Menteri Dalam Negeri.
  • rn
  • Pantur Sitompul, Rita Nofiyanti dan Togap Sinambela tahap persidangan.
  • rn
', publish='1' where id='928'
updateTitle: Kasus Penyimpangan Pelaksanaan Proyek Jalan Bengkong-Palapa1Success
18532009-03-16 13:27:51203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalaminsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('49','0','2009-02-01','Cabang Kejari Tapaktuan di Bakongan','','1')insertTitle: Cabang Kejari Tapaktuan di Bakongan1Success
18522009-03-16 13:27:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalaminsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('49','0','2009-02-01','Cabang Kejari Sigli di Meureudu','','1')insertTitle: Cabang Kejari Sigli di Meureudu1Success
18512009-03-16 13:27:03203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-26', title='Kasus Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang ', description='

Terdakwa:
1. H. RAJA FAIZAL JOESOEF, BE
2. ALI SANTO
3. JULIZAR ALIAS AHENG

rn

Kasus Posisi:
Pasal/Kerugian Negara, terdakwa pada tahun 2006-2007 bersama ALI SANTO dan YULIZAR diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi dalam pembangunan gedung serba guna Senggarang Tanjung Pinang yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 1.385.045.560,81,- Pasal 2 (1),3jo 18 UU No.31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001.

rn

Keterangan:
Tahap Upaya hukum Banding

', publish='1' where id='930'
updateTitle: Kasus Pembangunan Gedung Serba Guna Senggarang Tanjung Pinang1Success
18502009-03-16 13:26:23203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-01', title='Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie', description='Kepala Kejaksaan negeri : RISAL NURUL FITRI, SH', publish='1' where id='578'updateTitle: Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie1Success
18492009-03-16 13:26:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-02', title='Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie', description='Kepala Kejaksaan negeri : RISAL NURUL FITRI, SH', publish='1' where id='578'updateTitle: Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie1Success
18482009-03-16 13:26:01203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-29', title='Penyimpangan Pembangunan Ruang Serba Guna SMK N 1 Karimun ', description='

Terdakwa:
1. SOFYAN EFFENDY
2. RAJA ABDILLAH

rn

Kasus Posisi:
Pasal Kerugian Negara, terdakwa diduga melakukan penyimpangan pembangunan ruang serba guna SMK N  1 Karimun TA 2006 pada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, yang diperkirakan merugikan keuangan negara sebesar Rp.159.250.784,- (Seratus lima puluh sembilan juta dua ratus lima puluh ribu tujuh delapan puluh empat rupiah).

rn

Yang berhasil diselamatkan:
Dari Sofyan Effendy
Rp.61 .373.936,-  (Enam puluh satu juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu sembilan ratus tiga puluh enam rupiah).

rn

Keterangan
Sofyan Effendy dan Raja Abdillah dalam tahap penuntutan

', publish='1' where id='929'
updateTitle: Penyimpangan Pembangunan Ruang Serba Guna SMK N 1 Karimun1Success
18472009-03-16 13:25:48203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-01', title='Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti', description='', publish='1' where id='949'updateTitle: Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti1Success
18462009-03-16 13:25:11203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalaminsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('49','0','2009-03-16','Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti','','')insertTitle: Cabang Kejari Sigli di Kota Bakti0Success
18452009-03-16 13:24:31203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-01', title='Kejaksaan Negeri Sukamakmue', description='Kepala Kejaksaan Negeri : HARTAWI, SH     ', publish='1' where id='577'updateTitle: Kejaksaan Negeri Sukamakmue1Success
18442009-03-16 13:24:20203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-01', title='Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie', description='Kepala Kejaksaan negeri : RISAL NURUL FITRI, SH', publish='1' where id='578'updateTitle: Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie1Success
18432009-03-16 13:24:05203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-02', title='Kejaksaan Negeri Tapaktuan', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Husni Thamrin,SH
Jl. Nyak Adam Kamil No.56 Tapaktuan
Telp. 0656-21016
Fax.', publish='1' where id='99'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Tapaktuan1Success
18422009-03-16 13:22:46203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-02', title='Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie', description='Kepala Kejaksaan negeri : RISAL NURUL FITRI, SH', publish='1' where id='578'updateTitle: Cabang Kejari Tapaktuan di Blangpidie1Success
18412009-03-16 13:20:07203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-02', title='Cabang Kejati Tapaktuan di Blangpidie', description='Kepala Kejaksaan negeri : RISAL NURUL FITRI, SH', publish='1' where id='578'updateTitle: Cabang Kejati Tapaktuan di Blangpidie1Success
18402009-03-16 13:20:02203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-16', title='Penyelewengan Dana Bantuan Penyelenggaraan Pemerintah Desa Ngal, Kundur - Karimun', description='

Terdakwa:
AZIM M. ALI

rn

Kasus Posisi:
Terdakwa diduga melakukan penyelewengan dana bantuan penyelenggaraan Pemerintah Desa Ngal Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun yang mengakibatkan pemerintah Kabupaten Karimun dirugikan sebesar Rp.36.155.000,-

rn
rn

Keterangan :

rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Batu

', publish='1' where id='939'
updateTitle: Penyelewengan Dana Bantuan Penyelenggaraan Pemerintah Desa Ngal, Kundur - Karimun1Success
18392009-03-16 13:18:46203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Kejaksaan Negeri Janthoi', description='Kepala Kejaksaan Tinggi : Kamaruzzaman, SH
Jl. Cut Meutia No.18, Banda Aceh
Telp. 0651- 22241
Fax.', publish='1' where id='73'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Janthoi1Success
18382009-03-16 13:18:03203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Kejaksaan Negeri Kuala Simpang', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Soufnir Cibro, SH
Jl. Ir. Djuanda, Kualasimpang
Telp. 0641-31154
Fax.', publish='1' where id='94'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Kuala Simpang1Success
18372009-03-16 13:17:33203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-18', title='Penyimpangan Dana Pembangunan Drainase Kampung Melayu', description='

Terdakwa:
1. Ir. H. RUSDI RUSLAN, MT
2. CHERIS LAB MORENO
3. ABDUL RAHMAN bin SYAMSUDIN

rn

Kasus Posisi:
Terdakwa pada TA. 2007 bertempat di Batu Besar Kecamatan. Nosa Kota Batam, diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi penyimpangan dana dalam pelaksanaan pembangunan Drainase Kampung Melayu diperkirakan merugikan keuangan negara sebesar  Rp.539.248.295,-

rn
rn

Keterangan :

rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Batam

', publish='1' where id='935'
updateTitle: Penyimpangan Dana Pembangunan Drainase Kampung Melayu1Success
18362009-03-16 13:17:32203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Nangroe Aceh Darussalamupdate tb_unitcontent set idunitsub='49', idkejati='0', dateunitcontent='2009-02-03', title='Kejaksaan Negeri Bireuen', description='Kepala Kejaksaan Negeri : Wawan Ernawan, SH
Jl. Medan, Banda Aceh Bireun
Telp.  0644-21258
Fax.', publish='1' where id='97'
updateTitle: Kejaksaan Negeri Bireuen1Success
18352009-03-16 13:15:54203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-18', title='Penyelewengan Pembebasan Tanah SDN Unit Baru Kabupaten Natuna', description='

Terdakwa:
1. SYAMSUDDIN bin H. ZAHAR
2. SENAGIB bin MUHAMMAD
3. MARTIUS A. MADJID
4. NURBITA TRIHADI

rn

Kasus Posisi:
Pasal/Kerugian Negara, terdakwa diduga melakukan penyelewengan dalam pembebasan tanah untuk pembangunan SDN Unit Baru Kabupaten Natuna TA 2006, perkiraan kerugian Negara sebesar Rp.605.000.000,-

rn
rn

Keterangan :

rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Ranai

rn


', publish='1' where id='938'
updateTitle: Penyelewengan Pembebasan Tanah SDN Unit Baru Kabupaten Natuna1Success
18342009-03-16 13:15:18203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Kepulauan Riau', description='

Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau merupakan kejaksaan daerah baru. Secara keseluruhan wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau terdiri dari 4 Kabupaten dan 2 Kota, 47 Kecamatan serta 274 Kelurahan/Desa dengan jumlah 2.408 pulau besar dan kecil dimana 30% belum bernama dan berpenduduk. Adapun luas wilayahnya sebesar 252.601 Km2, di mana sekitar 95% - nya merupakan lautan dan hanya sekitar 5% merupakan wilayah darat.

rn

Jumlah pegawai di wilayah Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau  sebanyak 170 orang, terdiri dari 82 orang Jaksa dan 88 orang Tata Usaha. Di Kejaksaan Tinggi ini terdapat kekosongan jabatan Eselon V sebanyak 43 orang dan Eseleon IV sebanyak 2 orang.

rn

Kejaksaan Tinggi Riau membawahi .. Kejaksaan Negeri sebagai berikut :

', url='', menu='- none -', position=31 where id='90'
updateUnit Sub: Kepulauan Riau1Success
18332009-03-16 13:15:09203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Gorontalo', description='

Kejaksaan Tinggi Gorontalo adalah Kejaksaan di ibukota Provinsi Gorontalo dengan wilayah tugas meliputi provinsi yang bersangkutan. Kantor Kejaksaan Tinggi ini berada di Jl. Tinaloga No.2 Gorontalo, telp (0435) 827108. Fax (0435)

rn

Kejaksaan Tinggi Gorontalo dipimpin oleh SURATNO, SH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi dengan jumlah pegawai sebanyak 29 orang jaksa dan 42 karyawan Tata Usaha. Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

rn

Daftar pejabat lain di Kejati Gorontalo adalah sbb:

rn
    rn
  • Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi   :  SOEGIARTO, SH
  • rn
  • Kepala Bagian Tata Usaha   :  UNAISI HETTY NINING K, SH
  • rn
  • Asisten Pembinaan    :  BACHRUDDIN, SH.
  • rn
  • Asisten Intelijen     :  Drs. POEDJI RAHARDJO, SH.MM.MH.
  • rn
  • Asisten Tindak Pidana Umum  :  SANGKOT HARAHAP, SH.
  • rn
  • Asisten Tindak Pidana Khusus    :  A. MUHAMAD TAUFIK, SH.
  • rn
  • Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara  :  REKY SONNY EDDY LUMENTUT, SH 
  • rn
  • Asisten Pengawasan     :  SUGENG HARIYONO, SH.M.Hum.
  • rn
rn

Kanal ini memuat informasi, data, serta bebagai perkembangan lain di lingkungan kerja masing-masing Kejaksaan Tinggi.

', url='', menu='- none -', position=30 where id='66'
updateUnit Sub: Gorontalo1Success
18322009-03-16 13:14:57203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Kepulauan Bangka Belitung', description='

Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung adalah Kejaksaan di ibukota Provinsi Bangka Belitung dengan wilayah tugas meliputi provinsi yang bersangkutan. Kantor Kejaksaan Tinggi ini berada di Komplek Perkantoran Air Item Pangkal Pinang. Telp. (0717) 439430. Fax. (0717)

rn

Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dipimpin oleh ISMAIL H. FACHRUDDIN, SH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

rn

Nama-nama pejabat lain di Kejati Bangka Belitung adalah sbb:

rn
    rn
  • Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi   :  MANORUS BUTAR BUTAR, SH.
  • rn
  • Kepala Bagian Tata Usaha   : 
  • rn
  • Asisten Pembinaan    :  SADAARIH TARIGAN, SH
  • rn
  • Asisten Intelijen     :  .
  • rn
  • Asisten Tindak Pidana Umum  :  EKO SUSILO HADI, SH
  • rn
  • Asisten Tindak Pidana Khusus    :  AGUS IRIANTO, SH.MH.
  • rn
  • Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara  : 
  • rn
  • Asisten Pengawasan     : 
  • rn
rn

Kanal ini memuat informasi, data, serta berbagai perkembangan lain di lingkungan kerja masing-masing Kejaksaan Tinggi.

rn

Berikut adalah daftar Kejaksaan Negeri yang berada di dalam wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung

', url='', menu='- none -', position=29 where id='91'
updateUnit Sub: Kepulauan Bangka Belitung1Success
18312009-03-16 13:14:39203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Banten', description='

Kejaksaan Tinggi Banten adalah Kejaksaan di ibukota Provinsi Banten dengan wilayah tugas meliputi provinsi yang bersangkutan. Kantor Kejaksaan Tinggi ini berada di Jl. Raya Pandeglang. Pal.4. Serang. Banten. Telp. 0254 – 251053. Fax. 0254 - 251053

rn

Kejaksaan Tinggi Banten dipimpin oleh DONDY. K. SUHERMAN, SH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

rn

Nama pejabat lain di Kejaksaan Tinggi Banten adalah sbb:
1. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi   : BADARUDDIN, SH
2. Kepala Bagian Tata Usaha   : AEP SAEPUDIN, SH
3. Asisten Pembinaan    : AGUS SURATNO, SH.MH.
4. Asisten Intelijen     : FIRDAUS DEWILMAR, SH, MH.
5. Asisten Tindak Pidana Umum  : INDRA GUNAWAN, SH
6. Asisten Tindak Pidana Khusus    : H. YUNAN HARJAKA, SH. MH.
7. Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara  : RIA FAJARIAH SITEPU, SH. MH.
8. Asisten Pengawasan    : TANTI ANDRIANI MANURUNG, SH. MH.

rn

Kanal ini memuat informasi, data, serta bebagai perkembangan lain di lingkungan kerja masing-masing Kejaksaan Tinggi.

rn

Berikut adalah Daftar Kejaksaan Negeri yang berada di wilayah tugas Kejati Banten:

', url='', menu='- none -', position=28 where id='93'
updateUnit Sub: Banten1Success
18302009-03-16 13:14:26203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Maluku Utara', description='

Kepala Kejaksaan Tinggi Ini Dipimpin DR. ST BURHANUDDIN, SH,MM Sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi.Kejaksaan Tinggi Ini Berada di Jl. Pahlawan Revolusi No. 156, Ternate Telepon  0921-327871

', url='', menu='- none -', position=27 where id='74'
updateUnit Sub: Maluku Utara1Success
18292009-03-16 13:14:11203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Papua', description='Wilayah Papua memiliki luas 309.934,4 km2 (setelah pembentukan Papua Barat). Dengan jumlah penduduk 2,93 juta, wilayah ini memiliki 27 kabupaten, dan 2 kodya/kota, 214 kecamatan. Nama Propinsi ini diganti menjadi Papua sesuai UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus papua. Tahun 2004 Papua dibagi menjadi dua yakni di bagian timur dengan nama Papua dan bagian barat yang kini bernama Papua Barat. Bagian timur saat ini menjadi wilayah Propinsi Papua saat ini. ', url='', menu='- none -', position=26 where id='75'updateUnit Sub: Papua1Success
18282009-03-16 13:14:00203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-19', title='Dugaan Korupsi Pengadaan Baju Dinas di Kabupaten Lingga', description='

Terdakwa:
1. Drs. SAID BAKHTIAR MAZIAN
2. YUNIZAR HM YUSUF

rn

Kasus Posisi:
Tersangka bersama YUNIZAR HM YUSUF pada tahun 2006 bertempat di Dinas Diknas Kab. Lingga diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan baju Dinas yang menimbulkan kerugian Negara Rp.300.000.000,- Pasal 2 (1), 3 jo 18 UU No.31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001

rn
rn

Keterangan :

rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang

', publish='1' where id='934'
updateTitle: Dugaan Korupsi Pengadaan Baju Dinas di Kabupaten Lingga1Success
18272009-03-16 13:13:48203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Bali', description='

Bali terletak di antara Pulau Jawa dan pulau Lombok. Penduduk Bali diperkirakan 4 juta jiwa dan mayoritas memeluk agama Hindu. Wilayah ini menjadi  tujuan wisata internasional yang setiap hari dibanjiri wisatawan. 

rn

Peristiwa menonjol dan menarik perhatian masyarakat dan juga dunia adalah ledakan bom di Sari Club dan Paddy's Pup Agustus 2002. Setelah melalui proses panjang, para terdakwanya yakni Amrozi, Imam Samudera, dan Muklas telah dieksekusi mati tahun 2008 lalu.  

rn

Kejaksaan Tinggi Bali berkedudukan di Denpasar dengan 8 wilayah kejaksaan negeri yakni Kejari Denpasar, Singaraja, Klungkung Bangli, Amlapura, Gianyar, Negara, dan Tabanan. Sementara Cabang Kejaksaan Negeri berada di Klungkung di Nusa Penida.  

rn

Daftar Nama dan Alamat Kejati / Kejari Bali 
Kejaksaan Tinggi Bali Alamat  Jl. Kapten Tantular No.5, Renon, Denpasar Telepon  0361-261438 Kajati BOEDIMAN RAHARDJO,SH.MM.MH

', url='', menu='- none -', position=22 where id='70'
updateUnit Sub: Bali1Success
18262009-03-16 13:13:37203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Sulawesi Selatan', description='', url='', menu='- none -', position=21 where id='69'updateUnit Sub: Sulawesi Selatan1Success
18252009-03-16 13:13:22203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Sulawesi Tenggara', description='

Wilayah Sulawesi Tenggara memiliki luas daratan 38.140 km2 dan laut seluas 110.000 km2. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara membawahi 5 kejaksaan negegi, yaitu : Kejaksaan Tinggi Kendari, Kolaka, Bau-Bau, Raha, dan Unaaha. 

rn

Wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara memiliki 12 kabupaten / kota, sedangkan kejaksaan negeri berjumlah 5 kejaksaan dan 3 kejaksaan negeri berada di satu daratan yaitu Kejari Kota Kendari, kejari Unaaha dan Kejari Kolaka. Sementara 2 kejari terletak di 2 kepulauan yaitu Kejari Raha di kepulauan Muna dan Kejari Kota Bau-Bau di Kepulauan Bau-Bau / Buton. Sampai saat ini, ada 7 kabupaten yang belum memiliki kejaksaan negeri.  
 
Nama dan alamat Kejati / Kejari Sulawesi Tenggara 
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara
Alamat  Jl. A. Yani No. 4, Kendari
Telepon  0401-321222
Kajati   Timbang Hutauruk, SH

', url='', menu='- none -', position=20 where id='68'
updateUnit Sub: Sulawesi Tenggara1Success
18242009-03-16 13:12:20203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Jawa Timur', description='Kejaksaan Tinggi Jawa Timur adalah Kejaksaan di ibukota Provinsi Jawa Timur dengan wilayah tugas meliputi provinsi yang bersangkutan. Kantor Kejaksaan Tinggi ini berada di…., telp..

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dipimpin oleh, SH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

Kanal ini memuat informasi, data, serta bebagai perkembangan lain di lingkungan kerja masing-masing Kejaksaan Tinggi.

Berikut adalah daftar Kejaksaan Negeri yang berada di dalam wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur', url='', menu='- none -', position=13 where id='60'
updateUnit Sub: Jawa Timur1Success
18232009-03-16 13:12:11203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='D.I Yogyakarta', description='


Wilayah Yogyakarta memiliki luas 3.185,80 km2 dengan jumlah penduduk 4.3640.000 jiwa. Dengan kepadatan 13.687/km2, penduduknya tersebar di 4 kabupaten,  1 kodya/kota, 78 kecamatan, dan 440 kelurahan/desa. 

Kejaksaan Tinggi DIY di bawah pimpinan Ibnu Haryadi, SH membawahi 6 kejaksaan negeri yakni Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunung Kidul dan Wates. 

Jumlah pegawai di jajaran Kejaksaan Tinggi dan Negeri DIY adalah 544 terdiri dari 157 jaksa dan 387 bagian tata usaha, dengan perincian sebagai berikut. 

rnrnrnrnrnrnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
No
rn
rn
KEJAKSAAN TINGGI/ NEGERI
rn
rn
Jaksa
rn
rn
TU
rn
rn
Jumlah
rn
rn
1
rn
rn
KEJATI DIY
rn
rn
73
rn
rn
123
rn
rn
196
rn
rn
2
rn
rn
KEJARI YOGYAKARTA
rn
rn
21
rn
rn
54
rn
rn
76
rn
rn
3
rn
rn
KEJARI WONOSARI
rn
rn
8
rn
rn
52
rn
rn
60
rn
rn
4
rn
rn
KEJARI WATES
rn
rn
13
rn
rn
38
rn
rn
51
rn
rn
5
rn
rn
KEJARI BANTUL
rn
rn
17
rn
rn
55
rn
rn
71
rn
rn
6
rn
rn
KEJARI SLEMAN
rn
rn
25
rn
rn
65
rn
rn
90
rn
rn
                         Jumlah
rn
rn
157
rn
rn
387
rn
rn
544
rn
rn











PEJABAT KEJATI DIY
rnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
Kepala Kejaksaan Tinggi
rn
rn
Ibnu Haryadi, SH
rn
rn
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi
rn
rn
D. Sutopo Hendro, SH
rn
rn
Kepala Bagian Tata Usaha
rn
rn
Yulianita, SH
rn
rn
Asisten Pembinaan
rn
rn
Sri Harijati P, SH., MM
rn
rn
Asisten Intelijen
rn
rn
Erbagtyo Rohan, SH
rn
rn
Asisten Tindak Pidana Umum
rn
rn
Mudim Arsito, SH
rn
rn
Asisten Tindak Pidana Khusus
rn
rn
Yusrin Nicoriawan, SH
rn
rn

Asisten Perdata Dan Tata Usaha Negara

rn
rn
Djuweriah Makmun, SH
rn
rn
Asisten Pengawasan
rn
rn
Rodip Sukarman, SH
rn
rn


ALAMAT KEJATI DIY

Jl. Sukonandi No. 4 Yogyakarta 55000
Telpon
Fax
www.kejati-diy.go.id

Nama dan alamat Kejaksaan Negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta :', url='', menu='- none -', position=12 where id='59'
updateUnit Sub: D.I Yogyakarta1Success
18222009-03-16 13:11:45203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Jawa Tengah', description='Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dipimpin oleh Kadir Sitanggang, SH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Kejaksaan Tinggi ini berada di Jl. Pahlawan No.14, Semarang Telp. 024-841 3985 (Hunting) Psw. 201 , 024-931 Fax. 1850.

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah terdiri dari beberapa Kejaksaan Negeri :', url='', menu='- none -', position=11 where id='58'
updateUnit Sub: Jawa Tengah1Success
18212009-03-16 13:11:31203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Jawa Barat', description='

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dipimpin oleh H. Kamal Sofyan, SH. MH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Kejaksaan Tinggi ini berada di Jl. RE. Martadinata No.54, Bandung Telp. 022-423 9375.

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terdiri dari beberapa Kejaksaan Negeri :Kejaksaan Tinggi Jawa Barat adalah Kejaksaan di ibukota Provinsi Jawa Barat dengan wilayah tugas meliputi wilayah provinsi yang bersangkutan. Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berada di Jl. RE. Martadinata No.54, Bandung. Telp. 022-423 9375.

rn

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dipimpin oleh H. KAMAL SOFYAN, SH. MH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

rn

Nama pejabat lain di Kejati Jawa Barat adalah sbb:
1. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi   : MOCHAMMAD SOCHEH, SH
2. Kepala Bagian Tata Usaha   : Drs. TETEN WAWAN SETIAWAN, SH.
3. Asisten Pembinaan    :
4. Asisten Intelijen     : SUSILO JUSTINUS, SH, MH.
5. Asisten Tindak Pidana Umum  : WIDODO SUPRIYADI, SH. MM.
6. Asisten Tindak Pidana Khusus    :
7. Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara  : SUHARDI, SH.
8. Asisten Pengawasan     : H. BAMBANG SETYO
  WAHYUDI, SH.MM.

rn

Kanal ini memuat informasi, data, serta bebagai perkembangan lain di lingkungan kerja masing-masing Kejaksaan Tinggi.

rn


Berikut adalah daftar Kejaksaan Negeri yang berada di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

', url='', menu='- none -', position=10 where id='57'
updateUnit Sub: Jawa Barat1Success
18202009-03-16 13:11:20203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-19', title='Dugaan Korupsi Dana KUT ', description='

Terdakwa:
1. BENNY SUBANDI ANDA
2. MUHAMMAD SYAH bin UDIL

rn

Kasus Posisi:
Terdakwa selaku Ketua KUD Karya Makmur bersama MOHAMMAD SYAH bin UDIL telah menerima dana KUT sebesar Rp 1.068.176.375,- tetapi dana tersebut tidak disalurkan kepada petani sesuai RDKK tetapi sebagian digunakan untuk keperluan pribadi sehingga menimbulkan kerugian Negara sebesar Rp 78.106.500,-. Pasal 2 (1), 3 jo 18 UU No.31 Th 1999 Jo UU No.20 Th 2001

rn

Penyelesaian :
Tahap Banding

rn

Keterangan :

rn

Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Ranai

rn


', publish='1' where id='937'
updateTitle: Dugaan Korupsi Dana KUT1Success
18192009-03-16 13:10:52203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='DKI Jakarta', description='

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta adalah jajaran Kejaksaan RI dengan wilayah tugas di di lima wilayah di ibukota. Kejaksaan Tinggi yang berkantor di Jl. HR. Rasuna Said No.2, Jakarta Selatan Telp. 021-525 4128 , 526 5722. DKI Jakarta ini dipimpin oleh Harry Hermansyah, SH. M.Hum sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi.   
 
Jumlah pegawai di wilayah Kejaksaan Tinggi DKI sebanyak 833 orang terdiri dari 337 orang Jaksa dan 496 orang Tata Usaha, terdapat kekosongan jabatan eselon V sebanyak 11 orang dan Eseleon IV sebanyak 5 orang.

rn

Untuk meningkatkan kwalitas SDM Jaksa, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta  telah mengirimkan tenaga Jaksa untuk melakukan pelatihan dan pendidikan antara lain Diklat perbankan dan pasar modal sebanyak 1 orang, Diklat Intelijen Yustisial sebanyak 1 orang, Diklat Wira Intelijen sebanyak 1 orang, Diklat Terpadu antara Jaksa dan Hakim sebanyak 20 orang, Transnasional Citra Training Program sebanyak 12 orang, Diklat Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan Tenaga Kerja sebanyak 6 orang, Refresher Course bagi pejabat Eselon IV sebanyak 7 orang, Diklat Tindak Pidana Khusus sebanyak  1 orang, Diklat Human Traficking sebanyak 46 orang, Diklat penanganan Terorisme sebanyak 6 orang, Diklat Lingkungan Hidup sebanyak 2 orang, Refresher Course Bagi Eselon III sebanyak 4 orang, Diklat Penyidikan dan Penuntutan Illegal Loging sebanyak 2 orang, Diklat Teknis Kejaksaan R.I. sebanyak 10 orang, Dilatpim III sebanyak 7 orang dan Diklatpim I sebanyak 1 orang.

rn

Penggunaan Anggaran dari sebesar Rp. 18.528.166.000,- telah direalisasikan sebesar Rp. 12.966.474.782,-
Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp. 25.236.984.402.062,- dan US$ 18,000,000.-

rn

Berikut adalah Kejaksaan Negeri yang berada dibawah struktur Kejati DKI Jakarta:

', url='', menu='- none -', position=9 where id='56'
updateUnit Sub: DKI Jakarta1Success
18182009-03-16 13:10:29203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Lampung', description='

Kejaksaan Tinggi Lampung adalah lembaga Kejaksaan RI dengan wilayah tugas di Provinsi Lampung. Kejati yang berkantor di kantor Kejati berada di Jl. W. Mongonsidi No. 226, Bandar Lampung Telp. 0721-482209. dipimpin oleh Thomson Siagian, SH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Kejaksaan Tinggi Lampung memiliki 16 Kejari di dalam strukturnya.

rn

Berikut adalah nama-nama Kejaksaan Negeri yang beradal di wilayah tugas Kejati Lampung.

', url='', menu='- none -', position=8 where id='55'
updateUnit Sub: Lampung1Success
18172009-03-16 12:19:45203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='70', dateunitcontent='2009-03-16', title='Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga', description='Tersangka :
rn
    rn
  1. I KETUT TAMBOEN, ST 
  2. rn
  3. I NYOMAN PASEK 
  4. rn
  5. I GUSTI NGURAH BAGUS ARIMBAWA
  6. rn
  7. MADE SARJANA, BA
  8. rn
rn
Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa I Ketut Tamboen, ST selaku pensiunan PNS pada saat menjabat Wakadis Bina Marga telah mengusulkan kepada Bupati Buleleng agar pengadaan barang dengan pemilihan Iangsung, dan Saat menjabat PLT. Kadis Bina Marga nengetahui penggelembungan harga barang, serta yang bersagkutan juga selaku penanggung jawab proyek mengetahui bahwa HPS hanya dibuat berdasarkan konfirmasi dengan Staf Dinas PU Prov. Bali, dan tidak atas dasar hasil pengecekan ke agen atau distributor.

Bahwa terdakwa I Nyoman Pasek selaku Ketua pengadaan barang dalam menyusun HPS hanya berdasarkan konfirmasi dari Staf PU Prov. Bali dan tidak berdasarkan hasil pengecekan langsung ke agen / ditributor, dan pada tahap Aanwizing ada dokumen yang tidak lengkap dan dalam HPS telah dicantumkan jenis dan merek yang akan di adakan. Selain itu pada tahap kwalifikasi terdapat 2 (dua) dari (tiga) peserta lelang tidak memenuhi keahilan, kemampuan teknis, dan manajiral tetapi dinyatakan memenuhi syarat. 

Bahwa terdakwa I Gusti Ngurah Bagus Arimbawa selaku pemimpin kegiatan.

Bahwa terdakwa MADE SARJANA, BA selaku pemimpin kegiatan yang melaksanakan proses atau prosedur pengadaan barang dan jasa.


Keterangan :
Ditangani Kejaksaan Negeri Singaraja', publish='1' where id='943'
updateTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga1Success
18162009-03-16 12:19:19202.159.19.69adminUnit Kejaksaan - JAM Perdata & TUNupdate tb_unitsub set idunit='25', unitsub='Ruang Konsultasi', description='Rubrik ini dikelola oleh unit Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN), yang mana akan membantu Anda dalam menghadapi masalah hukum.', url='konsultasi.inc.php', menu='right', position=3 where id='23'updateUnit Sub: Ruang Konsultasi1Success
18152009-03-16 12:18:59202.159.19.69adminJAM Perdata & TUN - Ruang Konsultasidelete from tb_unitcontent where id='497'deleteTitle: Ruang Konsultasi1Success
18142009-03-16 12:17:23203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='944'deleteTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (2)1Success
18132009-03-16 12:17:12203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='945'deleteTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (3)1Success
18122009-03-16 12:16:58203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='946'deleteTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (4)1Success
18112009-03-16 12:14:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='70', dateunitcontent='2009-03-16', title='Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (2)', description='Tersangka :
I NYOMAN PASEK 

Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa I Nyoman Pasek selaku Ketua pengadaan barang dalam menyusun HPS hanya berdasarkan konfirmasi dari Staf PU Prov. Bali dan tidak berdasarkan hasil pengecekan langsung ke agen / ditributor, dan pada tahap Aanwizing ada dokumen yang tidak lengkap dan dalam HPS telah dicantumkan jenis dan merek yang akan di adakan. Selain itu pada tahap kwalifikasi terdapat 2 (dua) dari (tiga) peserta lelang tidak memenuhi keahilan, kemampuan teknis, dan manajerial tetapi dinyatakan memenuhi syarat.

Keterangan :Ditangani Kejaksaan Negeri Singaraja', publish='1' where id='944'
updateTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (2)1Success
18102009-03-16 12:14:31203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='70', dateunitcontent='2009-03-16', title='Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (3)', description='Tersangka :
I GUSTI NGURAH BAGUS ARIMBAWA 

Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa I Gusti Ngurah Bagus Arimbawa selaku pemimpin kegiatan.

Keterangan :
Ditangani Kejaksaan Negeri Singaraja', publish='1' where id='945'
updateTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (3)1Success
18092009-03-16 12:14:17203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','70','2009-03-16','Dugaan Korupsi LPD Desa Adat Tihingan','Tersangka
NI MADE KARNASIH 

Kasus Posisi :
Ni Made Karnasih selaku Kepala LPD Desa Adat Tihingan perubahan kegiatan pelaksanaan kegiatan tidak didasarkan atas hasil pemeriksaan pelaksanaan pekerjaan di lapangan serta tidak didasari pada suatu kajian teknis yang dibuat oleh panitia / pejabat peneliti pelaksana kontrak, memuat perubahan kegiatan pekerjaan atau pekerjaan tambah yang melebihi 10 % dari harga yang tercantum dalam perjanjian / kontrak awal, sehingga menguntungkan CV. Panca Brama Sandi sebesar Rp.222.729.922,47


Penyelesaian : 
-

Keterangan :
Ditangani oleh Kejaksaan Negeri Klungkung','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi LPD Desa Adat Tihingan1Success
18082009-03-16 12:08:41203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','70','2009-03-16','Dugaan Korupsi Pengadaan Meubelir Menggunakan DAK Sekolah ','Tersangka :
rn
    rn
  1. DRS. I DEWA PUTU SUPART IANA 
  2. rn
  3. DRS. I WAYAN WIRTA
  4. rn
  5. IDA BAGUS ALIT
  6. rn
  7. DRS. I MADE DARTA
  8. rn
  9. IR. DWI KORAWAN
  10. rn
rn
Kasus Posisi :
Bahwa DRS. I DEWA PUTU SUPARTIANA selaku pemimpin kegiatan pengadaan rneubelir untuk sekolah - sekolah yang berasal dari dana APBD kab. Jembrana  TA. 2007. 

Bahwa terdakwa Drs I Wayan Wirta selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten telah meminta mengumpulkan 5 Kepala Sekolah penerima Dana Akolasi Khusus ( DAK ) Menyetorkan sebesar Rp 3.500.000,-(tiga juta lima ratus ribu rupiah) dan dana DAK yang dimintanya dengan alasan kepentingan Administrasi dan penyetorannya melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) masing - masing kecamatan yang tempat sekolah penerima DAK tersebut berada. Uang yang berhasil dikumpulkan dari 59 kepala Sekolah tersebut sebesar Rp. 206.500.000,- dan dari jumlah tersebut terdakwa menggunakan untuk kepentingannya sendiri sebesar R 71.643.000.- (tujuh puluH satu juta enam ratus empat puluh tiga ribu rupiah). 

Bahwa terdakwa IDA BAGUS ALIT selaku KUPT Kecamatan Selat, hadir dalam pertemuan / pengarahan baik disampaikan Kadisdik maupun Kabid P2SP Kabupaten Karangasem. dalam menindak lanjuti pengarahan - pengarahan tersebut, terdakwa menerima dan mengumpulkan uang setoran dari 5 (lima) Kepala Sekolah penerima DAK se-Kecamatan Selat hingga mendapat jumlah Rp. 1 7.500.000,- dan dari jumlah tersebut terdakwa menggunakan untuk kepentingannya sendiri sebesar Rp. 5.000.000.- dan sisanya Rp. 12.500.000,- disetorkan kepada Kadisdik melalui Kasi Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Karangasem. 

Bahwa terdakwa Drs. I Made Darta selaku KABID Perencana Pelaporan Sarana dan Prasarana (P2SP) ikut hadir saat terdakwa Drs. I Wayan Wirta mengumpulkan dan memerintahkan atau meminta 59 Kepala Sekolah penerima DAK agar menyetorkan dana yang dimintanya masing masing Rp 3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah) dan dalam menindaklanjuti permintaan Kadisdik tersebut terdakwa mengumpulkan  8 (delapan)  KUPT se-Kabupaten Karangasem, Kasi Sarana dan Prasarana dan 59 Kepala Sekolah penerima DAK, dan meminta agar masing- masing Kepala Sekolah penerima DAK menyetorkan uang sebesar Rp. 3.500.000,-     

Bahwa IR. DWI KORAWAN selaku pemimpin CV. Gita Jaya dalam pembuatan meubeliar yang mana dalam pembuatan meubeliar tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi.

Keterangan :
Ditangani oleh Kejaksan Negeri Negara
','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi Pengadaan Meubelir Menggunakan DAK Sekolah1Success
18072009-03-16 12:02:57118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-04', title='TINDAK PIDANA KORUPSI SISMINBAKUM', description='

Pada hari Selasa tanggal 3 Pebruari 2009, Tersangka perkara tindak pidana korupsi Sisminbakum SAMSUDIN MANAN SINAGA melalui Kuasa Hukumnya telah mengembalikan uang sejumlah Rp 66,9 juta yang diakui telah diterimanya kepada Tim Jaksa Penyidik untuk selanjutnya disimpan didalam rekening penampungan pada Bank BRI.

rn

Terkait dengan penyidikan perkara tindak pidana korupsi Sisminbakum, Tim Jaksa Penyidik yang diketuai oleh FARID HARYANTO, SH telah melakukan pemanggilan kepada HARTONO TANUSUDIBJO untuk diperiksa dan diminta keterangan sebagai saksi pada hari Senin tanggal 9 Pebruari 2009. Pemanggilan disampaikan melalui Kuasa Hukumnya HOTMA SITOMPUL, SH.

rn

 Sekian.

rn


                                                                                                                              KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                     
                                                                                                                                                              TTD

rn

                                                                                                                                                   M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                 JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='26'
updateTitle: TINDAK PIDANA KORUPSI SISMINBAKUM1Success
18062009-03-16 12:00:26118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-04', title='PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL TAHUN ANGGARAN 2006', description='

Pada hari Rabu tanggal 4 Pebruari 2009 Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI yang diketuai oleh FADIL ZUMHANA, SH melakukan pemeriksaan terhadap PRAMONO PRIYO H, BBA sebagai saksi berkaitan dengan Kasus Penyiapan Data Informasi Spasial Sumber Daya Alam di Kabupaten Daerah Tertinggal Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal.

rn

Kasus Posisi :

rn

-  Bahwa terhadap kegiatan tersebut dilakukan proses pengadaan barang/jasa (lelang) yang dimenangkan oleh PT. Tunas Intercomindo Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp. 4,4 milyar.
- Bahwa berdasarkan dokumen kontrak disebutkan bahwa dalam pembuatan data spasial dibutuhkan beberapa orang tenaga ahli yang berpengalaman dibidangnya, namun dalam kontrak tidak dilibatkan dalam pekerjaan tersebut dan menggunakan orang lain yang tidak terdapat dalam dokumen kontrak yang pengalamannya tidak sesuai dengan syarat dalam kontrak.
- Bahwa terhadap penyelesaian pekerjaan data spasial tersebut sesuai kerangka acuan kerja diharuskan adanya survey ke lapangan untuk meng update data, sehingga data-data dasar yang sudah diperoleh dapat disinkronkan dengan keadaan lapangan/potensi daerah yang sebenarnya, namun ternyata tidak semua dilakukan survey lapangan dan hanya mengolah data-data dasar yang sudah ada sehingga pertanggu jawaban dalam kegiatan dimaksud adalah fiktif.
- Bahwa dalam proses pengadaan barang/jasa dengan dimenangkan konsultan PT. Tunas Intercomindo Sejati diduga dalam pekerjaannya telah meyimpang dari kontrak sehingga telah terjadi perbuatan melawan hukum melanggar Keputusan Presiden 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang dapat merugikan keuangan dan atau perekonomian Negara.

rn

Sekian.

rn

                                                                                                                                KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                             TTD

rn

                                                                                                                                                  M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                   JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942.

', publish='1' where id='39'
updateTitle: PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA1Success
18052009-03-16 11:59:52203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','70','2009-03-16','Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (4)','Tersangka :
MADE SARJANA, BA 

Kasus Posisi :
Terdakwa MADE SARJANA, BA selaku pemimpin kegiatan yang melaksanakan proses atau prosedur pengadaan barang dan jasa. 

Keterangan :
Ditangani Kejaksaan Negeri Singaraja','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (4)1Success
18042009-03-16 11:59:47118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-04', title='2 ORANG JAKSA DIDUGA TELAH MELAKUKAN PEMERASAN DALAM PENYIDIKAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN RSU SYAIFUL ANWAR MALANG', description='

Terkait adanya 2 orang Jaksa (salah satunya berinisial AW) yang diduga telah melakukan pemerasan dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi pembangunan RSU Syaiful Anwar Malang, bahwa berdasarkan keterangan para saksi dari hasil pemeriksaan Tim Pemeriksa dari Jaksa Agung Muda Pengawasan diperoleh keterangan Jaksa AW telah meminta uang sejumlah Rp 25 juta kepada tersangka penyidikan perkara tindak pidana korupsi pembangunan RSU Syaiful Anwar Malang agar tidak dilakukan penahanan pada saat penyerahan tahap kedua atau tahap penuntutan (penyerahan tersangka dan  barang bukti) kepada Penuntut Umum. Saat ini masih dilakukan pendalaman pemeriksaan terhadap dugaan pemerasan tersebut.

rn

Sekian.

rn

                                                                                                                                   KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                                      TTD

rn

                                                                                                                                                           M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                       JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='54'
updateTitle: 2 ORANG JAKSA DIDUGA TELAH MELAKUKAN PEMERASAN DALAM PENYIDIKAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI1Success
18032009-03-16 11:58:58118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-09', title='PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL TAHUN ANGGARAN 2007', description='

Pada hari Senin tanggal 9 Pebruari 2009 Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung  RI yang diketuai oleh S. TAGAMAL, SH melakukan pemeriksaan terhadap DEDY NUGRAHA, MURP DAN ASEP SUHERI, Keduanya diperiksa sebagai saksi berkaitan dengan kasus Penyiapan Data Informasi Spasial Sumber Daya Alam di Kabupaten Daerah Tertinggal Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal Tahun 2007..

rn

Sekian.

rn

                                                                                                                               KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

 

rn

                                                                                                                                                    M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942.

', publish='1' where id='40'
updateTitle: PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA1Success
18022009-03-16 11:58:14203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','49','2009-03-16','Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (3)','Tersangka :
I GUSTI NGURAH BAGUS ARIMBAWA 

Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa I Gusti Ngurah Bagus Arimbawa selaku pemimpin kegiatan.

Keterangan :
Ditangani Kejaksaan Negeri Singaraja','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (3)1Success
18012009-03-16 11:58:09118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-10', title='PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL TAHUN ANGGARAN 2007', description='


Pada hari Selasa tanggal 10 Pebruari 2009 Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI yang diketuai oleh DARMO WIJOYO, SH melakukan pemeriksaan terhadap saksi PRABOWO ADI NUGROHO (Konsultan) berkaitan dengan Kasus Penyiapan Data Informasi Spasial Sumber Daya Alam di Kabupaten Daerah Tertinggal Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal Tahun 2007.
Kasus Posisi :

Pada tahun 2007 di Kementerian Negara PDT dilaksanakan Proyek Penyiapan Data dan Informasi Spasial Tahun 2007 yang terbagi dalam tiga paket,masing-masing paket dengan nilai kontrak yaitu Paket Wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Irjabar sebesar Rp2.352.225.000,-, Paket Wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara sebesar Rp 1.891.865.000,- dan Paket Wilayah Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan sebesar Rp 2.316.877.000,-

Dalam pelaksanaan proyek tersebut diduga dilakukan secara tidak benar, antara lain dalam pengadaan peta digital, penggunaan tenaga ahli, pelaksanaan survey dan lain-lain sehingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara.

Sekian.

                                                                                                                                      KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                                                            TTD

                                                                                                                                                             M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                         JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942.

', publish='1' where id='21'
updateTitle: PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA1Success
18002009-03-16 11:57:10118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-10', title='PENANDATANGANAN BERITA ACARA PELAKSANAAN SURAT PERINTAH PENGHENTIAN PENYIDIKAN (SP 3) KASUS VLCC', description='

Menindaklanjuti Siaran Pers Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung tanggal 30 Januari 2009, maka pada hari ini Selasa tanggal 10 Pebruari 2009 bertempat di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Tim Penyidik Kejaksaan Agung dalam Kasus VLCC telah memberitahukan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) Kasus VLCC kepada :

rn

1. Ir. ARIFI NAWAWI (Mantan Direktur Utama Pertamina).
2. ALFRED HADRIANUS ROHIMONE (Mantan Direktur Keuangan Pertamina).
3. Ir. H. LAKSAMANA SUKARDI (Mantan Menteri Negara BUMUN).
selaku tersangka Kasus VLCC dengan menandatangani Berita Acara Pelaksanaan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

rn

Sekian.

rn

                                                                                                                                    KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

 

rn

                                                                                                                                                            M. JASMAN, SH
                                                                                                                                       JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='31'
updateTitle: PENANDATANGANAN BERITA ACARA PELAKSANAAN SURAT PERINTAH PENGHENTIAN PENYIDIKAN (SP 3) KASUS V1Success
17992009-03-16 11:56:51203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','49','2009-03-16','Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (2)','Tersangka :
I NYOMAN PASEK 

Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa I Nyoman Pasek selaku Ketua pengadaan barang dalam menyusun HPS hanya berdasarkan konfirmasi dari Staf PU Prov. Bali dan tidak berdasarkan hasil pengecekan langsung ke agen / ditributor, dan pada tahap Aanwizing ada dokumen yang tidak lengkap dan dalam HPS telah dicantumkan jenis dan merek yang akan di adakan. Selain itu pada tahap kwalifikasi terdapat 2 (dua) dari (tiga) peserta lelang tidak memenuhi keahilan, kemampuan teknis, dan manajerial tetapi dinyatakan memenuhi syarat.

Keterangan :Ditangani Kejaksaan Negeri Singaraja','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga (2)1Success
17982009-03-16 11:56:33118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-11', title='PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL TAHUN ANGGARAN 2007', description='


Pada hari Rabu tanggal 11 Pebruari 2009 Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI yang diketuai oleh DARMO WIJOYO, SH melakukan pemeriksaan terhadap saksi ROSITAYANTI HADISOEBROTO, JOKO CHRISTANTO, RAHMAD AGUS berkaitan dengan Kasus Penyiapan Data Informasi Spasial Sumber Daya Alam di Kabupaten Daerah Tertinggal Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal Tahun 2007.
Kasus Posisi :

Pada tahun 2007 di Kementerian Negara PDT dilaksanakan Proyek Penyiapan Data dan Informasi Spasial Tahun 2007 yang terbagi dalam tiga paket,masing-masing paket dengan nilai kontrak yaitu Paket Wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Irjabar sebesar Rp2.352.225.000,-, Paket Wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara sebesar Rp 1.891.865.000,- dan Paket Wilayah Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan sebesar Rp 2.316.877.000,-

Dalam pelaksanaan proyek tersebut diduga dilakukan secara tidak benar, antara lain dalam pengadaan peta digital, penggunaan tenaga ahli, pelaksanaan survey dan lain-lain sehingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara.

Sekian.

                                                                                                                                    KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn



                                                                                                                                                            M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                      JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942.

', publish='1' where id='19'
updateTitle: PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA1Success
17972009-03-16 11:55:39118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-11', title='PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL TAHUN ANGGARAN 2007', description='


Pada hari Rabu tanggal 11 Pebruari 2009 Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI yang diketuai oleh DARMO WIJOYO, SH melakukan pemeriksaan terhadap saksi ROSITAYANTI HADISOEBROTO, JOKO CHRISTANTO, RAHMAD AGUS berkaitan dengan Kasus Penyiapan Data Informasi Spasial Sumber Daya Alam di Kabupaten Daerah Tertinggal Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal Tahun 2007.

Kasus Posisi :
Pada tahun 2007 di Kementerian Negara PDT dilaksanakan Proyek Penyiapan Data dan Informasi Spasial Tahun 2007 yang terbagi dalam tiga paket,masing-masing paket dengan nilai kontrak yaitu Paket Wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Irjabar sebesar Rp2.352.225.000,-, Paket Wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara sebesar Rp 1.891.865.000,- dan Paket Wilayah Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan sebesar Rp 2.316.877.000,-

Dalam pelaksanaan proyek tersebut diduga dilakukan secara tidak benar, antara lain dalam pengadaan peta digital, penggunaan tenaga ahli, pelaksanaan survey dan lain-lain sehingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara.

Sekian.

                                                                                                                                 KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn




                                                                                                                                                         M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                   JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942.

', publish='1' where id='20'
updateTitle: PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA1Success
17962009-03-16 11:54:36118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-11', title='PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG', description='

Pada hari Rabu tanggal 11 Pebruari 2009, Tim Penyidik Pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang diketuai oleh ELVIS JHONY, SH telah memeriksa SURYONO (Pemimpin KLN Menara Saidah PT BNI), WINARTI M. LESTARI (Small Business Branch Manager Jakarta Pancoran) sebagai Saksi dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi pembangunan PLTU 2x7 MW Sampit Kalteng.

rn

Kasus Posisi :

rn

• Pada tanggal 10 Nopember 2003 tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dan Ir ACHMAD FACHRIE bergabung sebagai pemegang saham PT Karya Putra Powerin (PT. KPP) berdasarkan Akta Perubahan Perusahaan PT. KPP No. 2 dengan dengan posisi tersangka lr BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO sebagai komisaris Utama (56.7 %) dan tersangka Ir, ACHMAD FACHRIE sebagai Direktur (10,6%)
• Pada tanggal 15 Januari 2004 PT. KPP dan PT. PLN Wilayah Kalselteng telah rnenandatangani SLral Perarjian Pembelian Listrik untuk Lokasi Sampit Kalimantan Tengah yang akan mulai berlaku efektif setelah PT. KPP menyelesaikan pembangunan PLTU 2x7 MW, yang ditandatangani oleh AGUS WIJAYANTO LEGOWO selaku Direktur Utarna PT. KPP dan PURNOMO WILLY BS selaku General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah/Kalselteng.
• Berdasarkan Akta Perubahan perusahaan PT. KPP No. 12 tersangka
Ir. BRAHMANTYO dan tersangka Ir ACHMAD FACHRIE keluar sebagi pemegang saham maupun pengurus PT. KPP, namun pada tangga[ 22 April 2004 berdasarkan. Akta No. 6 dan Akta No. 7 menyatakan bahwa HESTI ANDI TJAHYANTO harus menyerahkan kepemilikan sahamnya kembali kepada ir BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO sebanyak 250.665 lembar, nilai nominal Rp. 25.065.500.000,- (50,1%) dan sebanyak 240.835 lembar nilai nominal Rp. 24,083.500.000,- (48,2%).
• Bahwa pada tanggal 6 Mei 2004 PT. KPP dengan Surat yang ditandatangani o!eh AGUS WIDJAVANTO LEGOWO dan HESTI ANDI TJAHYANTO dengan No. Ref. : 0604/KPP-BNI/IV/2004 mengajukan permohonan fasilitas kredit (Kredit lnvestasi/Kl Pp. 57.749.000.000,-. Kredit Modal Kerja/KMK Rp. 6.000.000.000,-, Standby LC/SBLC USD 6.480.000. Interest During Contruction (IDC) Rp. 5.622.000.000,- ke PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Jakarta Thamrin dengan melampirkan data-data PT.KPP yang tidak benar, seolah-olah PT KPP memiliki sejumlah dana sebagai Self Financing untuk pembangunan PLTU 2X7 MW Sampit tersebut sebagaimana laporan keuangan tahun 2003-2004 dan transaksi keuangan pada Bank Mega yang dipalsukan.
• Dalam Nota Analisa tanggal 14 Oktober 2004 permohonan fasilitas kredit tersebut disetujui oleh PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan Surat PemberitahuanPersetujuan Kredit (SPPK) tanggal 23 Nopember 2004 melalui Nomor CBC.JTH/SPPK/088/2004 meskipun syarat adanya PPA tersebut tidak dipenuhi. dengan tahapan sebagai berikut :
• Tanggal 6 Desember 2004 fasilitas kredit Investasi tahap I dicairkan sebesar Rp. 35.432.023.000,-
• Tangga] 31 Maret 2005 fasititas kredit Investasi tahap II dicairkan sebesar Rp. 4.795.611.000,-
• Tanggal 23 Mei 2005 fasilitas kredit Investasi tahap Ill dicairkan
sebesar Rp. 3.766.676.000,-
• Seluruh penggunaan fasilitas kredit yang diterima oleh PT. KPP, dilakukan atas perintah/instruksi dari tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dan tersangka Ir. ACHMAD FACHRIE sebagai Direktur Utama dan Direktur PT. Mosesa International yang merupakan pemegang saham terbesar/mayoritas PT. KPP;
• Berdasarkan bukti pengeluaran (voucher) PT. KPP dan payment request PT KPP dan Mosesa Group fasilitas kredit yang diterima PT .KPP dari PT. Bank Manidiri penggunaannya tidak sesuai dengan tujuan kredit tersebut. antara lain dipergunakan untuk keperluan PT. Mosesa International selaku holding company dan anak perusahaan Mosesa Group (PT. PBMS, PT. MMS. PT.Kl, PT.KL, PT.TP, PT.ME, PT.GP, PT.KPN. PT.BDP) serta dipergunakan untuk keperluan pribadi para tersangka (pembayaran kartu kredit, angsuran mobil, angsuran apartemen, masuk ke rekening pribadi/istri). Akibat penyalahgunaan fasilitas kredit dari PT. Bank Mandiri tersebut, PT. KPP tidak dapat rnerealisasikan pemnbangunan proyek PLTU 2x1 MW di Sampit Kalimantan Tengah.
• Pada tahun 2006, PT. Bank Mandiri menyatakan bahwa kredit PT. KPP  tersebut  macet  (kolektibilitas 5),  dengan  jumlah  Out  Standing  hingga  bulan  31 Desember 2008 sebesarRp.76.675.935.076,- (tujuh puluh enam milyar enam ratus tujuh puluh lima juta Sembilan ratus tiga puluh lima ribu rupiah).

rn

Sekian

rn

                                                                                                                                KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

 

rn

                                                                                                                                                      M. JASMAN, SH
                                                                                                                                  JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='44'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG1Success
17952009-03-16 11:53:47118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-12', title='PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL TAHUN ANGGARAN 2006', description='


Pada hari Kamis tanggal 12 Pebruari 2009 Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI yang diketuai oleh FADIL ZUMHANA, SH melakukan pemeriksaan terhadap DRS. HUGO ANJARPRANOTO sebagai saksi berkaitan dengan Kasus Penyiapan Data Informasi Spasial Sumber Daya Alam di Kabupaten Daerah Tertinggal Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal TA 2006.

Kasus Posisi :
Bahwa terhadap kegiatan tersebut dilakukan proses pengadaan barang/jasa (lelang) yang dimenangkan oleh PT. Tunas Intercomindo Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp. 4,4 milyar.

Bahwa berdasarkan dokumen kontrak disebutkan bahwa dalam pembuatan data spasial dibutuhkan beberapa orang tenaga ahli yang berpengalaman dibidangnya, namun dalam kontrak tidak dilibatkan dalam pekerjaan tersebut dan menggunakan orang lain yang tidak terdapat dalam dokumen kontrak yang pengalamannya tidak sesuai dengan syarat dalam kontrak.

Bahwa terhadap penyelesaian pekerjaan data spasial tersebut sesuai kerangka acuan kerja diharuskan adanya survey ke lapangan untuk meng update data, sehingga data-data dasar yang sudah diperoleh dapat disinkronkan dengan keadaan lapangan/potensi daerah yang sebenarnya, namun ternyata tidak semua dilakukan survey lapangan dan hanya mengolah data-data dasar yang sudah ada sehingga pertanggu jawaban dalam kegiatan dimaksud adalah fiktif.

Bahwa dalam proses pengadaan barang/jasa dengan dimenangkan konsultan PT. Tunas Intercomindo Sejati diduga dalam pekerjaannya telah meyimpang dari kontrak sehingga telah terjadi perbuatan melawan hukum melanggar Keputusan Presiden 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang dapat merugikan keuangan dan atau perekonomian Negara.
Sekian.

                                                                                                                                KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn




                                                                                                                                                         M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                                   JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942.

', publish='1' where id='17'
updateTitle: PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA1Success
17942009-03-16 11:53:38203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','70','2009-03-16','Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga','Tersangka :
I KETUT TAMBOEN, ST 


Kasus Posisi :
Bahwa terdakwa I Ketut Tamboen, ST selaku pensiunan PNS pada saat menjabat Wakadis Bina Marga telah mengusulkan kepada Bupati Buleleng agar pengadaan barang dengan pemilihan Iangsung, dan Saat menjabat PLT. Kadis Bina Marga nengetahui penggelembungan harga barang, serta yang bersagkutan juga selaku penanggung jawab proyek mengetahui bahwa HPS hanya dibuat berdasarkan konfirmasi dengan Staf Dinas PU Prov. Bali, dan tidak atas dasar hasil pengecekan ke agen atau distributor.


Keterangan :
Ditangani Kejaksaan Negeri Singaraja','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi pada Dinas Bina Marga1Success
17932009-03-16 11:53:03118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-12', title='TINDAK PIDANA KORUPSI SISMINBAKUM', description='
Pada hari Kamis tanggal 12 Pebruari 2009 Tim Penyidik Kejaksaan Agung yang diketuai oleh FARID HARYANTO, SH telah melakukan pemeriksaan terhadap HARTONO TANUSUDIBJO (Mantan Komisaris  PT. Sarana Rekatama Dinamika / SDR) sebagai Saksi, berkaitan dengan perkara Tindak Pidana Korupsi Sistim Administrasi Bantuan Hukum (SISMINBAKUM) pada Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Departemen Hukum dan HAM RI.

Kasus Posisi :
Bahwa sejak tahun 2001 sampai dengan tahun 2008 Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Departemen Hukum dan HAM memberlakukan Sistem Administrasi Badan Hukum, dimana dalam Sisminbakum tersebut ditetapkan biaya akses fee dan biaya PNBP sebagai berikut :

rnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
NOJASA HUKUM                                                           TARIF FEE
1Pemesanan Nama PerusahaanRp   350.000,- (PPN 10%)
2Pendirian dan Perubahan Badan HukumRp1.000.000,- (PPN 10%).
3Pemeriksaan Profile Perusahaan di IndonesiaRp   250.000,- (PPN 10%)
4Konsultasi HukumRp   500.000,-
5Biaya PNBP
Rp   500.000,-
rn



Bahwa dalam pelaksanaan Sisminbakum tersebut,, Ditjen AHU Dep. Hukum dan HAM RI melalui Koperasi Pengayoman Karyawan Departemen Hukum dan HAM (KPPDH) menjalin kerjasama dengan PT.Sarana Rekatama Dinamika (PT.SRD) sebagai provider penyedia jasa teknologi informasi yang seharusnya dilakukan oleh Depkumham karena Sisminbakum merupakan layanan public.

Bahwa hasil biaya akses fee tersebut yang seharusnya disetor ke rekening kas Negara ternyata seluruhnya masuk ke rekening PT. SRD, berdasarkan Perjanjian kerjasama antara PT.SRD dengan Koperasi Karyawan Pengayoman (KPKPDK) No.:C-UM.02.02-113 dan 157/K/UM/KPPDK/VII/2001 tanggal 25 Juli 2001, selanjutnya 10% dari akses fee tersebut diberikan kepada KPPDK yang kemudian dibagikan 4% kepada KPPDK dan 6% diberikan kepada Ditjen AHU, yang oleh Ditjen AHU dana tersebut dibagi-bagikan kepada beberapa pejabat antara lain :
-    Ditjen AHU sebesar Rp 10.000.000,-/bulan
-    Sekjen AHU sebesar Rp 5.000.000,-/bulan.
-    Para Direktur sebesar Rp 2.000.000,-/bulan.
-    Kasubdit sebesar Rp 1.500.000,-/bulan.
-    Pejabat-pejabat lainnya di Dirjen AHU,
-    Besaran pembagian tersebut ditentukan oleh Ditjen AHU.
-    Bahwa akibat dari penerapan Sisminbakum yang tidak prosedural telah memperkaya suatu korporasi yaitu

PT. SRD sebesar 90% dari total penerimaan Acess fee, memperkaya Dirjen AHU sebesar 6% yang seharusnya masuk ke kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan mengakibatkan Kerugian Negara kujrang lebih sebesar  Rp 400 milyar.   

Sekian.

                                                                                                                      KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn




                                                                                                                                           M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                        JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='18'
updateTitle: TINDAK PIDANA KORUPSI SISMINBAKUM1Success
17922009-03-16 11:52:47118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-12', title='TINDAK PIDANA KORUPSI SISMINBAKUM', description='
Pada hari Kamis tanggal 12 Pebruari 2009 Tim Penyidik Kejaksaan Agung yang diketuai oleh FARID HARYANTO, SH telah melakukan pemeriksaan terhadap HARTONO TANUSUDIBJO (Mantan Komisaris  PT. Sarana Rekatama Dinamika / SDR) sebagai Saksi, berkaitan dengan perkara Tindak Pidana Korupsi Sistim Administrasi Bantuan Hukum (SISMINBAKUM) pada Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Departemen Hukum dan HAM RI.

Kasus Posisi :
Bahwa sejak tahun 2001 sampai dengan tahun 2008 Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Departemen Hukum dan HAM memberlakukan Sistem Administrasi Badan Hukum, dimana dalam Sisminbakum tersebut ditetapkan biaya akses fee dan biaya PNBP sebagai berikut :

rnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
NOJASA HUKUM                                                           TARIF FEE
1Pemesanan Nama PerusahaanRp   350.000,- (PPN 10%)
2Pendirian dan Perubahan Badan HukumRp1.000.000,- (PPN 10%).
3Pemeriksaan Profile Perusahaan di IndonesiaRp   250.000,- (PPN 10%)
4Konsultasi HukumRp   500.000,-
5Biaya PNBP
Rp   500.000,-
rn



Bahwa dalam pelaksanaan Sisminbakum tersebut,, Ditjen AHU Dep. Hukum dan HAM RI melalui Koperasi Pengayoman Karyawan Departemen Hukum dan HAM (KPPDH) menjalin kerjasama dengan PT.Sarana Rekatama Dinamika (PT.SRD) sebagai provider penyedia jasa teknologi informasi yang seharusnya dilakukan oleh Depkumham karena Sisminbakum merupakan layanan public.

Bahwa hasil biaya akses fee tersebut yang seharusnya disetor ke rekening kas Negara ternyata seluruhnya masuk ke rekening PT. SRD, berdasarkan Perjanjian kerjasama antara PT.SRD dengan Koperasi Karyawan Pengayoman (KPKPDK) No.:C-UM.02.02-113 dan 157/K/UM/KPPDK/VII/2001 tanggal 25 Juli 2001, selanjutnya 10% dari akses fee tersebut diberikan kepada KPPDK yang kemudian dibagikan 4% kepada KPPDK dan 6% diberikan kepada Ditjen AHU, yang oleh Ditjen AHU dana tersebut dibagi-bagikan kepada beberapa pejabat antara lain :
-    Ditjen AHU sebesar Rp 10.000.000,-/bulan
-    Sekjen AHU sebesar Rp 5.000.000,-/bulan.
-    Para Direktur sebesar Rp 2.000.000,-/bulan.
-    Kasubdit sebesar Rp 1.500.000,-/bulan.
-    Pejabat-pejabat lainnya di Dirjen AHU,
-    Besaran pembagian tersebut ditentukan oleh Ditjen AHU.
-    Bahwa akibat dari penerapan Sisminbakum yang tidak prosedural telah memperkaya suatu korporasi yaitu

PT. SRD sebesar 90% dari total penerimaan Acess fee, memperkaya Dirjen AHU sebesar 6% yang seharusnya masuk ke kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan mengakibatkan Kerugian Negara kujrang lebih sebesar  Rp 400 milyar.   

Sekian.

                                                                                                                      KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn




                                                                                                                                           M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                        JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='18'
updateTitle: TINDAK PIDANA KORUPSI SISMINBAKUM1Success
17912009-03-16 11:52:10118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-12', title='PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG', description='

Pada hari Kamis tanggal 12 Pebruari 2009, Tim Penyidik Pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang diketuai oleh ELVIS JHONY, SH telah memeriksa H. MASNUH (Komisaris PT. Karya Putra Powerin) sebagai Saksi dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi pembangunan PLTU 2x7 MW Sampit Kalteng.

rn

Kasus Posisi :

rn

• Pada tanggal 10 Nopember 2003 tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dan Ir ACHMAD FACHRIE bergabung sebagai pemegang saham PT Karya Putra Powerin (PT. KPP) berdasarkan Akta Perubahan Perusahaan PT. KPP No. 2 dengan dengan posisi tersangka lr BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO sebagai komisaris Utama (56.7 %) dan tersangka Ir, ACHMAD FACHRIE sebagai Direktur (10,6%)
• Pada tanggal 15 Januari 2004 PT. KPP dan PT. PLN Wilayah Kalselteng telah rnenandatangani SLral Perarjian Pembelian Listrik untuk Lokasi Sampit Kalimantan Tengah yang akan mulai berlaku efektif setelah PT. KPP menyelesaikan pembangunan PLTU 2x7 MW, yang ditandatangani oleh AGUS WIJAYANTO LEGOWO selaku Direktur Utarna PT. KPP dan PURNOMO WILLY BS selaku General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah/Kalselteng.
• Berdasarkan Akta Perubahan perusahaan PT. KPP No. 12 tersangka
Ir. BRAHMANTYO dan tersangka Ir ACHMAD FACHRIE keluar sebagi pemegang saham maupun pengurus PT. KPP, namun pada tangga[ 22 April 2004 berdasarkan. Akta No. 6 dan Akta No. 7 menyatakan bahwa HESTI ANDI TJAHYANTO harus menyerahkan kepemilikan sahamnya kembali kepada ir BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO sebanyak 250.665 lembar, nilai nominal Rp. 25.065.500.000,- (50,1%) dan sebanyak 240.835 lembar nilai nominal Rp. 24,083.500.000,- (48,2%).
• Bahwa pada tanggal 6 Mei 2004 PT. KPP dengan Surat yang ditandatangani o!eh AGUS WIDJAVANTO LEGOWO dan HESTI ANDI TJAHYANTO dengan No. Ref. : 0604/KPP-BNI/IV/2004 mengajukan permohonan fasilitas kredit (Kredit lnvestasi/Kl Pp. 57.749.000.000,-. Kredit Modal Kerja/KMK Rp. 6.000.000.000,-, Standby LC/SBLC USD 6.480.000. Interest During Contruction (IDC) Rp. 5.622.000.000,- ke PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Jakarta Thamrin dengan melampirkan data-data PT.KPP yang tidak benar, seolah-olah PT KPP memiliki sejumlah dana sebagai Self Financing untuk pembangunan PLTU 2X7 MW Sampit tersebut sebagaimana laporan keuangan tahun 2003-2004 dan transaksi keuangan pada Bank Mega yang dipalsukan.
• Dalam Nota Analisa tanggal 14 Oktober 2004 permohonan fasilitas kredit tersebut disetujui oleh PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan Surat PemberitahuanPersetujuan Kredit (SPPK) tanggal 23 Nopember 2004 melalui Nomor CBC.JTH/SPPK/088/2004 meskipun syarat adanya PPA tersebut tidak dipenuhi. dengan tahapan sebagai berikut :
• Tanggal 6 Desember 2004 fasilitas kredit Investasi tahap I dicairkan sebesar Rp. 35.432.023.000,-
• Tangga] 31 Maret 2005 fasititas kredit Investasi tahap II dicairkan sebesar Rp. 4.795.611.000,-
• Tanggal 23 Mei 2005 fasilitas kredit Investasi tahap Ill dicairkan
sebesar Rp. 3.766.676.000,-
• Seluruh penggunaan fasilitas kredit yang diterima oleh PT. KPP, dilakukan atas perintah/instruksi dari tersangka Ir. BRAHMANTYO IRAWAN KUHANDOKO dan tersangka Ir. ACHMAD FACHRIE sebagai Direktur Utama dan Direktur PT. Mosesa International yang merupakan pemegang saham terbesar/mayoritas PT. KPP;
• Berdasarkan bukti pengeluaran (voucher) PT. KPP dan payment request PT KPP dan Mosesa Group fasilitas kredit yang diterima PT .KPP dari PT. Bank Manidiri penggunaannya tidak sesuai dengan tujuan kredit tersebut. antara lain dipergunakan untuk keperluan PT. Mosesa International selaku holding company dan anak perusahaan Mosesa Group (PT. PBMS, PT. MMS. PT.Kl, PT.KL, PT.TP, PT.ME, PT.GP, PT.KPN. PT.BDP) serta dipergunakan untuk keperluan pribadi para tersangka (pembayaran kartu kredit, angsuran mobil, angsuran apartemen, masuk ke rekening pribadi/istri). Akibat penyalahgunaan fasilitas kredit dari PT. Bank Mandiri tersebut, PT. KPP tidak dapat rnerealisasikan pemnbangunan proyek PLTU 2x1 MW di Sampit Kalimantan Tengah.
• Pada tahun 2006, PT. Bank Mandiri menyatakan bahwa kredit PT. KPP  tersebut  macet  (kolektibilitas 5),  dengan  jumlah  Out  Standing  hingga  bulan  31 Desember 2008 sebesarRp.76.675.935.076,- (tujuh puluh enam milyar enam ratus tujuh puluh lima juta Sembilan ratus tiga puluh lima ribu rupiah).

rn

Sekian

rn

                                                                                                                             KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

 

rn

                                                                                                                                                    M. JASMAN, SH
                                                                                                                                 JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='43'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN PLTU 2x7 MW SAMPIT KALTENG1Success
17902009-03-16 11:51:15118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-17', title='PEMERIKSAAN SAKSI PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL TAHUN ANGGARAN 2006', description='
Pada hari Selasa tanggal 17 Pebruari 2009 Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI yang diketuai oleh FADIL ZUMHANA, SH melakukan pemeriksaan terhadap saksi ADNAN GOGO HUTAGALUNG dan saksi AGUNG BUDIONO berkaitan dengan Kasus Penyiapan Data Informasi Spasial Sumber Daya Alam di Kabupaten Daerah Tertinggal Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal Tahun 2006.

Kasus Posisi :

Bahwa terhadap kegiatan tersebut dilakukan proses pengadaan barang/jasa (lelang) yang dimenangkan oleh PT. Tunas Intercomindo Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp. 4,4 milyar.

Bahwa berdasarkan dokumen kontrak disebutkan bahwa dalam pembuatan data spasial dibutuhkan beberapa orang tenaga ahli yang berpengalaman dibidangnya, namun dalam kontrak tidak dilibatkan dalam pekerjaan tersebut dan menggunakan orang lain yang tidak terdapat dalam dokumen kontrak yang pengalamannya tidak sesuai dengan syarat dalam kontrak.

Bahwa terhadap penyelesaian pekerjaan data spasial tersebut sesuai kerangka acuan kerja diharuskan adanya survey ke lapangan untuk meng update data, sehingga data-data dasar yang sudah diperoleh dapat disinkronkan dengan keadaan lapangan/potensi daerah yang sebenarnya, namun ternyata tidak semua dilakukan survey lapangan dan hanya mengolah data-data dasar yang sudah ada sehingga pertanggu jawaban dalam kegiatan dimaksud adalah fiktif.

Bahwa dalam proses pengadaan barang/jasa dengan dimenangkan konsultan PT. Tunas Intercomindo Sejati diduga dalam pekerjaannya telah meyimpang dari kontrak sehingga telah terjadi perbuatan melawan hukum melanggar Keputusan Presiden 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang dapat merugikan keuangan dan atau perekonomian Negara.

Sekian.


                                                                                                                          KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM




                                                                                                                                                  M. JASMAN, S.H.
                                                                                                                             JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942.', publish='1' where id='16'
updateTitle: PEMERIKSAAN SAKSI PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PENYIAPAN DATA INFORMASI SPASIAL SUMBER DAYA1Success
17892009-03-16 11:50:42118.97.55.98adminRI - Siaran Persupdate tb_press set datepress='2009-02-11', title='PENUNDAAN SIDANG KONSULTASI TIM PENGAWAS PENYELESAIAN KASUS BLBI, KLBI', description='

Sedianya pada hari ini Rabu tanggal 11 Pebruari 2009 bertempat di Kejaksaan Agung RI akan dilangsungkan Rapat Konsultasi Tim Pengawas Penyelesaian Kasus KLBI/BLBI DPR RI dengan Jaksa Agung RI namun rapat konsultasi dibatalkan karena jumlah anggota Tim Pengawas dari DPR RI yang hadir tidak memenuhi Quorum hanya dihadiri oleh 3 (tiga) orang anggota yaitu SETYA NOVANTO, SYAFRIN HAMID dan ABDUL ASWAR ANAS, dan Pimpinan Tim Pengawas juga tidak ada yang  hadir karena ada yang sakit dan ada yang mengikuti rapat mendadak ditempat lain.

rn

Sekian.

rn

                                                                                                           KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

rn

                                                                                                                                          TTD

rn

                                                                                                                              M. JASMAN, SH
                                                                                                            JAKSA UTAMA MUDA NIP. 230019942

', publish='1' where id='30'
updateTitle: PENUNDAAN SIDANG KONSULTASI TIM PENGAWAS PENYELESAIAN KASUS BLBI, KLBI1Success
17882009-03-16 11:49:48203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','70','2009-03-16','Dugaan Korupsi LPD Kelating','Tersangka :
I NYOMAN SUKARNAWA 


Kasus Posisi :
Bahwa tersangka selaku Kepala LPD Kelating menggunakan dana LPD Kelating dengan cara:
rn
    rn
  • Mengambil tunai dari kas,
  • rn
  • Menarik tabungan LPD di LPD tetapi tidak di setor di kas,
  • rn
  • Tidak menyetorkan uang deposito nasabah ke kas LPD dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi
  • rn
rnKerugian Negara sebesar Rp. 2.031.231.500,-  

Penyelesaian :


Keterangan :

Ditangani Kejaksaan Negeri Tabanan','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi LPD Kelating1Success
17872009-03-16 11:46:29203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','70','2009-03-16','Penyimpangan Dana LPD Desa Adat Meliling','Tersangka :
1. I MADE MULYA 

Kasus Posisi :
Bahwa tersangka selaku Kepala desa Adat Meliling telah melakukan penyimpangan dana LPD Desa Adat Meliling dengan cara tidak menyetorkan uang tabungan nasabah, uang pelunasan kridit ke kas LPD Meliling, dan mengambil dana UEP, Merugilan keuangan Negara Rp.144.410.472,- 


Penyelesaian :


Keterangan :

Ditangani Kejaksaan Negeri Tabanan','1')
insertTitle: Penyimpangan Dana LPD Desa Adat Meliling1Success
17862009-03-16 11:42:55203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkarainsert into tb_unitcontent(idunitsub,idkejati,dateunitcontent,title,description,publish) values('47','70','2009-03-16','Dugaan Korupsi Pengembangan dan Perluasan Pasar Kuta','Tersangka :
I NYOMAN JENDRA ASTAWA  

Kasus Posisi : 
Bahwa tersangka selaku Pegawai PD. Pasar Badung telah melakukan pengembangan dan perluasan pasar Kuta dengan membangun kios los dan penataan areal pelataran dan dana tersebut tidak di setorkan ke kas Pd. Pasar Badung sebesar Rp.1.092,530.000  

Penyelesaian :


Keterangan :

Ditangani Kejari Denpasar','1')
insertTitle: Dugaan Korupsi Pengembangan dan Perluasan Pasar Kuta1Success
17852009-03-16 11:39:00203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaradelete from tb_unitcontent where id='868'deleteTitle: Perbuatan Melawan Hukum.1Success
17842009-03-16 11:38:04203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-31', title='Perbuatan Melawan Hukum yang Dilakukan oleh Penguasa', description='

Penggugat :

rn

PROF. DR. DRG. I GEDE WINASA

rn


rn

Tergugat :

rn
    rn
  1. Pemerintah RI
  2. rn
  3. DPD PDIP
  4. rn
  5. Komisaris Jenderal Polisi Drs. I Made Mangku Pastika
  6. rn
  7. KPU Cq. KPU Propinsi Bali
  8. rn
  9. Presiden R.I Cq Mendagri
  10. rn
rn


rn

Kasus Posisi :

rn

Penggugat mendalilkan bahwa tergugat IV dengan gegabah dan tanpa melakukan penelitian lebih seksama, terkait dengan larangan yang terkandung dalam UU No.2 Tahun 2002 serta TAP MPR No.V/MPR/2000 dan TAP MPR No.VI/MPR/2000 dan TAP MPR No.VII/2000/MPR, tergugat IV langsung menetapkan tergugat III sebagai salah satu  calon Gubernur terpilih Bali periode 2008-20013.

rn
rn

Amar Putusan :
Mengabulkan  permohonan penggugat tentang pencabutan gugatan perkara  No.989/Pdt.G/2008/PN.Jkt.Sel.

rn

 

', publish='1' where id='867'
updateTitle: Perbuatan Melawan Hukum yang Dilakukan oleh Penguasa1Success
17832009-03-16 11:37:30203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='70', dateunitcontent='2008-12-31', title='Perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh penguasa.', description='

Penggugat :

rn

PROF. DR. DRG. I GEDE WINASA

rn


rn

Tergugat :

rn
    rn
  1. Pemerintah RI
  2. rn
  3. DPD PDIP
  4. rn
  5. Komisaris Jenderal Polisi Drs. I Made Mangku Pastika
  6. rn
  7. KPU Cq. KPU Propinsi Bali
  8. rn
  9. Presiden R.I Cq Mendagri
  10. rn
rn


rn

Kasus Posisi :

rn

Penggugat mendalilkan bahwa tergugat IV dengan gegabah dan tanpa melakukan penelitian lebih seksama, terkait dengan larangan yang terkandung dalam UU No.2 Tahun 2002 serta TAP MPR No.V/MPR/2000 dan TAP MPR No.VI/MPR/2000 dan TAP MPR No.VII/2000/MPR, tergugat IV langsung menetapkan tergugat III sebagai salah satu  calon Gubernur terpilih Bali periode 2008-20013.

rn
rn

Amar Putusan :
Mengabulkan  permohonan penggugat tentang pencabutan gugatan perkara  No.989/Pdt.G/2008/PN.Jkt.Sel.

rn

 

', publish='1' where id='867'
updateTitle: Perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh penguasa.1Success
17822009-03-16 11:36:56118.97.55.98adminRI - Pidato Jaksa Agungupdate tb_pidato set datepidato='2007-07-22', title='Amanat Jaksa Agung Republik Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Bhakti ADHYAKSA', description='

AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA UPACARA PERINGATAN HARI BHAKTI ADHYAKSA KE- 47 TAHUN 2007

rn

MINGGU, 22 JULI 2007

rn

SEGENAP KORPS ADHYAKSA DI MANAPUN BERADA,

rn

PARA PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA,
ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH,
SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA,

rn

Pada hari yang berbahagia ini, saya mengajak segenap warga Adhyaksa di seluruh Tanah Air untuk bersama-sama memanjatkan Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya dengan perkenan-nya kita dapat melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari Bhakti Adhyaksa ke-47 pada hari ini, minggu tanggal 22 juli 2007. peringatan ini hendaknya dapat dijadikan momentum untuk instropeksi dan evaluasi atas kinerja yang telah  dilaksanakan selama 1 (satu) tahun.

rn

Tema hari Bhakti Adhyaksa tahun ini adalah “Dengan Hari Bhakti Adhyaksa kita mantapkan jiwa korps untuk meningkatkan pengabdian kepada Bangsa dan Negara melalui penegakkan hukum”, tema ini saya rasa sangat tepat, mengingat dalam pelaksanaan penegakkan hukum kita telah memiliki doktrin Tri Karma Adhyaksa yaitu Satya, Adhi, Wicaksana yang merupakan cerminan jiwa Korps Adhyaksa. Hal ini diperlukan sebagai wujud pengabdian kepada Bangsa dan Negara dalam rangka mencapai supremasi hukum. Sejalan dengan hal tersebut, kita sebagai insan Adhyaksa hendaknya mulai saat ini mengikrarkan diri untuk berusaha semaksimal mungkin meningkatkan profesionalisme, integritas dan disiplin.

rn

Profesionalisme hendaknya diarahkan kepada peningkatan pengetahuan di bidang hukum, kemampuan berargumentasi hukum (Legal Argument) dan keahlian profesi yang meliputi penguasaan materi seluruh bidang yang ada, baik penanganan perkara tindak pidana umum, tindak pidana khusus, perdata dan tata usaha Negara, tugas-tugas intelijen yustisial, manajemen personalia serta administrasi dan masalah pengawasan.

rn

Peningkatan integritas ditujukan untuk membentuk kepribadian yang jujur, rendah hati, tidak mudah putus asa, mau mengintrospeksi diri dan memperbaiki kekurangan yang ada. Watak yang jujur akan membuat diri kita menjadi berani bertindak dalam koridor kebenaran.

rn

Peningkatan disiplin ditujukan kepada pemantapan diri, konsisten dalam pelaksanaan tugas, taat azas, disiplin terhadap waktu, serta selalu melaksanakan tertib kerja dan administrasi secara baik dan benar.

rn

SEGENAP WARGA ADHYAKSA YANG SAYA BANGGAKAN,
Seiring dengan bergulirnya reformasi birokrasi yang berorientasi kepada efektifitas dan efisiensi lembaga da aparatur pemerintah, khususnya di bidang penegakan hokum, telah mendorong kejaksaan untuk segera melakukan perbaikan dan pembenahan internal yang menyangkut sumber daya manusia dan organisasi dalam rangka mewujudkan kinerja yang lebih transparan, professional dan akuntabel.

rn

Harus dipahami secara seksama bahwa penegakan hukum itu bukan hanya permasalahan menegakkan peraturan saja, tetapi perlu juga dilihat dari aspek sumber daya manusia yang menegakkan aturan tersebut.

rn

Maka tidaklah benar persepsi yang mengartikan bahwa penegakan hukum itu hanya tinggal menarik garis lurus yang menghubungkan antara peraturan dan kejadian dilapangan saja, karena harus pula dilihat faktor-faktor lain yang mempengaruhi proses penegakan hukum tersebut, yaitu faktor yang menyangkut sistem hukum dan faktor di luar sistem hukum itu sendiri.

rn

Problematika penegakan hukum yang terkait dengan faktor sistem hokum antara lain menyangkut penerapan hukum , dimana kadangkala antara Das Sollen dan Das Sein tidak selalu sejalan atau rumusan pasal dalam perundang-undangan acapkali menimbulkan penafsiran yang beragam. Demikian juga dengan kemampuan aparat penegak hukum dalam melaksanakan profesinya masih menjadi sorotan masyarakat. Salah satu sorotan masyarakat yang perlu dijawab dengan tegas dan nyata adalah mengenai moralitas dan profesionalisme dan anggapan adanya “praktek tebang pilih dalam penegakan hukum” yang dilakukan oleh kejaksaan.

rn

Sedangkan problematika yang berkaitan dengan faktor di luar sistem hukum antara lain menyangkut modus operandi tindak pidana yang semakin canggih (Sophisticated) dan pembuktian yang semakin rumit (Complicated).
Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan penegakan hokum diperlukan peraturan perundang-undangan yang aplikatif dan tidak menimbulkan multi tafsir, dengan aparatur penegak hukum yang professional, berintegritas, berdisiplin tinggi, memiliki sarana dan prasarana yang memadai, serta adanya kesadaran hukum masyarakat yang tinggi.

rn

SEGENAP WARGA ADHYAKSA YANG SAYA CINTAI,

rn

Kejaksaan Republik Indonesia dalam usianya yang menginjak tahun ke-47 telah berusaha untuk merubah citra dirinya, menjadi lebih baik lagi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui agenda pembaharuan kejaksaan yang akan dicanangkan kelanjutannya pada tanggal 23 juli 2007.

rn

Upaya pembaruan kejaksaan ini belumlah lengkap apabila tidak di barengi kesadaran kita akan pentingnya upaya perbaikan kinerja. Marilah kita tinggalkan paradigma kepemimpinan yang berorientasi kepada kekuasaan dan kekuatan semata, menuju arah kepemimpinan demokratis melalui peningkatan kemampuan manejerial, memiliki pandangan yang jauh ke depan (visioner), bijaksana, kuat, tegas serta obyektif berlandaskan norma-norma hukum yang berlaku dan nilai-nilai positif yang berkembang dalam masyarakat.

rn

Perubahan paradigma tersebut diharapkan dapat memicu keinginan kita untuk menegakkan keadilan sesuai dengan harapan masyarakat, membentuk aparat penegak hokum yang berhati nurani sehingga tercapai keamanan, ketertiban dan kesejahteraan bagi masyarakat, Bangsa dan Negara.

rn

WARGA ADHYAKSA YANG BERBAHAGIA,
Dalam kesempatan ini sata menghimbau kepada jajaran bidang pembinaan untuk melaksanakan promise dan mutasi secara obyektif, transparan sesuai dengan prestasi kinerja seseorang. Jangan dilakukan atas dasar kolusi dan nepotisme. Mari kita tinggalkan segala bentuk perbuatan yang merugikan hak-hak  orang lain hanya demi kepentingan pribadi dan golongan tertentu saja.

rn

Perlu pula diperhatikan upaya untuk meningkatkan dan memutakhirkan pengetahuan yang berkelanjutan (Sustainable) kepada para jaksa yang sehari-hari sibuk dengan kefiatan rutinitas operasional penegakan hokum. Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi bidang pembinaan agar para jaksa tidak terkesan “terbelakang” dalam arus kemajuan masyarakat.

rn

Kepada jajaran bidang intelijen, agar melakukan kajian yang strategis dan taktis terhadap suatu peristiwa yang diindikasikan mengarah pada terjadinya suatu tindak pidana sehingga diharapkan analisa intelijen tersebut dapat dijadikan alat deteksi dini untuk menangkal kejahatan serta mengantisipasi setiap hambatan, ancaman, tantangan dan gangguan, karena bidang ini merupakan “mata telinga” bagi pimpinan dalam upaya penegakan hukum.

rn

Kepada jajaran bidang tindak pidana umum, agar segera menyelesaikan perkara-perkara penting dan menarik perhatian masyarakat secara tuntas yang mencerminkan rasa keadilan dalam masyarakat, terutama penanganan perkara tindak pidana narkotika dan psikotropika, illegal logging, terorisme, perbankan, illegal mining, money laundrering, human trafficking, dan kejahatan trans-nasional lainnya.

rn

Semua warga adhyaksa harus mengingat bahwa penanganan kejahatan trans-nasional tersebut bukan hanya menjadi sorotan publik di dalam negeri, tetapi juga menjadi sorotan masyarakat Internasional. Hal ini berkaitan dengan harga diri dan kehormatan kita bagi Bangsa Indonesia.

rn

Khusus terhadap penanganan kasus illegal logging agar ditindak sampai kepada penyandang dana atau aktor dibelakang yang menyebabkan terjadinya tindak pidana tersebut, dengan melakukan koordinasi kepada pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya, sehingga penanganan perkara dalam rangka pemberantasan illegal logging dapat dilaksanakan secara tuntas, dengan tuntutan pidana yang maksimal agar menimbulkan daya tangkal dan efek jera (Deterrent Effect).

rn

Kepada jajaran bidang tindak pidana khusus agar selalu menuntaskan setiap tahapan penanganan perkara dengan benar dan tepat waktu, sesuai dengan prosedur serta mekanisme yang berpedoman kepada petunjuk pimpinan yang dituangkan dalam surat keputusan dan surat edaran yang masih berlaku, antara lain surat edaran Jaksa Agung RI. Nomor : SE 007/A/JA/11/2004 tanggal 26 nopember 2004 tentang percepatan proses penanganan perkara-perkara korupsi se-Indonesia, yang memberikan batas waktu penyelesaian penanganan perkara korupsi paling lama dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan dan segera melaporkan perkembangannya kepada pimpinan.

rn

Sebagai tindak lanjut dari surat edaran Jaksa Agung tersebut, Jaksa Agung MUda Tindak Pidana Khusus telah memberikan petujuk kepada para Kepala Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia melalui surat nomor : B-116/F.2/Fd.1/02/2006 tanggal 10 pebruari 2006 yang salah satu isinya adalah kesepakatan dengan para Kepala Kejaksaan Tinggi dalam pelaksanaan program pencapaian perkara tindak pidana korupsi, dari tahap penyelidikan, penyidikan sampai penuntutan dengan tolak ukur : Kejaksaan Tinggi 5 (lima) perkara, Kejaksaan Negeri 3 (tiga) perkara dan cabang Kejaksaan Negeri 1 (satu) perkara.

rn

Jangan pernah melupakan aspirasi yang kuat dalam masyarakat bahwa penanganan tindak pidana korupis tidak hanya menindak pelakunya saja, tetapi juga bagaimana menyelamatkan sebanyak mungkin kerugian Negara agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

rn

Kepada jajaran bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, agar melaksanakan penanganan perkara-perkara perdata, tata usaha negara serta pemulihan dan perlindungan hak secara profesioanal, terutama dalam rangka penyelamatan dan pengembalian keuangan Negara yang besar. Di samping itu, segera lakukan gugatan uang pengganti dan denda, berkoordinasi dengan Departeman Keuangan.

rn

Kepada jajaran bidang pengawasan, agar segera memberikan tindakan terhadap para oknum jaksa maupun tata usaha yang benar-banar terbukti telah melakukan kesalahn dan pelanggaran disiplin kepegawaian, berikan hukuman yang tegas, proporsional tanpa membedakan pangkat dan jabatan sesuai ketentuan yang berlaku secara “cepat tepat” dan tidak berlarut-larut.

rn

HADIRIN DAN WARGA ADHYAKSA YANG BERBAHAGIA DIMANAPUN BERADA,
Baru-baru ini saya telah mengangkat 35 (tiga puluh lima) orang jaksa yang merupakan harapan pimpinan Kejaksaan dan harapan masyarakat, agar mereka dapat melaksanakan kasus-kasus terkait dengan penanganan bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Tunjukan kinerja yang professional, jadilah contoh dan teladan bagi semua pegawai Kejaksaan, jujur, dan berani dalam bertindak sesuai dengan prosedur tugas yang berlaku.

rn

 Amankan aset-aset dan lakukan penyitaan penyitaan dengan segera sehingga dapat diselamatkan kekayaan negara dalam jumlah yang sebanyak-banyaknya. Berikanlah pengabdian yang terbaik untuk bangsa dan Negara sehingga  citra dan wibawa kejaksaan di mata masyarakat semakin lebih terangkat. Keberhasilan penanganan kasus BLBI ini diharapkan dapat menjadi motor pendorong (Trigger) bagi Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri di daerah lain untuk mengungkap kasus-kasus korupsi yang besar.

rn

Pada kesempatan ini, saya menyampaikan rasa terima kasih kepada lembaga/instansi negara/pemerintah, masyarakat luas dan semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada jajaran kejaksaan di seluruh indonesia, serta kepada segenap warga adhyaksa yang telah bekerja keras dalam melaksanakan tugas.

rn

Kepada seluruh warga adhyaksa, pada hari Bhakti Adhyaksa. Tahun ini, saya sampaikan perintah harian saya selaku Jaksa Agung Republik Indonesia, sebagai berikut :

rn

1. Tekuni semua bidang pekerjaan secara profesional dan dengan integritas yang tinggi.
2. Tegakkan hukum selama hayat dikandung badan, hindari segala bentuk perbuatan tercela dan janggan mencederai hati rakyat.
3. Laksanakan 6 (enam) tertib, yaitu : tertib administrasi, tertib anggaran , tertib peralatan, tertib perkantoran, tertib disiplin kerja, dan tertib kepegawaian, untuk meningkatkan kualitas kinerja.
4. Satu musuh sudah cukup banyak, dan seribu sahabat masih kurang, karena pada hakekatnya musuh kita bukan manusia, tetapi perbuatan melanggar hukum yang merugikan Bangsa dan Negara.

rn

Demikian amanat ini saya sampaikan,  disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar  senantiasa memberikan perlindungan dan pertolongan, supaya kita dapat bekerja keras lagi dan bersungguh-sungguh untuk memenuhi harapan rakyat terhadap penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan.

rn

“DIRGAHAYU KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA”
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.
WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.

rn

JAKARTA, 22 JULI 2007
JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
HENDARMAN SUPANDJI

', publish='1' where id='11'
updateTitle: Amanat Jaksa Agung Republik Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Bhakti ADHYAKSA1Success
17812009-03-16 11:36:19118.97.55.98adminRI - Pidato Jaksa Agungupdate tb_pidato set datepidato='2007-07-24', title='Amanat Pelantikan dan SERTIJAP Eselon II di Lingkungan Kejagung', description='

AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
PADA PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN ESELON II DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN AGUNG
RI DAN KAJATI KALIMANTAN BARAT, KAJATI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG, KAJATI
SUMATERA BARAT, KAJATI KALIMANTAN SELATAN SERTA KAJATI JAWA TENGAH

rn

SELASA, 24 JULI 2007

rn

YANG TERHORMAT, SAUDARA WAKIL JAKSA AGUNG, PARA JAKSA AGUNG MUDA, PEJABAT ESELON II DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN AGUNG;

rn

BAPAK-BAPAK, IBU-IBU DAN HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

rn

SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEKALIAN,

rn

Mengawali sambutan ini, perkenankanlah saya mengajak saudara-saudara sekalian, untuk sama¬-sama sejenak mensyukuri nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan perkenan-nya kita dapat berkumpul bersama disini dalam rangka pelantikan dan serah terima jabatan Pejabat Struktural Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung dan Kepala Kejaksaan Tinggi, Yaitu:

rn

- Saudara Untung Udji Santoso, SH, MH, sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen;
- Saudara Halius Hosen, SH, sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan;
- Saudara Gunawan Slamet, SH, sebagai Kepala Biro Perencanaan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan;
- Saudara Amrizal Syahrin, SH, sebagai Inspektur Kepegawaian dan Tugas Umum pada Jaksa Agung Muda Pengawasan;
- Saudara Drs. Salman Maryadi, SH, sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus;
- Saudara Mochammad Ismail, SH, sebagai Direktur Pra Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
- Saudara Thomson Siagian, SH, sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum;
- Saudara Drs. Susilo, sebagai Kepala Biro Perlengkapan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan;
- Saudara Abbas Azhari, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat;
- Saudara Wayan Sumitra, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung;
- Saudara Winerdy Darwis, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat;
- Saudara Zulkarnain, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan;
- Saudara Kadir Sitanggang, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah;

rn

Pelantikan ini bertujuan untuk mengisi kekosongan  pejabat struktural yang telah memasuki pensiun dan yang mendapat promosi serta ada  pula yang bersifat tour of duty pada eselon yang  sama, serta untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas  pokok dan fungsi kejaksaan.

rn

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
Pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung dan para Kepala Kejaksaan Tinggi yang lakukan hari ini hendaknya dipahami sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan akselerasi dan kemampuan kinerja kejaksaan dalam merespon berbagai tuntutan, keinginan dan harapan masyarakat terhadap berbagai masalah yang mengiringi proses penegakan hukum.

rn

Penunjukkan saudara-saudara bukanlah berdasarkan kriteria senioritas semata, tetapi atas dasar pertimbangan performance  kinerja, prestasi dan kapabilitas yang dilakukan secara obyektif.  Melalui mekanisme ini diharapkan pejabat baru dapat menunjukkan komitmen dan kinerja yang lebih optimal.

rn

Jabatan eselon II merupakan jabatan strategis karena merupakan pelaksana kebijakan pimpinan dan mengimplementasikannya pada tingkat operasional.

rn

Agarpengaplikasian kebijakan dapat berjalan secara efektif, saudara-sausara tidak hanya dituntut untuk mampu melakukan sinergi dan kerjasama yang lebih erat, tetapi juga dapat  mengidentifikasi berbagai kendala dan hambatan dilapangan untuk dilaporkan kepada pimpinan sehingga dapat diformulasikan suatu solusi yang tepat.

rn

Di sisi lain, saudara-saudara juga dituntut mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab akan keberhasilan pelaksanaan tugas yang diemban, karena sekecil apapun kontribusi yang diberikan akan sangat berarti bagi kemajuan kejaksaan, oleh karena itu tingkatkan terus profesionalisme khususnya kemampuan manajerial, integritas dan disiplin yang tinggi.

rn

Kinerja saudara-saudara akan terus dievaluasi secara periodik berdasarkan ukuran dan pencapaian target yang jelas, dan tidak menutup kemungkinan apabila dari hasil evaluasi tersebut saudara-saudara tidak menunjukan kinerja sesuai yang diharapkan, maka saudara-saudara harus siap diganti, mengingat jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan baik. Untuk itu laksanakan tugas dengan sepenuh hati demi peningkatan pengabdian kepada masyarakat, bangsa negara.

rn

HADIRIN SEKALIAN YANG BERBAHAGIA,
Sebelum mengakhiri sambutan ini, kepada para pejabat lama atas nama korps dan pribadi, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian serta prestasi kerja saudara-saudara. Begitu juga, kepada ibu-ibu para pejabat lama, saya sampaikan pula terima kasih atas kesabaran dan kesetiaan mendampingi suami selama bertugas.

rn

Kepada para pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat bekerja, hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Saya yakin dan percaya bahwa saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas da tanggung jawab yang dipercayakan, dengan sebaik-baiknya.

rn

Ucapan selamat saya sampaikan pula kepada ibu-ibu para pejabat yang baru dilantik disertai harapan agar dapat mendampingi dan menunjang tugas-tugas suami, karena kedamaian dalam rumah tangga  merupakan pendorong semangat yang cukup ampuh bagi  suami dalam melaksanakan tugasnya. 

rn

Selamat melaksanakan tugas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan melindungi kita sekalian.

rn

SEKIAN DAN TERIMA KASIH
WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.

rn

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

rn

HENDARMAN SUPANDJI

', publish='1' where id='10'
updateTitle: Amanat Pelantikan dan SERTIJAP Eselon II di Lingkungan Kejagung1Success
17802009-03-16 11:35:14118.97.55.98adminRI - Pidato Jaksa Agungupdate tb_pidato set datepidato='2007-07-24', title='Amanat Pelantikan dan SERTIJAP Eselon II di Lingkungan Kejagung', description='

AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
PADA PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN ESELON II DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN AGUNG
RI DAN KAJATI KALIMANTAN BARAT, KAJATI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG, KAJATI
SUMATERA BARAT, KAJATI KALIMANTAN SELATAN SERTA KAJATI JAWA TENGAH

rn

SELASA, 24 JULI 2007

rn

YANG TERHORMAT, SAUDARA WAKIL JAKSA AGUNG, PARA JAKSA AGUNG MUDA, PEJABAT ESELON II DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN AGUNG;

rn

BAPAK-BAPAK, IBU-IBU DAN HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

rn

SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEKALIAN,

rn

Mengawali sambutan ini, perkenankanlah saya mengajak saudara-saudara sekalian, untuk sama¬-sama sejenak mensyukuri nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan perkenan-nya kita dapat berkumpul bersama disini dalam rangka pelantikan dan serah terima jabatan Pejabat Struktural Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung dan Kepala Kejaksaan Tinggi, Yaitu:

rn

- Saudara Untung Udji Santoso, SH, MH, sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen;
- Saudara Halius Hosen, SH, sebagai Sekretaris Jaksa Agung MUda Pengawasan;
- Saudara Gunawan Slamet, SH, sebagai Kepala Biro Perencanaan pada JAksa Agung Muda Pembinaan;
- Saudara Amrizal Syahrin, SH, sebagai Inspektur Kepegawaian dan Tugas Umum pada Jaksa Agung Muda Pengawasan;
- Saudara Drs. Salman Maryadi, SH, sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung mUda Tindak Pidana Khusus;
- Saudara Mochammad Ismail, SH, sebagai Direktur Pra Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
- Saudara Thomson Siagian, SH, sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum;
- Saudara Drs. Susilo, sebagai Kepala Biro Perlengkapan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan;
- Saudara Abbas Azhari, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat;
- Saudara Wayan Sumitra, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung;
- Saudara Winerdy Darwis, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat;
- Saudara Zulkarnain, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan;
- Saudara Kadir Sitanggang, SH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah;

rn

Pelantikan ini bertujuan untuk mengisi kekosongan  pejabat struktural yang telah memasuki pensiun dan yang mendapat promosi serta ada  pula yang bersifat tour of duty pada eselon yang  sama, serta untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas  pokok dan fungsi kejaksaan.

rn

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
Pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung dan para Kepala Kejaksaan Tinggi yang lakukan hari ini hendaknya dipahami sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan akselerasi dan kemampuan kinerja kejaksaan dalam merespon berbagai tuntutan, keinginan dan harapan masyarakat terhadap berbagai masalah yang mengiringi proses penegakan hukum.

rn

Penunjukkan saudara-saudara bukanlah berdasarkan kriteria senioritas semata, tetapi atas dasar pertimbangan performance  kinerja, prestasi dan kapabilitas yang dilakukan secara obyektif.  Melalui mekanisme ini diharapkan pejabat baru dapat menunjukkan komitmen dan kinerja yang lebih optimal.

rn

Jabatan eselon II merupakan jabatan strategis karena merupakan pelaksana kebijakan pimpinan dan mengimplementasikannya pada tingkat operasional.

rn

Agarpengaplikasian kebijakan dapat berjalan secara efektif, saudara-sausara tidak hanya dituntut untuk mampu melakukan sinergi dan kerjasama yang lebih erat, tetapi juga dapat  mengidentifikasi berbagai kendala dan hambatan dilapangan untuk dilaporkan kepada pimpinan sehingga dapat diformulasikan suatu solusi yang tepat.

rn

Di sisi lain, saudara-saudara juga dituntut mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab akan keberhasilan pelaksanaan tugas yang diemban, karena sekecil apapun kontribusi yang diberikan akan sangat berarti bagi kemajuan kejaksaan, oleh karena itu tingkatkan terus profesionalisme khususnya kemampuan manajerial, integritas dan disiplin yang tinggi.

rn

Kinerja saudara-saudara akan terus dievaluasi secara periodik berdasarkan ukuran dan pencapaian target yang jelas, dan tidak menutup kemungkinan apabila dari hasil evaluasi tersebut saudara-saudara tidak menunjukan kinerja sesuai yang diharapkan, maka saudara-saudara harus siap diganti, mengingat jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan baik. Untuk itu laksanakan tugas dengan sepenuh hati demi peningkatan pengabdian kepada masyarakat, bangsa negara.

rn

HADIRIN SEKALIAN YANG BERBAHAGIA,
Sebelum mengakhiri sambutan ini, kepada para pejabat lama atas nama korps dan pribadi, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian serta prestasi kerja saudara-saudara. Begitu juga, kepada ibu-ibu para pejabat lama, saya sampaikan pula terima kasih atas kesabaran dan kesetiaan mendampingi suami selama bertugas.

rn

Kepada para pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat bekerja, hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Saya yakin dan percaya bahwa saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas da tanggung jawab yang dipercayakan, dengan sebaik-baiknya.

rn

Ucapan selamat saya sampaikan pula kepada ibu-ibu para pejabat yang baru dilantik disertai harapan agar dapat mendampingi dan menunjang tugas-tugas suami, karena kedamaian dalam rumah tangga  merupakan pendorong semangat yang cukup ampuh bagi  suami dalam melaksanakan tugasnya. 

rn

Selamat melaksanakan tugas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan melindungi kita sekalian.

rn

SEKIAN DAN TERIMA KASIH
WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.

rn

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

rn

HENDARMAN SUPANDJI

', publish='1' where id='10'
updateTitle: Amanat Pelantikan dan SERTIJAP Eselon II di Lingkungan Kejagung1Success
17792009-03-16 11:34:19118.97.55.98adminRI - Pidato Jaksa Agungupdate tb_pidato set datepidato='2008-02-05', title='Amanat Jaksa Agung Republik Indonesia', description='

AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN PEJABAT ESELON II DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN AGUNG RI DAN KAJATI JAWA BARAT, KAJATI KALIMANTAN TIMUR, KAJATI NUSA TENGGARA BARAT SERTA KAJATI BANTEN

rn

TANGGAL, 5 PEBRUARI 2008

rn


Yang terhormat, Saudara Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Pejabat Eselon II Di lingkungan Kejaksaan Agung ;
Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Hadirin yang berbahagia,

rn

ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
Salam sejahtera bagi kita sekalian,

rn

Mengawali amanat saya ini, perkenankanlah saya mengajak saudara-saudara untuk bersama-sama sejenak mensyukuri nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan Rahmat dan Karunianya, kita dapat berkumpul bersama di sini, dalam rangka menghadiri acara pelantikan dan serah terima jabatan, bagi para pejabat struktural Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung dan Kepala Kejaksaan Tinggi, yaitu :

rn

- Saudara Suhartoyo, sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdat adan Tata Usaha Negara;
- Saudara Amrizal Syahrin, sebagi Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan;
- Saudara A.M. Sabri Babba AS, sebagai Direktur Upaya Hukum, Eksekusi dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
- Saudara D. Andhi Nirwanto, sebagai Inspektur Kepegawaian dan Tugas Umum;
- Saudara Adjat Sudrajat, sebagai Inspektur Tindak Pidana Umum;
- Saudara Boediman Rahardjo, sebagai Kepala Biro Hukum;
- Saudara Kamal Sofyan, sebagai Kepla Kejaksaan Tinggi Jawa Barat;
- Saudara Iskanto, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur;
- Saudara Mohammad Amari, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat;
- Saudara Larigau Samad, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten;

rn

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
Dalam berbagai kesempatan, telah beberapa kali saya utarakan bahwa alih tugas jabatan (atau Tour Of Duty) dan alih wilayah penugasan (atau Tour Of Area) merupakan suatu kegiatan yang biasa dilakukan dalam suatu organisasi birokrasi nasional seperti Kejaksaan.

rn

Kegiatan seperti ini dilakukan secara kontinyu, dengan pertimbangan perencanaan terarah, cermat dan hati-hati dalam memilih pegawai yang memenuhi persyaratan, dalamm rangka pengembangan sumber daya manusia aparatur kejaksaan yang handal, untuk membangun manajemen kepegawaian yang efektif serta pencapaian kinerja yang optimal.

rn

Pimpinan menunjuk saudara-saudara, melalui suatu pertimbangan-pertimbangan berdasarkan Track Record serta penilaian se-obyektif mungkin, dan bukan karena adanya unsur Like ataupun Dislike.

rn

Oleh karena itu, saya berharap saudara-saudara dapat memberikan sumbangsih terbaik dalam pelaksanaan tugas nanti, memiliki dedikasi dan semangat kerja yang tinggi, penuh rasa tanggung jawab, professional serta berintegras, karena jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara merupakan wujud apresiasi pimpinan terhadap hasil kerja dan prestasi yang saudara-saudara miliki.

rn

HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
Saat ini tugas yang diemban oleh Kejaksaan cukup berat, masyarakat selalu menuntut kinerja kejaksaan secara optimal. Apalagi, perlu diingat bahwasanya tahun 2009 akan ada pemilihan umum (pemilu). Sebagaimana biasanya, maka tahun sebelum pemilu adalah tahun meningkatnya dinamika masyarakat, aspirasi masyarakat maupun tuntutan masyarakat. Termasuk dalam hal ini adalah dinamika, aspirasi dan tuntutan penegakan hukum. hal tersebut lazim terjadi dimana-mana, di negara-negara demokrasi, yang penting adalah bagaimana birokrasi nasional dalam hal ini khususnya kejaksaan dapat menjawab peningkatan dinamika tersebut secara profesional dan proporsional.

rn

Sehubungan dengan itu, saya minta perhatian saudara-saudara terutama terhadap penanganan perkara-perkara yang berkaitan dengan pengembalian kekayaan negara serta menyangkut rasa keadilan yang menyentuh masyarakat. Maka, saya harapkan saudara-saudara dapat menghindari perbuatan tercela dan sikap diskriminatif yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat banyak.

rn

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,

rn

Di samping hal-hal umum dalam pelaksanaan  tugas nantinya, saya juga ingin menekankan hal¬ yang bersifat khusus terhadap masing-masing bidang, agar kinerja saudara-saudara dapat lebih terarah dan optimal, yaitu :
Kepada Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara serta Sekrei-aris Jaksa Agung Muda Pembinaan, saya minta untuk segera dilaksanakan tugas dan fungsinya dalam memberikan dukungan administrasi di lingkungan kerjanya masing-masing sehingga menghasilkan dinamika yang meningkatkan etos kerja dan kinerja yang lebih sistematis.
Kepada Direktur Upaya Hukum, Eksekusi dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum untuk segera melakukan pengendalian secara cermat, tepat dan profesional, terhadap penanganan perkara tindak pidana umum, baik berupa petunjuk formil maupun materiil, serta penerapan upaya hukum, grasi serta pelaksanaan eksekusi dan eksaminasi, dengan memperhatikan aturan serta prosedur hukum yang berlaku.
Kapada para Inspektur pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, untuk segera melakukan mekanisme kontrol yang dapat meningkatkan fungsi pengawasan yang berorientasi kepada peningkatan kinerja dan integritas, sehingga tercipta suatu sistem dan prosedur yang konsisten dengan kebijakan pimpinan.
Pelaksanaan fungsi kontrol tersebut bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi harus dipandang sebagai instrumen pencegah (preventif) dan penindakan (represif). Penerapan instrumen - instrumen tersebut haruslah dilakukan secara adil, tegas dan jelas, dengan tujuan agar penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan semakin berkurang.
Kepada Kepala Biro Hukum, untuk segera menyusun rencana dan program yang berkaitan
dengan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan, kerjasama hukum luar negeri serta dokumentasi hukum.
Terkait dengan penyusunan peraturan perundang-undangan, saya minta agar saudara dapat meningkatkan peranan Kejaksaan dalam penyusunan berbagai peraturan perundang-undangan, terutama yang berkaitan dengan tugas pokok, fungsi dan wewenang kejaksaan, serta meningkatkan kerjasama hukum dengan Negara-negara lain mengenai ekstradisi, pengembalian aset, dan pelacakan pelaku tindak pidana serta aset Negara yang disembunyikan di luar negeri. Kepada para kepala Kejaksaan Tinggi, saya ingin menyampaikan beberapa hal, sebagai berikut:

rn

1. Segera lakukan adaptasi dengan daerah tugas masing-masing, dan laksanakan kebijakan strategis pimpinan dengan suatu pola operasional yang taat azas;
2. Sebagaimana diketahui, bahwa pelaksanaan pemerintahan di daerah dilaksanakan dengan sistem desentralisasi dan otonomi daerah. dalam hal-hal tertentu dilaksanakan pula dengan sistem dekonsentrasi yaitu tugas pemerintahan pusat yang dilaksanakan di daerah. Sinergi antara pelaksanaan dekonsentrasi dengan pelaksanaan desentralisasi atau otonomi daerah acapkali menimbulkan masalah hukum. Masalah¬-masa,ah hukum tersebut, bisa berupa pemborosan dana Negara yang berindikasi kepada tindak pidana korupsi. Hal seperti inilah yang perlu diantisipasi, khususnya pada tahun menjelang pemilu.
3. Yang perlu juga menjadi perhatian, adalah pentingnya dukungan public untuk melaksanakan penegakan hukum, supaya factor-faktor eksternal tidak mengganggu kita dalam pelaksanaan tugas. Untuk itu maka public perlu tahu, apa yang telah dilakukan Kejaksaan dari waktu ke waktu. Saudara-daudara para Kajati perlu lebih teratur melakukan komunikasi dengan media massa dan para Opinion Leader (atau tokoh yang menjadi referensi masyarakat di daerah tugas saudara-saudara).
4. Salah satu kebijakan pimpinan yang perlu tetap saudara-saudara perhatikan, adalah kebijakan penanganan perkara tindak pidana korupsi. Diharapkan kebijakan tolok ukur 5 : 3 : 1, dapat menjadi pengungkit (Levarage) yang kuat dalam menningkatkan penegakan hukum secara umum, yang berdampak positif pada citra dan wibawa penegak hukum, termasuk kejaksaan.

rn

HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
Sebelum mengakhiri amanat ini, kepada para pejabat lama atas nama korps dan pribadi, saya sampaikan terima kasih atas pengabdian kerja saudara-saudara, begitu juga, kepada ibu-ibu para pejabat lama, saya sampaikan pula terima kasih atas kesabaran dan kesetiaan mendampingi suami selama bertugas.

rn

Kepda para pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat bekerja, hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Sumpah serta janji jabatan yang saudara lafalkan tadi harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Jadilah tauladan yang dapat ditiru tidak hanya di lingkungan kantor, tetapi juga di dalam masyarakat.

rn

Masyarakat menunggu kontribusi kejaksaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan. Bila saja kita konsisten dengan kebijakan yang telah ditetapkan, yaitu menempatkan hukum dan rasa keadilan sebagai basis peningkatan kualitas fungsional dan kualitas kerja, tentunya ke depan kondisi yang ada sekarang dapat semakin menunjukkan bahwa hukum adalah pedoman yang harus dijadikan pegangan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

rn

Kepada ibu-ibu para pejabat yang baru dilantik, saya juga mengucapkan selamat disertai harapan agar dapat mendampingi dan menunjang tugas-tugas suami.
Selamat bertugas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan melindungi kita semua.
Sekian dan Terima kasih

rn

WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.

rn

JAKSA AGUNG R

rn

HENDARMAN SUPANDJI

', publish='1' where id='12'
updateTitle: Amanat Jaksa Agung Republik Indonesia1Success
17782009-03-16 11:31:37118.97.55.98adminRI - Pidato Jaksa Agungupdate tb_pidato set datepidato='2008-03-25', title='Pelantikan dan serah terima jabatan Kajati Yogyakarta, Kajati Kepulauan Riau, Staf Ahli dan Direktur Penyidikan', description='

AMANAT JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
PADA UPACARA PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN KAJATI YOGYAKARTA, KAJATI KEPULAUAN
RIAU, STAF AHLI DAN DIREKTUR PENYIDIKAN

rn

Yang terhormat, Saudara Wakil jaksa Agung, Ppara Jaksa Agung Muda, Pejabat Eselon II di Lingkungan Kejaksaan Agung; Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Hadirin yang berbahagia,

ASSALAMU’ALIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH,
SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEKALIAN,

rn

Pertama-tama, marilah kita panjatkan Puji serta Syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas Rahmat dan karunia-nya kita dapat berkumpul bersama disini dalam rangka pelantikan dan serah terima jabatan :
- Saudara Ibnu Haryadi, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta;
- Saudara M. Yusuf, sebagai Kepala Kajaksaan Tinggi Kepulauan Riau;
- Saudara M. Salim, sebagai Staf Ahli;
- Saudara M. Farela, sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus;

rn

SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN,
Sebagaimana kita ketahui bersama, Institusi kita ini, Kejaksaan Republik Indonesia sering menjadi sorotan publik. Sorotan publik bisa berkonotasi positif, karena adanya harapan dari masyarakat yang cukup tinggi, agar Kejaksaan dapat melaksanakan penegakan hokum secara lugas, tegas dan adil. Sorotan publik yang berkonotasi positif, juga terjadi ketika kejaksaan mendapatkan apresiasi atas langkah-langkah dan tindakannya dalam penegakan hukum, seperti penanganan berbagai kasus, baik itu di bidang perdata, tata usaha Negara, pidana umum dan korupsi. Sorotan publik yang berkonotasi negatif, muncul ketika masyarakat berpendapat bahwa, ada tindakan dan langkah penegakan hukum yang tidak lugas, tidak tegas, dan tidak adil. Hal ini dapat terjadi, bilamana aparat kejaksaan melakukan tindakan yang tidak terpuji, dan mencederai kepercayaan masyarakat serta pemerintah, sebagai penegak hukum.

rn

Perilaku yang tidak terpuji ada 2 (dua) jenis, pertama adalah, perilaku tidak terpuji yang bersifat sangat pribadi atau personal, yang tidak berkaitan dengan kedinasan. Itu saja pun sudah bisa mendapat celaan dari masyarakat. Jenis yang kedua dan yang paling sering mendapat kecaman dari masyarakat, adalah perilaku tidak terpuji atau menyimpang yang diduga berkaitan dengan kedinasan, yakni menyalahgunakan kewenangan yang ada untuk kepentingan pribadi, atau melanggar kepatutan, kepantasan dan bahkan melanggar hukum. Penyimpangan yang tidak terpuji jenis kedua inilah, yang sangat menimbulkan kecaman masyarakat dan sorotan publik, dalam konotasi negatif terhadap kejaksaan.

rn

Dugaan kuat saja tentang adanya perilaku yang tidak terpuji seperti itu, sudah menimbulkan kecaman dan merusak krredibilitas kejaksaan, apalagi jika terbukti secara faktual melanggar hukum, maka hal tersebut merupakan kerusakan yang sangat besar terhadap kredibilitas kejaksaan.

rn

Untuk yang kesekian kalinya, saya ingin menekankan bahwa kredibilitas institusi ini sangat perlu, mengingat paradigma demokrasi modern senantiasa menuntut keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga tidak akan ada 1 (satu) institusi pun termasuk kejaksaan, akan bisa melaksanakan tugasnya, secara sukses tanpa kredibilitas yang cukup.

rn

Karena itu dengan segala kerendahan hati, sekaligus juga dengan kepedihan hati, saya tidak akan ragu mengambil segala tindakan untuk menjaga dan mengembalikan kredibilitas kejaksaan yang kita cintai ini. Dengan segala kesungguhan hati, tetapi juga sekaligus keteguhan sikap, saya ingin menyatakan bahwa segala upaya harus dilakukan untuk mengembalikan kredibilitas institusi ini.

rn

Bila kredibilitas ini tidak dapat dipulihkan, maka harga yang harus dibayar akan terlalu mahal oleh kita semua warga Adhyaksa, dan kita tidak akan bisa lagi berjalan dengan kepala tegak, dengan harga diri dan kehormatan sebagai penegak hukum. Marilahkita camkan itu dalam diri kita semua, dalam diri saya, dan saudara-saudara sekalian warga Adhyaksa dimanapun berada.

rn

SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN,
Dalam perkembangan masyarakat modern dan demokrasi modern, perlu dipahami bahwa sepuluh kali kita mengukir prestasi, maka itu bisa sirna jika kita membuat suatu kesalahan fatal yang bisa menghancurkan kredibilitas kita. Di satu sisi, masyarakat akan paham jika suatu institusi atau orang dalam institusi, mempunyai kekurangan dan kelemahan, atau katakanlah tidak luput dari kesalahan. Akan tetapi jika melakukan kesalahan yang fatal, maka hal itu bisa menghancurkan prestasi dan kredibilitas yang ada.

rn

Orang atau publik bisa saja cepat lupa dengan kesalahan dan kelemahan tetapi public akan sangat mengingat kesalahan yang fatal. Apakah kesalahan yang fatal itu? Kesalahan yang fatal dalam satu institusi pemerintah, khususnya institusi penegak hukum adalah, bilamana kewenangan dan kepercayaan untuk menegakkan hokum dipertukarkan dan dijual untuk kepentingan pribadi yang mengatasnamakan institusi. Itulah yang mengakibatkan hal yang sering disebut "karena nila setitik rusak susu sebelanga".

rn

Memang kita sebagai manusia, tidak akan pernah luput dari kekurangan dan kelemahan, yang sampai pada batas tertentu, secara manusiawi dapat ditoleransi. Akan tetapi bila itu merupakan kesalahan fatal, yaitu mempertukarkan atau menjual kewenangan dan kepercayaan untuk kepentingan pribadi yang mengatas-namakan Institusi, maka toleransi tidak bisa diberikan. Oleh karena ini menyangkut pada persoalan kredibilitas institusi, maka masalah kredibilitas adalah yang menjadi fokus utama amanat saya pada acara pelantikan dan serah terima jabatan pada hari ini.

rn

SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN DAN HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
Kepada para pejabat baru, saya ingin menekankan bahwa sudah merupakan kewajiban kita, untuk memperbaiki dan menyelamatkan kredibilitas institusi yang kita cintai ini. Saya akan sangat bersungguh-sungguh dan konsisten untuk mengembalikan kredibilitas kejaksaan ini, dan saudara-saudara semua saya minta dengan sungguh-sungguh juga mengikuti jalan itu secara konsisten. Selama bekerja pada pos yang baru, dan jangan sekali-kali bermain atau menjual kredibilitas institusi.

rn

Demikian amanat saya, semoga Tuhan Yang Maha Esa senatiasa membimbing dan melindungi kita sekalian.

rn

SEKIAN DAN TERIMA KASIH
WASALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

rn

JAKARTA, 25 Maret 2008
JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

rn

HENDARMAN SUPANDJI

', publish='1' where id='4'
updateTitle: Pelantikan dan serah terima jabatan Kajati Yogyakarta, Kajati Kepulauan Riau, Staf Ahli dan D1Success
17772009-03-16 11:30:30203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-30', title='PERKARA TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG', description='

Terdakwa:
1. YONG PENG Alias APENG
2. TONI Alias AHI

rn

Kasus Posisi:
Terdakwa 1, YONG PENG Alias APENG bersama-sama dengan terdakwa 2 TONI Alias AHI pada hari Rabu, tanggal 17 September 2008 sekitar jam 08.45 WIB, bertempat di kapal Fery Wave Master 6 diperairan Sei, Jodoh Kota Batam, tidak melaporkan uang tunai berupa rupiah sejumlah Rp. 696.000.000,- (enam ratus sembilan puluh enam juta rupiah) atau lebih dan Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) atau Iebih atau mata uang asing yang nilainya setara dengan itu yang dibawa ke dalam atau ke luar wilayah Negara Republik Indonesia.

rn


Pasal yang dapat dibuktikan:
Putusan PN - Pasal 9 UU RI Nomor 15 tahun 2002 tentang tindak pidana Pencucian Uang sebagaimana telah diubah dengan  UU No. 25 Tahun 2003 jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

rn

Keterangan
Dalam tahap Persidangan di PN. Batam

', publish='1' where id='927'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG1Success
17762009-03-16 11:30:03203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Info Perkaraupdate tb_unitcontent set idunitsub='47', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-31', title='PERKARA TINDAK PIDANA PSIKOTROPIKA', description='

Terdakwa:
1. WANG CHIN
2. TSAI TSAI CHENG
3. LAI YAO HSIN

Kasus Posisi:
Terdakwa TSAI TSAI CHENG bersama dengan LAI YAO HSIN dan WANG CHIN I serta HUANG WEN SHANG, WEI NAN CHENG Alias ACEN, BENNY HENDRAWAN Alias JONY Alias SIAU CHAI, MU KOA dan seorang kulit hitam (DPO) pada bulan April 2007, pada tanggal 4 Juli s/d  8 Juli 2007, pada tanggal 30 atau 31 Juli 2007, pada tanggal 2 Oktober 2007 dan pada tanggal 15 Oktober 2007 s/d tanggal 20 Oktober 2007, bertempat di Kawasan Hijrah Karya Mandiri Blok C No. 5 Batam, Komplek Taman Niaga Blok E No.3 batam, Komplek Pertokoan Hup Seng Blok C No.8 Batam, PT. Royce Divisi Plastik, Jln. Hang Kestun Street 5 No.1 Kawasan Industri Taiwan Intenasional Park Kabil Batam, Gudang Shei Lee Blok A No.4 Kabil Batam, telah bersekongkol untuk melakukan, melaksanakan, mengorganisasikan memproduksi Psikotropika jenis Metamfetamina selain yang ditetapkan dalam ketentuan Pasal 5 yaitu tanpa memiliki izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal yang dapat dibuktikan:
Primair: melanggar Pasal 60 (1) huruf jo Pasal 71 (1) UU Nomor 5 tahun 1997  tentang Psikotropika.

Tuntutan Jaksa Penuntut Umum:
Pidana penjara terdakwa 1, 2 dan 3. Masing-masing selama 20 (dua puluh) tahun dan denda sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).

Penyelesaian:
Putusan PN - Terdakwa WANG CHIN I, pidana penjara selama 16 (enam belas) tahun dikurangi masa tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan. Terdakwa TSAI TSAI CHENG, pidana penjara selama 16 (enam belas) tahun dikurangi masa tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan. Terdakwa LAI YAO HSIN, pidana penjara selama 8 (delapan) tahun dikurangi masa tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 50.000000,- (lima puluh juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan.

Putusan PT - Terdakwa WANG CHIN I, pidana penjara selama 16 (enam belas) tahun dikurangi masa tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsidair 6 bulan. Terdakwa TSAI TSAI CHENG, pidana penjara selama 16 (enam belas) tahun dikurangi masa tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan. Terdakwa LAI YAO HSIN, pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun dikurangi masa tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan.

Keterangan:
Tahap Kasasi


', publish='1' where id='925'
updateTitle: PERKARA TINDAK PIDANA PSIKOTROPIKA1Success
17752009-03-16 11:29:11118.97.55.98adminRI - Pidato Jaksa Agungupdate tb_pidato set datepidato='2008-12-09', title='Peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia', description='LAPORAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI SE-DUNIA
JAKARTA, 9 DESEMBER 2008

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh, salam sejahtera bagi kita sekalian.

Yang saya hormati :
rn
    rn
  • Bapak Presiden Republik Indonesia beserta Ibu Hajah Ani Bambang Yudhoyono;
  • rn
  • Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia beserta Ibu Hajah Mufidah Jusuf Kalla;
  • rn
  • Bapak Ketua MPR RI;
  • rn
  • Saudara Ketua DPR RI;
  • rn
  • Saudara Ketua DPD RI;
  • rn
  • Saudara-saudara para menteri di jajaran kabinet indonesia bersatu,
  • rn
  • Para duta besar perwakilan negara sahabat;
  • rn
  • Saudara-saudara para pimpinan lembaga negara dan lembaga pemerintahan;
  • rn
rnPara Undangan Dan Hadirin Sekalian
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, karena atas rahmat dan ridho-Nya kita masih diberi kesehatan dan hadir disini, dalam acara "Peringatan Hari Anti Korupsi Se-dunia.”

Hadirin yang saya hormati,
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pemberantasan korupsi merupakan tugas penting yang diemban oleh instansi penegak hukum di berbagai negara dunia, termasuk Indonesia. Menurut estimasi lembaga bank dunia lebih dari USD 1 trilyun (satu trilyun dollar amerika) digunakan sebagai uang suap tiap tahunnya, dan kerugian akibat korupsi di negara berkembang telah mencapai USD 80 milyar (delapan puluh milyar dollar amerika) per tahun. Hal ini secara signifikan telah merusak sendi-sendi kehidupan, tatanan berbangsa dan bernegara.

Upaya bersama pemberantasan korupsi telah dilakukan oleh negara-negara dunia pada tanggal 9 desember 2003 rtempat di Merida, Mexico, yang kemudian Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa meratifikasi konvensi anti korupsi tersebut dalam bentuk konvensi PBB Melawan Korupsi 2003 (United Nation Convention Against Corruption 2003), yang telah diratifikasi oleh Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2006.
PBB menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi se-dunia, yang kita peringati pada hari ini untuk membangkitkan semangat aparatur negara dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

Para undangan yang berbahagia,
Indonesia sebagai negara hukum telah menempatkan diri pada posisi terdepan dalam pemberantasan korupsi. Pada tanggal 9 Desember 2004 pemerintah kabinet Indonesia bersatu SBY-JK, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Kabinet Indonesia Bersatu untuk percepatan pemberantasan korupsi dengan menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2004 tanggal 9 Desember 2004 tentang percepatan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Pada tahun 2005, tanggal 2 Mei telah dikeluarkan Keputusan Presiden Nomor 11 tentang Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tim tastipikor), sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden untuk meningkatkan kerjasama dan koordinasi pemberantasan tindak pidana korupsi antara kejaksaan, kepolisian dan BPKP.

Dalam periode pelaksanaan tugasnya dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2007, telah berhasil menyelesaikan 280 kasus / perkara dengan nilai keuangan / aset negara yang diselamatkan / diamankan sejumlah Rp. 3,95 trilyun (tiga koma sembilan puluh lima trilyun rupiah.

Bapak Presiden yang saya hormati, serta hadirin yang berbahagia,
Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya secara khusus menyampaikan laporan singkat kepada Bapak Presiden tentang upaya-upaya yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum dan masyarakat dalam penanggulangan korupsi.

Pada tanggal 7 maret tahun 2006, untuk mewujudkan koordinasi yang optimal antara Kepolisian dan Kejaksaan.
 
Dalam penyelesaian perkara korupsi, atas prakarsa KPK telah dibentuk peraturan bersama Kapolri dengan Jaksa Agung RI, agar tidak terjadi bolak-balik berkas perkara dan dapat memenuhi asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan.

Pada tahun 2007 tepatnya tanggal 28 september sebagai tindak lanjut dari arahan bapak wakil presiden Jusuf Kalla, telah dibuat nota kesepahaman antara Kejaksaan, Kepolisian dan BPKP tentang kerjasama dalam penanganan kasus penyimpangan pengelolaan keuangan negara yang berindikasi tindak pidana korupsi termasuk dana nonbudgeter, khususnya terkait bidang pengadaan barang dan jasa, agar dalam penanganan perkaranya terjadi kesamaan persepsi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Pada tanggal 21 november 2007, pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan konferensi tahunan Asosiasi Internasional Lembaga-lembaga Anti Korupsi Kedua (The 2nd Annual Conference International Association of Anti Corruption Authorities/IAACA) di Bali, yang diikuti oleh 93 negara.

Kemudian pada tanggal 28 Januari 2008 pemerintah Indonesia juga sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan konferensi negara-negara pihak (Conference of The State Parties / COSP) yang tergabung dalam United Nations Convention Against Corruption (UNCAC). Dalam kesempatan itu dilakukan side event membahas mengenai StAR (Stolen Asset Recovery) Initiative yang merupakan kerjasama antara bank dunia dan United Nation Office on Drugs And Crime (UNODC). Star Initiative telah memberikan bantuan ilmu pengetahuan dan bimbingan kepada aparat penegak hukum untuk menyelamatkan aset.

Selain melalui StAR Initiative, pemerintah Indonesia juga mendapat dukungan dari negara-negara donor dalam bentuk pelatihan, seminar dan hibah alat-alat teknologi dalam penanganan korupsi.

BPK dan BPKP sebagai institusi yang berwenang dalam menghitung kerugian keuangan negara telah memberikan kontribusi yang cukup besar melalui hasil audit dan keterangan ahli sehingga putusan pengadilan dapat membuktikan kesalahan pelaku tindak pidana korupsi secara obyektif.

Demikian pula halnya dalam penanggulangan korupsi pada transaksi keuangan, PPATK telah memberi dukungan berupa laporan kepada kejaksaan dan kepolisian mengenai adanya transaksi keuangan yang mencurigakan dan berindikasi tindak pidana korupsi.

Bapak Presiden yang saya hormati,
Dalam pemberantasan korupsi selain tindakan represif juga dilakukan upaya-upaya preventif dan edukatif. Aparat penegak hukum telah melakukan penindakan terhadap pejabat pemerintah, mantan pejabat serta terhadap anggota legislatif yang melakukan korupsi. KPK juga telah memberikan tindakan nyata kepada para pelaku kasus penyuapan dan secara intensif meminta kepada para pejabat untuk menyampaikan laporan harta kekayaannya. Hal ini mempunyai dampak preventif, yang akhirnya mempengaruhi aparat dan pejabat menjadi takut melakukan korupsi. Ini merupakan hal yang sangat positif dalam penanggulangan korupsi.

Upaya preventif lainnya juga dilakukan oleh masyarakat, perguruan tinggi, dan lembaga swadaya masyarakat di seluruh Indonesia, antara lain dengan kegiatan-kegiatan berupa seminar, diskusi interaktif serta berbagai kampanye anti korupsi dalam bentuk fashion show, pagelaran musik serta penyebaran dan pembagian stiker.
Sedangkan upaya edukatif dilakukan dengan :
rn
    rn
  • Mendirikan "kantin kejujuran" yaitu kantin dimana setiap orang dapat membeli sesuatu barang, membayar sesuai harga barang, dan mengambil uang kembalian, dilakukan oleh diri sendiri. Kantin kejujuran ini hasil kerjasama Kejaksaan dengan karang taruna nasional yang sampai saat ini telah didirikan sebanyak : 2711 kantin kejujuran pada SD, SLTP dan SLTA di seluruh Indonesia.
  • rn
  • Ada pula "warung jujur" yang didirikan oleh KPK dan yang didirikan oleh civitas akademika UI. Warung jujur ini menjual sejumlah makanan tanpa ditunggui penjaga warung.
  • rn
  • Pembukaan Sekolah Anti Korupsi "Pangeran Diponegoro" yang baru-baru ini dilakukan bertempat di SMU Negeri 3 Setia Budi, Jakarta.
  • rn
rnBerbagai upaya edukatif tersebut diharapkan mampu mendidik generasi muda menjadi manusia yang terbiasa berperilaku jujur, bermoral baik, dan pada akhirnya sebagai calon pemimpin bangsa akan mampu mencegah diri dari perbuatan korupsi.

Ketiga komponen tersebut di atas yaitu represif, preventif dan edukatif telah dijalankan bersama-sama dalam satu kesatuan untuk penanggulangan korupsi.

Selain itu, dalam peningkatan pemberantasan korupsi pemerintah juga telah berupaya menyempurnakan peraturan perundang-undangan mengenai tindak pidana korupsi yang disesuaikan dengan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC), agar lebih efektif, akomodatif dan applicable.

Sedangkan untuk pencarian pelaku korupsi yang melarikan diri ke luar negeri dan peningkatan pengembalian aset yang berada di luar negeri, pemerintah telah melakukan kerjasama dalam bentuk perjanjian ekstradisi dan Mutual Legal Assistance (MLA).

Bapak Presiden,
Serta para undangan yang saya hormati,

Semua upaya yang dilakukan, telah mendukung percepatan Index Persepsi Korupsi Indonesia yang mulai membaik. Berdasarkan hasil survey Transparansi Internasional, pada tahun 2004 Index Persepsi Korupsi Indonesia 2,0 dan berada pada peringkat 137 dari 146 negara. Kemudian pada tahun 2005 Index Persepsi Korupsi Indonesia 2,2 dan berada pada peringkat 140 dari 159 negara. Terakhir pada tahun 2008 ini Index Persepsi Korupsi Indonesia meningkat menjadi 2,6 dan berada pada peringkat 126 dari 180 negara.
Index persepsi korupsi ini, sebagaimana laporan yang ada bukan semata-mata hanya karena tindakan penegakan hukum, namun merupakan sumbangan dari reformasi birokrasi. Program reformasi birokrasi diarahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan telah dilaksanakan oleh Mahkamah Agung, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Imigrasi, Departemen Keuangan, Kejaksaan dan selanjutnya akan diikuti oleh departemen lainnya. Semua ini dalam upaya merubah pola pikir (mind set), budaya kerja (culture set) dan perilaku (behaviour) dalam pelayanan publik.

Bapak Presiden,
Beserta para undangan yang saya hormati,

Dalam memperingati hari anti korupsi sedunia telah dilaksanakan beberapa kegiatan dalam upaya menumbuhkan semangat dan meningkatkan pemberantasan korupsi bagi aparatur pemerintah dan masyarakat berupa :
rn
    rn
  • Penilaian terhadap Kejaksaan Tinggi, Kepolisian Daerah, Kejaksaaan Negeri, Kepolisian Resort dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan yang terbaik dalam pemberantasan / penanganan perkara korupsi.
  • rn
  • Kompetisi peradilan semu bertempat di Universitas Pancasila, yang diikuti oleh peserta dari 8 universitas terkemuka di Jakarta, Manado dan Ambon.
  • rn
  • Lomba penulisan tentang pemberantasan korupsi di media cetak.
  • rn
  • Pemilihan kantin kejujuran terbaik yang para pemenangnya akan diberikan penghargaan dan trophy.
  • rn
rnHadirin yang berbahagia,
Sebagaimana pesan pendiri negara yang kita cintai, yang tertuang dalam penjelasan Undang-Undang Dasar 1945, bahwa yang sangat penting dalam pemerintahan dan dalam hidup bernegara bukan pada undang-undangnya, tetapi kepada semangat, yaitu semangat penyelengara negara.
Untuk itu kita jadikan momentum peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia ini, guna meningkatkan semangat aparatur negara dan semangat aparatur pemerintah serta semangat asyarakat sebagai perwujudan sikap anti korupsi.

Demikian laporan singkat yang dapat saya sampaikan, dan engenai kinerja aparat penegak hukum dalam pemberantasan drupsi serta harapan masyarakat pada periods pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu SBY-JK seperti yang telah disampaikan dalam bentuk audio visual.

Bersama ini pula, kami mohon perkenan Bapak Presiden Republik Indonesia, menyampaikan amanat, dilanjutkan dengan penyematan pin penghargaan kepada Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, Kepolisian Resort, Kejaksaan Negeri dan perwakilan BPKP terbaik dalam penanganan perkara korupsi, kepada pengelola kantin kejujuran terbaik tingkat nasional, kepada pemenang kompetisi peradilan semu, kepada pemenang lomba penulisan di media cetak. Dan selanjutnya meninjau stand kantin kejujuran pada arena pameran serta penempelan stiker anti korupsi secara simbolik pada mobil. Pada saat yang bersamaan dilakukan pembagian dan penempelan stiker anti korupsi di seluruh wilayah Indonesia. Stiker tersebut diantaranya bertuliskan "saatnya utamakan kejujuran".

Semoga dengan peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia, perbuatan korupsi semakin berkurang dan Index Persepsi Korupsi di Indonesia semakin meningkat.

Akhirnya, saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak presiden republik indonesia beserta ibu hajah ani bambang yudhoyono, wakil presiden beserta ibu hajah mufidah jusuf kalla, pimpinan lembaga tinggi negara, seluruh jajaran kabinet indonesia bersatu, dan para duta besar serta para undangan dan hadirin sekalian.
Pada Hari Anti Korupsi se-dunia tanggal 9 Desember 2008 ini, kita berkomitmen bahwa, "walaupun langit besok akan runtuh, dunia tempat berpijak akan terbelah berkeping-keping, namun hukum harus tetap tegak"
"walaupun ekonomi dunia carut marut, hukum tidak boleh carut marut, dan korupsi harus diberantas".

“Bersama kita tegakkan hukum, bersama kita ciptakan keadilan"

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menyertai kita dalam setiap tugas dan pengabdian yang dibebankan kepada kita.

Demikian, terima kasih.
Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarakatuh.

Jakarta, 9 Desember 2008
Jaksa Agung Republik Indonesia
ttd
Hendarman Supandji
 ', publish='1' where id='6'
updateTitle: Peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia1Success
17742009-03-16 11:26:49203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-23', title='Bidang Pengawasan', description='Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dalam tahun 2008 telah melakukan tugas sebagai berikut :
rn
    rn
  1. Inspeksi Umum sebanyak 1 kali,
  2. rn
  3. Inspeksi Kasus sebanyak 2 kali,
  4. rn
  5. Inspeksi Pemantauan sebanyak 1 kali, dan
  6. rn
  7. Inspeksi Pemantauan Khusus Persiapan Pemeriksaan BPK R.I sebanyak 2 kali.
  8. rn
', publish='1' where id='901'
updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
17732009-03-16 11:25:48118.97.55.98adminRI - Info Hukumupdate tb_infohukum set infohukumdate='2009-03-05', title='Tindak Pidana Korupsi', description='Kadang kita mendengar Pemerintah digugat, atau BUMN dan BUMD selaku badan usaha milik pemerintah digugat. Lantas siapa yang berhak mewakili Pemerintah jika digugat, baik di dalam Pengadilan maupun diluar pengadilan? Anda akan mendapatkan jawabannya dalam materi ini lengkap dengan ketentuan hukum dan wacana ‘conflict of interest’ bila Kejaksaan memberantas Korupsi telah menjadi momok pembangunan negeri dan karenanya perlu dijadikan musuh bersama. Partisipasi masyarakat diperlukan untuk memberantas korupsi. Penjelasan ketentuan hukum seperti apa saja unsur-unsur tindak pidana korupsi dan jenis perbuatan apa saja yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi perlu diketahui sebagai modal masyarakat untuk mewujudkan partisipasi aktifnya.jadi “Pengacara Negara”.' , NamafileT='' ,publish='1' where id='9'updateTitle: Tindak Pidana Korupsi1Success
17722009-03-16 11:25:32203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-24', title='Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara', description='Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau pada tahun 2008 telah melakukan :rn
    rn
  1. Memberikan Bantuan Hukum terhadap 11 perkara,
  2. rn
  3. Menandatangani MoU sebanyak 6 buah, dan
  4. rn
  5. Menerima SKK sebanyak 11 buah, serta
  6. rn
  7. Memberikan Pelayanan Hukum untuk 3 perkara perdata.
  8. rn
  9. Menyelamatkan Keuangan Negara sebesar Rp. 76.950.000.000,-,
  10. rn
  11. Pemulihan keuangan negara sebesar Rp. 50.000.000,-,
  12. rn
  13. PUP yang berhasil ditagih sebesar Rp. 410.000.000,-

  14. rn
', publish='1' where id='900'
updateTitle: Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara1Success
17712009-03-16 11:22:37203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-26', title='Bidang Tindak Pidana Khusus', description='Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau periode tahun 2008 berhasil melakukan tugas sebagai berikut :rn
    rn
  1. Penyelidikan perkara tindak pidana korupsi sebanyak 3 perkara.
  2. rn
  3. Penyidikan perkara tindak pidana korupsi sebanyak 25 perkara.
  4. rn
  5. Penuntutan perkara tindak pidana korupsi sebanyak 19 perkara.
  6. rn
  7. Upaya Hukum Banding 5 perkara tindak pidana korupsi.
  8. rn
  9. Kasasi 6 perkara tindak pidana korupsi
  10. rn
  11. Grasi 2 perkara tindak pidana korupsi.
  12. rn
  13. SPDP perkara tindak pidana perikanan sebanyak 15 perkara.
  14. rn
  15. Berkas tahap I sebanyak 2 perkara, berkas tahap II sebanyak 4 perkara, penuntutan sebanyak 71 perkara, diputus sebanyak 43 perkara, upaya hukum banding sebanyak 13 perkara dan Kasasi sebanyak 7 perkara.
  16. rn
  17. SPDP tindak pidana kepabeanan sebanyak 11 perkara, berkas tahap I sebanyak 6 perkara, berkas tahap II sebanyak 7 perkara, penuntutan sebanyak 30 perkara, putus sebanyak 26 perkara dan banding sebanyak 1 perkara.
  18. rn
', publish='1' where id='899'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Khusus1Success
17702009-03-16 11:18:27203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-29', title='Bidang Tindak Pidana Umum', description='Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau pada tahun 2008 telah melakukan tugas bidang Tindak Pidana Umum sebagai berikut :rn
    rn
  1. Menangani sebanyak 1.448 perkara.
  2. rn
  3. Melimpahkan sebanyak 1.408 perkara
  4. rn
  5. Menyelesaikan sebanyak 973 perkara.
  6. rn
  7. Melakukan Upaya Hukum sebanyak 84 perkara.
  8. rn
', publish='1' where id='898'
updateTitle: Bidang Tindak Pidana Umum1Success
17692009-03-16 11:13:48203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='90', dateunitcontent='2008-12-30', title='Bidang Intelijen', description='
    rn
  1. Dalam tahun 2008 terdapat Operasi Intelijen sebanyak 11 perkara tindak pidana korupsi, dan yang ditingkatkan ke penyidikan sebanyak 5 perkara tindak pidana korupsi.
  2. rn
  3. Kejaksaan Tinggi Kepulaun Riau telah melakukan cegah dan tangkal terhadap 16 orang yang diduga melakukan tindak pidana.
  4. rn
', publish='1' where id='897'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
17682009-03-16 11:13:37118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='Sherny Kojongian', jnskelamin='Perempuan', umur='43', alamat='Jl. Taman Kebon Jeruk Jakarta Barat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA
Nama lengkap                                   :    SHERNY KOJONGIAN
Tempat lahir                                       :    Manado
Umur/tanggal lahir                            :    42 tahun / 8 Pebruari 1963
Jenis kelamin                                    :    Perempuan
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                   :    Taman Kebon Jeruk Blok B.1.8 No. 6 Jakarta Barat
A g a m a                                             :    Kristen
Pekerjaan                                            :    Mantan Direktur Internasional / HRD dan Direktur Kredit PT. BHS
Pendidikan                                          :    -

       
Ciri - ciri       
-    Tinggi badan               :    +  165 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Bulat
-    Ciri khusus lainnya    :    Rambut hitam
   

KASUS POSISI
Terpidana HENDRA RAHARDJA selaku Komisaris Utama PT. BHS pemegang saham dan Penerbit surat penunjukan Loan Committee, terpidana EKO EDI PUTRANTO selaku Komisaris /Pemegang Saham dan terpidana SHERNY KONJONGIAN selaku Direktur Kredit /HRD/Treasury antara tahun 1992 s/d 1996 telah memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 6 (enam) perusahaan group.

Selain pemberian kredit kepada perusahaan group para Terpidana juga memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 28 lembaga pembiayaan yang ternyata merupakan rekayasa karena kredit tersebut oleh lembaga pembiayaan disalurkan kepada perusahaan group dengan cara dialihkan /disalurkan dengan menerbitkan giro kepada perusahaan group tanpa melalui proses administrasi kredit dan tidak dicatat /dibukukan yang selanjutnya beban pembayaran lembaga pembiayaan kepada PT. BHS dihilangkan dan dialihkan kepada perusahaan group.

Terhadap fasilitas Over Draft yang telah diberikan PT. BHS, Bank Indonesia telah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Direksi PT. BHS No. 30/1105/UPB2/AdB2 tanggal 2 September 1997; No. 30/1252/UPB2/AdB2 tanggal 18 September 1997 dan No. 30/1505/UPB2/AdB2 tqnggal 20 Oktober 1997 yang pada pokoknya berisi agar Direksi PT. BHS menghentikan penyaluran kredit kepada Direktur terkait, namun larangan tersebut tidak ditaati oleh Terpidana SHERNY KONJONGIAN telah memberikan persetujuan penarikan dana oleh pihak terkait dan penarikan dana Valas pihak terkait.
       

KERUGIAN NEGARA
Kerugian negara sejumlah Rp. 1.950.995.354.200,-

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana disidangkan secara In Absentia, tidak dapat dieksekusi badan sesuai Putusan pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 125/PID/2002/PT. DKI tanggal 8 November 2002 yang telah mempunyai  kekuatan hukum tetap karena terpidana melarikan diri.', publish='1' where id='2'
updateNama: Sherny Kojongian1Success
17672009-03-16 11:12:57203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatandelete from tb_unitcontent where id='896'deleteTitle: Bidang Pembinaan1Success
17662009-03-16 11:12:41118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='SAMADIKUN HARTONO', jnskelamin='Laki-laki', umur='61', alamat='Jl. Jambu NO. 88 Rt. 05/002 Kelurahan Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat', description='IDENTITAS TERPIDANA

Nama lengkap                                    :    SAMADIKUN HARTONO
Tempat lahir                                        :    Bone
Umur/tanggal lahir                             :    61 tahun  / 4 Pebruari 1948
Jenis kelamin    :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                    :    Jl. Jambu NO. 88 Rt. 05/002 Kelurahan Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat
A g a m a                                              :    Kristen
Pekerjaan                                            :    Mantan Komisaris Utama PT. Bank Modern Tbk.
Pendidikan                                           :    S.L.T.A.


Ciri - ciri
       
-    Tinggi badan               :    + 170 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Bulat
-    Ciri khusus lainnya    :    Rambut hitam lurus, mata sipit, tubuh tegap
                               

KASUS POSISI

-    Bahwa PT. Bank Modern, Tbk sebagai Bank Umum Swasta nasional yang mengalami saldo debet karena terjadinya Rush dimana untuk menutup saldo debet tersebut PT. Bank Modern, Tbk telah menerima Bantuan  Likuidasi dari bank Inddonesia dalam bentuk SBPUK, Fasdis dan Dana Talangan Valas sebesar Rp. 2.557.694.000.000,- yang terdiri dari :

-    Bahwa dari jumlah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia dalam bentuk SBPUK, Fasdis dan Dana Talangan Valas sebesar Rp. 2. 557. 694. 000. 000,- tersebut, SAMADIKUN HARTONO dalam kapasitasnya selaku Presiden Komisaris PT. Bank Modern, Tbk telah mempergunakan Bantuan Likuiditas dari Bank Indonesia tersebut menyimpang dari tujuan yang secara keseluruhan berjumlah Rp. 80.742.270.528,81.


KERUGIAN NEGARA

Rp. 169.472.986.461,52,-


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI

Terpidana tidak dapat dieksekusi badan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1696 K/Pid/2002 tanggal 28 Mei 2003 karena melarikan diri dan terpidana mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

INFO TERAKHIR
Tinggal di Apartemen Beverly Hills Singapura. Punya pabrik film di China dan Vietnam.', publish='1' , Namafile='' where id='10'
updateNama: SAMADIKUN HARTONO1Success
17652009-03-16 11:12:34203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Kepulauan Riau', description='

Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau merupakan kejaksaan daerah baru. Secara keseluruhan wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau terdiri dari 4 Kabupaten dan 2 Kota, 47 Kecamatan serta 274 Kelurahan/Desa dengan jumlah 2.408 pulau besar dan kecil dimana 30% belum bernama dan berpenduduk. Adapun luas wilayahnya sebesar 252.601 Km2, di mana sekitar 95% - nya merupakan lautan dan hanya sekitar 5% merupakan wilayah darat.

rn

Jumlah pegawai di wilayah Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau  sebanyak 170 orang, terdiri dari 82 orang Jaksa dan 88 orang Tata Usaha. Di Kejaksaan Tinggi ini terdapat kekosongan jabatan Eselon V sebanyak 43 orang dan Eseleon IV sebanyak 2 orang.

rn

Kejaksaan Tinggi Riau membawahi .. Kejaksaan Negeri sebagai berikut :

', url='', menu='- none -', position=8 where id='90'
updateUnit Sub: Kepulauan Riau1Success
17642009-03-16 11:10:54118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='Lemana Basuki (Karyawan)', jnskelamin='Laki-laki', umur='83', alamat='Jl. Padalarang 14 Menteng Jakarta Pusat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA
Nama lengkap                                 :    LESMANA BASUKI
Tempat lahir                                     :    Labuan Bacau Maluku Utara
Umur/tanggal lahir                          :    83 tahun / 13 Januari 1923
Jenis kelamin                                  :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan :    Indonesia
Tempat tinggal                                :    Jl. Padalarang 14 Menteng Jakarta Pusat
A g a m a                                           :    Kristen
Pekerjaan                                         :    Presiden Direktur PT. Sejahtera Bank Umum (PT. SBU)
Pendidikan                                       :    SMA

       
Ciri - ciri
-    Tinggi badan               :    + 170 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Bulat telur, mata sipit, telinga lebar, rambut lurus hitam
-    Ciri khusus lainnya    :    Berkacamata
    

KASUS POSISI
Bahwa terdakwa LEMANA BASUKI selaku Presiden Direktur PT. SBU dan terdakwa TONY SUHERMAN sebagai Direktur Operasional PT. SBU pada waktu antara bulan Mei 1994 s/d Pebruari 1998 bertempat di Kantor PT. Sejahtera Bank Umum Jl. Wahid Hasyim No. 65 Jakarta Pusat telah menjual surat-surat berharga berupa Commercial Paper (CP) dan atau Medium Term Note (MTN) atas tanggungan PT. Hutama Karya.

Dana hasil penjualan CP dan MTN yang di Arrenger oleh PT SBU dimasukan ke rekening konsorsium Hutama Yala No. 08-11666-45 di PT. SBU cabang Hayam Wuruk yang seharusnya diserahkan atau dimasukan pada rekening PT. Hutama karya dan juga hasil penjualan yang terdapat pada rekening tersebut digunakan untuk pelunasan CP/MTN yang jatuh tempo, yang seharusnya pelunasan tersebut dari uang yang disetorkan PT. Hutama karya dan sebagian lagi digunakan untuk kepentingan diri sendiri, orang lain atau suatu badan.
       
KERUGIAN NEGARA
kerugian negara sejmlah Rp. 209.350.000.000,- dan U$ 105.000.000

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Terpidana tidak dapat di eksekusi badab berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 360 K/Pid/2000 tanggal 25 Juli 2000 karena melarikan diri dan terpidana mengajukan Peninjauan Kembali (PK)', publish='1' where id='4'
updateNama: Lemana Basuki (Karyawan)1Success
17632009-03-16 11:09:24118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='HARY MATALATA', jnskelamin='Laki-laki', umur='48', alamat='', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA

Nama lengkap                                 :    HARY MATALATA alias. HARIRAM RAMCHMAND MELWANI
Tempat lahir                                     :    Barabai, Kalimantan Selatan
Umur/tanggal lahir                          :    48 tahun  / 23 Pebruari  1961
Jenis kelamin                                   :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan  :    Indonesia
Tempat tinggal                                 :    -
A g a m a                                           :    Hindu
Pekerjaan                                         :    Direktur PD. Pooja dan PT. Devi Pooja Kumari
Pendidikan                                       :    -


Ciri - ciri
        
-    Tinggi badan               :    
-    Warna kulit                   :    
-    Bentuk muka               :    
-    Ciri khusus lainnya    :     
               
               
KASUS POSISI

Terpidana  HARY MATALATA als. HARIRAM RAMCHMAND MELWANI selaku Direktur PD. Pooja dan PT. Devi Pooja Kumari dengan melawan hukum telah mengajukan dan menerima SE atas hasil ekspor Tekstil /Produk Tekstil ke Singapura, sehingga negara dirugikan sebesar Rp.1.655.836.251,37 (satu milyar enam ratus lima puluh lima juta delapan ratus tiga puluh enam ribu dua ratus lima puluh satu rupiah tiga puluh tujuh sen)


KERUGIAN NEGARA

Rp. 1.655.836.251,37


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI

Bahwa terpidana tidak dapat dieksekusi badan sesuai Putusan Mahkamah Agung RI Nomor :1634K/PID/1990 tanggal 5 Desember 1990  yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena terpidana melarikan diri.', publish='1' , Namafile='' where id='11'
updateNama: HARY MATALATA1Success
17622009-03-16 11:08:57118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='EKO EDI PUTRANTO', jnskelamin='Laki-laki', umur='42', alamat='Jl. Widya Chandra 5 No. 21 Jakarta Selatan', description='IDENTITAS TERPIDANA
Nama lengkap                                    :    EKO EDI PUTRANTO
Tempat lahir                                        :    Jakarta
Umur/tanggal lahir                             :    39 tahun / 09 Maret 1967
Jenis kelamin                                     :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                   :    Jl. Widya Chandra 5 No. 21 Jakarta Selatan
A g a m a                                              :    -
Pekerjaan                                            :    Mantan Komisaris PT. BHS
Pendidikan                                          :    -

Ciri - ciri
-    Tinggi badan               :    170 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Oval
-    Ciri khusus lainnya    :    Mata sipit, rambut hitam lurus

KASUS POSISI
-    Terpidana HENDRA RAHARDJA selaku Komisaris Utama PT. BHS pemegang saham dan Penerbit surat penunjukan Loan Committee, terpidana EKO EDI PUTRANTO selaku Komisaris /Pemegang Saham dan terpidana SHERNY KONJONGIAN selaku Direktur Kredit /HRD/Treasury antara tahun 1992 s/d 1996 telah memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 6 (enam) perusahaan group.
-    Selain pemberian kredit kepada perusahaan group para Terpidana juga memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 28 lembaga pembiayaan yang ternyata merupakan rekayasa karena kredit tersebut oleh lembaga pembiayaan disalurkan kepada perusahaan group dengan cara dialihkan /disalurkan dengan menerbitkan giro kepada perusahaan group tanpa melalui proses administrasi kredit dan tidak dicatat /dibukukan yang selanjutnya beban pembayaran lembaga pembiayaan kepada PT. BHS dihilangkan dan dialihkan kepada perusahaan group.

       
KERUGIAN NEGARA
Kerugian negara sejumlah Rp. 1.950.995.354.200,-


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana disidangkan secara In Absentia, tidak dapat di eksekusi badan sesuai Putusan pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 125/PID/2002/PT. DKI tanggal 8 Nopember 2002 yang telah mempunyai  kekuatan hukum tetap karena terpidana melarikan diri.

INFO TERAKHIR
Posisi akhir di Australia Barat
Sudah dikirim formal requestnya bersama terpidana Adrian Kiki Ariawan.', publish='1' where id='6'
updateNama: EKO EDI PUTRANTO1Success
17612009-03-16 11:07:01203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='84', dateunitcontent='2008-12-16', title='Bidang Pengawasan', description='Dalam tahun 2008 telah menindaklanjuti Laporan Pengaduan (Lapdu) sebanyak 9 (sembilan) permasalahan.', publish='1' where id='710'updateTitle: Bidang Pengawasan1Success
17602009-03-16 11:06:40118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='HENDRO BAMBANG SUMANTRI, BBA', jnskelamin='Laki-laki', umur='80', alamat='Jl. Dr, Susilo III/23 Grogol Jakarta Barat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA

Nama lengkap                                    :    HENDRO BAMBANG SUMANTRI,BBA
Tempat lahir                                        :    -
Umur/tanggal lahir                             :    80 tahun / 31 Januari 1929
Jenis kelamin                                     :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                    :    Jl. Dr, Susilo III/23 Grogol Jakarta Barat
A g a m a                                              :    Islam
Pekerjaan                                            :    Pensiunan Departemen Perdagangan RI
Pendidikan                                          :    -

Ciri - ciri
    
-    Tinggi badan               :    
-    Warna kulit                   :    
-    Bentuk muka               :    
-    Ciri khusus lainnya    :    
                                
KASUS POSISI

-    Terpidana HENDRO BAMBANG SUMANTRI,BBA dan terpidana EDDY DJUNAEDI dalam penyalahgunaan Laboratorium Pusat Pengendalian Mutu Barang Departemen Perdagangan Ri (PPMB) megakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 130.985.390,47 (seratus tiga puluh juta sembilan ratus delapan puluh lima ribu tiga ratus sembilan puluh rupian empat puluh tujuh sen).  

KERUGIAN NEGARA

kerugian negara sejmlah Rp. 130.985.390,47

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana tidak dapat di eksekusi badan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 233 K/Pid/1990 tanggal 10 Maret 1993 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melarikan diri.', publish='1' , Namafile='' where id='12'
updateNama: HENDRO BAMBANG SUMANTRI, BBA1Success
17592009-03-16 11:06:27203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='84', dateunitcontent='2008-12-23', title='Bidang Pidana Khusus', description='Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah pada tahun 2008 telah melakukan kegiatan bidang Pidana Khusus sebagai berikut :rn
    rn
  • Penyidikan atas 71 perkara tindak pidana korupsi.
  • rn
  • Penuntutan sebanyak 61 perkara tindak pidana khusus.
  • rn
  • Upaya Hukum Banding sebanyak 6 perkara, Upaya Hukum Kasasi sebanyak 7 perkara dan Upaya Hukum Luar Biasa (Peninjauan Kembali) sebanyak 4 perkara.
  • rn
  • Eksekusi atas 30 (tiga puluh) perkara yang telah berkekuatan Hukum Tetap (inkracht).
  • rn
  • Menyelamatan Keuangan Negara: Rp. 5.229.191.662,- (lima milyar dua ratus dua puluh sembilan juta seratus sembilan puluh satu ribu enam ratus enam puluh dua rupiah).
  • rn
  • Menyelesaikan perkara tindak pidana ekonomi kepabeanan sebanyak 18 perkara, dan perkara tindak pidana perikanan sebanyak 2 perkara.
  • rn
', publish='1' where id='706'
updateTitle: Bidang Pidana Khusus1Success
17582009-03-16 11:05:43118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL', jnskelamin='Laki-laki', umur='74', alamat='Jl. Komando III No. 18 Jakarta ', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA

Nama lengkap                                    :    DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL
Tempat lahir                                        :    Prabumulih 
Umur/tanggal lahir                             :    74 tahun  / 21 Desember 1934
Jenis kelamin                                     :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                    :    Jl. Komando III No. 18 Jakarta 
A g a m a                                              :     Islam
Pekerjaan                                            :    Pensiunan Pertamina Sejak tahun 1993 (mantan Direktur Pengolahan   Pertamina)
Pendidikan                                          :    S-3

Ciri - ciri
        
-    Tinggi badan                :     + 165 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Bulat
-    Ciri khusus lainnya    :     Rambut beruban
                               
KASUS POSISI

-    Bahwa pada bulan Agustus 1988 bertempat di Kantor Pertamina  Pusat Jl. Medan Merdeka Timur No. 1 A Jakarta Pusat, terdakwa DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL dalam kapasitasnya selaku Direktur Pengolahan Pertamina telah memberi perintah secara lisan kepada saksi Ir. Sudrjat PK (Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan)agar membuat estimasi dan evaluasi ekonomi dari proyek EXOR-I Balongan dan atas perintah tersebut saksi Ir. Sidrajat PK bersama stafnya telah melakukan perhitungan estimasi pelaksanaan proyek EXOR-I   Balongan untuk tahun 1989 sebesar US $1,468,000,000,24 dan untuk tahun 1992 sebesar US$ 1,651,000,000,57,-

-    Bahwa setelah perhitungan estimasi proyek EXOR-I Balongan selesai dibuat oleh saksi Ir. Sudrajat bersama staf, pada bulan September 1988 saksi Prof. DR. Ir. Ginanjar Kartasasmita dalam kapasitasnya sebagai MEMTAMBEN  telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor : 1017K/702/M.PE/1998 tanggal 21 September 1998 tentang pembentukan “Tim Pengarah Pengembangan Kilang Minyak untuk Exsport” dan dalam Surat Keputusan tersebut terdakwa ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim merangkap anggota yang tugasnyaantara lain adalah mempelajari rencana pembangunan kilang minyak untuk dieksport (EXOR-I).

-    Bahwa setelah pembentukan “Tim Pengarah Pengembangan KIlang Minyak  untuk Exsport” dibentuk oleh MENTAMBEN, terdakwa  mulai melakukan negosiasi dengan KONSORSIUM FOSTER WHEELER  mengenai nilai proyek  EXOE-I  Balongan yang system pembayaranannya dilakukan secara NON RECOURSE dan untuk melakukan evaluasi terhadap hargq penawaran yang diajukan oleh KONSORSIUM tersebut terdakwa pada bulan Juni 1989 membentuk Tim Pra Proyek yang personilnya antara lain adalah Saksi Ir. Sudrajat PK (Koordinator Tim Pra Proyek) dan Ir. Arifi Nawawi (Ketua Tim Pra Proyek BBM).

-    Bahwa pada bulan Juli1989 terdakwa telah memerintahkan Saksi Ir. Sudrajat PK untuk membuat Draf t Progress Report kemajuan pembahasan / negosiasi dengan KONSORSIUM guna disampaikan kepada MENTAMBEN dan untuk kepentingan pembuatan Progress Report tersebut Ir. Sudrajat PK. Telah membuat revisi Owner Estimate yang disusun berdasarkan criteria dan standar perminyakan Internasional dengan menghasilkan Owner Estimate sebesar US$ 1,623.42 juta dan Owner Estimate sebesar US$ 1,623.42 juta tersebut tetap dipertahankan oleh terdakwa pada saat KOSORSIUM memberikan penawaran terakhir tanggal 26 Juli 1989 sebesar US$ 1,859 juta.

-    Bahwa pada bulan Agustus 1989 saksi Faisal Abda’oe (Dirut Pertamina) telah menyampaikan Progress Report kepada MENTAMBEN  yang isinya melaporkan bahwa usulan KOSORSIUM masih berbeda dengan perkiraan Pertamina yang diperbaiki yaitu antara US$ 1,550 s/d 1,700 juta (belum termasuk Interes) dan Progress Report tersebut kemudian diteruskan oleh MENTAMBEN  KEPADA SAKSI Prof Kho Kian Hoo (Ketua kelompok kerja III DKPP) untuk dianalisis.

-    Bahwa Progress Report yang dibuat oleh Dirut Pertamina tersebut ditanggapi oleh Prof. Kho Kian Hoo dengan menyatakan bahwa jumlah Fianl Lumpsum Fixed Price dari KONSORSIUM masih dapat turun menjadi sekitar US$ 1,820 s/d 1,830 Juta tetapi pendapat Prof. Kho Kian Hoo tersebut pada tanggal 10 Agustus 1989 ditanggapi oleh Dirut Pertamina dengan menyatakan bahwa Pertamina tetap pada Ownwe Estemate sebesar US$ 1,623.42 juta dan terdapat perbedaan yang cukup tinggi antara estimasi Pertamina dengan penawaran KONSORSIUM sebesar US$ 235,58 juta.

-    Bahwa pada waktu yang bersamaan yaitu tanggal 10 Agustus 1989 MENTAMBEN  berkirim surat kepada Dirut Pertamina yang isinya antara lain agar Pertamina dalam melakukan negosiasi dengan KONSORSIUM memperhatikan pendapat Prof. Kho Kian Hood an hasil negosiasi supaya dilaporkan kepada MENKO EKOIN dan WASBANG untuk mendapat persetujuan sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 1988.

-    Bahwa setelah Dirut Pertamina menerima surat MENTAMBEN, pada tanggal 1 September 1989 terdakwa melakukan negosiasi dengan KONSORSIUM dan dalam negosiasi tersebut terdakwa menyetujui penawaran KONSORSIUM sebesar US$ 1,823 juta yang selanjutnya pada tanggal 7 September 1989 nilai proyek EXOR-I balongan sebesar US$ 1,823 juta diminta persetujuan oleh Dirut Pertamina kepada MENKO EKOIN dan WASBANG (saksi Radius Prawiro).

-    Bahwa pada tanggal 6 Oktober 1989 MENKO EKOIN dan WASBANG telah memberikan persetujuan nilai proyek EXOR-I Balongan sebesar US$ 1,823 juta sebagaimana yang diajukan oleh Dirut pertamina tetapi pada waktu Engeneering Procurement Contruction (EPC) Agreement ditandatangani  pada tanggal 23 April 1990 nilai kontrak yang tercantum dalam EPC Agreement tersebut hanya sebesar US$ 1,813 juta karena mendapat discount dari KONSORSIUM sebesar US$ 10 juta

-    Bahwa akibat dari ditanda tanganinya EPC Agreement tersebut mengakibatkan keuangan Negara dalam hal ini Pertamina dirugikan sebesar US$ 189,58 juta yang dihitung dari selisih antara nilai kontrak sebesar US$ 1,813 Juta dikurangi dengan Owner Estimate Pertamina sebesar US$ 1,623.42 juta atau setidak-tidaknya sebesar US$ 94,774,880,98 yang merupakan selisih antara nilai Equitment dan Spare Part dalam Asset Record yang dibuat oleh KONSORSIUM

Pasal yang dilanggar :
Primair :
Pasal 1 ayat (1) sub b jo pasal 28 jo pasal 34 c Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1971 jo pasal 43 A Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  Subsidair : Pasal 1 ayat (1) sub a jo pasal 28 jo pasal 43 c Undang-Undang Nomor 3 tahun 1971 jo pasal 43 A Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


KERUGIAN NEGARA

US$ 189,58 juta,-


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana tidak dapat dieksekusi badan sesuai Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 983 K/PID/2004/ tanggal 26 April 2006 karena terpidana melarikan diri.

STATUS
Terpidana tertangkap pada tanggal ', publish='1' where id='9'
updateNama: DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL1Success
17572009-03-16 11:02:42203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='84', dateunitcontent='2008-12-24', title='Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara', description='Pada tahun 2008 Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah telah menerima 14 (empat belas) Surat Kuasa Khusus (SKK) dan menandatangani 14 (empat belas) Perjanjian Kerja Sama/MoU antara lain Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Daerah maupun Badan Usaha Milik Daerah di Sulawesi Tengah. Sementara itu Gugatan Pra Peradilan yang dikuasakan ke Datun terdiri dari (tiga) perkara.
rn
', publish='1' where id='708'
updateTitle: Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara1Success
17562009-03-16 11:01:31203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='84', dateunitcontent='2008-12-30', title='Bidang Intelijen', description='
    rn
  • Pada Tahun 2008 terdapat 63 (enam puluh tiga) penyelidikan perkara tindak pidana korupsi, dan hasil penyelidikan/opslid intelijen yustisial. Kasus  yang ditingkatkan ke tingkat penyidikan sebanyak 33 perkara.
  • rn
rn
    rn
  • Periode tahun 2008 Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah telah menyelesaikan 4 kegiatan Penyuluhan dan Penerangan Hukum.
  • rn
', publish='1' where id='702'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
17552009-03-16 11:01:24118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='Andrian Kiki Ariawan', jnskelamin='Laki-laki', umur='62', alamat='Jl. Surya Mandala Kedoya Utara Jakarta Barat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA
Nama lengkap                                    :    ANDRIAN KIKI ARIAWAN alias ADRIAN KIKI ARIAWAN
Tempat lahir                                        :    Jakarta
Umur/tanggal lahir                             :    60 tahun / 28 April 1944
Jenis kelamin                                     :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan     :    Indonesia
Tempat tinggal                                    :    Jl. Surya mandala II Blok T No. 19 Kedoya Utara Jakarta Barat
A g a m a                                              :    Kristen
Pekerjaan                                            :    Direktur Utama PT. Bank Surya, Tbk
Pendidikan                                          :    Sarjana Ekonomi

Ciri - ciri
-    Tinggi badan               :   
-    Warna kulit                   :    
-    Bentuk muka               :    
-    Ciri khusus lainnya    :    

KASUS POSISI
Bahwa sekitar tahun 1989 s/d 1998 bertempat Kantor PT. Bank Surya di Jl. Thamrin Kav. 9 Jakarta Pusat, terpidana Bambang Sutrisno bersama terpidana Andrian Kiki Ariawan telah merugikan keuangan negara dengan cara memberikan persetujuan kredit kepada 166 perusahaan yang dibentuk oleh dan atau dibawah kendali Bambang Sutrisno yang tidak melakukan kegiatan operasional/paper company senilai Rp. 1,030 Miliar.
       
KERUGIAN NEGARA
kerugian negara sejmlah Rp. 1.963.897.431.978,17

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Terpidana disidangkan secara In Absentia, tidak dapat dieksekusi badan  berdasarkan  Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 71/Pid/2003/PT.DKI tanggal 2 Juni 2003 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melarikan diri.

INFO TERAKHIR
rn
    rn
  • Terpidana Andrian Kiki irawan telah ditangkap Petugas Kepolisian Australia.
  • rn
', publish='1' where id='1'
updateNama: Andrian Kiki Ariawan1Success
17542009-03-16 11:00:10203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='84', dateunitcontent='2008-12-31', title='Bidang Pembinaan', description='
    rn
  • Peningkatan kualitas SDM Jaksa dan Staf Tata Usaha Kejati Sulawesi Tengah dilakukan melalui berbagai Pendidikan dan Latihan Teknis dan Manajerial antara lain Diklat Perikanan, Diklat Pimpinan Tingkat I, Kursus Anti Terorisme JCLEC Semarang, dan Diklat Administrasi Kejaksaan.
  • rn
  • Jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) tahun 2008 sebesar Rp. 667.279.004,- (enam ratus enam puluh tujuh juta dua ratus tujuh puluh sembilan ribu empat rupiah)  yang diperoleh dari hasil denda, biaya perkara, hasil lelang dan uang rampasan dari Pidana Umum
  • rn
  • Dari kegiatan Tindak Pidana Khusus diperoleh pengembalian kerugian negara  baik melalui pembayaran uang pengganti, denda, biaya perkara dan uang rampasan sebesar Rp. 5.229.191.662,- (lima milyar dua ratus dua puluh Sembilan juta seratus embilan puluh satu ribu enam ratus enam puluh dua rupiah)
  • rn
', publish='1' where id='698'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
17532009-03-16 10:59:25118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='Sherny Kojongian', jnskelamin='Perempuan', umur='43', alamat='Jl. Taman Kebon Jeruk Jakarta Barat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA
Nama lengkap                                   :    SHERNY KOJONGIAN
Tempat lahir                                       :    Manado
Umur/tanggal lahir                            :    42 tahun / 8 Pebruari 1963
Jenis kelamin                                    :    Perempuan
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                   :    Taman Kebon Jeruk Blok B.1.8 No. 6 Jakarta Barat
A g a m a                                             :    Kristen
Pekerjaan                                            :    Mantan Direktur Internasional / HRD dan Direktur Kredit PT. BHS
Pendidikan                                          :    -

       
Ciri - ciri       
-    Tinggi badan               :    +  165 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Bulat
-    Ciri khusus lainnya    :    Rambut hitam
   

KASUS POSISI
Terpidana HENDRA RAHARDJA selaku Komisaris Utama PT. BHS pemegang saham dan Penerbit surat penunjukan Loan Committee, terpidana EKO EDI PUTRANTO selaku Komisaris /Pemegang Saham dan terpidana SHERNY KONJONGIAN selaku Direktur Kredit /HRD/Treasury antara tahun 1992 s/d 1996 telah memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 6 (enam) perusahaan group.

Selain pemberian kredit kepada perusahaan group para Terpidana juga memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 28 lembaga pembiayaan yang ternyata merupakan rekayasa karena kredit tersebut oleh lembaga pembiayaan disalurkan kepada perusahaan group dengan cara dialihkan /disalurkan dengan menerbitkan giro kepada perusahaan group tanpa melalui proses administrasi kredit dan tidak dicatat /dibukukan yang selanjutnya beban pembayaran lembaga pembiayaan kepada PT. BHS dihilangkan dan dialihkan kepada perusahaan group.

Terhadap fasilitas Over Draft yang telah diberikan PT. BHS, Bank Indonesia telah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Direksi PT. BHS No. 30/1105/UPB2/AdB2 tanggal 2 September 1997; No. 30/1252/UPB2/AdB2 tanggal 18 September 1997 dan No. 30/1505/UPB2/AdB2 tqnggal 20 Oktober 1997 yang pada pokoknya berisi agar Direksi PT. BHS menghentikan penyaluran kredit kepada Direktur terkait, namun larangan tersebut tidak ditaati oleh Terpidana SHERNY KONJONGIAN telah memberikan persetujuan penarikan dana oleh pihak terkait dan penarikan dana Valas pihak terkait.
       

KERUGIAN NEGARA
Kerugian negara sejumlah Rp. 1.950.995.354.200,-

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana disidangkan secara In Absentia, tidak dapat dieksekusi badan sesuai Putusan pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 125/PID/2002/PT. DKI tanggal 8 November 2002 yang telah mempunyai  kekuatan hukum tetap karena terpidana melarikan diri.', publish='1' where id='2'
updateNama: Sherny Kojongian1Success
17522009-03-16 10:59:03203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='84', dateunitcontent='2009-03-12', title='Bidang Pidana Umum', description='Pada tahun 2008 Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah telah :
rn
    rn
  • menerima SPDP sebanyak 1.786 SPDP, dan diselesaikan menjadi berkas perkara sebanyak 1.515 berkas perkara dengan jumlah tahanan sebanyak 1.037 orang.
  • rn
rn
    rn
  • mengajukan upaya hukum banding sebanyak 9 perkara dan telah melakukan eksekusi atas 1.289 perkara
  • rn
rnRincian penyelesaian perkara tilang, uang denda, biaya perkara, hasil lelang dan uang rampasan Perkara Tilang dalam tahun 2008 adalah sebagai berikut  :rn
rn
    rn
  1. Jumlah perkara tilang sebanyak 63 perkara, uang Denda Perkara sejumlah Rp. 330.461.054,- (tiga ratus tiga puluh juta empat ratus enam puluh satu ribu lima puluh empat rupiah), biaya Perkara sebesar Rp. 2.714.000,- (dua juta tujuh ratus empat belas ribu rupiah).
  2. rn
  3. Hasil Lelang sebesar Rp. 324.639.950,- (tiga ratus dua puluh empat juta enam ratus tiga puluh Sembilan ribu Sembilan ratus lima puluh rupiah)
  4. rn
  5. Uang rampasan sebesar Rp. 9.464.000,- (Sembilan juta empat ratus enam puluh empat ribu rupiah)
  6. rn
', publish='1' where id='705'
updateTitle: Bidang Pidana Umum1Success
17512009-03-16 10:58:18118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='SAMADIKUN HARTONO', jnskelamin='Laki-laki', umur='61', alamat='Jl. Jambu NO. 88 Rt. 05/002 Kelurahan Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat', description='IDENTITAS TERPIDANA

Nama lengkap    :    SAMADIKUN HARTONO
Tempat lahir    :    Bone
Umur/tanggal lahir    :    61 tahun  / 4 Pebruari 1948
Jenis kelamin    :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal    :    Jl. Jambu NO. 88 Rt. 05/002 Kelurahan Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat
A g a m a    :    Kristen
Pekerjaan    :    Mantan Komisaris Utama PT. Bank Modern Tbk.
Pendidikan    :    S.L.T.A.


Ciri - ciri
       
-    Tinggi badan               :    + 170 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Bulat
-    Ciri khusus lainnya    :    Rambut hitam lurus, mata sipit, tubuh tegap
                               

KASUS POSISI

-    Bahwa PT. Bank Modern, Tbk sebagai Bank Umum Swasta nasional yang mengalami saldo debet karena terjadinya Rush dimana untuk menutup saldo debet tersebut PT. Bank Modern, Tbk telah menerima Bantuan  Likuidasi dari bank Inddonesia dalam bentuk SBPUK, Fasdis dan Dana Talangan Valas sebesar Rp. 2.557.694.000.000,- yang terdiri dari :

-    Bahwa dari jumlah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia dalam bentuk SBPUK, Fasdis dan Dana Talangan Valas sebesar Rp. 2. 557. 694. 000. 000,- tersebut, SAMADIKUN HARTONO dalam kapasitasnya selaku Presiden Komisaris PT. Bank Modern, Tbk telah mempergunakan Bantuan Likuiditas dari Bank Indonesia tersebut menyimpang dari tujuan yang secara keseluruhan berjumlah Rp. 80.742.270.528,81.


KERUGIAN NEGARA

Rp. 169.472.986.461,52,-


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI

Terpidana tidak dapat dieksekusi badan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1696 K/Pid/2002 tanggal 28 Mei 2003 karena melarikan diri dan terpidana mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

INFO TERAKHIR
Tinggal di Apartemen Beverly Hills Singapura. Punya pabrik film di China dan Vietnam.', publish='1' , Namafile='' where id='10'
updateNama: SAMADIKUN HARTONO1Success
17502009-03-16 10:55:57203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='Sulawesi Tengah', description='

Propinsi Sulawesi Tengah memiliki luas 68.089,83 km2 dengan jumlah penduduk 2.242.914 jiwa yang tersebar di 9 kabupaten, 1 kodya/kota dan 79 kecamatan. 

rn

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah di bawah pimpinan Noerchamid, SH membawahi 8 Kejaksaan Negeri dan 23 Cabang Kejaksaan Negeri. 

rn

Nama dan alamat Kejati / Kejari Sulawesi Tengah  :

rn

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah
Alamat   : Jl. Dr. Sam Ratulangi No.97, Palu
Telepon : 0451-421888
Kajati      : NOERCHAMID, SH

', url='', menu='- none -', position=19 where id='84'
updateUnit Sub: Sulawesi Tengah1Success
17492009-03-16 10:55:54118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='Lemana Basuki (Karyawan)', jnskelamin='Laki-laki', umur='83', alamat='Jl. Padalarang 14 Menteng Jakarta Pusat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA
Nama lengkap                                 :    LESMANA BASUKI
Tempat lahir                                     :    Labuan Bacau Maluku Utara
Umur/tanggal lahir                          :    83 tahun / 13 Januari 1923
Jenis kelamin                                  :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan :    Indonesia
Tempat tinggal                                :    Jl. Padalarang 14 Menteng Jakarta Pusat
A g a m a                                           :    Kristen
Pekerjaan                                         :    Presiden Direktur PT. Sejahtera Bank Umum (PT. SBU)
Pendidikan                                       :    SMA

       
Ciri - ciri
-    Tinggi badan               :    + 170 Cm
-    Warna kulit                   :    Putih
-    Bentuk muka               :    Bulat telur, mata sipit, telinga lebar, rambut lurus hitam
-    Ciri khusus lainnya    :    Berkacamata
    

KASUS POSISI
Bahwa terdakwa LEMANA BASUKI selaku Presiden Direktur PT. SBU dan terdakwa TONY SUHERMAN sebagai Direktur Operasional PT. SBU pada waktu antara bulan Mei 1994 s/d Pebruari 1998 bertempat di Kantor PT. Sejahtera Bank Umum Jl. Wahid Hasyim No. 65 Jakarta Pusat telah menjual surat-surat berharga berupa Commercial Paper (CP) dan atau Medium Term Note (MTN) atas tanggungan PT. Hutama Karya.

Dana hasil penjualan CP dan MTN yang di Arrenger oleh PT SBU dimasukan ke rekening konsorsium Hutama Yala No. 08-11666-45 di PT. SBU cabang Hayam Wuruk yang seharusnya diserahkan atau dimasukan pada rekening PT. Hutama karya dan juga hasil penjualan yang terdapat pada rekening tersebut digunakan untuk pelunasan CP/MTN yang jatuh tempo, yang seharusnya pelunasan tersebut dari uang yang disetorkan PT. Hutama karya dan sebagian lagi digunakan untuk kepentingan diri sendiri, orang lain atau suatu badan.
       
KERUGIAN NEGARA
kerugian negara sejmlah Rp. 209.350.000.000,- dan U$ 105.000.000

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Terpidana tidak dapat di eksekusi badab berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 360 K/Pid/2000 tanggal 25 Juli 2000 karena melarikan diri dan terpidana mengajukan Peninjauan Kembali (PK)', publish='1' where id='4'
updateNama: Lemana Basuki (Karyawan)1Success
17482009-03-16 10:49:12203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='D.I Yogyakarta', description='


Wilayah Yogyakarta memiliki luas 3.185,80 km2 dengan jumlah penduduk 4.3640.000 jiwa. Dengan kepadatan 13.687/km2, penduduknya tersebar di 4 kabupaten,  1 kodya/kota, 78 kecamatan, dan 440 kelurahan/desa. 

Kejaksaan Tinggi DIY di bawah pimpinan Ibnu Haryadi, SH membawahi 6 kejaksaan negeri yakni Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunung Kidul dan Wates. 

Jumlah pegawai di jajaran Kejaksaan Tinggi dan Negeri DIY adalah 544 terdiri dari 157 jaksa dan 387 bagian tata usaha, dengan perincian sebagai berikut. 

rnrnrnrnrnrnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
No
rn
rn
KEJAKSAAN TINGGI/ NEGERI
rn
rn
Jaksa
rn
rn
TU
rn
rn
Jumlah
rn
rn
1
rn
rn
KEJATI DIY
rn
rn
73
rn
rn
123
rn
rn
196
rn
rn
2
rn
rn
KEJARI YOGYAKARTA
rn
rn
21
rn
rn
54
rn
rn
76
rn
rn
3
rn
rn
KEJARI WONOSARI
rn
rn
8
rn
rn
52
rn
rn
60
rn
rn
4
rn
rn
KEJARI WATES
rn
rn
13
rn
rn
38
rn
rn
51
rn
rn
5
rn
rn
KEJARI BANTUL
rn
rn
17
rn
rn
55
rn
rn
71
rn
rn
6
rn
rn
KEJARI SLEMAN
rn
rn
25
rn
rn
65
rn
rn
90
rn
rn
                         Jumlah
rn
rn
157
rn
rn
387
rn
rn
544
rn
rn











PEJABAT KEJATI DIY
rnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
Kepala Kejaksaan Tinggi
rn
rn
Ibnu Haryadi, SH
rn
rn
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi
rn
rn
D. Sutopo Hendro, SH
rn
rn
Kepala Bagian Tata Usaha
rn
rn
Yulianita, SH
rn
rn
Asisten Pembinaan
rn
rn
Sri Harijati P, SH., MM
rn
rn
Asisten Intelijen
rn
rn
Erbagtyo Rohan, SH
rn
rn
Asisten Tindak Pidana Umum
rn
rn
Mudim Arsito, SH
rn
rn
Asisten Tindak Pidana Khusus
rn
rn
Yusrin Nicoriawan, SH
rn
rn

Asisten Perdata Dan Tata Usaha Negara

rn
rn
Djuweriah Makmun, SH
rn
rn
Asisten Pengawasan
rn
rn
Rodip Sukarman, SH
rn
rn


ALAMAT KEJATI DIY

Jl. Sukonandi No. 4 Yogyakarta 55000
Telpon
Fax
www.kejati-diy.go.id

Nama dan alamat Kejaksaan Negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta :', url='', menu='- none -', position=11 where id='59'
updateUnit Sub: D.I Yogyakarta1Success
17472009-03-16 10:48:52118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='HENDRO BAMBANG SUMANTRI, BBA', jnskelamin='Laki-laki', umur='80', alamat='Jl. Dr, Susilo III/23 Grogol Jakarta Barat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA

Nama lengkap                                    :    HENDRO BAMBANG SUMANTRI,BBA
Tempat lahir                                        :    -
Umur/tanggal lahir                             :    80 tahun / 31 Januari 1929
Jenis kelamin                                     :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                    :    Jl. Dr, Susilo III/23 Grogol Jakarta Barat
A g a m a                                              :    Islam
Pekerjaan                                            :    Pensiunan Departemen Perdagangan RI
Pendidikan                                          :    -

Ciri - ciri
    
-    Tinggi badan    :    
-    Warna kulit    :    
-    Bentuk muka    :    
-    Ciri khusus lainnya    :    
                                
KASUS POSISI

-    Terpidana HENDRO BAMBANG SUMANTRI,BBA dan terpidana EDDY DJUNAEDI dalam penyalahgunaan Laboratorium Pusat Pengendalian Mutu Barang Departemen Perdagangan Ri (PPMB) megakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 130.985.390,47 (seratus tiga puluh juta sembilan ratus delapan puluh lima ribu tiga ratus sembilan puluh rupian empat puluh tujuh sen).  

KERUGIAN NEGARA

kerugian negara sejmlah Rp. 130.985.390,47

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana tidak dapat di eksekusi badan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 233 K/Pid/1990 tanggal 10 Maret 1993 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melarikan diri.', publish='1' , Namafile='' where id='12'
updateNama: HENDRO BAMBANG SUMANTRI, BBA1Success
17462009-03-16 10:48:17203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='D.I Yogyakarta', description='


Wilayah Yogyakarta memiliki luas 3.185,80 km2 dengan jumlah penduduk 4.3640.000 jiwa. Dengan kepadatan 13.687/km2, penduduknya tersebar di 4 kabupaten,  1 kodya/kota, 78 kecamatan, dan 440 kelurahan/desa. 

Kejaksaan Tinggi DIY di bawah pimpinan Ibnu Haryadi, SH membawahi 6 kejaksaan negeri yakni Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunung Kidul dan Wates. 

Jumlah pegawai di jajaran Kejaksaan Tinggi dan Negeri DIY adalah 544 terdiri dari 157 jaksa dan 387 bagian tata usaha, dengan perincian sebagai berikut. 

rnrnrnrnrnrnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
No
rn
rn
KEJAKSAAN TINGGI/ NEGERI
rn
rn
Jaksa
rn
rn
TU
rn
rn
Jumlah
rn
rn
1
rn
rn
KEJATI DIY
rn
rn
73
rn
rn
123
rn
rn
196
rn
rn
2
rn
rn
KEJARI YOGYAKARTA
rn
rn
21
rn
rn
54
rn
rn
76
rn
rn
3
rn
rn
KEJARI WONOSARI
rn
rn
8
rn
rn
52
rn
rn
60
rn
rn
4
rn
rn
KEJARI WATES
rn
rn
13
rn
rn
38
rn
rn
51
rn
rn
5
rn
rn
KEJARI BANTUL
rn
rn
17
rn
rn
55
rn
rn
71
rn
rn
6
rn
rn
KEJARI SLEMAN
rn
rn
25
rn
rn
65
rn
rn
90
rn
rn
                         Jumlah
rn
rn
157
rn
rn
387
rn
rn
544
rn
rn











PEJABAT KEJATI DIY
rnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
Kepala Kejaksaan Tinggi
rn
rn
Ibnu Haryadi, SH
rn
rn
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi
rn
rn
D. Sutopo Hendro, SH
rn
rn
Kepala Bagian Tata Usaha
rn
rn
Yulianita, SH
rn
rn
Asisten Pembinaan
rn
rn
Sri Harijati P, SH., MM
rn
rn
Asisten Intelijen
rn
rn
Erbagtyo Rohan, SH
rn
rn
Asisten Tindak Pidana Umum
rn
rn
Mudim Arsito, SH
rn
rn
Asisten Tindak Pidana Khusus
rn
rn
Yusrin Nicoriawan, SH
rn
rn

Asisten Perdata Dan Tata Usaha Negara

rn
rn
Djuweriah Makmun, SH
rn
rn
Asisten Pengawasan
rn
rn
Rodip Sukarman, SH
rn
rn

ALAMAT KEJATI DIY
Jl. Sukonandi No. 4 Yogyakarta 55000
Telpon
Fax
www.kejati-diy.go.id

Nama dan alamat Kejaksaan Negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta :', url='', menu='- none -', position=11 where id='59'
updateUnit Sub: D.I Yogyakarta1Success
17452009-03-16 10:45:35118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='HARY MATALATA', jnskelamin='Laki-laki', umur='48', alamat='', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA

Nama lengkap                                 :    HARY MATALATA alias. HARIRAM RAMCHMAND MELWANI
Tempat lahir                                     :    Barabai, Kalimantan Selatan
Umur/tanggal lahir                          :    48 tahun  / 23 Pebruari  1961
Jenis kelamin                                   :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan  :    Indonesia
Tempat tinggal                                 :    -
A g a m a                                           :    Hindu
Pekerjaan                                         :    Direktur PD. Pooja dan PT. Devi Pooja Kumari
Pendidikan                                       :    -


Ciri - ciri
        
-    Tinggi badan    :    
-    Warna kulit    :    
-    Bentuk muka    :    
-    Ciri khusus lainnya    :     
               
               
KASUS POSISI

Terpidana  HARY MATALATA als. HARIRAM RAMCHMAND MELWANI selaku Direktur PD. Pooja dan PT. Devi Pooja Kumari dengan melawan hukum telah mengajukan dan menerima SE atas hasil ekspor Tekstil /Produk Tekstil ke Singapura, sehingga negara dirugikan sebesar Rp.1.655.836.251,37 (satu milyar enam ratus lima puluh lima juta delapan ratus tiga puluh enam ribu dua ratus lima puluh satu rupiah tiga puluh tujuh sen)


KERUGIAN NEGARA

Rp. 1.655.836.251,37


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI

Bahwa terpidana tidak dapat dieksekusi badan sesuai Putusan Mahkamah Agung RI Nomor :1634K/PID/1990 tanggal 5 Desember 1990  yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena terpidana melarikan diri.', publish='1' , Namafile='' where id='11'
updateNama: HARY MATALATA1Success
17442009-03-16 10:42:57118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='EKO EDI PUTRANTO', jnskelamin='Laki-laki', umur='42', alamat='Jl. Widya Chandra 5 No. 21 Jakarta Selatan', description='IDENTITAS TERPIDANA
Nama lengkap                                    :    EKO EDI PUTRANTO
Tempat lahir                                        :    Jakarta
Umur/tanggal lahir                             :    39 tahun / 09 Maret 1967
Jenis kelamin                                     :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal                                   :    Jl. Widya Chandra 5 No. 21 Jakarta Selatan
A g a m a                                              :    -
Pekerjaan                                            :    Mantan Komisaris PT. BHS
Pendidikan                                          :    -

Ciri - ciri
-    Tinggi badan    :    +  170 Cm
-    Warna kulit    :    Putih
-    Bentuk muka    :    Oval
-    Ciri khusus lainnya    :    Mata sipit, rambut hitam lurus

KASUS POSISI
-    Terpidana HENDRA RAHARDJA selaku Komisaris Utama PT. BHS pemegang saham dan Penerbit surat penunjukan Loan Committee, terpidana EKO EDI PUTRANTO selaku Komisaris /Pemegang Saham dan terpidana SHERNY KONJONGIAN selaku Direktur Kredit /HRD/Treasury antara tahun 1992 s/d 1996 telah memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 6 (enam) perusahaan group.
-    Selain pemberian kredit kepada perusahaan group para Terpidana juga memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 28 lembaga pembiayaan yang ternyata merupakan rekayasa karena kredit tersebut oleh lembaga pembiayaan disalurkan kepada perusahaan group dengan cara dialihkan /disalurkan dengan menerbitkan giro kepada perusahaan group tanpa melalui proses administrasi kredit dan tidak dicatat /dibukukan yang selanjutnya beban pembayaran lembaga pembiayaan kepada PT. BHS dihilangkan dan dialihkan kepada perusahaan group.

       
KERUGIAN NEGARA
Kerugian negara sejumlah Rp. 1.950.995.354.200,-


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana disidangkan secara In Absentia, tidak dapat di eksekusi badan sesuai Putusan pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 125/PID/2002/PT. DKI tanggal 8 Nopember 2002 yang telah mempunyai  kekuatan hukum tetap karena terpidana melarikan diri.

INFO TERAKHIR
Posisi akhir di Australia Barat
Sudah dikirim formal requestnya bersama terpidana Adrian Kiki Ariawan.', publish='1' where id='6'
updateNama: EKO EDI PUTRANTO1Success
17432009-03-16 10:41:53118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='EDDY DJUNAEDI', jnskelamin='Laki-laki', umur='59', alamat='Jl. Mataram No. 23 Bekasi', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA

Nama lengkap                   :    EDDY DJUNAEDI
Tempat lahir                       :    Bekasi
Umur/tanggal lahir            :    59 tahun / 26 Juni 1950
Jenis kelamin                    :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarga-
negaraan                            :    Indonesia
Tempat tinggal                  :    Jl. Mataram No. 23 Bekasi
A g a m a                            :    Islam
Pekerjaan                           :    Karyawan Departemen Perdagangan RI
Pendidikan                         :    -

Ciri - ciri
        
 -    Tinggi badan              :    
 -    Warna kulit                  :    
 -    Bentuk muka              :    
 -   Ciri khusus lainnya    :   


KASUS POSISI

-    Terpidana HENDRO BAMBANG SUMANTRI,BBA dan terpidana EDDY DJUNAEDI dalam penyalahgunaan Laboratorium Pusat Pengendalian Mutu Barang Departemen Perdagangan Ri (PPMB) megakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 130.985.390,47 (seratus tiga puluh juta sembilan ratus delapan puluh lima ribu tiga ratus sembilan puluh rupian empat puluh tujuh sen). 
       

KERUGIAN NEGARA

kerugian negara sejmlah Rp. 130.985.390,47


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI

Bahwa terpidana tidak dapat di eksekusi badan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 233 K/Pid/1990 tanggal 10 Maret 1993 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melarikan diri.', publish='' , Namafile='' where id='14'
updateNama: EDDY DJUNAEDI0Success
17422009-03-16 10:37:47118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL', jnskelamin='Laki-laki', umur='74', alamat='Jl. Komando III No. 18 Jakarta ', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA

            Nama lengkap    :    DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL
            Tempat lahir    :    Prabumulih
            Umur/tanggal lahir    :    74 tahun  / 21 Desember 1934
            Jenis kelamin    :    Laki-laki
            Kebangsaan/Kewarga-
            negaraan    :    Indonesia
            Tempat tinggal    :    Jl. Komando III No. 18 Jakarta
            A g a m a    :    Islam
            Pekerjaan    :    Pensiunan Pertamina Sejak tahun 1993 (mantan Direktur Pengolahan Pertamina)
            Pendidikan    :    S-3

Ciri - ciri
       
            -    Tinggi badan    :     + 165 Cm
            -    Warna kulit    :    Putih
            -    Bentuk muka    :    Bulat
            -    Ciri khusus lainnya    :     Rambut beruban
                               
KASUS POSISI

-    Bahwa pada bulan Agustus 1988 bertempat di Kantor Pertamina  Pusat Jl. Medan Merdeka Timur No. 1 A Jakarta Pusat, terdakwa DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL dalam kapasitasnya selaku Direktur Pengolahan Pertamina telah memberi perintah secara lisan kepada saksi Ir. Sudrjat PK (Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan)agar membuat estimasi dan evaluasi ekonomi dari proyek EXOR-I Balongan dan atas perintah tersebut saksi Ir. Sidrajat PK bersama stafnya telah melakukan perhitungan estimasi pelaksanaan proyek EXOR-I   Balongan untuk tahun 1989 sebesar US $1,468,000,000,24 dan untuk tahun 1992 sebesar US$ 1,651,000,000,57,-

-    Bahwa setelah perhitungan estimasi proyek EXOR-I Balongan selesai dibuat oleh saksi Ir. Sudrajat bersama staf, pada bulan September 1988 saksi Prof. DR. Ir. Ginanjar Kartasasmita dalam kapasitasnya sebagai MEMTAMBEN  telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor : 1017K/702/M.PE/1998 tanggal 21 September 1998 tentang pembentukan “Tim Pengarah Pengembangan Kilang Minyak untuk Exsport” dan dalam Surat Keputusan tersebut terdakwa ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim merangkap anggota yang tugasnyaantara lain adalah mempelajari rencana pembangunan kilang minyak untuk dieksport (EXOR-I).

-    Bahwa setelah pembentukan “Tim Pengarah Pengembangan KIlang Minyak  untuk Exsport” dibentuk oleh MENTAMBEN, terdakwa  mulai melakukan negosiasi dengan KONSORSIUM FOSTER WHEELER  mengenai nilai proyek  EXOE-I  Balongan yang system pembayaranannya dilakukan secara NON RECOURSE dan untuk melakukan evaluasi terhadap hargq penawaran yang diajukan oleh KONSORSIUM tersebut terdakwa pada bulan Juni 1989 membentuk Tim Pra Proyek yang personilnya antara lain adalah Saksi Ir. Sudrajat PK (Koordinator Tim Pra Proyek) dan Ir. Arifi Nawawi (Ketua Tim Pra Proyek BBM).

-    Bahwa pada bulan Juli1989 terdakwa telah memerintahkan Saksi Ir. Sudrajat PK untuk membuat Draf t Progress Report kemajuan pembahasan / negosiasi dengan KONSORSIUM guna disampaikan kepada MENTAMBEN dan untuk kepentingan pembuatan Progress Report tersebut Ir. Sudrajat PK. Telah membuat revisi Owner Estimate yang disusun berdasarkan criteria dan standar perminyakan Internasional dengan menghasilkan Owner Estimate sebesar US$ 1,623.42 juta dan Owner Estimate sebesar US$ 1,623.42 juta tersebut tetap dipertahankan oleh terdakwa pada saat KOSORSIUM memberikan penawaran terakhir tanggal 26 Juli 1989 sebesar US$ 1,859 juta.

-    Bahwa pada bulan Agustus 1989 saksi Faisal Abda’oe (Dirut Pertamina) telah menyampaikan Progress Report kepada MENTAMBEN  yang isinya melaporkan bahwa usulan KOSORSIUM masih berbeda dengan perkiraan Pertamina yang diperbaiki yaitu antara US$ 1,550 s/d 1,700 juta (belum termasuk Interes) dan Progress Report tersebut kemudian diteruskan oleh MENTAMBEN  KEPADA SAKSI Prof Kho Kian Hoo (Ketua kelompok kerja III DKPP) untuk dianalisis.

-    Bahwa Progress Report yang dibuat oleh Dirut Pertamina tersebut ditanggapi oleh Prof. Kho Kian Hoo dengan menyatakan bahwa jumlah Fianl Lumpsum Fixed Price dari KONSORSIUM masih dapat turun menjadi sekitar US$ 1,820 s/d 1,830 Juta tetapi pendapat Prof. Kho Kian Hoo tersebut pada tanggal 10 Agustus 1989 ditanggapi oleh Dirut Pertamina dengan menyatakan bahwa Pertamina tetap pada Ownwe Estemate sebesar US$ 1,623.42 juta dan terdapat perbedaan yang cukup tinggi antara estimasi Pertamina dengan penawaran KONSORSIUM sebesar US$ 235,58 juta.

-    Bahwa pada waktu yang bersamaan yaitu tanggal 10 Agustus 1989 MENTAMBEN  berkirim surat kepada Dirut Pertamina yang isinya antara lain agar Pertamina dalam melakukan negosiasi dengan KONSORSIUM memperhatikan pendapat Prof. Kho Kian Hood an hasil negosiasi supaya dilaporkan kepada MENKO EKOIN dan WASBANG untuk mendapat persetujuan sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 1988.

-    Bahwa setelah Dirut Pertamina menerima surat MENTAMBEN, pada tanggal 1 September 1989 terdakwa melakukan negosiasi dengan KONSORSIUM dan dalam negosiasi tersebut terdakwa menyetujui penawaran KONSORSIUM sebesar US$ 1,823 juta yang selanjutnya pada tanggal 7 September 1989 nilai proyek EXOR-I balongan sebesar US$ 1,823 juta diminta persetujuan oleh Dirut Pertamina kepada MENKO EKOIN dan WASBANG (saksi Radius Prawiro).

-    Bahwa pada tanggal 6 Oktober 1989 MENKO EKOIN dan WASBANG telah memberikan persetujuan nilai proyek EXOR-I Balongan sebesar US$ 1,823 juta sebagaimana yang diajukan oleh Dirut pertamina tetapi pada waktu Engeneering Procurement Contruction (EPC) Agreement ditandatangani  pada tanggal 23 April 1990 nilai kontrak yang tercantum dalam EPC Agreement tersebut hanya sebesar US$ 1,813 juta karena mendapat discount dari KONSORSIUM sebesar US$ 10 juta

-    Bahwa akibat dari ditanda tanganinya EPC Agreement tersebut mengakibatkan keuangan Negara dalam hal ini Pertamina dirugikan sebesar US$ 189,58 juta yang dihitung dari selisih antara nilai kontrak sebesar US$ 1,813 Juta dikurangi dengan Owner Estimate Pertamina sebesar US$ 1,623.42 juta atau setidak-tidaknya sebesar US$ 94,774,880,98 yang merupakan selisih antara nilai Equitment dan Spare Part dalam Asset Record yang dibuat oleh KONSORSIUM

Pasal yang dilanggar :
Primair :
Pasal 1 ayat (1) sub b jo pasal 28 jo pasal 34 c Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1971 jo pasal 43 A Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  Subsidair : Pasal 1 ayat (1) sub a jo pasal 28 jo pasal 43 c Undang-Undang Nomor 3 tahun 1971 jo pasal 43 A Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


KERUGIAN NEGARA

US$ 189,58 juta,-


POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Bahwa terpidana tidak dapat dieksekusi badan sesuai Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 983 K/PID/2004/ tanggal 26 April 2006 karena terpidana melarikan diri.

STATUS
Terpidana tertangkap pada tanggal ', publish='1' where id='9'
updateNama: DR. Ir. H. TABRANI ISMAIL1Success
17412009-03-16 10:33:12118.97.55.98adminRI - Buronanupdate tb_buronan set nama='Andrian Kiki Ariawan', jnskelamin='Laki-laki', umur='62', alamat='Jl. Surya Mandala Kedoya Utara Jakarta Barat', description='IDENTITAS TERSANGKA/TERDAKWA/TERPIDANA
Nama lengkap    :    ANDRIAN KIKI ARIAWAN alias ADRIAN KIKI ARIAWAN
Tempat lahir        :    Jakarta
Umur/tanggal lahir    :    60 tahun / 28 April 1944
Jenis kelamin      :    Laki-laki
Kebangsaan/Kewarganegaraan    :    Indonesia
Tempat tinggal    :    Jl. Surya mandala II Blok T No. 19 Kedoya Utara Jakarta Barat
A g a m a    :    Kristen
Pekerjaan    :    Direktur Utama PT. Bank Surya, Tbk
Pendidikan    :    Sarjana Ekonomi

Ciri - ciri
-    Tinggi badan    :   
-    Warna kulit    :    
-    Bentuk muka    :    
-    Ciri khusus lainnya    :    

KASUS POSISI
Bahwa sekitar tahun 1989 s/d 1998 bertempat Kantor PT. Bank Surya di Jl. Thamrin Kav. 9 Jakarta Pusat, terpidana Bambang Sutrisno bersama terpidana Andrian Kiki Ariawan telah merugikan keuangan negara dengan cara memberikan persetujuan kredit kepada 166 perusahaan yang dibentuk oleh dan atau dibawah kendali Bambang Sutrisno yang tidak melakukan kegiatan operasional/paper company senilai Rp. 1,030 Miliar.
       
KERUGIAN NEGARA
kerugian negara sejmlah Rp. 1.963.897.431.978,17

POSISI PADA SAAT MELARIKAN DIRI
Terpidana disidangkan secara In Absentia, tidak dapat dieksekusi badan  berdasarkan  Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 71/Pid/2003/PT.DKI tanggal 2 Juni 2003 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melarikan diri.

INFO TERAKHIR
rn
    rn
  • Terpidana Andrian Kiki irawan telah ditangkap Petugas Kepolisian Australia.
  • rn
', publish='1' where id='1'
updateNama: Andrian Kiki Ariawan1Success
17402009-03-16 10:33:08203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='59', dateunitcontent='2009-03-11', title='Bidang Pembinaan', description='Jumlah mutasi :
rn
    rn
  • Mutasi Nasional masuk wilayah Kejati DIY : 15 pegawai
  • rn
  • Mutasi Nasional keluar wilayah Kejati DIY  : 15 pegawai
  • rn
  • Usul kenaikan pangkat diwilayah hukum Kejaksaan Tinggi   DIY Jogjakarta sebanyak  21 orang
  • rn
  • Penetapan angka kredit  Oktober 2007 s/d Nopember 2008 sebanyak 30 berkas telah selesai.
  • rn
  • Untuk meningkatkan mutu SDM Kejati DIY telah diikutkan sebanyak 158 pegawai baik jaksa maupun TU untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan antara lain diklat PPJ, Money Loundering, refresher cource bagi Kasi/Eselon IV
  • rn
rn
Tes Penjenjangan :

rn
    rn
  • Ujian Kenaikan pangkat penyesuaian ijazah lulus 16 0rang
  • rn
  • Ujian Dinas Tingkat I peserta 8 orang.
  • rn
rn
Rencana dan program kerja anggaran rutin tahun 2008, dengan rincian sebagai berikut :
rn
    rn
  1. Alokasi dana untuk program penyuluhan hukum pada Kejati DIY sebesar Rp.152.350.000,-
  2. rn
  3. Alokasi dana untuk program penegakan hukum dan HAM  Kejati DIY sebesar Rp.2.419.355.000,-
  4. rn
  5. Alokasi dana untuk program Peningkatan Kinerja Lembaga Peradilan Dan Lembaga Penegakan Hukum Lainnya. Sebesar Rp.8.545.873.000,-
  6. rn
  7. Alokasi dana untuk program Penerapan Pemerintahan sebesar Rp.11.290.646.000,-
  8. rn
rn
Wilayah Hukum Kejati DIY telah menerima 48 Satya Lencana Karya Satya.

Kejati DIY melalui APBN 2008 telah melaksanakan kegiatan sebagai berikut :
1. Pembangunan gedung kantor tahap II
2. Pembangunan rumah Negara/jabatan
3. Melaksanakan pengadaan peralatan kantor / Mebelair 1 paket.
4. Melaksanakan pengadaan peralatan kantor/Mesin 1 paket
', publish='1' where id='585'
updateTitle: Bidang Pembinaan1Success
17392009-03-16 10:32:40203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='59', dateunitcontent='2009-03-11', title='Bidang Intelijen', description='Pada tahun 2008, Kejati DIY telah melakukan penarikan Buku-buku yang dilarang beredar dalam operasi intelejen yustisial. Buku yang ditarik berjudul “TENGGELAMNYA RUMPUN MELANESIA” sejumlah  154 eksemplar.

', publish='1' where id='586'
updateTitle: Bidang Intelijen1Success
17382009-03-16 10:32:16203.142.76.11adminKejaksaan Tinggi - Kegiatanupdate tb_unitcontent set idunitsub='48', idkejati='59', dateunitcontent='2009-03-11', title='Bidang Pidana Khusus', description='Pada tahun 2008, bidang pidana khusus Kejati DIY menangani 58 perkara dan berhasil diselesaikan sebanyak 30 perkara atau 51,7 persen; menangani 30 penuntutan perkara dan berhasil diselesaikan 14 perkara atau 38,9 persen.', publish='1' where id='587'updateTitle: Bidang Pidana Khusus1Success
17372009-03-16 10:20:57203.142.76.11adminUnit Kejaksaan - Kejaksaan Tinggiupdate tb_unitsub set idunit='31', unitsub='D.I Yogyakarta', description='


Wilayah Yogyakarta memiliki luas 3.185,80 km2 dengan jumlah penduduk 4.3640.000 jiwa. Dengan kepadatan 13.687/km2, penduduknya tersebar di 4 kabupaten,  1 kodya/kota, 78 kecamatan, dan 440 kelurahan/desa. 

Kejaksaan Tinggi DIY di bawah pimpinan Ibnu Haryadi, SH membawahi 6 kejaksaan negeri yakni Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunung Kidul dan Wates. 

Jumlah pegawai di jajaran Kejaksaan Tinggi dan Negeri DIY adalah 544 terdiri dari 157 jaksa dan 387 bagian tata usaha, dengan perincian sebagai berikut. 

rnrnrnrnrnrnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
rn
No
rn
rn
KEJAKSAAN TINGGI/ NEGERI
rn
rn
Jaksa
rn
rn
TU
rn
rn
Jumlah
rn
rn
1
rn
rn
KEJATI DIY
rn
rn
73
rn
rn
123
rn
rn
196
rn
rn
2
rn
rn
KEJARI YOGYAKARTA
rn
rn
21
rn
rn
54
rn
rn
76
rn
rn
3
rn
rn
KEJARI WONOSARI
rn
rn
8
rn
rn
52
rn
rn
60
rn
rn
4
rn
rn
KEJARI WATES
rn
rn
13
rn
rn
38
rn
rn
51
rn
rn
5
rn
rn
KEJARI BANTUL
rn
rn
17
rn
rn
55
rn
rn
71
rn
rn
6
rn
rn
KEJARI SLEMAN
rn
rn
25
rn
rn
65
rn
rn
90
rn
rn
                         Jumlah
rn
rn
157
rn
rn
387
rn
rn
544
rn
rn











PEJABAT KEJATI DIY

rn
rnrn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn rn
Kepala Kejaksaan Tinggi IBNU HARYADI, SH
Wakil Kajati
 
Asisten Pembinaan  
 
Asisten Intelijen    
 
Asisten Pidana Umum 
Asisten Pidana Khusus 
Asisten Perdata dan TUN 
Asisten Pengawasan 
rn
rn



















ALAMAT KEJATI DIY
Jl. Sukonandi No. 4 Yogyakarta 55000
Telpon
Fax
www.kejati-diy.go.id

Nama dan alamat Kejaksaan Negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta :', url='', menu='- none -', position=11 where id='59'
updateUnit Sub: D.I Yogyakarta1Success
17362009-03-16 09:49:32202.159.19.69adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set position='0' where id='13'updateTitle: Selamat Datang, Position: Up #11Success
17352009-03-16 09:24:11118.97.55.98adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2009-01-16', title='Satgas "Anti" Terorisme dan Lintas Negara Dilantik', description='Jaksa Agung Hendarman Supandji secara resmi melantik Satuan Tugas Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara, Jumat (16/01) di Jakarta. Satgas yang berjumlah 22 orang ini dipimpin oleh P. Joko Subagyo, Jaksa Pengkaji pada Jampidum. Sementara Abdul Haris Ritonga, Jampidum, menjadi penanggung  jawab Satgas.

Pelantikan ini berdasarkan keputusan Jaksa Agung Nomor: kep-146/A/JA/11/2008 tentang Penetapan Susunan Organisasi dan Personil Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Perkara Tindak Pidana Terorisme dan Tindak Pidana Lintas Negara. Saat ini, ungkap Jaksa Agung, perkara tindak pidana terorisme yang telah ditangani oleh korpsnya telah berjumlah 36 perkara. Di atasnya ada tindak pidana traficcking, yakni sebanyak 85 perkara. Sisanya 2 perkara adalah pencucian uang (money laundering).

Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Abdul Haris Ritonga membantah sinyalemen yang menyebut bahwa satgas yang dibentuk ini dari negara asing. Menurut Jampidum, tim ini adalah perpanjangan dari tahun 2005 pimpinan Thomson Siagian, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) era Jaksa Agung Abdurahman Saleh. “Mengingat ada kejadian di Palembang, satgas ini dilanjutkan,” katanya seraya menyebut bahwa dana pembentukan satgas berasal dari sisa dana bantuan dari Amerika Serikat tahun 2005 sebesar AS$410 ribu..(K-1)' ,publish='1' where id='22'
updateTitle: Satgas "Anti" Terorisme dan Lintas Negara Dilantik1Success
17342009-03-16 09:21:07118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Struktur Organisasi', description='

rnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrnrn', publish='1' where id='8'
updateTitle: Struktur Organisasi1Success
17332009-03-16 09:19:59118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Tugas & Fungsi', description='

Kejaksaan Tinggi adalah Kejaksaan di Ibukota Propinsi dengan daerah hukum meliputi wilayah Propinsi yang bersangkutan. Kepala Kejaksaan Tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dan unsur pelaksana.

rn

TUGAS :

rn

Melaksanakan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan di daerah hukum Kejaksaan Tinggi yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa serta tugas-tugas lain yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

rn

FUNGSI :

rn
    rn
  1. Perumusan kebijaksanaan pelaksanaan dan kebijaksanaan teknis pemberian bimbingan dan pembinaan serta pemberian perijinan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;
  2. rn
  3. penyelengaraan dan pelaksanaan pembangunan prasarana dan sarana, pembinaan manajemen, administrasi, organisasi dan tatalaksanaan serta pengelolaan atas milik negara menjadi tanggung jawabnya;
  4. rn
  5. pelaksanaan penegakan hukum baik preventif maupun yang berintikan keadilan di bidang pidana;.
  6. rn
  7. pelaksanaan pemberian bantuan di bidang intelijen yustisial, dibidang ketertiban dan ketentraman umum, pemberian bantuan, pertimbangan, pelayanan dan penegaakan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara serta tindakan hukum dan tugas lain, untuk menjamin kepastian hukum, kewibawaanm pemerintah dan penyelamatan kekayaan negara, berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan Jaksa Agung;
  8. rn
  9. penempatan seorang tersangka atau terdakwa di rumah sakit atau tempat perawatan jiwa atau tempat lain yang layak berdasarkan penetapan Hakim karena tidak mampu berdiri sendiri atau disebabkan hal - hal yang dapat membahayakan orang lain, lingkungan atau dirinya sendiri;
  10. rn
  11. pemberian pertimbangan hukum kepada instansi pemerintah, penyusunan peraturan perundang-undangan serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat;
  12. rn
  13. koordinasi, pemberian bimbingan dan petunjuk teknis serta pengawasan, baik di dalam maupun dengan instansi terkait atas pelaksanaan tugas dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.
  14. rn
', publish='1' where id='7'
updateTitle: Tugas & Fungsi1Success
17322009-03-16 09:18:35118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Visi Misi', description='

Visi

rn

Terwujudkan kepastian hukum yang berintikan kebenaran dan keadilan yang dilandasi oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan didukung oleh aparatur yang profesional, memiliki integritas moral yang tangguh dan disiplin yang tinggi untuk turut menegakkan supremasi hukum dengan memperhatikan rasa keadilan yang tumbuh dan berkembang.

rn

Misi

rn
    rn
  • Mengamankan dan mempertahankan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa terhadap usaha-usaha yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  • rn
  • Mampu mewujudkan kepastian hukum, ketertiban hukum, keadilan dan kebenaran berdasarkan hukum serta mengindahkan norma-norma keagamaan, kesopanan dan kesusilaan serta wajib menggali nilai-nilai kemanusiaan, hukum dan keadilan yang hidup dalam masyarakat.
  • rn
  • Mampu terlibat sepenuhnya dalam proses pembangunan antara lain turut menciptakan kondisi dan prasarana yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
  • rn
  • Menjaga dan menegakkan kewibawaan pemerintah dan negara.
  • rn
  • Melindungi kepentingan rakyat melalui penegakkan hukum.
  • rn
', publish='1' where id='6'
updateTitle: Visi Misi1Success
17312009-03-16 09:06:41118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Sejarah', description='

Sebelum Reformasi

rn

Istilah Kejaksaan sebenarnya sudah ada sejak lama di Indonesia. Pada zaman kerajaan Hindu-Jawa di Jawa Timur, yaitu pada masa Kerajaan Majapahit, istilah dhyaksa, adhyaksa, dan dharmadhyaksa sudah mengacu kepada posisi dan jabatan tertentu di kerajaan. Istilah-istilah ini berasal dari bahasa kuno, yakni dari kata-kata yang sama dalam Bahasa Sanksekerta.

rn

Seorang peneliti Belanda, W.F. Stutterheim mengatakan bahwa dhyaksa adalah pejabat negara di zaman Majapahit, di saat Prabu Hayam Wuruk tengah berkuasa (1350-1389). Dhyaksa adalah hakim yang diberi tugas untuk menangani masalah-masalah peradilan pengadilan. Para dhyaksa ini dipimpin oleh seorang adhyaksa, yakni hakim tertinggi yang memimpin dan mengawasi para dhyaksa tadi.

rn

Kesimpulan ini didukung peneliti lainnya yakni H.H. Juynboll, yang mengatakan bahwa adhyaksa adalah pengawas (opzichter) atau hakim tertinggi (oppenrrechter). Krom dan Van Vollenhoven, juga seorang peneliti Belanda menambahkan bahwa patih terkenal dari Majapahit yakni Gajah Mada, adalah sebagai seorang adhyaksa.

rn

Pada masa pendudukan Belanda, badan yang ada relevansinya dengan Jaksa dan Kejaksaan antara lain adalah Openbaar Ministerie. Lembaga ini yang menitahkan pegawai-pegawainya berperan sebagai Magistraat dan Officier van Justitie di dalam sidang-sidang Landraad (Pengadilan Negeri), Jurisdictie Geschillen (Pengadilan Justisi ) dan Hooggerechtshof (Mahkamah Agung ) dibawah perintah langsung dari Residen/Asisten Residen.

rn

Pada prakteknya, kedua fungsi tersebut lebih cenderung sebagai perpanjangan tangan Belanda belaka, dengan tugas pokok antara lain:

rn
    rn
  1. Mempertahankan segala peraturan Negara
  2. rn
  3. Melakukan penuntutan segala tindak pidana
  4. rn
  5. Melaksanakan putusan pengadilan pidana yang berwenang
  6. rn
rn

Peran sebagai alat penguasa itu akan sangat kentara khususnya dalam menerapkan delik-delik yang berkaitan dengan hatzaai artikelen yang terdapat dalam Wetboek van Strafrecht (Wvs). Peranan Kejaksaan sebagai satu-satunya lembaga penuntut secara resmi difungsikan pertama kali oleh Undang-Undang pemerintah zaman pendudukan tentara Jepang No. 1/1942, yang kemudian diganti oleh Osamu Seirei No.3/1942, No.2/1944 dan No.49/1944. Eksistensi kejaksaan itu berada pada semua jenjang pengadilan, yakni sejak Saikoo Hoooin (pengadilan agung), Koootooo Hooin (pengadilan tinggi) dan Tihooo Hooin (pengadilan negeri).

rn

Pada masa itu, secara resmi digariskan bahwa Kejaksaan memiliki kekuasaan untuk:

rn
    rn
  1. Mencari (menyidik) kejahatan dan pelanggaran
  2. rn
  3. Menuntut Perkara
  4. rn
  5. Menjalankan putusan pengadilan dalam perkara kriminal.
  6. rn
  7. Mengurus pekerjaan lain-lain yang wajib dilakukan menurut hukum.
  8. rn
rn

Begitu Indonesia merdeka, fungsi seperti itu tetap dipertahankan dalam Negara RI. Hal itu ditegaskan dalam Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 yang diperjelas oleh Peraturan Pemerintah (PP) No. 2 Tahun 1945. Isinya mengamanatkan bahwa sebelum Negara RI membentuk badan-badan dan peraturan negaranya sendiri sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Dasar, maka segala badan dan peraturan yang ada masih langsung berlaku.

rn

Karena itulah, secara yuridis formal, Kejaksaan RI telah ada sejak kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, yakni tanggal 17 Agustus 1945. Dua hari setelahnya, yakni tanggal 19 Agustus 1945, dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) diputuskan kedudukan Kejaksaan dalam struktur Negara Republik Indonesia, yakni dalam lingkungan Departemen Kehakiman.

rn

Kondisi Kejaksaan RI saat ini adalah hasil perkembangan dan dinamika yang berlangsung terus menerus dan telah melewati berbagai kurun waktu dan sistem pemerintahan. Sejak awal eksistensinya, hingga kini Kejaksaan Republik Indonesia telah mengalami 22 periode kepemimpinan Jaksa Agung. Seiring dengan perjalanan sejarah ketatanegaraan Indonesia, kedudukan pimpinan, organisasi, serta tata cara kerja Kejaksaan RI juga juga mengalami berbagai perubahan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta bentuk negara dan sistem pemerintahan.

rn

Menyangkut Undang-Undang tentang Kejaksaan, perubahan mendasar pertama berawal tanggal 30 Juni 1961, saat pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 15 tahun 1961 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kejaksaan RI. Undang-Undang ini menegaskan Kejaksaan sebagai alat negara penegak hukum yang bertugas sebagai penuntut umum (pasal 1), penyelenggaraan tugas departemen Kejaksaan dilakukan Menteri/Jaksa Agung (Pasal 5) dan susunan organisasi yang diatur oleh Keputusan Presiden. Terkait kedudukan, tugas dan wewenang Kejaksaan dalam rangka sebagai alat revolusi dan penempatan kejaksaan dalam struktur organisasi departemen, disahkan Undang-Undang Nomor 16 tahun 1961 tentang Pembentukan Kejaksaan Tinggi.

rn

Pada masa Orde Baru ada perkembangan baru menyangkut Kejaksaan RI, yakni adanya perubahan Undang-Undang dari Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1961, pada tahun 1991 dirubah dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Pada masa ini susunan organisasi serta tata cara institusi Kejaksaan juga menalami perubahan mendasar dengan adanya Keputusan Presiden No. 55 tahun 1991 tertanggal 20 November 1991.

rn

Masa Reformasi

rn

Masa Reformasi hadir ditengah gencarnya berbagai sorotan terhadap pemerintah Indonesia serta lembaga penegak hukum yang ada, khususnya dalam penanganan Tindak Pidana Korupsi. Karena itulah, memasuki masa reformasi Undang-undang tentang Kejaksaan juga mengalami perubahan, yakni dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 untuk menggantikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991. Kehadiran UU ini disambut gembira banyak pihak lantaran dianggap sebagai peneguhan eksistensi Kejaksaan yang merdeka dan bebas dari pengaruh kekuasaan pemerintah, maupun pihak lainnya.

rn

Dalam Undang-Undang No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, Pasal 2 ayat (1) ditegaskan bahwa “Kejaksaan RI adalah lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara dalam bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang”. Kejaksaan sebagai pengendali proses perkara (Dominus Litis), mempunyai kedudukan sentral dalam penegakan hukum, karena hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke Pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana. Disamping sebagai penyandang Dominus Litis, Kejaksaan juga merupakan satu-satunya instansi pelaksana putusan pidana (executive ambtenaar). Karena itulah, Undang-Undang Kejaksaan yang baru ini dipandang lebih kuat dalam lebih menetapkan kedudukan dan peran Kejaksaan RI sebagai lembaga negara pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan.

rn

Pelaksanaan kekuasaan negara dalam UU tersebut harus dilaksanakan secara merdeka. Penegasan ini tertuang dalam Pasal 2 ayat (2) UU No. 16 Tahun 2004, bahwa Kejaksaan adalah lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan secara merdeka dalam arti bahwa dalam melaksanakan fungsi, tugas dan wewenangnya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan pengaruh kekuasaan lainnya. Ketentuan ini bertujuan melindungi profesi Jaksa dalam melaksanakan tugas profesionalnya.

rn

UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI telah mengatur tugas dan wewenang Kejaksaan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 30, yaitu :

rn

(1) Di bidang pidana, Kejaksaan mempunyai tugas dan wewenang:

rn
    rn
  1. Melakukan penuntutan;
  2. rn
  3. Melaksanakan penetapan hakin dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
  4. rn
  5. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan bersyarat;
  6. rn
  7. Melaksanakan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-undang;
  8. rn
  9. Melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik.
  10. rn
rn

(2) Di bidang perdata dan tata usaha negara, kejaksaan dengan kuasa khusus dapat bertindak di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama Negara atau pemerintah

rn

(3) Dalam bidang ketertiban dan ketentraman umum, Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan:

rn
    rn
  1. Peningkatan kesadaran hukum masyarakat;
  2. rn
  3. Pengamanan kebijakan penegakan hukum;
  4. rn
  5. Pengamanan peredaran barang cetakan;
  6. rn
  7. Pengawasan aliran kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan Negara;
  8. rn
  9. Pencegahan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama;
  10. rn
  11. Penelitian dan pengembangan hukum statistik kriminal.
  12. rn
rn

Selain itu, Pasal 31 UU No. 16 Tahun 2004 menegaskan bahwa Kejaksaan dapat meminta kepada hakim untuk menetapkan seorang terdakwa di rumah sakit atau tempat perawatan jiwa, atau tempat lain yang layak karena bersangkutan tidak mampu berdiri sendiri atau disebabkan oleh hal-hal yang dapat membahyakan orang lain, lingkungan atau dirinya sendiri. Pasal 32 Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 tersebut menetapkan bahwa di samping tugas dan wewenang tersebut dalam undang-undang ini, Kejaksaan dapat diserahi tugas dan wewenang lain berdasarkan undang-undang. Selanjutnya Pasal 33 mengatur bahwa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, Kejaksaan membina hubungan kerjasama dengan badan penegak hukum dan keadilan serta badan negara atau instansi lainnya. Kemudian Pasal 34 menetapkan bahwa Kejaksaan dapat memberikan pertimbangan dalam bidang hukum kepada instalasi pemerintah lainnya.

rn

Pada masa reformasi pula Kejaksaan mendapat bantuan dengan hadirnya berbagai lembaga baru untuk berbagi peran dan tanggungjawab. Kehadiran lembaga-lembaga baru dengan tanggungjawab yang spesifik ini mestinya dipandang positif sebagai mitra Kejaksaan dalam memerangi korupsi. Sebelumnya, upaya penegakan hukum yang dilakukan terhadap tindak pidana korupsi sering mengalami kendala. Hal itu tidak saja dialami oleh Kejaksaan, namun juga oleh Kepolisian RI serta badan-badan lainnya. Kendala tersebut antara lain:

rn
    rn
  1. Modus operandi yang tergolong canggih
  2. rn
  3. Pelaku mendapat perlindungan dari korps, atasan, atau teman-temannya
  4. rn
  5. Objeknya rumit (compilicated), misalnya karena berkaitan dengan berbagai peraturan
  6. rn
  7. Sulitnya menghimpun berbagai bukti permulaan
  8. rn
  9. Manajemen sumber daya manusia
  10. rn
  11. Perbedaan persepsi dan interprestasi (di kalangan lembaga penegak hokum yang ada)
  12. rn
  13. Sarana dan prasarana yang belum memadai
  14. rn
  15. Teror psikis dan fisik, ancaman, pemberitaan negatif, bahkan penculikan serta pembakaran rumah penegak hukum
  16. rn
rn

Upaya pemberantasan korupsi sudah dilakukan sejak dulu dengan pembentukan berbagai lembaga. Kendati begitu, pemerintah tetap mendapat sorotan dari waktu ke waktu sejak rezim Orde Lama. Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang lama yaitu UU No. 31 Tahun 1971 dianggap kurang bergigi sehingga diganti dengan UU No. 31 Tahun 1999. Dalam UU ini diatur pembuktian terbalik bagi pelaku korupsi dan juga pemberlakuan sanksi yang lebih berat, bahkan hukuman mati bagi koruptor. Belakangan UU ini juga dipandang lemah dan menyebabkan lolosnya para koruptor. Misalnya tidak adanya Aturan Peralihan dalam UU tersebut. Polemik tentang kewenangan Jaksa dan Polisi dalam melakukan penyidikan kasus korupsi juga tidak bisa diselesaikan oleh UU ini.

rn

Akhirnya, UU No. 30 Tahun 2002 dalam penjelasannya secara tegas menyatakan bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dilakukan secara konvensional selama ini terbukti mengalami berbagai hambatan. Untuk itu, diperlukan metode penegakan hokum luar biasa melalui pembentukan sebuah "badan Negara" yang mempunyai kewenangan luas, independen, serta bebas dari kekuasaan manapun dalam melakukan pemberantasan korupsi, mengingat korupsi sudah dikategorikan sebagai extraordinary crime .

rn

Karena itu, UU No. 30 Tahun 2002 mengamanatkan pembentukan pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang bertugas dan berwenang memeriksa dan memutus tindak pidana korupsi. Sementara untuk penuntutannya diajukan oleh Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) yang terdiri dari Ketua dan 4 Wakil Ketua yang masing-masing membawahi empat bidang, yakni Pencegahan, Penindakan, Informasi dan Data, Pengawasan internal dan Pengaduan masyarakat.

rn

Dari ke empat bidang itu, bidang penindakan bertugas melakukan penyidikan dan penuntutan. Tenaga penyidiknya diambil dari Kepolisian dan Kejaksaan RI. Sementara khusus untuk penuntutan, tenaga yang diambil adalah pejabat fungsional Kejaksaan. Hadirnya KPK menandai perubahan fundamental dalam hukum acara pidana, antara lain di bidang penyidikan. 

', publish='1' where id='3'
updateTitle: Sejarah1Success
17302009-03-16 08:35:59118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Pengertian Kejaksaan', description='

Kejaksaan RI adalah lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara khususnya dibidang penuntutan, dan sebagai badan yang berwenang dalam penegakan hukum dan keadilan. Kejaksaan dipimpin oleh Jaksa Agung yang dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, dan Kejaksaan Negeri merupakan kekuasaan negara khususnya dibidang penuntutan, dimana semuanya merupakan satu kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan.

rn

Mengacu pada Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 yang menggantikan UU No. 15 Tahun 1991 tentang Kejaksaan RI, Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum dituntut untuk lebih berperan dalam menegakkan supremasi hukum, perlindungan kepentingan umum, penegakan hak asasi manusia, serta pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Di dalam UU Kejaksaan yang baru ini, Kejaksaan RI sebagai lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan harus melaksanakan fungsi, tugas, dan wewenangnya secara merdeka, terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan pengaruh kekuasaan lainnya (Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004).

rn

Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, Kejaksaan dipimpin oleh Jaksa Agung yang membawahi enam Jaksa Agung Muda serta 31 Kepala Kejaksaan Tinggi pada tiap provinsi. UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia juga mengisyaratkan bahwa lembaga Kejaksaan berada pada posisi sentral dengan peran strategis dalam pemantapan ketahanan bangsa. Karena Kejaksaan berada di poros dan menjadi filter antara proses penyidikan dan proses pemeriksaan di persidangan, serta juga sebagai pelaksana penetapan dan keputusan pengadilan. Sehingga Lembaga Kejaksaan adalah pengendali proses perkara (Dominus Litis), karena hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke Pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana.

rn

Perlu ditambahkan, Kejaksaan juga merupakan satu-satunya instansi pelaksana putusan pidana (executive ambtenaar). Selain berperan dalam perkara pidana, Kejaksaan juga memiliki peran lain dalam Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, yaitu dapat mewakili Pemerintah dalam Perkara Perdata dan Tata Usaha Negara sebagai Jaksa Pengacara Negara. Jaksa sebagai pelaksana kewenangan tersebut diberi wewenang sebagai Penuntut Umum serta melaksanakan putusan pengadilan, dan wewenang lain berdasarkan Undang-Undang.

', publish='1' where id='1'
updateTitle: Pengertian Kejaksaan1Success
17292009-03-16 08:31:56118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-03-11', title='Selamat Datang', description='

Menyadari sepenuhnya akan tuntutan masyarakat atas pelayanan  dan penegakan hukum dalam era reformasi, maka Kejaksaan Republik Indonesia telah menetapkan visi yaitu:  Mewujudkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang melaksanakan tugasnya secara independen, dengan menjunjung tinggi HAM dalam negara hukum berdasarkan Pancasila.

rn

Melalui Website ini, Kejaksaan Agung RI akan terus menyajikan informasi dan data yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan hukum yang tengah diupayakan segenap jajaran Kejaksaan di Indonesia. Masyarakat dapat mengakses data kejaksaan, sejak dari sejarah kejaksaan, dasar hukum dan Undang-undang, kinerja Kejaksaan, berita-berita  terbaru  tentang Kejaksaan serta info perkara.

rn

Upaya penegakan hukum adalah upaya bersama, dan merupakan hak serta kewajiban segenap warganegara. Karena itu, Website ini juga menyediakan ruang bagi siapa saja yang ingin berpastisipasi langsung dengan memberikan masukan baik pengaduan maupun saran-saran untuk perbaikan Kejaksaan di seluruh Indonesia.
Kami mengharapkan, kehadiran Website ini dapat menjadi sarana untuk menggalang kerjasama dan membangun komunikasi yang positif untuk pencapaian tujuan pembangunan Kejaksaan yang tengah diupayakan segenap jajaran Kejaksaan di seluruh Indonesia.

rn

 

', publish='1' where id='13'
updateTitle: Selamat Datang1Success
17282009-03-16 08:29:10118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Sambutan Jaksa Agung', description='

Assalammualaikum Wr. Wb

rn

Saya, Hendarman Supandji, mengucapkan selamat datang di Website Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

rn

Saya menyambut baik keberadaan serta upaya pembenahan Website ini. Hal itu tidak saja dalam rangka menjadikan Kejaksaan menjadi lembaga yang lebih informatif dan fungsional, melainkan juga untuk mewujudkan peran Kejaksaan yang lebih tegas, bersih, serta transparan, dalam menjalankan fungsinya.

rn

Sesuai dengan perkembangan dan kemajuan zaman, Kejaksaan Republik Indonesia selaku salah satu lembaga tinggi negara, harus mampu melaksanakan pembaharuan dalam berbagai bidang kehidupan, guna membentuk jati dirinya sebagai “institusi negara”, bukan institusi penguasa.

rn

Hal ini terkait dengan amanat UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 yang telah menempatkan posisi dan fungsi Kejaksaan dengan karakteristik tersendiri, yakni: "kekuasaan Negara di bidang penuntutan harus bebas dari pengaruh pihak manapun" (Menimbang, butir C)

rn

Oleh karena itu, keberadaan Website Kejaksaan Republik Indonesia, informasi serta data yang tersaji di dalamnya saya harapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi kejaksaan, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

rn

Jakarta, Februari 2009

rn

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

rn

HENDARMAN SUPANDJI

', publish='1' where id='2'
updateTitle: Sambutan Jaksa Agung1Success
17272009-03-16 08:24:37118.97.55.98adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set position='1' where id='13'updateTitle: Selamat Datang, Position: Down #21Success
17262009-03-16 01:49:51202.69.107.198adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Pengertian Kejaksaan', description='

Kejaksaan RI adalah lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara khususnya dibidang penuntutan, dan sebagai badan yang berwenang dalam penegakan hukum dan keadilan. Kejaksaan dipimpin oleh Jaksa Agung yang dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, dan Kejaksaan Negeri merupakan kekuasaan negara khususnya dibidang penuntutan, dimana semuanya merupakan satu kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan.

rn

Mengacu pada Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 yang menggantikan UU No. 15 Tahun 1991 tentang Kejaksaan RI, Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum dituntut untuk lebih berperan dalam menegakkan supremasi hukum, perlindungan kepentingan umum, penegakan hak asasi manusia, serta pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Di dalam UU Kejaksaan yang baru ini, Kejaksaan RI sebagai lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan harus melaksanakan fungsi, tugas, dan wewenangnya secara merdeka, terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan pengaruh kekuasaan lainnya (Pasal 2 ayat 2).

rn

Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, Kejaksaan dipimpin oleh Jaksa Agung yang membawahi enam Jaksa Agung Muda serta 31 Kepala Kejaksaan Tinggi pada tiap provinsi. UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia juga mengisyaratkan bahwa lembaga Kejaksaan berada pada posisi sentral dengan peran strategis dalam pemantapan ketahanan bangsa. Soalnya, Kejaksaan berada di poros dan menjadi filter antara proses penyidikan dan proses pemeriksaan di persidangan, serta juga sebagai pelaksana penetapan dan keputusan pengadilan. Pendeknya, Kejaksaan adalah pengendali proses perkara (Dominus Litis), karena hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke Pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana.

rn

Perlu ditambahkan, Kejaksaan juga merupakan satu-satunya instansi pelaksana putusan pidana (executive ambtenaar). Selain berperan dalam perkara pidana, Kejaksaan juga memiliki peran lain dalam hukum perdata dan Tata Usaha Negara, yaitu dapat mewakili pemerintah dalam perkara perdata dan Tata Usaha Negara. Jaksa sebagai pelaksana kewenangan tersebut diberi wewenang sebagai penuntut umum serta melaksanakan putusan pengadilan, dan wewenang lain berdasarkan Undang-Undang.

', publish='1' where id='1'
updateTitle: Pengertian Kejaksaan1Success
17252009-03-16 01:48:05202.69.107.198adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Sejarah', description='

Sebelum Reformasi

rn

Istilah Kejaksaan sebenarnya sudah ada sejak lama di Indonesia. Pada zaman kerajaan Hindu-Jawa di Jawa Timur, yaitu pada masa kerajaan Majapahit, istilah dhyaksa, adhyaksa, dan dharmadhyaksa sudah mengacu kepada posisi dan jabatan tertentu di kerajaan. Istilah-istilah ini berasal dari bahasa kuno, yakni dari kata-kata yang sama dalam Bahasa Sangsekerta.

rn

Seorang peneliti Belanda, W.F. Stutterheim mengatakan bahwa dhyaksa adalah pejabat negara di zaman Majapahit, di saat Prabu Hayam Wuruk tengah berkuasa (1350-1389). Dhyaksa adalah hakim yang diberi tugas untuk menangani masalah-masalah peradilan pengadilan. Para dhyaksa ini dipimpin oleh seorang adhyaksa, yakni hakim tertinggi yang memimpin dan mengawasi para dhyaksa tadi.

rn

Kesimpulan ini didukung peneliti lainnya yakni H.H. Juynboll, yang mengatakan bahwa adhyaksa adalah pengawas (opzichter) atau hakim tertinggi (oppenrrechter). Krom dan Van Vollenhoven, juga seorang peneliti Belanda menambahkan bahwa patih terkenal dari Majapahit yakni Gajah Mada, adalah sebagai seorang adhyaksa.

rn

Pada masa pendudukan Belanda, badan yang ada relevansinya dengan Jaksa dan Kejaksaan antara lain adalah Openbaar Ministerie. Lembaga ini yang menitahkan pegawai-pegawainya berperan sebagai Magistraat dan Officier van Justitie di dalam sidang-sidang Landraad (Pengadilan Negeri), Jurisdictie Geschillen (Pengadilan Justisi ) dan Hooggerechtshof (Mahkamah Agung ) dibawah perintah langsung dari residen/sisten residen.

rn

Pada prakteknya, kedua fungsi tersebut lebih cenderung sebagai perpanjangan tangan Belanda belaka, dengan tugas pokok antara lain:

rn
    rn
  1. Mempertahankan segara peraturan Negara
  2. rn
  3. Melakukan penuntutan segala tindak pidana
  4. rn
  5. Melaksanakan putusan pengadilan pidana yang berwenang
  6. rn
rn

Peran sebagai alat penguasa itu akan sangat kentara khususnya dalam menerapkan delik-delik yang berkaitan dengan hatzaai artikelen yang terdapat dalam Wetboek van Strafrecht (Wvs). Peranan kejaksaan sebagai satu-satunya lembaga penuntut secara resmi difungsikan pertamakali oleh Undang-Undang pemerintah zaman pendudukan tentara Jepang No. 1/1942, yang kemudian diganti oleh Osamu Seirei No.3/1942, No.2/1944 dan No.49/1944. Eksistensi kejaksaan itu berada pada semua jenjang pengadilan, yakni sejak Saikoo Hoooin (pengadilan agung), Koootooo Hooin (pengadilan tinggi) dan Tihooo Hooin (pengadilan negeri).

rn

Pada masa itu, secara resmi digariskan bahwa Kejaksaan memiliki kekuasaan untuk:

rn
    rn
  1. Mencari (menyidik) kejahatan dan pelanggaran
  2. rn
  3. Menuntut Perkara
  4. rn
  5. Menjalankan putusan pengadilan dalam perkara kriminal.
  6. rn
  7. Mengurus pekerjaan lain-lain yang wajib dilakukan menurut hukum.
  8. rn
rn

Begitu Indonesia merdeka, fungsi seperti itu tetap dipertahankan dalam Negara RI. Hal itu ditegaskan dalam pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 yang diperjelas oleh Peraturan Pemerintah (PP) No. 2 Tahun 1945. Isinya mengamanatkan bahwa sebelum Negara RI membentuk badan-badan dan peraturan negaranya sendiri sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Dasar, maka segala badan dan peraturan yang ada masih langsung berlaku.

rn

Karena itulah, secara yuridis formal, Kejaksaan RI telah ada sejak kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, yakni tanggal 17 Agustus 1945. Dua hari setelahnya, yakni tanggal 19 Agustus 1945, dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) diputuskan kedudukan Kejaksaan dalam struktur Negara Republik Indonesia, yakni dalam lingkungan Departemen Kehakiman.

rn

Kondisi Kejaksaan RI saat ini adalah hasil perkembangan dan dinamika yang berlangsung terus menerus dan telah melewati berbagai kurun waktu dan sistem pemerintahan. Sejak awal eksistensinya, hingga kini Kejaksaan Agung telah mengalami 22 periode kepemimpinan Jaksa Agung. Seiring dengan perjalanan sejarah ketatanegaraan Indonesia, kedudukan pimpinan, organisasi, serta tata cara kerja Kejaksaan RI juga juga mengalami berbagai perubahan yang disesuai kan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta bentuk negara dan sistem pemerintahan.

rn

Menyangkut Undang-Undang tentang Kejaksaan, perubahan mendasar pertama berawal tanggal 30 Juni 1961, saat pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 15 tahun 1961 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kejaksaan RI. Undang-Undang ini menegaskan Kejaksaan sebagai alat negara penegak hukum yang bertugas sebagai penuntut umum (pasal 1), penyelenggaraan tugas departemen Kejaksaan dilakukan Menteri/Jaksa Agung (Pasal 5) dan susunan organisasi yang diatur oleh Keputusan Presiden. Terkait kedudukan, tugas dan wewenang Kejaksaan dalam rangka sebagai alat revolusi dan penempatan kejaksaan dalam struktur organisasi departemen, disahkan Undang-Undang Nomor 16 tahun 1961 tentang Pembentukan Kejaksaan Tinggi.

rn

Pada masa Orde Baru ada perkembangan baru menyangkut Kejaksaan RI, yakni adanya perubahan Undang-Undang dari Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1961, pada tahun 1991 dirubah dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Pada masa ini susunan organisasi serta tata cara institusi Kejaksaan juga menalami perubahan mendasar dengan adanya Keputusan Presiden No. 55 tahun 1991 tertanggal 20 November 1991.

rn

Masa Reformasi

rn

Masa Reformasi hadir ditengah gencarnya berbagai sorotan terhadap pemerintah Indonesia serta lembaga penegakan hukum yang ada, khususnya dalam penanganan Tindak Pidana Korupsi. Karena itulah, memasuki masa reformasi Undang-undang tentang Kejaksaan juga mengalami perubahan, yakni dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 untuk menggantikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991. Kehadiran UU ini disambut gembira banyak pihak lantaran dianggap sebagai peneguhan eksistensi Kejaksaan yang merdeka dan bebas dari pengaruh kekuasaan pemerintah, maupun pihak lainnya.

rn

Dalam Undang-Undang No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, Pasal 2 ayat (1) ditegaskan bahwa “Kejaksaan RI adalah lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara dalam bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang”. Kejaksaan sebagai pengendali proses perkara (Dominus Litis), mempunyai kedudukan sentral dalam penegakan hukum, karena hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke Pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana. Disamping sebagai penyandang Dominus Litis, Kejaksaan juga merupakan satu-satunya instansi pelaksana putusan pidana (executive ambtenaar). Karena itulah, Undang-Undang Kejaksaan yang baru ini dipandang lebih kuat dalam lebih menetapkan kedudukan dan peran Kejaksaan RI sebagai lembaga negara pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan.

rn

Pelaksanaan kekuasaan negara dalam UU tersebut harus dilaksanakan secara merdeka. Penegasan ini tertuang dalam Pasal 2 ayat (2) UU No. 16 Tahun 2004, bahwa Kejaksaan adalah lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan secara merdeka dalam arti bahwa dalam melaksanakan fungsi, tugas dan wewenangnya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan pengaruh kekuasaan lainnya. Ketentuan ini bertujuan melindungi profesi Jaksa dalam melaksanakan tugas profesionalnya.

rn

UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI telah mengatur tugas dan wewenang Kejaksaan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 30, yaitu :

rn

(1) Di bidang pidana, Kejaksaan mempunyai tugas dan wewenang:

rn
    rn
  1. Melakukan penuntutan; b. Melaksanakan penetapan hakin dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
  2. rn
  3. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan bersyarat;
  4. rn
  5. Melaksanakan penyelidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-undang;
  6. rn
  7. Melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik.
  8. rn
rn

(2) Di bidang perdata dan tata usaha negara, kejaksaan dengan kuasa khusus dapat bertindak di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama Negara atau pemerintah

rn

(3) Dalam bidang ketertiban dan ketentraman umum, Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan:

rn
    rn
  1. Peningkatan kesadaran hukum masyarakat;
  2. rn
  3. Pengamanan kebijakan penegakan hukum;
  4. rn
  5. Pengamanan peredaran barang cetakan;
  6. rn
  7. Pengawasan aliran kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan Negara;
  8. rn
  9. Pencegahan peyalahgunaan dan/atau penodaan agama;
  10. rn
  11. Penelitian dan pengembangan hukum statistik criminal.
  12. rn
rn

Selain itu, Pasal 31 UU No. 16 Tahun 2004 menegaskan bahwa Kejaksaan dapat meminta kepada hakim untuk menetapkan seorang terdakwa di rumah sakit atau tempat perawatan jiwa, atau tempat lain yang layak karena bersangkutan tidak mampu berdiri sendiri atau disebabkan oleh hal-hal yang dapat membahyakan orang lain, lingkungan atau dirinya sendiri. Pasal 32 Undang-undang No. 16 Tahun 2004 tersebut menetapkan bahwa di samping tugas dan wewenang tersebut dalam undang-undang ini, Kejaksaan dapat diserahi tugas dan wewenang lain berdasarkan undang-undang. Selanjutnya Pasal 33 mengatur bahwa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, Kejaksaan membina hubungan kerjasama dengan badan penegak hukum dan keadilan serta badan negara atau instansi lainnya. Kemudian Pasal 34 menetapkan bahwa Kejaksaan dapat memberikan pertimbangan dalam bidang hukum kepada instalasi pemerintah lainnya.

rn

Pada masa reformasi pula Kejaksaan mendapat bantuan dengan hadirnya berbagai lembaga baru untuk berbagi peran dan tanggungjawab. Kehadiran lembaga-lembaga baru dengan tanggungjawab yang spesifik ini mestinya dipandang positif sebagai mitra kejaksaan dalam memerangi korupsi. Sebelumnya, upaya penegakan hukum yang dilakukan terhadap tindak pidana korupsi sering mengalami kendala. Hal itu tidak saja dialami oleh Kejaksaan, namun juga oleh Kepolisian RI serta badan-badan lainnya. Kendala tersebut antara lain:

rn
    rn
  1. Modus operandi yang tergolong canggih
  2. rn
  3. Pelaku mendapat perlindungan dari korps, atasan, atau teman-temannya
  4. rn
  5. Objeknya rumit (compilicated), misalnya karena berkaitan dengan berbagai peraturan
  6. rn
  7. Sulitnya menghimpun berbagai bukti permulaan
  8. rn
  9. Manajemen sumber daya manusia
  10. rn
  11. Perbedaan persepsi dan interprestasi (di kalangan lembaga penegak hokum yang ada)
  12. rn
  13. Sarana dan prasarana yang belum memadai
  14. rn
  15. Teror psikis dan fisik, ancaman, pemberitaan negatif, bahkan penculikan serta pembakaran rumah penegak hukum
  16. rn
rn

Upaya pemberantasan korupsi sudah dilakukan sejak dulu dengan pembentukan berbagai lembaga. Kendati begitu, pemerintah tetap mendapat sorotan dari waktu ke waktu sejak rezim Orde Lama. Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang lama yaitu UU No. 31 Tahun 1971 dianggap kurang bergigi sehingga diganti dengan UU No. 31 Tahun 1999. Dalam UU ini diatur pembuktian terbalik bagi pelaku korupsi dan juga pemberlakuan sanksi yang lebih berat, bahkan hukuman mati bagi koruptor. Belakangan UU ini juga dipandang lemah dan menyebabkan lolosnya para koruptor. Misalnya tidak adanya Aturan Peralihan dalam UU tersebut. Polemik tentang kewenangan Jaksa dan Polisi dalam melakukan penyidikan kasus korupsi juga tidak bisa diselesaikan oleh UU ini.

rn

Akhirnya, UU No. 30 Tahun 2002 dalam penjelasannya secara tegas menyatakan bahwa penegakan hokum dan pemberantasan korupsi yang dilakukan secara konvensional selama ini terbukti mengalami berbagai hambatan. Untuk itu, diperlukan metode penegakan hokum luar biasa melalui pembentukan sebuah "badan Negara" yang mempunyai kewenangan luas, independen, serta bebas dari kekuasaan manapun dalam melakukan pemberantasan korupsi, mengingat korupsi sudah dikategorikan sebagai extraordinary crime .

rn

Karena itu, UU No. 30 Tahun 2002 mengamanatkan pembentukan pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang bertugas dan berwenang memeriksa dan memutus tindak pidana korupsi. Sementara untuk penuntutannya diajukan oleh Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) yang terdiri dari Ketua dan 4 Wakil Ketua yang masing-masing membawahi empat bidang, yakni Pencegahan, Penindakan, Informasi dan Data, Pengawasan internal dan Pengaduan masyarakat.

rn

Dari ke empat bidang itu, bidang penindakan bertugas melakukan penyidikan dan penuntutan. Tenaga penyidiknya diambil dari Kepolisian dan Kejaksaan RI. Sementara khusus untuk penuntutan, tenaga yang diambil adalah pejabat fungsional Kejaksaan. Hadirnya KPK menandai perubahan fundamental dalam hokum acara pidana, antara lain di bidang penyidikan. Kewenangan penyidikan yang selama ini diemban Kejaksaan telah dialihkan sepenuhnya kepada Kepolisian RI, kecuali pada Tindak Pidana tertentu yang diatur oleh KUHAP.

', publish='1' where id='3'
updateTitle: Sejarah1Success
17242009-03-16 00:41:51202.69.107.198adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-02-06', title='Sambutan Jaksa Agung', description='

Assalammualaikum Wr. Wb

rn

Saya, Hendarman Supandji, mengucapkan selamat datang di website Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

rn

Saya menyambut baik keberadaan serta upaya pembenahan website ini. Hal itu tidak saja dalam rangka menjadikan kejaksaan menjadi lembaga yang lebih informatif dan fungsional, melainkan juga untuk mewujudkan peran kejaksaan yang lebih tegas, bersih, serta transparan, dalam menjalankan fungsinya.

rn

Sesuai dengan perkembangan dan kemajuan zaman, Kejaksaan Agung selaku salah satu lembaga tinggi negara, harus mampu melaksanakan pembaharuan dalam berbagai bidang kehidupan, guna membentuk jati dirinya sebagai “institusi negara”, bukan institusi penguasa.

rn

Hal ini terkait dengan amanat UUD 1945 serta Undang-undang nomor 16 Tahun 2004 yang telah menempatkan posisi dan fungsi kejaksaan dengan karakteristik tersendiri, yakni: "kekuasaan Negara di bidang penuntutan harus bebas dari pengaruh pihak manapun" (Menimbang, butir C)

rn

Oleh karena itu, keberadaan website Kejaksaan Agung RI, informasi serta data yang tersaji di dalamnya saya harapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi kejaksaan, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

rn

Jakarta, Februari 2009

rn

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

rn

HENDARMAN SUPANDJI

', publish='1' where id='2'
updateTitle: Sambutan Jaksa Agung1Success
17232009-03-16 00:32:05202.69.107.198adminRI - Tentang Kejaksaanupdate tb_tentang set datetentang='2009-03-11', title='Selamat Datang', description='

Menyadari sepenuhnya akan tuntutan masyarakat atas pelayanan  dan penegakan hukum dalam era reformasi, maka Kejaksaan pun telah menetapkan visi yaitu:  Mewujudkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang melaksanakan tugasnya secara independen, dengan menjunjung tinggi HAM dalam negara hukum berdasarkan Pancasila.

rn

Melalui website ini, Kejaksaan Agung RI akan terus menyajikan informasi dan data yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan hukum yang tengah diupayakan segenap jajaran Kejaksaan di Indonesia. Masyarakat dapat mengakses data kejaksaan, sejak dari sejarah kejaksaan, dasar hukum dan Undang-undang, kinerja kejaksaan, berita-berita  terbaru  tentang Kejaksaan serta info perkara.

rn

Upaya penegakan hukum adalah upaya bersama, dan merupakan hak serta kewajiban segenap warganegara. Karena itu, website ini juga menydiakn ruang bagi siapa saja yang ingin berpastisipasi langsung dengan memberikan masukan baik pengaduan maupun saran-saran untuk perbaikan kejaksaan di seluruh Indonesia.
Kami mengharapkan, kehadiran website ini dapat menjadi sarana untuk menggalang kerjasama dan membangun komunikasi yang positif untuk pencapaian tujuan pembangunan kejaksaan yang tengah diupayakan segenap jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia.

rn

 

', publish='1' where id='13'
updateTitle: Selamat Datang1Success
17222009-03-16 00:15:45202.69.107.198adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2008-04-17', title='Dokumen Sadapan Sah Sebagai Alat Bukti', description='Dokumen hasil sadapan kini telah sah menjadi salah satu alat bukti yang dapat digunakan di pengadilan. Namun tidak sembarang orang yang diperbolehkan melakukan sadap menyadap. "Ini masuk ke dalam undang-undang baru yaitu undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE). Sekarang sedang disosialisasikan untuk diketahui aparat jaksa. Jadi yang namanya penyadapan itu bisa menjadi alat bukti," ujar Jaksa Agung Hendarman Supandji di sela sosialisasi UU ITE di Kantor Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin Jakarta, Kamis (17/4/).

Menurut Jaksa Agung, selama ini dijelaskan dalam kitab undang-undang hukum pidana bahwa alat bukti KUHP ada 5 yaitu saksi, surat, keterangan ahli, petunjuk dan pengakuan. Setelah UU ITE ini disahkan maka alat bukti menjadi bertambah lagi dengan adanya dokumen penyadapan. Dalam UU ITE pasal 5 ayat 1 dan 2 dinyatakan bahwa informasi elektronik dan dokumen elektronik atau hasil cetaknya merupakan alat bukti yang sah dan hal ini merupakan perluasan dari alat bukti yang sah sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. 

Akan tetapi Jaksa Agung menjelaskan bahwa proses penyadapan juga tidak boleh sembarangan. Bahkan harus memenuhi beberapa prosedur. Misalnya saja selain penyadapan yang dilakukan harus benar-benar berdasarkan kepentingan hukum, proses penyadapan juga harus melalui persetujuan lembaga hukum terkait. "Kalau menyadap tanpa persetujuan maka si penyadap akan diancam hukuman 10 tahun penjara. Dan kalau penyadapan dilakukan tanpa kepentingan hukum maka hal tersebut tidak dapat dijadikan alat bukti," jelasnya.

Pernyataan Jaksa Agung ini terkait dengan UU ITE yang telah disahkan beberapa waktu lalu. Dalam poin perbuatan yang dilarang, pasal 31 ayat 1, dinyatakan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dalam suatu komputer dan/atau sistem elektronik tertentu milik orang lain.

Kemudian dalam pasal 31 ayat 2 dinyatakan juga bahwa intersepsi atau penyadapan dikecualikan untuk penyadapan yang dilakukan dalam rangka penegakan hukum atas permintaan kepolisian, kejaksaan, dan/atau institusi penegak hukum lainnya yang ditetapkan berdasarkan undang-undang. (K-1/Okezone.com)' ,publish='1' where id='24'
updateTitle: Dokumen Sadapan Sah Sebagai Alat Bukti1Success
17212009-03-16 00:14:22202.69.107.198adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2008-04-24', title='BPH Migas Gandeng Kejagung', description='Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Kejaksaan Agung menandatangani keputusan bersama mengenai penanganan barang bukti perkara tindak pidana penyediaan dan pendistribusian BBM  di Kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (24/4). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dengan Jaksa Muda Pidana Umum (Jampidum) AH Aritonang disaksikan Menteri Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, Jaksa Agung Hendarman Supanji dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Widodo AS.

Jaksa Agung menyambut baik inisiatif BPH Migas untuk menangani perkara penyalahgunaan penyediaan dan pendistribusian BBM. Menurut dia, barang bukti kasus-kasus yang biasanya berupa BBM yang mudah terbakar akan dikelola bersama sehingga lebih aman. "Dengan kerja sama ini, berharap BPH Migas dapat mengelola barang bukti dengan baik sehingga tidak membahayakan masyarakat, karena apabila tidak dijaga dapat menmpengaruhi pembuktian di persidangan dan pada gilirannya juga akan merugikan negara," ujar Hendarman.

Sementara itu, dalam sambutannya, Tubagus menyatakan bahwa perlunya penandatanganan keputusan bersama ini didorong oleh mendesaknya penyelesaian proses hukum dalam kasus penyalahgunaan penyediaan dan pendistribusian BBM. "Mengingat perkara tindak pidana penyediaan dan pendistribusian BBM sangat merugikan masyarakat, barang bukti yang berupa BBM itu mudah rusak, mudah menguap dan mudah terbakar dan butuh penanganan khusus. Untuk mendorong percepatan pengusutan atau penyelesaian proses hukumnya, kami melihat butuh terobosan," ujar Tubagus di Jakarta.(K-1)' ,publish='1' where id='23'
updateTitle: BPH Migas Gandeng Kejagung1Success
17202009-03-16 00:12:30202.69.107.198adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2008-06-06', title='Tim Satuan Khusus Tipikor Dilantik', description='Jaksa Agung Hendarman Supandji melantik 50 orang anggota Satuan Khusus Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Agung di Sasana Baharuddin Lopa, Kejagung, Jumat (6/6).

Jaksa Agung sekaligus memberikan daedline kepada Tim Satuan Khusus Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi untuk menunjukkan hasil kerjanya hingga Desember 2008. “pada tanggal 9 Desember 2008 bertepatan dengan peringatan hari anti korupsi sedunia tim satuan khusus sudah akan terbentuk pada setiap kejaksaan tinggi di daerah dan sudah ada menunjukkan hasilnya,” katanya saat melantik

Jaksa Agung mengatakan pelantikan satuan khusus ini merupakan respons atas amanat Jaksa Agung saat pelantikan Direktur Penyidikan dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Adapun respon ini, lanjutnya, dilakukan untuk perombakan dan merehabilitasi citra Gedung Bundar yang hancur di mata masyarakat akibat adanya kasus suap Jaksa Urip Trigunawan. Respon ini jangan hanya dilakukan secara retorika saja, kata Jaksa Agung, tapi harus bisa memberikan bukti nyata dengan jumlah penangan kasus korupsi yang meningkat secara tajam. “Buktikan bahwa saudara-saudara semua merupakan tim yang berbeda dari tim-tim yang pernah dibentuk kejaksaan sebelumnya,” tegasnya. Karena itu, Jaksa Agung meminta satuan khusus ini untuk segera menyelesaikan perkara-perkara korupsi yang masih mengendap dan belum terselesaikan di kejaksaan selama ini.

Jaksa Agung juga meminta, satuan khusus ini segera mengungkap penyelesaian perkara-perkara yang terindikasi adanya tindak pidana korupsi berdasarkan laporan masyarakat ataupun hasil penyelidikan kejaksaan. “Diselesaikan penanganannya secepatnya dan secara tepercaya dan tidak main perkara,”tukasnya. Selain itu, Jaksa Agung meminta Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendy untuk melaksanakan pengawasan melekat terhadap tim satuan khusus ini. Pengawasan ini meliputi rencana dan evaluasi kerja, target, serta skala keberhasilan pemberantasan korupsi.

Ke-50 orang itu terbagi dalam lima tim, yang masing-masing beranggota lima orang. Tiap dua tim dipimpin seorang jaksa sebagai koordinator bidang. Bidang yang ditangani meliputi kasus korupsi yang meliputi masalah perbankan, pengadaan barang dan jasa, informatika dan teknologi, serta pelayanan umum, pencucian uang, suap, gratifikasi dan lainnya. Kelima koordinator itu adalah M Jasman Panjaitan di sektor Perbankan dan Keuangan, Nur Rochmad Sektor di sektor Pengadaan Barang dan Jasa I, Nurchamid di Sektor Pengadaan barang dan Jasa II, Faried Haryanto untuk Sektor Informatika dan Teknologi, serta Sutopo Hendro di Sektor Pelayanan Umum dan Sektor lainnya.

Selain di Gedung Bundar, tim satuan khusus ini juga telah dibentuk di 7 Kejati tipe. Ketujuh kejati tipe A itu adalah Kajati DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan. Adapun, ditargetkan hingga desember 2008 tim satuan khusus ini sudah bisa dibentuk di 33 Kejati yang ada di seluruh Indonesia. (K-1)' ,publish='1' where id='18'
updateTitle: Tim Satuan Khusus Tipikor Dilantik1Success
17192009-03-16 00:10:18202.69.107.198adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2008-10-21', title='Kapolri Bertemu Empat Mata dengan Jaksa Agung', description='Setelah dilantik menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Sutanto beberapa waktu lalu, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Dahuri terus melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum lain.

Kali ini, Kapolri menyempatkan diri bertandang ke markas Jaksa Agung Hendarman Supandji di Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta.

Selasa (21/10), Kapolri terlihat datang ke kantor Kejagung sekira pukul 12.50 WIB dengan menggunakan mobil Toyota Camry. Sayangnya, Kapolri enggan memberikan komentar kepada para wartawan dan hanya menebar senyuman saja.

Kedatangan Kapolri ke Kejagung merupakan kali pertama sejak menjabat sebagai Kapolri. "Orang cuma silaturrahmi kok," ujar salah seorang staf keamanan dalam Kejagung yang tidak bersedia disebutkan identitasnya di Jakarta.

Pertemuan antara dua pucuk pimpinan lembaga penegak hukum itu tidak berlangsung lama. Kapolri terlihat keluar ruangan Jaksa Agung sekiatar pukul 13.20 WIB. Jaksa Agung mengantar tamunya hingga ke halaman Kantor Kejagung.(K-1/Okezone)' ,publish='1' where id='20'
updateTitle: Kapolri Bertemu Empat Mata dengan Jaksa Agung1Success
17182009-03-16 00:08:34202.69.107.198adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2008-12-04', title='SMAN 3 Jakarta Jadi "Pilot Project" Sekolah Antikorupsi', description='Jaksa Agung Hendarman Supandji meresmikan sekolah antikorupsi, di SMA Negeri 3 Jakarta, Kamis (4/12) pagi. SMU teladan di bilangan Jalan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan tersebut ditunjuk sebagai “pilot project” sekolah anti korupsi dengan sebutan “Sekolah Anti-Korupsi Pangeran Diponegoro”. "Untuk meneladani jasa-jasa beliau dalam perjuangannya yang sangat terkenal menentang aksi korupsi yang dilakukan oleh VOC," tegasnya.
Jaksa Agung mengharapkan, karakter Pangeran Diponegoro ini dapat dijadikan contoh bagi semua pihak, khususnya para siswa-siswi di sekolah tersebut. Dalam kesempatan itu, Jaksa Agung yang didampingi Aurora Tambunan, Askesmas Pemprov DKI Jakarta, juga sempat memberikan simulasi antikorupsi yang diadakan di ruang kelas sekolah tersebut.

Launching Sekolah Anti-korupsi Pangeran Diponegoro tersebut, tambah Jasman Panjaitan, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, merupakan rangkaian dari Gerakan Anti-korupsi Sejak Dini (Galaksi) dalam rangka peringatan hari antikorupsi pada 9 Desember mendatang. “Penanaman kesadaran anti-korupsi harus dilakukan sejak dini. Seperti sekarang, dimulai dari anak-anak SMA. Nanti selanjutnya bisa meluas hingga anak-anak usia dini, “ katanya (K-1)' ,publish='1' where id='17'
updateTitle: SMAN 3 Jakarta Jadi "Pilot Project" Sekolah Antikorupsi1Success
17172009-03-16 00:07:06202.69.107.198adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2009-01-06', title='Jaksa Agung Berulang Tahun', description='Jaksa Agung Hendarman Supandji genap berusia 62 tahun pada Selasa (6/1) ini.
Perayaan ulang tahun Hendarman digelar di gedung utama Kejagung, di Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, pada hari yang sama. Beberapa pejabat di lingkungan lembaga penegak hukum itu tampak hadir untuk mengucapkan selamat. "Ya, terimakasih, terimakasih, " ujar Jaksa Agung seraya menyambut jabat tangan mereka.

Hendarman lahir di Magelang, Jawa Tengah, 6 Januari 1947. Ia adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, tahun 1972. Ketegasannya dalam pemberantasan korupsi membuatnya dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor). "Sampai matek (mati) akan saya kejar BLBI," kata dia suatu ketika menanggapi penanganan kasus yang merugikan negara triliunan rupian itu.

Pada Mei 2007, Hendarman Supandji diangkat menjadi Jaksa Agung menggantikan Abdul Rahman Saleh. Sementara jabatannya yang lama di Kejagung, yakni sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) diteruskan oleh Kemas Yahya Rahman.(K1)' ,publish='1' where id='19'
updateTitle: Jaksa Agung Berulang Tahun1Success
17162009-03-16 00:06:20202.69.107.198adminRI - Beritaupdate tb_news set newsdate='2009-01-16', title='Satgas "Anti" Terorisme dan Lintas Negara Dilantik', description='Jaksa Agung Hendarman Supandji secara resmi melantik Satuan Tugas Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara, Jumat (16/01) di Jakarta. Satgas yang berjumlah 22 orang ini dipimpin oleh P. Joko Subagyo, Jaksa Pengkaji pada Jampidum. Sementara Abdul Haris Ritonga, Jampidum, menjadi penanggung  jawab Satgas.

Pelantikan ini berdasarkan keputusan Jaksa Agung Nomor: kep-146/A/JA/11/2008 tentang Penetapan Susunan Organisasi dan Personil Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Perkara Tindak Pidana Terorisme dan Tindak Pidana Lintas Negara. Saat ini, ungkap Jaksa Agung, perkara tindak pidana terorisme yang telah ditangani oleh korpsnya telah berjumlah 36 perkara. Di atasnya ada tindak pidana traficcking, yakni sebanyak 85 perkara. Sisanya 2 perkara adalah pencucian uang (money laundering).

Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Abdul Haris Ritonga membantah sinyalemen yang menyebut bahwa satgas yang dibentuk ini dari negara asing. Menurut Jampidum, tim ini adalah perpanjangan dari tahun 2005 pimpinan Thomson Siagian, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) era Jaksa Agung Abdurahman Saleh. “Mengingat ada kejadian di Palembang, satgas ini dilanjutkan,” katanya seraya menyebut bahwa dana pembentukan satgas berasal dari sisa dana bantuan dari Amerika Serikat tahun 2005 sebesar AS$410 ribu..(K-1)' ,publish='1' where id='22'
updateTitle: Satgas "Anti" Terorisme dan Lintas Negara Dilantik1Success