home > berita

30-10-2012
Jamwas Periksa Ulang Pengawal Tahanan Kejari Jaksel

Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah merekomendasikan sanksi terhadap tiga pengawal tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang terbukti memberikan kemudahan bagi dua tahanan asal Afrika untuk melarikan diri. Namun, sanksi itu belum diputuskan karena Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan ulang.

Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas),  Marwan Effendy berpendapat hasil pemeriksaan Asisten Pengawasan Kejati DKI Jakarta belum lengkap. Oleh karena itu, Inspektur Pengawasan mengambil alih dan melakukan pemeriksaan ulang terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan ketiga pengawal tahanan berinisial M, SR, dan D.

“Memang, Kejati DKI Jakarta sudah memberikan rekomendasi, tapi kami periksa ulang. Inspektur menilai ada hal yang masih kurang. Jadinya, diambil (pemeriksaannya) di sini. Ketiga pengawal tahanan itu (yang sebelumnya bertugas di Kejari Jakarta Selatan) kan sudah ditarik ke Kejati DKI Jakarta,” kata Marwan, Senin (29/10).

Hingga kini, Marwan belum melihat keterlibatan atasan tiga pengawal tahanan dalam peristiwa kaburnya dua tahanan bernama Mzyece Isililo alias Black Sky dan Mickelson Inzagi Joe alias Eric Joe. “Saya belum melihat sejauh mana keterlibatannya. Nanti kita lihat hasil pemeriksaannya,” ujarnya.

Pertengahan Oktober lalu, Tim Kejari Jakarta Selatan yang dipimpin jaksa Eri Yudianto berhasil menangkap kembali dua tahanan kasus uang palsu yang melarikan diri sejak 12 September 2012. Dua tahanan berkebangsaan Zambia dan Mozambik itu bernama Mzyece Isililo alias Black Sky dan Mickelson Inzagi Joe alias Eric Joe. Sky dan Eric melarikan diri usai pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.


ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.